Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Satgas TMMD ke-130 dan Warga Cinaga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan

Radius 102 (Subang) - Semangat gotong royong ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat melalui kegiatan...

Postingan Populer

Sabtu, 24 Oktober 2026

Satgas TMMD ke-130 dan Warga Cinaga Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan


Radius 102 (Subang) - Semangat gotong royong ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat melalui kegiatan Jumat Bersih di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD bersama Ketua RW, Dadang, dan warga membersihkan jalan lingkungan. Mereka menyapu permukaan jalan serta membersihkan rumput dan tumbuhan liar di sepanjang sisi jalan agar lingkungan permukiman tetap bersih dan nyaman.

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran personel Satgas di tengah warga juga memperkuat hubungan sosial melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan bahwa keterlibatan anggota dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat gotong royong bersama masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua RW setempat, Dadang, menyambut baik keterlibatan personel Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan seperti ini dapat mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Kami senang bisa bekerja bersama anggota Satgas TMMD. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi penyemangat bagi warga untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Jumat Bersih, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Satgas TMMD ke-130 Makan Bersama Warga, Uang Ransum Bantu Gerakkan Ekonomi Lokal


Radius 102 (Subang) - Kebersamaan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat terlihat saat mereka makan bersama setelah melaksanakan pekerjaan sasaran fisik di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Suasana akrab tampak ketika anggota Satgas dan warga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan. Momen tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan program TMMD, ketika prajurit dan masyarakat bekerja berdampingan untuk mendukung pembangunan desa.

Dalam pelaksanaannya, uang ransum personel Satgas diberikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Pola ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat sekaligus menghadirkan kesempatan bagi anggota Satgas dan warga untuk menikmati hidangan bersama setelah menyelesaikan pekerjaan.

Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa mekanisme tersebut menjadi salah satu cara agar kehadiran Satgas TMMD turut memberikan manfaat langsung bagi warga di sekitar lokasi kegiatan.

“Uang ransum personel kami berikan kepada warga untuk menyiapkan makanan. Dengan begitu, masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan TMMD, sementara makanan yang disiapkan bisa dinikmati bersama oleh anggota Satgas dan warga,” ujar Dandim.

Warga setempat, Wahyu, turut merasakan suasana kebersamaan tersebut. Makan bersama setelah bekerja menghadirkan kesempatan bagi warga dan anggota Satgas untuk berinteraksi lebih dekat dalam suasana kekeluargaan.

Kebersamaan seperti ini melengkapi pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-130, termasuk pembangunan Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan. Selain mendorong pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut memperkuat hubungan sosial dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mendorong pembangunan desa yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun penguatan kebersamaan dan kepedulian terhadap perekonomian warga.

Rehabilitasi Musola At-Taufik Berlanjut, Satgas TMMD ke-130 Mulai Pengecatan Interior


Radius 102 (Subang) - Rehabilitasi Musola At-Taufik di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 02 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang kini mulai melakukan pengecatan pada bagian dalam musola sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi tempat ibadah masyarakat, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan dokumentasi di lapangan, anggota Satgas terlihat mengecat bagian plafon dan area interior musola. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan rehabilitasi untuk memperbaiki tampilan ruangan agar lebih bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Rehabilitasi tempat ibadah ini merupakan salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Pelaksanaannya diharapkan dapat mendukung kenyamanan warga sekaligus menjaga keberadaan fasilitas keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi musola menjadi bagian dari komitmen Satgas dalam membantu memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

“Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik ini, kami berharap tempat ibadah warga menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan. Kami ingin sasaran TMMD yang dikerjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengurus Dewan Kemakmuran Musola (DKM) At-Taufik, Bapak Makmur, menyambut baik pelaksanaan rehabilitasi tersebut. Perbaikan musola diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah warga dan membuat masyarakat semakin nyaman saat menggunakannya.

“Kami bersyukur musola ini mendapat perhatian melalui program TMMD. Semoga setelah diperbaiki, warga semakin nyaman beribadah dan kegiatan keagamaan di sini dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkap Makmur.

Melalui rehabilitasi Musola At-Taufik, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendukung pembangunan fasilitas masyarakat di Desa Cupunagara. Pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan, termasuk dalam menunjang kehidupan sosial dan keagamaan warga.

Pembangunan Pos Kamling di Cihaur Wetan Berlanjut, Dinding Mulai Diplester


Radius 102 (Subang) - Pembangunan Pos Kamling yang menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Personel Satgas bersama warga melaksanakan pekerjaan plesteran dinding Pos Kamling di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (24/10/2026).

Dalam dokumentasi kegiatan, anggota Satgas TMMD terlihat bekerja bersama warga meratakan adukan semen pada permukaan dinding bangunan. Tahap plesteran ini menjadi bagian dari proses pengerjaan untuk mempersiapkan dinding sebelum memasuki tahap penyelesaian berikutnya.

