Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Masa Non-Tahapan, Bawaslu Indramayu Petakan Kerawanan Netralitas ASN hingga SARA

Masa Non-Tahapan, Bawaslu Indramayu Petakan Kerawanan Netralitas ASN  hingga SARA Indramayu, Sergsptarget.com Badan Pengawas Pem...

Postingan Populer

Jumat, 12 Juni 2026

Masa Non-Tahapan, Bawaslu Indramayu Petakan Kerawanan Netralitas ASN hingga SARA



Masa Non-Tahapan, Bawaslu Indramayu Petakan Kerawanan Netralitas ASN
 hingga SARA
Indramayu, Sergsptarget.com Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indramayu menggandeng tokoh agama dan masyarakat dalam program Konsolidasi Demokrasi di masa non-tahapan pemilu. Langkah ini diambil untuk memperkuat pengawasan partisipatif serta menjaga kualitas demokrasi di daerah sejak dini.

Sebagai wujud nyata, Ketua Bawaslu Indramayu Ahmad Tabroni menggelar diskusi bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Indramayu, Prof. Dr. A. Junaedi Karso, pada Jumat (29/5/2026). Pertemuan ini berfokus pada pembangunan kesadaran kolektif bahwa menjaga integritas pemilu adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan sendiri oleh lembaga pengawas. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi agar tetap jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Ahmad Tabroni dalam keterangannya, Sabtu 30/5/2026.

Program Konsolidasi Demokrasi ini mengacu pada Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026. Aturan tersebut mewajibkan seluruh jajaran pengawas aktif memetakan isu-isu krusial kepemiluan, meskipun sedang tidak berada dalam masa tahapan pemilu resmi.

Ada beberapa isu utama yang menjadi fokus pencegahan dini oleh Bawaslu Indramayu:

Praktik politik uang (money politics).
Penyebaran berita bohong (hoaks) dan disinformasi di media sosial.
Pelanggaran netralitas ASN, TNI, dan Polri.
Penyalahgunaan fasilitas negara dan isu SARA.
Tantangan eksternal seperti oligarki politik dan efektivitas penegakan hukum.

Upaya Pencegahan Dini dan Pengawasan Terbuka
Melalui dialog rutin, Bawaslu dapat menangkap dinamika yang berkembang di akar rumput secara lebih cepat. Informasi ini nantinya akan digunakan untuk menyusun strategi pengawasan yang lebih tepat sasaran, terbuka, dan inklusif.

Langkah strategis ini sejalan dengan visi besar Bawaslu dalam memperkokoh demokrasi substansial menuju Indonesia Emas. Melalui kedekatan yang dibangun, masyarakat diharapkan tidak hanya aktif saat hari pencoblosan, melainkan ikut mengawal seluruh proses politik lewat diskusi publik yang konstruktif. 

(Nana. S)

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Cirebon Kota Berbagi Kepedulian Bersama Santri Ponpes Al-Mu'thi

Cirebon Kota - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dipadukan dengan pembagian bantuan sosial kepada para santri Pondok Pesantren Al-Mu'thi Cirebon, Jumat (12/06/2026), di tengah rangkaian kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya kalangan santri yang menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter generasi muda.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai momentum seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Mu'thi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Para santri mendapatkan perhatian melalui pemberian bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian serta rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap tahunnya oleh institusi Polri.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga memperlihatkan komitmen Polres Cirebon Kota untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat nyata. Kehadiran anggota kepolisian di lingkungan pondok pesantren diharapkan mampu mempererat hubungan emosional yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan berbagi kepada para santri menjadi salah satu bentuk implementasi dari pengabdian Polri yang tidak hanya berfokus pada tugas pemeliharaan keamanan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap aspek sosial kemasyarakatan.

AKP Hadi Suryanto menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjadikan peringatan Hari Bhayangkara sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang sederhana namun memiliki makna mendalam. Menurutnya, berbagi dengan sesama merupakan bagian dari semangat pengabdian yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Ia menambahkan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, membangun komunikasi yang harmonis dengan kalangan pesantren menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kebersamaan.

Para santri dan pengurus pondok pesantren menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari kepolisian. Interaksi yang terjalin dalam suasana kekeluargaan diharapkan dapat memperkuat hubungan baik yang selama ini telah terbangun antara Polri dan masyarakat.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. "Hari Bhayangkara bukan hanya milik Polri, tetapi juga menjadi bagian dari kebersamaan dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga semangat saling membantu dan peduli terhadap sesama dapat terus tumbuh demi terciptanya kehidupan yang harmonis," pungkasnya.

