Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Sungguh Humanis!, Kapolsek Rambah Samo Adakan Sarapan Bareng Dengan Ibu-Ibu Pengajian

ROHUL / RIAU. Media Radius 102 Com.      "Bukan cuma patroli, kali ini Kapolsek Rambah Samo hadir lebih dekat dengan masyarakat lewat k...

Postingan Populer

Kamis, 30 April 2026

Sungguh Humanis!, Kapolsek Rambah Samo Adakan Sarapan Bareng Dengan Ibu-Ibu Pengajian






ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Bukan cuma patroli, kali ini Kapolsek Rambah Samo hadir lebih dekat dengan masyarakat lewat kegiatan sarapan pagi bersama ibu-ibu pengajian di Pasar Langkitin.

     "Kegiatan sederhana ini jadi bukti bahwa sinergi dan kebersamaan bisa dimulai dari hal kecil.

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Polsek Kabun Berhasil Gagalkan Transaksi Sabu di Aliantan, Sita 1,73 Gram Barang Bukti

ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Polsek Kabun berhasil menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis sabu di wilayah Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Dalam operasi tersebut, seorang pria berinisial R (39) berhasil diamankan bersama barang bukti sabu seberat kotor 1,73 gram.

     "Penindakan dilakukan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan Pasar Baru Desa Aliantan. Keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang melaporkan maraknya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

     "Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kabun IPDA Rezi Fahmi, tim langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Setibanya di lokasi, petugas mencurigai seorang pria yang tengah duduk di atas sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Saat hendak diperiksa, pria tersebut mencoba melarikan diri, namun berhasil dikejar dan diamankan.

     "Dari hasil penggeledahan awal, petugas menemukan satu paket kecil sabu di kantong celana pelaku. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke sepeda motor miliknya, di mana ditemukan satu paket sabu lainnya yang disimpan dalam kotak rokok, bersama alat pendukung seperti kaca pirex dan satu unit telepon genggam.

     "Pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Kabun untuk pemeriksaan intensif. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui masih menyimpan sabu di kediamannya. Pada Selasa (28/4/2026) pagi, petugas melakukan pengembangan ke rumah pelaku dan menemukan dua paket sabu tambahan yang disembunyikan di bawah kasur, serta alat hisap (bong) dan plastik klip kosong.

     "Secara keseluruhan, polisi mengamankan empat paket sabu dengan berat kotor 1,73 gram, satu unit sepeda motor, satu unit handphone, uang tunai Rp300 ribu, serta sejumlah barang bukti lainnya yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

     "Dari hasil pemeriksaan, tersangka diketahui berperan sebagai pengedar sekaligus pengguna. Ia juga mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial C yang kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

     "Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan penyesuaian pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026.

     "Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Kabun guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah Rokan Hulu. *(Humas Polres Rohul)*

     Jurnalis : Kabiro Radius 102Com,Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

260 ASN Pemkab Cirebon Ikuti Tes Kebugaran-Kesehatan, Kinerja Diharapkan Meningkat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan pengukuran kebugaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber, Selasa (29/4/2025).

Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kondisi fisik dan kesehatan ASN yang prima.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, peningkatan kinerja ASN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan pengetahuan, tetapi juga kondisi fisik dan kesehatan.

“Dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, tidak cukup dengan skill dan knowledge saja yang harus bagus,” ujar Hendra.

“Tidak cukup dengan keterampilan dan ilmu pengetahuan saja yang tinggi, tetapi juga harus didukung dengan fisik dan kondisi kesehatan yang prima,” sambungnya.

Menurutnya, kesehatan fisik dan mental yang baik akan membentuk sosok ASN yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Karena itu, tes kebugaran dan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun kualitas ASN secara menyeluruh.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa tidak hanya dilakukan setahun sekali. “Kalau bisa jangan setahun sekali. Harusnya enam bulan sekali ada tes kebugaran,” katanya.

Selain tes kebugaran, kegiatan ini juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan kolaborasi tenaga medis dari sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suheani menyebutkan, antusiasme peserta cukup tinggi. Hingga pelaksanaan berlangsung, tercatat lebih dari 260 ASN telah mendaftar.

“Alhamdulillah kegiatan kita disambut baik oleh semua SKPD. Karena kita mau melihat, apakah ASN yang ada di Kabupaten Cirebon ini bugar apa tidak,” tuturnya.