Pembangunan Pos Kamling tersebut dilaksanakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses pengerjaan turut memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun di lingkungan mereka.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa pembangunan Pos Kamling merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

“Pembangunan Pos Kamling ini kami harapkan dapat memberikan manfaat bagi warga. Melalui kerja bersama Satgas dan masyarakat, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mendukung tersedianya fasilitas yang dibutuhkan lingkungan,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik kelanjutan pembangunan Pos Kamling tersebut. Keterlibatan Satgas TMMD bersama masyarakat dalam pengerjaan bangunan menjadi wujud kebersamaan dalam mewujudkan fasilitas lingkungan yang dapat dimanfaatkan bersama.

Pembangunan Pos Kamling ini menjadi salah satu sasaran tambahan program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Rehabilitasi Rutilahu TMMD ke-130 Berlanjut, Dinding Rumah Emak Ruhimah Mulai Diplester dan Diaci


Radius 102 (Subang) - Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan perkembangan. Rumah milik Emak Ruhimah dan suaminya, Abah Rusman, di Kampung Cilalay, RT 03 RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, kini memasuki tahap pengerjaan plester dan aci dinding, Sabtu (24/10/2026).

Pada tahap ini, pengerjaan difokuskan pada perataan permukaan dinding menggunakan adukan semen, kemudian dilanjutkan dengan pengacian untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi agar kondisi rumah semakin baik dan siap memasuki tahapan penyelesaian berikutnya.

Personel Satgas TMMD ke-130 bersama warga terus melaksanakan pengerjaan secara bertahap. Setiap tahapan dilakukan untuk meningkatkan kondisi hunian agar lebih layak, sekaligus memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rehabilitasi Rutilahu merupakan salah satu sasaran tambahan yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.

“Melalui program rehabilitasi Rutilahu ini, kami berharap rumah yang dikerjakan dapat menjadi lebih layak dan nyaman bagi penghuninya. Satgas TMMD terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Bagi Emak Ruhimah dan Abah Rusman, proses rehabilitasi tersebut menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal dengan kondisi yang lebih baik. Pengerjaan yang terus berlanjut membawa rumah mereka semakin dekat menuju penyelesaian.

Rehabilitasi Rutilahu ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara. Selain pembangunan infrastruktur, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, Satgas TMMD ke-130 berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Kebersamaan personel TNI dan masyarakat dalam proses rehabilitasi menjadi wujud gotong royong untuk mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah pedesaan.

Satnarkoba Polresta Cirebon Salurkan 18.000 Liter Air Bersih untuk Warga Palimanan Barat


CIREBON – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, Polresta Cirebon menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 18.000 liter kepada warga Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kasat Resnarkoba Polresta Cirebon AKP Imanudin, S.H., M.H. Bantuan disalurkan menggunakan dua unit mobil tangki air ke dua lokasi, yakni Blok Pejagan Asem dan Blok Pasek, Desa Palimanan Barat.

Penyaluran bantuan ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau. Kehadiran personel Polresta Cirebon di tengah masyarakat pun disambut antusias oleh warga penerima bantuan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menghadapi kekeringan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus berupaya memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan pelayanan yang humanis.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakasat Resnarkoba Polresta Cirebon AKP Moch. Rifianto, S.H., M.H., Kanit 2 Satresnarkoba IPTU Yasin, Kasubnit 1 Unit 2 IPDA Asep Hasanudin, S.H., perangkat Desa Palimanan Barat, serta masyarakat penerima bantuan air bersih.

Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Polresta Cirebon juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan segera menyampaikan informasi apabila membutuhkan bantuan kepolisian melalui Call Center 110, yang dapat dihubungi untuk layanan kepolisian.

(Agus Hermawan)

Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran, Kapolres Kuningan Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan TNGC

KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) guna memastikan penanganan dan proses pemadaman api berjalan secara optimal.

Di tengah kepulan asap dan areal semak belukar yang terbakar, Kapolres Kuningan bersama personel kepolisian dan tim gabungan menyisir lokasi-lokasi rawan titik api. Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memantau situasi terkini di lapangan serta menyusun strategi pemadaman yang tepat bersama unsur TNI, BPBD, Polhut, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di titik lokasi kebakaran merupakan bentuk komitmen penuh dalam menanggulangi musibah karhutla serta melindungi kawasan konservasi Gunung Ciremai dari kerusakan yang lebih luas.

"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh personel gabungan bekerja secara efektif dalam mengendalikan titik api, sekaligus memastikan keselamatan petugas yang berjuang memadamkan api di medan yang cukup terjal ini," ujar Kapolres Kuningan.