(Agus Hermawan)

Kapolsek Ujungbatu Pimpin Patroli Skala Besar, Temukan Alat Hisap Narkoba di TPU Simpang Ngaso



Rokan Hulu.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolsek Ujungbatu, Kompol Jusup Purba, SH, MH, memimpin langsung patroli skala besar di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simpang Ngaso, Kelurahan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.

      Patroli menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas Penyalahgunaan Narkoba di area Pemakaman Umum Simpang Ngaso,dikelurahan Ujung Batu.

      Patroli tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat yang menyebutkan bahwa kawasan TPU Simpang Ngaso kerap dijadikan lokasi berkumpul oleh sejumlah anak muda yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba.

      Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba SH MH mengatakan pihaknya bergerak cepat merespons laporan warga guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta aktivitas yang melanggar hukum.

      “Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa area pemakaman umum Simpang Ngaso sering dijadikan tempat berkumpul oleh anak-anak muda yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. Menindaklanjuti laporan tersebut, kami langsung melaksanakan patroli dan pengecekan ke lokasi,” ujar Kapolsek.

      Dari hasil patroli skala besar yang dilakukan, petugas menemukan beberapa botol yang diduga telah dimodifikasi dan digunakan sebagai alat hisap narkoba atau bong. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut.

      Polsek Ujungbatu menegaskan akan terus meningkatkan patroli rutin serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

      Kapolsek juga mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

      Dengan adanya patroli skala besar ini, diharapkan kawasan TPU Simpang Ngaso dapat terbebas dari aktivitas negatif dan tetap menjadi lingkungan yang aman serta kondusif bagi masyarakat.


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Polsek Bonai Darussalam Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Seluruh Elemen di Bonai Darussalam Ikuti Apel dan Simulasi Penanganan Kebakaran



ROKAN HULU.
Sontang - Bonai Darussalam.
Media Radius 102 Com.
      Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Rokan Hulu menjelang puncak musim kemarau. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar di Lapangan Kantor PT Bina Daya Bentala, Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Jumat (12/6/2026).

      Kegiatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perusahaan perkebunan, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga Satgas Satria Kresna tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menghadapi potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bonai Darussalam yang selama ini menjadi salah satu daerah rawan karhutla.

      Apel dipimpin langsung oleh Camat Bonai Darussalam, Elfitrend Saputra, S.Kom., M.IP, serta dihadiri Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H, Danramil 10/Kunto Darussalam Kapten Inf. Devi Edward, kepala desa se-Kecamatan Bonai Darussalam, pimpinan perusahaan, serta berbagai unsur terkait lainnya.

      Dalam amanatnya, Camat Bonai Darussalam menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan seiring masuknya musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Ia juga menekankan perlunya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, hingga masyarakat dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla.

      Selain itu, para desa diminta aktif menyampaikan larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada masyarakat serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api maupun kepulan asap agar dapat ditangani secara cepat sebelum meluas.

      Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki masing-masing unsur, termasuk peralatan pemadaman milik perusahaan dan MPA. Seluruh peserta juga mengikuti simulasi penanganan karhutla sebagai bentuk kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

      Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso menyampaikan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, upaya pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama akan lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.

      Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Melalui apel kesiapsiagaan ini, diharapkan seluruh stakeholder di Kecamatan Bonai Darussalam semakin siap dan solid dalam menjaga wilayahnya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau tahun 2026. *(Humas Polres Rohul)*


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Wujudkan Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta  - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Samsuri melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis,(11/06/2026).

Ditegaskan Pelda Samsuri Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Semoga dengan adanya kegiatan patroli secara rutin seperti ini dapat mencegah tindak kejahatan serta memelihara situasi tetap aman dan kondusif.,"pungkas Pelda Samsuri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rawan Malpraktik Konstruksi, Proyek Jalan Sindang-Pecuk Terancam Rugikan Keuangan Negara



INDRAMAYU Radius102.Com– Proyek rekonstruksi Jalan Sindang-Pecuk, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, yang dibiayai APBD tahun 2026 senilai Rp2,9 miliar, kini menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh CV LK tersebut diduga kuat menyimpang dari spesifikasi teknis dan mengabaikan standar keselamatan kerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (10/06/2026), ditemukan sejumlah kejanggalan pada pengerjaan awal, yakni Tembok Penahan Tanah (TPT). Seharusnya, merujuk pada gambar teknis, pemasangan pondasi wajib melalui tahapan krusial: pemasangan cerucuk bambu (diameter 8–10 cm, panjang 1 meter), urugan pasir setinggi 10 cm, serta pengurasan air pada galian sebelum batu dipasang.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan prosedur tersebut diduga diabaikan. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya pengurangan volume pekerjaan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Selain masalah kualitas teknis, proyek ini juga minim pengawasan. Di lokasi pekerjaan, tidak tampak keberadaan konsultan pengawas maupun tenaga ahli K3 yang seharusnya melekat sesuai kontrak. Akibatnya, para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standar, seperti helm pelindung.