Ia menjelaskan, tes kebugaran untuk ASN saat ini dijadwalkan satu kali dalam setahun. Namun, pihaknya berharap ke depan, kegiatan tersebut dapat dilakukan lebih sering.

“Kita jadwalkan setahun sekali. Cuma mudah-mudahan pengennya enam bulan sekali,” katanya.

Terkait hasil pemeriksaan kesehatan, Eni menyebutkan pihaknya masih melakukan pendataan dan evaluasi. “Kita belum melihat hasilnya seperti apa, masih melihat secara umum,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap kegiatan ini dapat mendorong ASN untuk lebih peduli terhadap kesehatan, tidak hanya saat tes kebugaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari, seperti rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari. (DISKOMINFO)

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Sosialisasi Surat Edaran Dirjenpas Secara Virtual



ROHUL / RIAU.
Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
     "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan yang berada di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau mengikuti kegiatan virtual meeting Sosialisasi Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Pemanggilan Kembali Tahanan/Anak dan Narapidana/Anak Binaan Pasca Bencana Alam di Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, Kamis (30/04/2026).

     "Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas serta Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

     "Pelaksanaan kegiatan secara virtual ini merupakan bagian dari penyampaian informasi terkait Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan kepada jajaran pemasyarakatan.

     "Lapas Pasir Pangarayan turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi dalam mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya terkait penanganan warga binaan dalam situasi tertentu.

     "Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan jajaran pemasyarakatan, termasuk Lapas Pasir Pangarayan, dapat memahami serta melaksanakan kebijakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna menjaga ketertiban dan keamanan.


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Peredaran Tramadol dan Sejenisnya di Desa Tugu Disinyalir Terorganisir, Aparat Diminta Lakukan Penyelidikan Mendalam

Indramayu – Praktik peredaran obat keras tanpa izin di wilayah Kabupaten Indramayu kembali menjadi sorotan. Berdasarkan penelusuran investigatif yang dilakukan tim media di lapangan, muncul dugaan kuat adanya aktivitas distribusi obat-obatan seperti tramadol, eximer, dan sejenisnya yang dilakukan secara terselubung dengan sistem cash on delivery (COD) di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg. Selasa, (28/4/2026).

Aktivitas tersebut diduga berlangsung cukup lama dan terorganisir. Sejumlah indikasi mengarah pada adanya sosok yang disebut-sebut warga berinisial “Otop”, seorang pria berusia sekitar 40 tahunan, yang diduga memiliki peran dalam jaringan tersebut. Meski demikian, informasi ini masih bersifat praduga dan memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pola transaksi yang tidak menetap di satu titik. Lokasi yang kerap disebut berada di sekitar Jalan Kuang–Hj. So, Tugu Kidul, namun dalam praktiknya diduga sering berpindah-pindah tempat atau melalui kesepakatan tertentu antara penjual dan pembeli. Sistem ini dinilai mempersulit pengawasan karena tidak dilakukan secara terbuka.

Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa aktivitas mencurigakan kerap terjadi sejak siang hingga malam hari. Ia menyebut banyak anak muda yang hilir mudik ke lokasi tersebut, bahkan tidak sedikit yang datang dari luar desa.

“Kami sering melihat anak-anak muda datang silih berganti. Bukan hanya warga sini, tapi juga dari luar. Itu yang membuat kami curiga,” ujarnya.

Warga juga mengaku telah beberapa kali memberikan teguran secara langsung, namun diduga tidak diindahkan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan dampak sosial yang lebih luas, terutama terhadap generasi muda di lingkungan tersebut.

Selain itu, beredar informasi di tengah masyarakat bahwa sosok yang sama sebelumnya pernah tersandung kasus serupa. Namun, kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan dan memerlukan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Masyarakat Desa Tugu berharap aparat kepolisian, khususnya Polres Indramayu, dapat segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan peredaran obat keras ini. Penindakan yang tegas dinilai penting untuk mencegah meluasnya peredaran serta memberikan efek jera kepada pelaku, apabila terbukti.

Sebagai informasi, tramadol termasuk dalam kategori Obat-Obat Tertentu (OOT) yang penggunaannya wajib berdasarkan resep dan pengawasan dokter. Penyalahgunaan maupun peredaran tanpa izin melanggar ketentuan hukum yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara dan/atau denda.