Selain memimpin dan memantau upaya pemadaman darat, pihak Polres Kuningan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mengantisipasi munculnya titik api baru serta mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di kawasan hutan dan lahan.

(Agus Hermawan)

Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan, Lapas Pasir Pangarayan Koordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rohul


Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media radius102.com Dalam upaya meningkatkan minat baca dan memperluas akses literasi bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melakukan koordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hulu melalui Perpustakaan Umum Daerah H. Mahiddin Said, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, melalui Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Ega Saputra, dengan Bidang Pengembangan dan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hulu.

Koordinasi ini bertujuan untuk membahas upaya peningkatan minat baca warga binaan melalui pemanfaatan layanan perpustakaan keliling di Lapas Pasir Pangarayan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga binaan dalam mengakses berbagai bahan bacaan yang bermanfaat untuk menambah wawasan, pengetahuan, serta mendukung proses pembinaan selama menjalani masa pidana.

Melalui sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hulu, Lapas Pasir Pangarayan berupaya menghadirkan lingkungan pembinaan yang edukatif dan mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca di kalangan warga binaan.

Mewakili Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Ega Saputra, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan langkah penting untuk mendukung peningkatan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan literasi.

“Melalui koordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rokan Hulu, kami berharap layanan perpustakaan keliling di Lapas Pasir Pangarayan dapat semakin optimal dalam menumbuhkan minat baca warga binaan. Kami ingin menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif yang dapat menambah pengetahuan, membuka wawasan, serta menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Ega Saputra.

Ia menambahkan bahwa akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung proses pembinaan. Dengan membaca, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, mengembangkan pola pikir yang positif, serta memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana dengan kegiatan yang produktif.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan, termasuk melalui penguatan budaya literasi dan kerja sama dengan instansi terkait.

Melalui langkah ini, diharapkan layanan perpustakaan keliling dapat menjadi sarana edukasi yang berkelanjutan dalam mendukung pembinaan warga binaan sekaligus mempersiapkan mereka agar lebih siap berintegrasi kembali ke masyarakat.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
       ( I.Marpaung ).

Kapolresta Cirebon Perkuat Silaturahmi dengan Ulama, Sholat Jumat Keliling Digelar Serentak di 27 Polsek


CIREBON – Polresta Cirebon terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Jumat Keliling yang dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polresta Cirebon, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh agama, dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Kegiatan tingkat Polresta Cirebon berlangsung di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., diwakili Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., bersama Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kapolsek Dukupuntang AKP Wawan Hermawan, S.H., Ps. Kasi Propam Polresta Cirebon IPTU Heri Wardoyo, serta personel lainnya. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ketua DKM Masjid Jami Baiturrahman, Kuwu Desa Sindangjawa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.

Usai menunaikan Sholat Jumat berjamaah, jajaran Polresta Cirebon melanjutkan silaturahmi bersama pengurus masjid dan masyarakat. Suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama melalui kegiatan tersebut menegaskan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban membutuhkan dukungan serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya kerja sama, komunikasi yang baik, dan kepedulian masyarakat, situasi yang aman dan kondusif dapat terus kita jaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Sholat Jumat Keliling merupakan salah satu upaya Polresta Cirebon untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta mempererat hubungan dengan ulama dan tokoh agama dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh para pejabat utama dan 27 Kapolsek jajaran Polresta Cirebon di wilayah masing-masing. Langkah ini menjadi wujud komitmen Polresta Cirebon dalam mendukung program Jawa Barat Aman melalui pendekatan humanis, penguatan silaturahmi, dan kemitraan bersama masyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi yang berkelanjutan, Polresta Cirebon berharap terbangun kebersamaan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat sehingga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Cirebon dapat terus terpelihara.

((Agus Hermawan))

Polresta Cirebon Tanam 30 Bibit Pohon Mangga, Kapolresta: Menjaga Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama


CIREBON – Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti atau korve lingkungan di Jalan Ki Gede Mayaguna No. 12, Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan, penghijauan, dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., didampingi Kabag SDM Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H. Kegiatan ini turut diikuti Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.H., serta para perwira, anggota, dan ASN Polresta Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan korve untuk membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar lokasi. Selain itu, sebanyak 30 bibit pohon mangga ditanam sebagai langkah nyata mendukung penghijauan dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan bahwa program Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan menanam serta merawat pohon,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menambahkan, keberadaan pohon memiliki manfaat penting bagi lingkungan, sehingga penanaman pohon harus diikuti dengan perawatan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan, baik oleh personel Polri maupun masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan hijau, kita turut menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui program Green Policing, Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong budaya peduli lingkungan serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, melakukan penghijauan, dan melestarikan alam.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Diharapkan, langkah nyata tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

(Agus Hermawan)

Polresta Cirebon Tanam 30 Bibit Pohon Mangga, Kapolresta: Menjaga Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama

CIREBON – Polresta Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti atau korve lingkungan di Jalan Ki Gede Mayaguna No. 12, Pasalakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan, penghijauan, dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kabag Ren Polresta Cirebon Kompol Acep Anda, S.H., M.H., didampingi Kabag SDM Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H. Kegiatan ini turut diikuti Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.H., serta para perwira, anggota, dan ASN Polresta Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan korve untuk membersihkan dan merapikan lingkungan sekitar lokasi. Selain itu, sebanyak 30 bibit pohon mangga ditanam sebagai langkah nyata mendukung penghijauan dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan bahwa program Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan menanam serta merawat pohon,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menambahkan, keberadaan pohon memiliki manfaat penting bagi lingkungan, sehingga penanaman pohon harus diikuti dengan perawatan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan, baik oleh personel Polri maupun masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan hijau, kita turut menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui program Green Policing, Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong budaya peduli lingkungan serta mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan, melakukan penghijauan, dan melestarikan alam.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Diharapkan, langkah nyata tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Jumat, 23 Oktober 2026

Isu Gelper di Rohul Memanas, Pemilik Warung Bantah Ada Aktivitas Judi-jangan Saudara cerita Hoax, Ingat?,akan kita telusuri nantinya


Rokan Hulu-Media radius102.com. Isu dugaan aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menjadi sorotan setelah sejumlah pemberitaan media online dan unggahan akun TikTok menyebut adanya lokasi perjudian di Kelurahan Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu.

Menanggapi informasi tersebut, Ronal, pemilik usaha warung yang disebut dalam pemberitaan, angkat bicara. Ia membantah tudingan bahwa tempat usahanya menyediakan lokasi perjudian dan menilai informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kepada awak media, Jumat (23/10/2026), Ronal menegaskan bahwa menurut keterangannya, tidak ada aktivitas perjudian di warung yang dikelolanya sebagaimana yang dituduhkan.

“Berita yang beredar luas itu saya nilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Di warung saya sama sekali tidak ada tempat perjudian seperti yang diberitakan,” ujar Ronal.

Ia menyayangkan beredarnya informasi yang dinilainya dapat merugikan usaha serta membentuk persepsi negatif di tengah masyarakat sebelum kebenarannya dipastikan.

Sebagai pemilik usaha di Kelurahan Pematang Tebih, Ronal meminta agar setiap informasi yang menyangkut tempat usahanya terlebih dahulu diverifikasi berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial maupun media online sebelum mengetahui kebenarannya.

Menurut Ronal, masyarakat perlu memahami perbedaan antara gelanggang permainan dan aktivitas perjudian. Namun, ia menegaskan bahwa penilaian terhadap suatu usaha harus didasarkan pada fakta di lapangan, bukan sekadar dugaan atau informasi yang belum terverifikasi.

Warga Tambusai Utara Turut Angkat Bicara

Klarifikasi serupa disampaikan seorang warga Desa Bangun Jaya, wilayah Kecamatan Tambusai Utara, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga tersebut menyatakan bahwa berdasarkan pengamatannya, ia tidak melihat aktivitas perjudian seperti yang disebutkan dalam sejumlah pemberitaan media online maupun unggahan akun TikTok.

“Kami melihat di daerah kami tidak ada aktivitas perjudian seperti yang diberitakan beberapa media online atau akun TikTok,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila ditemukan aktivitas perjudian di wilayahnya, masyarakat berharap pihak terkait dapat mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga itu juga mengingatkan insan pers agar mengedepankan verifikasi sebelum menerbitkan informasi, terutama pemberitaan yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh insan pers agar tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya, karena hal itu dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” katanya.

Verifikasi Diperlukan agar Informasi Berimbang

Klarifikasi Ronal dan keterangan warga tersebut menjadi bagian dari upaya menyampaikan sudut pandang pihak yang merasa dirugikan oleh informasi yang beredar.

Untuk memastikan persoalan ini secara utuh, diperlukan verifikasi independen terhadap informasi yang dipersoalkan, termasuk pemeriksaan kondisi di lapangan dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Dalam pemberitaan yang menyangkut dugaan aktivitas perjudian, prinsip akurasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah perlu tetap dijunjung tinggi. Tuduhan yang belum terverifikasi tidak semestinya disajikan sebagai fakta yang telah terbukti.

Masyarakat diharapkan tetap cermat menyikapi informasi yang beredar. Sementara itu, media dituntut menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan kesalahpahaman.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
        ( I.Marpaung ).