Saat dikonfirmasi, pelaksana lapangan, Ichang, enggan memberikan keterangan teknis. Ia justru mengarahkan awak media untuk menghubungi pihak lain yang disebut sebagai penanggung jawab proyek. "Ini proyek yang bertanggung jawab milik B. Baiknya langsung komunikasi saja, mereka saat ini ada di Cirebon," ujar Ichang.

Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada pihak yang disebut B, pada Kamis (11/06/2026), tidak membuahkan hasil. B justru meminta awak media untuk kembali menghubungi petugas lapangan, Ichang. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Indramayu, Wimbanu, hingga berita ini diturunkan, belum memberikan respons atas pesan konfirmasi yang dikirimkan.

Potensi Pelanggaran Hukum

Menanggapi fenomena tersebut, pakar hukum konstruksi, Hasto Kristianto, S.H., menegaskan bahwa ketidaksesuaian realisasi lapangan dengan dokumen kontrak merupakan pelanggaran serius.

"Penyedia jasa yang tidak mengikuti spesifikasi teknis bukan sekadar melanggar kontrak, tapi berpotensi merugikan keuangan negara. Jika pengawas membiarkan ini, artinya ada pembiaran terhadap malpraktik konstruksi," tegas Hasto.

Ia menambahkan, merujuk pada UU Jasa Konstruksi, konsultan pengawas memiliki tanggung jawab hukum untuk memastikan mutu dan volume pekerjaan. "Jika terbukti ada kesengajaan, ini bisa berimplikasi pada aspek pidana," imbuhnya.

Proyek rekonstruksi sepanjang 1.125 meter dengan lebar 5 meter ini merupakan aset strategis daerah. Publik kini menuntut Dinas PUPR Indramayu segera melakukan audit teknis secara transparan sebelum tahapan pengerjaan utama—yang mencakup penggunaan beton fc’ 25 MPa dan besi dowel—dilanjutkan.

Masyarakat berharap integritas kontraktor dan pengawasan dinas terkait dapat lebih diperketat agar kualitas infrastruktur publik di Indramayu tidak dikorbankan demi keuntungan segelintir pihak.(MHR Kabiro)

Srikandi DPC AKPERSI Rohul Bakal Dilantik



Rokan Hulu.
Media Radius 102 Com.
      Dewan Pimpinan Cabang 
Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPC AKPERSI) Rokan Hulu menggelar rapat pembentukan Srikandi AKPERSI 11/06/2026. Pelantikan akan digelar dalam waktu dekat. 

      Rapat itu dipimpin langsung Ketua DPC AKPERSI Rohul, Hana Asmita S.Kom, C.IJ.,C.WP.,C.AHNR, dan dihadiri seluruh pengurus dan anggota AKPERSI Rohul.

      Adapun ketua Srikandi DPC AKPERSI Rokan Hulu yang ditunjuk Eriadeswati yang merupakan Ketua Divisi Komunikasi Dan Informatika dalam struktur kepengurusan DPC AKPERSI Rokan Hulu. Kemudian sekretaris Ermiza Indah Puspitanty, yang merupakan Sekretaris DPC Akpersi Rokan Hulu, dan Bendahara nyonya Frengky Nainggolan . 

      Pembentukan Srikandi AKPERSI bertujuan menjadi wadah bagi anggota perempuan untuk berperan aktif mendukung program sosial kemasyarakatan organisasi AKPERSI Rokan Hulu sekaligus memperkuat soliditas dan kontribusi perempuan di dunia pers Kabupaten Rokan Hulu.

      " Pembentukan Srikandi AKPERSI Rokan Hulu ini mempererat silaturahmi diantara keluarga besar AKPERSI Rokan Hulu . Disamping itu juga bertujuan memberi ruang lebih luas bagi istri istri wartawan yang bergabung di AKPERSI Rokan Hulu untuk berperan dalam kegiatan program sosial kemasyarakatan yang digerakkan DPC AKPERSI Rokan Hulu. " Ujar Hana Asmita yang akrab disapa Mita.

      Mita menambahkan, Srikandi AKPERSI Rohul menjadi bagian penting pengembangan organisasi ke depan. 

      " Saya berharap kepengurusan yang akan dibentuk, menjalankan tugas dengan amanah, sehingga program kerja AKPERSI Rohul dibidang sosial bisa terealisasi melalui peran istri istri anggota AKPERSI Rokan Hulu." Tutup Mita . 