Penggunaan obat keras tanpa pengawasan medis juga memiliki risiko serius, mulai dari ketergantungan hingga gangguan kesehatan yang berpotensi fatal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas tersebut. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.

(Tim Investigasi / Wartawan Bersatu)

Demo Berjalan Tertib, KOMPI Beri "Hadiah" Biawak ke Pejabat Indramayu


 
INDRAMAYU, Radius102.com-

Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menepati janjinya. Ribuan masyarakat pesisir pantai utara menggelar demo di Alun-alun Pendopo Indramayu, Kamis, (30/4/2026).

Dalam aksi damai itu, KOMPI memberikan hadiah 5 hewan biawak kepada pejabat Indramayu yang diwakili Pelaksna Tugas (Plt) Kasat Pol PP, Asep Afandi.

Bukan hanya itu, KOMPI juga secara simbolis menyerahkan tanda tangan petisi di kain putih, dan diserahkan langsung perwakilan pemerintah daerah, Asep Afandi.

Dalam demo yang dimulai pukul 9.48 WIB massa dari KOMPI langsung menuju satu titik di Alun-alun Indramayu atau persisnya depan kantor Pendopo Indramayu. Demo yang dikawal ratusan polisi gabungan sewilayah III Cirebon dan Brimob berjalan tertib, aman dan kondusif.

Di depan kantor Bupati Indramayu,yang menjadi titik kumpul, massa KOMPI langsung membuka agenda kegiatan, dari mulai sholawatan, istigosah dan di lanjut orasi secara bergiliran.

"Kami datang secara damai, tolong temui kami Pak Bupati. Tujuan kami datang ingin menyampaikan suara masyarakat pesisir pantura menolak revitalisasi tambak pantura," kata Kordum KOMPI, Hatta Bintang.

Darso (48) petambak asal desa Karanganyar Kecamatan Pasekan menegaskan, lahan tambak miliknya sudah menjadi lahan mata pencarian untuk menghidupi keluarganya.

Tambak miliknya adalah warisan dari kakeknya bapak Darma (almarhum) yang diberikan ke ayahnya (Sukara). Lahan garapan tambak milik Perhutani tersebut sudah di garap sejak 70 tahun lalu, persisnya saat Indonesia baru merdeka tahun 1945.

"Saat itu lahan masih rawa dan hutan. Kakek saya bersusah payah membuat lahan hutan jadi tambak, eh sekarang mau diambil oleh pemerintah dengan dalih revitalisasi. Kami jelas menolak demi keberlangsungan hidup keluarga," kata Darso.

Jika ingin adil, lahan tambak yang mau diambil alih, sebaiknya pemerintah memberikan kerugian yang layak menghargai jerih payah kakeknya. 

"Idealnya kerugian ini sebesar Rp 400 juta perhektar. Jika tidak diberi kompensasi yang layak, saya akan pertahankan hingga titik darah penghabisan sebagai bentuk menghargai perjuangan kakek dan ayahnya yang sudah bersusah payah membuat tambak," tegas Darso.

Dirinya juga sangat menyayangkan Bupati Lucky Hakim yang lagi-lagi tak bisa menemui pendemo. Padahal kehadiran para petambak ini sebagai bentuk pengaduan nasib anak ke bapaknya yang saat ini sedang ada masalah terdzolimi karena kebijakan program strategis nasional revitalisasi tambak yang dinilai merugikan para petambak merampas hak garap petani tambak.

Plt Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi menegaskan, semua tuntutan masyarakat KOMPI akan dicatat dan akan disampaikan ke pimpinannya dalam hal ini Bupati Lucky Hakim.

"Semua tuntutan KOMPI akan kami perjuangkan. Kami akan terima tanda tangan petisi ini, selanjutnya akan dilaporkan ke Bupati Llucky untuk ditindaklanjuti," kata Asep yang secara simbolis juga menerima hewan biawak hadiah dari KOMPI.

Makna Hadiah Biawak

Dalam konteks mitos atau primbon, biawak yang secara simbolis dikaitkan dengan "hadiah" sering kali ditafsirkan sebagai pertanda baik. 