Di Sela Pembangunan Jalan TMMD, Satgas Bantu Petani Siram Tanaman Mentimun


Radius 102 (Subang) - Kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap masyarakat ditunjukkan melalui aksi nyata di lahan pertanian. Di sela kegiatan pembangunan jalan yang lokasinya berdekatan dengan kebun warga, personel Satgas menyempatkan diri membantu Pak Yusmin menyiram tanaman mentimun di Jalan Gunung Geulis, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas turut menyiram tanaman mentimun menggunakan selang air di antara deretan tanaman yang tumbuh di lahan pertanian milik warga. Kehadiran prajurit di kebun menjadi bentuk interaksi langsung dengan petani yang menjalankan aktivitas sehari-hari di sekitar lokasi pembangunan.

Bagi Satgas TMMD, kebersamaan dengan masyarakat tidak hanya terbangun melalui pekerjaan fisik, tetapi juga lewat kepedulian terhadap aktivitas warga. Interaksi sederhana seperti membantu menyiram tanaman menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat Desa Cupunagara.

Pak Yusmin mengapresiasi kehadiran anggota Satgas yang turut membantu merawat tanaman di kebunnya.

“Kami merasa senang karena anggota Satgas TMMD menyempatkan diri membantu menyiram tanaman. Kehadiran mereka memberikan semangat dan menunjukkan kedekatan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting selama pelaksanaan TMMD. Menurutnya, prajurit berupaya membangun kebersamaan dengan warga melalui berbagai kegiatan sesuai situasi dan kebutuhan di lapangan.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga sehingga kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa semangat gotong royong dapat tumbuh dalam berbagai aktivitas masyarakat. Seiring pembangunan jalan yang berlangsung di Desa Cupunagara, kedekatan dengan warga diharapkan terus terpelihara sebagai bagian dari kemanunggalan TNI dan rakyat.

Salat Jumat Bersama Warga, Satgas TMMD Pererat Kebersamaan di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Huda, Kampung Cupunagara, RT 02/RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kebersamaan prajurit dengan masyarakat di tengah pelaksanaan program TMMD.

Melalui ibadah berjamaah, anggota Satgas berbaur dengan warga dalam suasana khidmat. Kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa interaksi antara prajurit dan masyarakat terjalin tidak hanya saat pengerjaan sasaran pembangunan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting selama pelaksanaan tugas di Desa Cupunagara.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat terus menjalin silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat. Kami berharap hubungan baik antara Satgas TMMD dan warga terus terpelihara selama pelaksanaan program maupun setelahnya,” ujarnya.

Kehadiran personel Satgas di Masjid Nurul Huda juga menjadi gambaran kedekatan prajurit dengan lingkungan tempat mereka bertugas. Hubungan yang terjalin melalui interaksi sehari-hari diharapkan mendukung terciptanya suasana yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

Kebersamaan dalam salat Jumat berjamaah tersebut menjadi salah satu bentuk interaksi positif selama pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Dengan hubungan yang terus terjaga, semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat diharapkan semakin kuat.

Penanganan Tegas Kasus Pelemparan Bus Suporter Persija di Tol Palikanci

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap tindak pidana sesuai prosedur hukum yang berlaku, termasuk kasus pelemparan batu terhadap bus yang membawa rombongan suporter Persija Jakarta di Jalan Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon. Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Jumat (23/10/2026) pukul 10.00 WIB di depan lobi Mako Polres Cirebon Kota.

Konferensi pers dipimpin Kasat Reskrim AKP Dr. M. Fadlilah, S.I.K., M.H., didampingi Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto dan Kanit Reskrim. Penyampaian perkembangan penanganan perkara ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat sekaligus penegasan bahwa setiap perbuatan yang melanggar hukum akan diproses berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 03.15 WIB di Jalan Tol Palikanci KM 199+800 Jalur B, Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Saat itu, bus berwarna putih dengan lis krem yang membawa rombongan suporter Persija Jakarta sedang melakukan perjalanan pulang dari Yogyakarta menuju Cikampek ketika melintas di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan dalam penyidikan, aksi tersebut diduga dilatarbelakangi keinginan sejumlah orang untuk melakukan balas dendam setelah mengetahui informasi mengenai penyerangan terhadap bus tim EPA Persib U-18 di wilayah Kabupaten Batang. Informasi tersebut diperoleh melalui media sosial dan menjadi bahan pembicaraan yang kemudian berujung pada ajakan melakukan aksi terhadap rombongan suporter Persija Jakarta melalui komunikasi telepon dan grup WhatsApp.

Dalam kronologinya, sejumlah orang diduga bergerak menuju kawasan flyover Tol Palikanci setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan bus rombongan suporter Persija Jakarta. Mereka kemudian berkumpul di sekitar bawah dan atas flyover serta mengumpulkan batu untuk digunakan saat bus melintas. Ketika bus tiba di lokasi, beberapa orang diduga melemparkan batu dari bawah flyover, sementara yang lainnya melakukan pelemparan dari bagian atas flyover.