      Pengurus Srikandi AKPERSI Rohul yang dibentuk ini akan dilantik dalam waktu dekat, bersempena Hari Ulang Tahun Akpersi Ke 2 Tahun 2026.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Co.Rohul.
        ( Ismail Marpaung ).

Majalengka Raih Opini WTP ke-13 Berturut-turut


MAJALENGKA,
Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, bersama Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, di kantor Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Selasa (9/6/2026).

Turut mendampingi dalam penerimaan hasil pemeriksaan tersebut Kepala BKAD Kabupaten Majalengka, Yayan Sumantri, serta Inspektur Kabupaten Majalengka, Hendra Krisniawan.

Pencapaian opini WTP ke-13 secara berturut-turut ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak terlepas dari kerja sama seluruh perangkat daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

"Alhamdulillah, Kabupaten Majalengka kembali meraih opini WTP untuk yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka yang terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel," ujar Eman.

Bupati menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

"Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kinerja, serta memastikan setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat pengawasan dan akuntabilitas demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Didi Supriadi, mengapresiasi capaian yang berhasil dipertahankan oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka. Menurutnya, opini WTP merupakan hasil sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pengawasan.

"Atas nama DPRD Kabupaten Majalengka, kami mengucapkan selamat atas diraihnya kembali opini WTP ke-13 secara berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Didi.

Ia menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar tata kelola keuangan daerah semakin berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kabupaten Majalengka," tambahnya.

Dengan diraihnya opini WTP ke-13 secara berturut-turut, Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparan, dan bertanggung jawab sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat.

*SAT LANTAS POLRES KUNINGAN MEMBERIKAN BANTUAN BERUPA CAIRAN PEMBASMI RUMPUT KEPADA KELOMPOK TANI DESA CIBULAN KECAMATAN CIDAHU DALAM RANGKA PENANAMAN JAGUNG SEBAGAI IMPLEMENTASI KETAHANAN PANGAN NASIONAL*

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan dan penguatan Ketahanan Pangan nasional, Sat Lantas Polres Kuningan memberi bantuan berupa cairan pembasmi rumput untuk tahapan penanaman jagung kepada kelompok tani Desa.Cibulan Kec.Cidahu Kab.Kuningan guna mendukung aktivitas pertanian sebagai salah satu sektor strategis penopang kesejahteraan masyarakat.

Kelompok Tani Desa.Cibulan Kec.Cidahu Kab.Kuningan mendukung dan merasa terbantu dengan adanya Program ketahanan pangan yang diadakan oleh Polri.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Polda Jabar, Polres Kuningan, dan Sat Lantas Polres Kuningan berkomitmen mendukung setiap langkah positif dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan demi Indonesia yang lebih kuat.

“Bersama Petani, Mewujudkan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan untuk Masa Depan Bangsa.

(Agus Hermawan)

Kamis, 11 Juni 2026

Sinergi Tiga Pilar di Kejaksan Dinilai, Kolaborasi untuk Pelayanan Masyarakat Jadi Sorotan


Cirebon Kota - Penilaian Lomba Tiga Pilar menjadi momentum untuk melihat sejauh mana sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa atau lurah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kamis (11/06/2026) pada pukul 13.00 WIB di Kantor Kelurahan Kejaksan dan Pos Satkamling RW Kegiren, Kota Cirebon, melalui berbagai aspek penilaian yang menitikberatkan pada kerja sama lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan warga.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota IPTU Erni Suhaeni menjelaskan bahwa kegiatan penilaian tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas Tiga Pilar di tingkat kelurahan dalam membangun komunikasi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan Tiga Pilar memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai dari Polda Jawa Barat melakukan penilaian terhadap berbagai aspek yang telah dipersiapkan oleh peserta dari Kelurahan Kejaksan. Penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga melihat implementasi nyata dari program-program yang telah dilaksanakan oleh Tiga Pilar dalam mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan AIPDA Pendy Tristiyanto, S.H., bersama Babinsa SERDA Kardi dan Lurah Kejaksan Teguh Mulyono menjadi peserta yang mewakili dalam kegiatan penilaian tersebut. Ketiganya memaparkan berbagai bentuk kerja sama yang selama ini dibangun dalam rangka mendukung penyelesaian permasalahan di wilayah binaannya melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

Aspek sarana dan prasarana menjadi salah satu fokus utama penilaian, meliputi keberadaan kantor Tiga Pilar, struktur organisasi, peta wilayah, tabulasi kegiatan, data kejadian kriminalitas maupun bencana, hingga kelengkapan intelijen dasar yang menjadi pendukung dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Seluruh unsur tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam menunjang efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, aspek operasional juga mendapat perhatian khusus dari tim penilai. Kemampuan Tiga Pilar dalam melakukan problem solving terhadap berbagai persoalan masyarakat menjadi indikator penting yang menunjukkan kualitas koordinasi dan komunikasi antar unsur di tingkat kelurahan. Inovasi program yang lahir dari kebutuhan masyarakat setempat juga menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.