Akibat pelemparan tersebut, kaca bus mengalami kerusakan hingga pecah dan mengakibatkan dua penumpang mengalami luka. Korban berinisial AA, laki-laki berusia 25 tahun, mengalami luka pada bagian dagu akibat terkena batu, sedangkan PR, perempuan berusia 23 tahun, mengalami luka pada salah satu jari tangan kanan akibat serpihan kaca. Setelah kejadian, rombongan melanjutkan perjalanan untuk mencari bantuan petugas jalan tol sebelum peristiwa tersebut dilaporkan kepada kepolisian.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah menetapkan lima orang tersangka, yakni AFH, laki-laki berusia 19 tahun; MR, laki-laki berusia 21 tahun; BPK, laki-laki berusia 21 tahun; RS, laki-laki berusia 19 tahun; serta DEES, laki-laki berusia 21 tahun. Sejumlah barang bukti turut diamankan, meliputi telepon genggam, sepeda motor, batu, puing bangunan, botol minuman, dan serpihan kaca yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 262 dan/atau Pasal 466 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, terkait dugaan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang dan/atau penganiayaan. Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa kepolisian akan menindak setiap tindak pidana secara tegas, profesional, dan sesuai prosedur hukum, dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah serta pemenuhan hak-hak setiap pihak selama proses hukum berlangsung.

“Polres Cirebon Kota berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana sesuai prosedur hukum yang berlaku, tanpa membenarkan tindakan kekerasan dengan alasan apa pun, termasuk balas dendam akibat perselisihan antarsuporter. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi kekerasan, tidak mudah terprovokasi informasi di media sosial, serta menyerahkan setiap persoalan kepada mekanisme hukum. Apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana maupun membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110. Melalui sinergi polisi bersama masyarakat, kami mengajak seluruh pihak menjaga keselamatan bersama dan menyelesaikan persoalan secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Deklarasi Damai Suporter Persib dan Persija Berbeda Klub Tetap Bersaudara


Cirebon Kota - Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., mengajak kelompok suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta untuk menjaga persaudaraan meskipun mendukung klub sepak bola yang berbeda. Ajakan tersebut disampaikan dalam deklarasi damai yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota, Kamis (23/10/2026), sebagai upaya memperkuat persatuan dan mencegah terjadinya kembali aksi kekerasan antarsuporter.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut dihadiri perwakilan kelompok suporter Persib Bandung atau Bobotoh dan kelompok suporter Persija Jakarta atau Jakmania. Pertemuan ini menjadi ruang bagi kedua kelompok untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan, serta menyepakati pentingnya menjaga sikap saling menghormati dalam mendukung klub sepak bola kebanggaan masing-masing.

Dalam deklarasi tersebut, Kapolres Cirebon Kota menekankan bahwa perbedaan pilihan klub sepak bola tidak seharusnya menjadi alasan bagi siapa pun untuk melakukan permusuhan maupun tindakan kekerasan. Rivalitas dalam olahraga hendaknya diwujudkan melalui dukungan yang sportif, kreativitas suporter, dan semangat kompetisi yang sehat tanpa mengabaikan keselamatan serta hak orang lain.

Kapolres juga mengingatkan bahwa peristiwa pelemparan bus yang membawa rombongan suporter Persija Jakarta di Jalan Tol Palikanci merupakan tindakan oknum yang tidak dapat digeneralisasi sebagai perbuatan seluruh kelompok suporter tertentu. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menyikapi peristiwa tersebut secara bijak dan tidak memperluas persoalan hingga menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, perwakilan Bobotoh dan Jakmania diajak menjadikan peristiwa yang telah terjadi sebagai bahan evaluasi bersama untuk membangun budaya suporter yang lebih dewasa. Sikap saling menghargai, menahan diri dari provokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu permusuhan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan baik antarkelompok, baik di dalam maupun di luar stadion.

Kapolres Cirebon Kota turut mengimbau para suporter agar tidak kembali memperpanjang persoalan yang telah terjadi dan lebih mengutamakan semangat persaudaraan. Dukungan terhadap klub sepak bola dapat tetap ditunjukkan dengan penuh kebanggaan, tetapi harus disertai tanggung jawab, kedewasaan, dan penghormatan terhadap suporter lain yang memiliki pilihan berbeda.