Keberadaan Pos Satkamling RW Kegiren turut menjadi bagian dari objek penilaian karena dinilai memiliki kontribusi dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Satkamling tidak hanya dipandang sebagai tempat ronda malam, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Penilaian juga mencakup aspek pengawasan dan pengendalian yang meliputi adanya arahan dari tingkat kecamatan maupun kabupaten/kota, supervisi pejabat terkait, pelaksanaan apel Tiga Pilar, pemberian penghargaan, hingga evaluasi rutin terhadap berbagai program yang telah berjalan. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat kehadiran Tiga Pilar di tengah masyarakat. Sinergitas yang baik antara aparat dan pemerintah kelurahan menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang nyaman, meningkatkan kepercayaan publik, serta mempercepat penyelesaian persoalan yang muncul di tingkat akar rumput.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung berbagai program kolaboratif yang melibatkan Tiga Pilar di lingkungan masing-masing. "Keberhasilan Tiga Pilar tidak hanya ditentukan oleh aparat yang bertugas, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersamaan, saling peduli, dan membangun komunikasi yang baik. Penilaian ini menjadi motivasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan memberi manfaat yang nyata," ungkapnya.

(Agus Hermawan)

Polres Cirebon Kota Kumpulkan 75 Kantong Darah, Hadiah Nyata Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kebutuhan Masyarakat


Cirebon Kota - Kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 menjadi salah satu bentuk kepedulian Polres Cirebon Kota terhadap kebutuhan kemanusiaan di tengah masyarakat. Pada Kamis (11/06/2026), tepat di tengah rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di Aula Catur Prasetya Polres Cirebon Kota, personel kepolisian bersama Bhayangkari berpartisipasi aktif mendonorkan darah sebagai wujud kontribusi nyata bagi warga yang membutuhkan bantuan transfusi darah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan memiliki nilai yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama.

Donor darah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk kepedulian sosial yang mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas pelayanan kesehatan. Ketersediaan darah yang cukup menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan medis, baik untuk pasien yang menjalani operasi, ibu melahirkan, korban kecelakaan, maupun penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi secara berkala.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Maya Eko Iskandar, personel Polres Cirebon Kota, serta Bhayangkari Cabang Cirebon Kota. Kehadiran para peserta menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat tumbuh melalui keterlibatan berbagai unsur dalam institusi kepolisian.

Dari pelaksanaan donor darah tersebut berhasil terkumpul sebanyak 75 kantong darah yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Jumlah tersebut menjadi kontribusi yang berarti dalam mendukung ketersediaan stok darah, khususnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai momentum refleksi perjalanan institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan peran sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan kemanusiaan seperti donor darah, kehadiran Polri diharapkan dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh warga dalam berbagai aspek kehidupan.

Selain memberikan manfaat bagi penerima donor, kegiatan donor darah juga memberikan dampak positif bagi pendonor, seperti membantu menjaga kesehatan tubuh melalui proses regenerasi sel darah. Namun demikian, yang paling utama dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran bahwa membantu sesama dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang memiliki dampak besar.

Antusiasme peserta dalam mengikuti donor darah mencerminkan semangat kebersamaan untuk terus berbagi. Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan merupakan bagian penting yang harus terus dipelihara, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi kepolisian dengan masyarakat yang dilayani.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk tidak ragu menjadi pendonor darah secara sukarela karena kebutuhan darah di rumah sakit terus berlangsung setiap hari. "Donor darah adalah bentuk kepedulian yang sederhana namun sangat berarti bagi keselamatan orang lain. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami harapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama, karena satu kantong darah yang didonorkan dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang membutuhkan pertolongan," ujarnya.

(Agus Hermawan)

DPC AKPERSI Rokan Hulu Gelar Rapat Pembentukan Sri Kandi, Dipimpin Langsung Ketua Ibu Hana Asmita Bersama Pengurus dan Seluruh Anggota Tgl : 11 Juni 2026



ROKAN HULU.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI ) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Pembentukan Sri Kandi yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh *Ketua AKPERSI, Ibu Hana Asmita*, didampingi jajaran pengurus dan dihadiri oleh seluruh keanggotaan DPC AKPERSI Rohul yg tepatnya jatuh tgl : 11 Juni 2026.