Deklarasi damai ini juga menegaskan pentingnya peran para koordinator dan perwakilan kelompok suporter dalam menyampaikan pesan positif kepada anggotanya. Dengan komunikasi yang baik dan komitmen bersama, para suporter diharapkan mampu mencegah tindakan provokatif serta membangun lingkungan olahraga yang lebih aman melalui sinergi polisi bersama masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa persatuan dan persaudaraan harus tetap dijaga di tengah perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola. Menurutnya, sepak bola semestinya menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat, bukan menjadi pemicu pertikaian yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Berbeda klub sepak bola bukan berarti kita harus bermusuhan, karena kita tetap bersaudara sebagai sesama anak bangsa. Kami mengajak seluruh suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta untuk menunjukkan dukungan secara sportif, tidak mudah terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat merugikan banyak pihak. Mari jadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persaudaraan, menjaga keamanan, dan membangun kebersamaan. Apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau tindakan yang melanggar hukum, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 agar segera mendapatkan penanganan. Melalui semangat berbeda klub, tetap bersaudara, polisi bersama masyarakat dapat menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan olahraga yang saling menghormati,” tegas Kapolres.

Polres Cirebon Kota Tegas Berantas Peredaran Narkoba dan Obat Ilegal


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menegaskan tindakan tegas terhadap setiap tindak pidana narkotika dan peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar melalui pengungkapan 12 perkara selama Operasi Antik Lodaya 2026. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., didampingi Kasat Resnarkoba, Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto, dan Kanit Resnarkoba, pada Jumat (23/10/2026) pukul 10.00 WIB di depan lobi Mako Polres Cirebon Kota.

Dalam pengungkapan tersebut, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota menangani 12 laporan polisi, terdiri atas 10 perkara narkotika dan dua perkara peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar, dengan mengamankan 20 tersangka. Dari jumlah tersebut, 15 tersangka terkait sembilan perkara pengedaran, sedangkan lima tersangka lainnya terkait tiga perkara penyalahgunaan narkotika sebagai pengguna yang penanganannya dikoordinasikan dengan Tim Asesmen Terpadu BNN Kota Cirebon.

Barang bukti yang diamankan meliputi narkotika jenis sabu dengan berat bruto keseluruhan 101,48 gram, terdiri atas 49 paket kecil siap edar dan tiga paket sedang. Petugas juga menyita tembakau sintetis seberat 1,40 gram, bibit tembakau sintetis sebanyak 15 mililiter, serta 24.100 butir obat keras terbatas yang diduga berkaitan dengan peredaran obat tanpa izin edar.

Selain itu, penyidik menyita 20 unit telepon genggam berbagai merek, tujuh timbangan digital, tujuh sepeda motor, tiga alat isap sabu atau bong, serta uang tunai Rp300.000 yang diduga merupakan sisa hasil penjualan. Barang bukti tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap aktivitas peredaran narkotika dan obat-obatan ilegal serta mendalami peran masing-masing tersangka.

Berdasarkan hasil pengungkapan, transaksi sabu diduga dilakukan menggunakan sistem tempel, yaitu menempatkan barang di lokasi yang telah disepakati dengan pembeli. Sementara itu, tembakau sintetis diduga diracik sendiri sebelum diedarkan dengan metode serupa, sedangkan penjualan obat sediaan farmasi dilakukan secara daring maupun melalui sistem bayar di tempat atau cash on delivery (COD).

Pengungkapan perkara dilakukan di enam wilayah, yakni Kecamatan Lemahwungkuk, Kesambi, Kejaksan, dan Harjamukti di Kota Cirebon, serta Kecamatan Tengah Tani dan Gunung Jati di Kabupaten Cirebon. Operasi penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menindak dugaan peredaran narkotika dan obat ilegal sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam perkara ini, para tersangka diproses berdasarkan dugaan tindak pidana dan peran masing-masing, dengan penerapan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Adapun lima tersangka yang dikategorikan sebagai pengguna dikoordinasikan dengan Tim Asesmen Terpadu BNN Kota Cirebon untuk menentukan penanganan sesuai hasil asesmen dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas setiap tindak pidana narkotika dan peredaran obat ilegal melalui proses hukum yang profesional, berdasarkan alat bukti yang sah serta sesuai peraturan perundang-undangan. Berdasarkan perhitungan dari barang bukti yang disita, pengungkapan tersebut diperkirakan dapat mencegah sekitar 3.584 orang dari potensi penyalahgunaan narkoba.
“Polres Cirebon Kota berkomitmen menindak tegas setiap tindak pidana narkotika dan peredaran obat-obatan ilegal sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba serta segera melaporkan apabila mengetahui aktivitas mencurigakan. Masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 untuk melaporkan tindak pidana atau meminta bantuan kepolisian. Melalui sinergi polisi bersama masyarakat, kami terus berupaya mencegah peredaran narkoba dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tegas Kapolres melalui keterangannya.

(Agus Hermawan)

Terima Laporan Warga, Satgas TMMD Gerak Cepat Sambangi Lansia Sakit di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Respons cepat ditunjukkan personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang setelah menerima laporan warga mengenai seorang lanjut usia yang sedang sakit dan tinggal seorang diri di Kampung Cupunagara, Dusun 2, RT 02/RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (23/10/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Satgas segera mendatangi kediaman Emak Inah untuk melihat langsung kondisinya. Berdasarkan informasi yang diterima, Emak Inah selama ini tinggal seorang diri dan menggunakan tongkat sebagai alat bantu ketika hendak berpindah tempat atau melakukan aktivitas sehari-hari.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Satgas terhadap kondisi warga yang membutuhkan perhatian. Respons ini juga menunjukkan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan personel Satgas agar informasi mengenai kondisi warga dapat segera ditindaklanjuti.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa laporan dari masyarakat menjadi perhatian bagi anggota Satgas untuk mengetahui kondisi warga di wilayah pelaksanaan TMMD.

“Begitu menerima informasi dari warga, anggota Satgas segera mendatangi rumah yang bersangkutan untuk melihat kondisinya secara langsung. Kami ingin memastikan bahwa komunikasi dengan masyarakat tetap terjalin sehingga kondisi warga yang membutuhkan perhatian dapat diketahui,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap warga, khususnya lanjut usia yang sedang sakit dan tinggal seorang diri, memerlukan perhatian bersama. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan Satgas TMMD diharapkan dapat membantu mengetahui kebutuhan warga yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Melalui kunjungan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang menunjukkan bahwa kedekatan dengan masyarakat juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi warga dalam kehidupan sehari-hari. Respons terhadap laporan masyarakat diharapkan terus memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah desa, dan warga Cupunagara

Polres Majalengka Bersama Forkopimda Gelar GEBER Jumat di Desa Sukahaji, Kampung SAE


MAJALENGKA – Polres Majalengka bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan Gerakan Bersih (GEBER) Jumat di Desa Sukahaji, Kampung SAE, Kabupaten Majalengka, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Dr. H. Eman Suherman, M.M., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas lintas sektor dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Pelaksanaan GEBER Jumat di kawasan Kampung SAE Desa Sukahaji diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan kawasan yang bersih, sehat, asri, dan nyaman.

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan GEBER Jumat merupakan bentuk kepedulian Polri bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Melalui kegiatan GEBER Jumat ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan di sekitarnya, karena kebersihan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkap Kompol Ngadiman.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan di Kampung SAE Desa Sukahaji ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergitas antara aparat pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan.

Polres Majalengka berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk gerakan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Majalengka yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.

Dengan semangat GEBER Jumat, diharapkan kepedulian terhadap lingkungan dan budaya gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat, sehingga Desa Sukahaji, khususnya kawasan Kampung SAE, dapat menjadi contoh lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat.

Gandeng PDAM, Wakapolres Majalengka Lepas 10 Tangki Bantuan Air Bersih Bagi Warga 3 Kecamatan


Majalengka — Menjawab kebutuhan masyarakat akan pasokan air bersih yang masih tinggi di sejumlah wilayah, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka kembali menggulirkan aksi kemanusiaan. Sebanyak 10 unit truk tangki air bersih dilepas secara resmi di Halaman Mako Polres Majalengka untuk disalurkan ke pemukiman warga di tiga kecamatan, Kamis (22/10/2026).

Pelepasan armada tangki air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., M.M., mewakili Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, para Kapolsek penerima distribusi bantuan air bersih (Kapolsek Kasokandel, Kapolsek Cigasong, dan Kapolsek Sumberjaya), serta dihadiri langsung oleh Kasubag Informasi dan Pemasaran PDAM Majalengka Hj. Cucu Ratnasari, S.E.

Secara terpisah, Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian yang dilaksanakan secara intensif dan berkesinambungan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka serta Perumda Tirta Bhakti Utama (PDAM) Majalengka.

"Aksi sosial pembagian air bersih ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program kerja Polres Majalengka untuk membantu meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek penegakan hukum dan kamtibmas, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kebutuhan dasar warga," ujar AKBP M Aldy Sulaiman melalui Wakapolres Kompol Ngadiman, Kamis (22/10/2026).


Adapun 10 armada tangki air bersih tersebut disalurkan secara serentak ke tiga kecamatan prioritas di Kabupaten Majalengka, yakni Kecamatan Kasokandel, Kecamatan Cigasong, dan Kecamatan Sumberjaya

Penyaluran bantuan dikawal langsung oleh para Kapolsek bersama personel Bhabinkamtibmas setempat agar pendistribusian tepat sasaran dan langsung menyentuh titik-titik pemukiman warga yang paling membutuhkan.

"Kami berharap pasokan air bersih ini dapat memberikan manfaat nyata serta meringankan beban harian masyarakat. Polres Majalengka akan terus memperkuat keterlibatan sosial dan kemitraan harmonis bersama seluruh elemen warga Kabupaten Majalengka," pungkaspun Kompol Ngadiman.