      Sri Kandi merupakan sayap organisasi yang dibentuk khusus untuk mewadahi peran aktif kaum perempuan dalam mendukung program kerja AKPERSI. Pembentukan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan soliditas, serta memberi ruang bagi perempuan untuk berkontribusi nyata di bidang sosial, jurnalistik, dan pemberdayaan masyarakat.

      Dalam arahannya, Ibu Hana Asmita menyampaikan bahwa Sri Kandi hadir bukan hanya sebagai simbol, melainkan sebagai motor penggerak organisasi. “Perempuan memiliki peran penting dan strategis. Melalui Sri Kandi, saya berharap seluruh ANGGOTA perempuan AKPERSI Rohul bisa lebih aktif, kreatif, dan berdaya guna untuk organisasi maupun masyarakat luas,” tegasnya.

      Beliau juga menekankan bahwa pembentukan Sri Kandi ini sejalan dengan visi AKPERSI untuk menciptakan organisasi yang inklusif dan berkeadilan gender. Pengurus DPC AKPERSI Rohul menyambut baik langkah ini dan berkomitmen memberikan dukungan penuh agar Sri Kandi dapat segera menjalankan program kerja, mulai dari kegiatan sosial, edukasi literasi media, hingga pelatihan keterampilan bagi perempuan.

      Rapat tersebut berjalan dengan lancar,Aman, Tertib dan diakhiri dengan penetapan struktur kepengurusan Sri Kandi DPC AKPERSI Rohul secara musyawarah mufakat. Seluruh anggota yang hadir menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menyukseskan setiap agenda yang akan dicanangkan Sri Kandi ke depan.

      Dengan terbentuknya Sri Kandi, DPC AKPERSI Rokan Hulu optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi kemajuan daerah dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Rokan Hulu.


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Pentingnya Digital Forensik Untuk Ungkap Kebenaran Tegas TONI RM


‎Indramayu,Radius102.Com Sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Paoman, Kabupaten Indramayu, yang digelar di Pengadilan Negeri Indramayu pada Kamis (11/6/2026), kembali mengalami penundaan. 
‎Penundaan dilakukan karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum dapat menghadirkan saksi ahli yang dijadwalkan memberikan keterangan dalam persidangan.
‎Dalam persidangan tersebut, JPU menyampaikan bahwa saksi ahli digital forensik belum dapat dihadirkan lantaran proses pemeriksaan dan pembahasan hasil forensik masih berlangsung.
‎Pendalaman terhadap sejumlah alat bukti, termasuk hasil tes DNA, hingga kini belum rampung sehingga belum dapat dipaparkan di hadapan majelis hakim.
‎Jaksa juga mengaku belum dapat memastikan kapan seluruh proses pemeriksaan tersebut akan selesai. Kondisi itu membuat agenda pembuktian yang melibatkan keterangan ahli harus ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
‎Majelis Hakim yang memimpin jalannya sidang menegaskan bahwa agenda persidangan berikutnya akan difokuskan pada perkembangan berita acara pemeriksaan serta hasil tes DNA yang dinilai memiliki peran penting dalam mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.
‎Atas dasar itu, majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan dan menjadwalkan kembali sidang lanjutan pada 17 Juni 2026 mendatang.
‎Kuasa hukum terdakwa Ririn, Toni RM, menyatakan pihaknya menghormati keputusan majelis hakim terkait penundaan sidang tersebut.
‎“Kami mengikuti proses dan keputusan yang ditetapkan oleh majelis hakim. Pada prinsipnya kami juga berharap saksi ahli dapat hadir untuk membantu mengungkap kebenaran. Namun hari ini jaksa belum dapat menghadirkannya, sehingga agenda berikutnya akan menunggu perkembangan hasil tes DNA,” ujar Toni RM.
‎Penundaan sidang ini menjadi pengingat bahwa proses penegakan hukum membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan kehati-hatian, terutama dalam perkara besar yang menyangkut hilangnya nyawa manusia. 
‎Bagi keluarga korban, keluarga terdakwa, maupun masyarakat luas, persidangan ini tidak hanya berkaitan dengan putusan hukum, tetapi juga upaya menemukan kebenaran yang sesungguhnya melalui proses peradilan yang adil dan transparan.      
(‎MHR Kabiro)

Polsek Bonai Darussalam Intensifkan Patroli Karhutla, Pastikan Wilayah Bebas Titik Api di Tengah Musim Kemarau


ROKAN HULU.
Sontang-Bonai 
Darussalam .
Media Radius 102 Com.
      Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Polsek Bonai Darussalam terus meningkatkan kegiatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan patroli karhutla dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah perkebunan masyarakat Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam.

      Patroli yang dipimpin personel Polsek Bonai Darussalam, yakni Aipda Suwanto dan Aipda A. Yones, S.H., menyasar sejumlah kawasan perkebunan dan lahan masyarakat yang berpotensi rawan terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang mulai berlangsung.

      Selain melakukan pemantauan langsung di lapangan, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang ditemui di area perkebunan terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla.

      Kapolsek Bonai Darussalam Iptu abdau menegaskan bahwa patroli rutin merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak hukum maupun kerugian lingkungan akibat pembakaran hutan dan lahan.

      Dari hasil patroli yang dilaksanakan, petugas tidak menemukan adanya titik panas (hotspot) maupun titik api di wilayah yang dipantau. Tidak terdapat lahan yang terbakar ataupun kegiatan pemadaman yang harus dilakukan. Situasi secara umum terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

      Polsek Bonai Darussalam mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah Bonai Darussalam tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan. *(Humas Polres Rohul)*


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Gedung DPRD Indramayu Digeledah Oleh Tim Kejaksaan Tingggi Jawa Barat




Indramayu, Sergaptarget.com
Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat melakukan penggeledagan di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu pada Rabu (10/6/2026). Kedatangan tim tersebut berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak Sekretariat DPRD.

Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu, Dulyono, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pihak sekretariat telah memenuhi permintaan dokumen yang dibutuhkan oleh tim Kejati Jawa Barat untuk keperluan pemeriksaan.

“Materi yang diminta sudah kami sampaikan. Untuk dokumen yang dibawa oleh tim, nanti bendahara yang akan memberikan penjelasan lebih lanjut karena menerima langsung tanda terima dari tim Kejati,” ujar Dulyono.

Dulyono mengaku belum mengetahui secara rinci materi pemeriksaan maupun dokumen yang diminta oleh tim Kejati. Ia juga menyatakan belum menerima informasi resmi terkait kemungkinan keterkaitan pemeriksaan tersebut dengan tunjangan perumahan (Tuper) anggota DPRD.

“Sampai saat ini kami belum memperoleh informasi resmi mengenai materi yang sedang diperiksa,” katanya.
Ia menambahkan, proses pemeriksaan berlangsung cukup cepat dan dilakukan oleh sekitar sepuluh orang dari Kejati Jawa Barat.

“Mereka bergerak cepat, sehingga kami tidak mengetahui secara pasti jumlah maupun jenis dokumen yang dibawa. Tim yang datang diperkirakan sekitar sepuluh orang,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kejati Jawa Barat mengenai tujuan pemeriksaan maupun perkara yang sedang ditangani. DPRD Kabupaten Indramayu menyatakan akan bersikap kooperatif dan mendukung proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

(Nana. S)

Penasehat Khusus Presiden Hadiri Penanaman Kedelai DiIndramayu Didampingi Gubernur Jabar




Indramayu, Sergaptarget.com
Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ekonomi, Hashim S. Djojohadikusumo, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri kegiatan Penanaman Kedelai Tahap II Varietas MG60 dan GMP1 di lahan HGU PT SGN PG Rajawali II Jatitujuh, Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Koperasi Bareng-Bareng Sugih tersebut berlangsung di atas lahan seluas sekitar 210 hektare. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi kedelai nasional sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.

Kehadiran Hashim S. Djojohadikusumo dan Dedi Mulyadi menunjukkan dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kedelai yang selama ini masih menjadi salah satu kebutuhan strategis nasional.

Melalui penanaman kedelai varietas unggul MG60 dan GMP1, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, koperasi, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

(Nana. S)

Komitmen Keselamatan, Lapas Pasir Pangaraian Pastikan APAR Siap Pakai.juni 11,2026


 
Rokan Hulu.
Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com. 
      Dalam komitmen untuk menjaga keamanan dan keselamatan terus diperkuat oleh Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian. Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran dan keadaan darurat lainnya, jajaran Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan pemeriksaan serta perawatan rutin Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

      Pemeriksaan dilakukan secara detail untuk memastikan seluruh APAR berada dalam kondisi prima dan dapat berfungsi maksimal saat dibutuhkan. Mulai dari pengecekan tekanan, kondisi tabung, segel pengaman, hingga masa kedaluwarsa menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.

      Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif yang terus dilakukan Lapas Pasir Pangaraian guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan meminimalisir risiko terjadinya kebakaran. Selain memastikan kesiapan sarana keselamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait dalam penanggulangan keadaan darurat.

      Dengan dukungan Damkar Rohul, Lapas Pasir Pangaraian berharap seluruh sistem keselamatan yang tersedia dapat berfungsi secara optimal sehingga mampu memberikan perlindungan bagi petugas, warga binaan, maupun aset negara yang berada di lingkungan lapas.

      Melalui langkah-langkah preventif seperti ini, Lapas Pasir Pangaraian menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam setiap pelaksanaan tugas.( Sumber : Humas / EP ).

      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Kapolsek Ujungbatu Kompol Jusup Purba SH MH Turun Langsung Siram Jagung Binaan Polri, Dukung Ketahanan Pangan Warga



Rokan Hulu.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan kembali ditunjukkan Kapolsek Ujungbatu, Kompol Jusup Purba, S.H., M.H.. Beliau turun langsung membantu petani melakukan penyiraman tanaman jagung di lahan binaan Polri.

      Kegiatan penyiraman dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Juni 2026 di ladang milik Pak Manurung, Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.Selasa,( 9/6/2026 ).

      Penyiraman dilakukan karena sudah beberapa hari tidak turun hujan dan cuaca panas terik. Langkah ini diambil agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen sesuai harapan.

      “Cuaca panas beberapa hari ini bisa ganggu pertumbuhan jagung. Kami hadir bersama petani untuk memastikan tanaman tetap terawat. Ini wujud nyata Polri mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan mensejahterakan petani,” ujar Kompol Jusup Purba di lokasi.

      Melalui kegiatan ini, Polsek Ujungbatu berharap sinergi dengan petani terus terjalin. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tapi juga aktif membantu meningkatkan produktivitas pertanian warga,dengan Lancar,Aman, Tertib dan Kondusif.


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Hadapi Musim Kemarau, Polsek Rambah Samo Perkuat Sinergi Karhutla: Targetkan Zero Titik Api di 2026


ROKAN HULU.
Media Radius 102 Com.
      Polsek Rambah Samo bersama unsur Forkopimcam, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perwakilan perusahaan menggelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tingkat Kecamatan Rambah Samo Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Rambah Samo, Kamis (11/6/2026).

      Kegiatan yang dipimpin oleh Plt. Camat Rambah Samo, Sulaiman, S.H., M.IP., tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau. Apel diikuti oleh personel Polsek Rambah Samo, perangkat desa, kepala desa se-Kecamatan Rambah Samo, Masyarakat Peduli Api (MPA), unsur TNI, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan dan Manggala Agni.

      Dalam amanatnya, Plt. Camat Rambah Samo mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 wilayah Kecamatan Rambah Samo tercatat mengalami sekitar 300 titik hotspot, dengan puncak kejadian terjadi pada bulan Juli. Kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah-langkah pencegahan sejak dini.

      "Target kita tahun 2026 adalah tidak ada lagi kebakaran lahan di 14 desa yang ada di Kecamatan Rambah Samo. Apa yang terjadi tahun lalu harus menjadi evaluasi bersama agar tahun ini kita mampu mewujudkan zero titik api," tegasnya.

      Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektoral guna menyamakan langkah dan strategi pencegahan Karhutla. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

      Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H menjelaskan bahwa terdapat beberapa wilayah yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap munculnya titik api, yakni Desa Rambah Samo Barat, Desa Sungai Salak, Desa Marga Mulya, dan Desa Lubuk Bilang. Meski demikian, seluruh desa di Kecamatan Rambah Samo tetap harus meningkatkan kewaspadaan karena potensi kebakaran dapat terjadi di mana saja.

      Untuk itu, Polsek Rambah Samo mendorong seluruh kepala desa agar segera melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta larangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, pemasangan spanduk imbauan di lokasi strategis juga menjadi bagian dari upaya preventif yang akan terus digencarkan.

      "Kami mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena selain membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas," ujar IPDA Sarlose Mesra.

      Kapolsek juga menegaskan bahwa Polsek Rambah Samo tidak akan ragu mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

      Melalui apel dan rapat koordinasi ini, Polsek Rambah Samo berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Kecamatan Rambah Samo tetap aman dari ancaman Karhutla sepanjang tahun 2026. *(Humas Polres Rohul)*


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

POLRES KUNINGAN UNTUK SWASEMBADA PANGAN NASIONAL

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan dan penguatan Ketahanan Pangan nasional, Sat Lantas Polres Kuningan memantau dan mendukung aktivitas pertanian sebagai salah satu sektor strategis penopang kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Polda Jabar, Polres Kuningan, dan Sat Lantas Polres Kuningan berkomitmen mendukung setiap langkah positif dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan demi Indonesia yang lebih kuat.

“Bersama Petani, Mewujudkan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan untuk Masa Depan Bangsa.”

(Agus Hermawan)