Berikut adalah makna hadiah atau kehadiran biawak: Datangnya Rezeki. Banyak yang meyakini jika biawak masuk rumah di siang hari, itu artinya penghuni rumah akan memperoleh rezeki atau keberuntungan secara tidak terduga. Hari ini, biawak dibawa pendemo masuk halaman pendopo.

Kehadiran hewan ini juga dianggap membawa pesan positif terkait kelancaran urusan pekerjaan.

Namun dalam simbol adaptasi, dalam budaya tertentu, biawak disimbolkan sebagai bentuk kewaspadaan dan kekuatan adaptasi. 

"Semoga rakyat Indramayu khususnya warga petambak pesisir Pantura Indramayu mendapatkan keberuntungan, dan revitalisasi tambak ikan nila tidak terjadi di Bumi Wiralodra. Biawak untuk pemimpin kita juga sebagai dukungan kekuatan, bukan simbol kerakusan," tegas Hatta. (MHR)

Yayasan Wiralodra Indramayu Kembali di Pimpin oleh Dr.H.Dudung Indra Ariska. SH.MH,Periode 2026–2031


INDRAMAYU, Radius102.com - Struktur kepengurusan baru Yayasan Wiralodra Indramayu periode 2026–2031 resmi dilantik pada Selasa, 28 April 2026.Prosesi pelantikan berlangsung di kantor yayasan di lingkungan kampus Universitas Wiralodra (Unwir), dengan dihadiri unsur akademika serta tamu undangan.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. H. Dudung Indra Ariska, SH, MH kembali . Ketua Umum Yayasan Wiralodra untuk periode kedua.Ia didampingi Drs. H. Wahidin, MM, M.Pd sebagai Sekretaris, Drs. Suara Bahtiar, MM sebagai Bendahara, serta Nurholis, SH sebagai Wakil Sekretaris.

Sementara itu, posisi Ketua Pengawas diemban Ir. Sofyan Efendi, MT, dengan anggota Drs. Iwa Sungkawa, SH, MM dan Daddy Haryadi, SH.Dalam sambutannya,H. Dudung menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat peran yayasan dalam mendukung kemajuan Universitas Wiralodra.

“Kami akan fokus pada peningkatan kualitas tata kelola yayasan yang transparan dan akuntabel, serta mendorong pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara yayasan dan pihak kampus dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.“Kami ingin memastikan bahwa Unwir mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” tambahnya.

Dengan kepengurusan baru ini, Yayasan Wiralodra diharapkan mampu memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Indramayu pungkasnya.

( MHR )

Hadiri Wisuda XXIV UPP, 5 Pegawai Lapas Pasir Pengaraian Turut Diwisuda



ROHUL / RIAU.
Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
     "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri kegiatan Wisuda XXIV Program Sarjana, Diploma, dan Profesi Tahun 2026 yang diselenggarakan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Pasir Pengaraian (UPP) pada Rabu (29/04/2026) di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu.

     "Kehadiran Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Denny Rio Sandy, sebagai perwakilan dalam kegiatan akademik di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

     "Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti oleh para wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi. Dalam sambutannya, Rektor UPP, Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd., menyampaikan pesan kepada para lulusan agar menunjukkan kualitas sebagai alumni yang cerdas, bekerja keras, dan disiplin dalam menghadapi tantangan ke depan.

     "Pada kesempatan tersebut, Kasubag TU Lapas Pasir Pangarayan menyampaikan bahwa terdapat lima orang pegawai Lapas Pasir Pangarayan yang turut mengikuti wisuda dan telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum.

     "Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari partisipasi Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan akademik.( Humas Lp ).


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Rabu, 29 April 2026

Flora yang Bercerita : Rahasia Motif Batik di Kehidupan Kita

Surakarta - Nama    : Cita Putri Karisma Sari Produk : Batik Buana Sekar Kedaton, Batik Buana Sekar Kedaton merupakan usaha kerajinan batik cap handmade yang berasal dari Kota Solo, salah satu pusat budaya dan sentra batik terbaik di Indonesia. Usaha ini menghadirkan produk batik berkualitas premium berstandar ekspor yang dikerjakan dengan ketelitian tinggi oleh para pengrajin berpengalaman, sehingga menghasilkan karya batik yang indah, rapi, serta memiliki nilai seni yang tinggi. 

Perjalanan Batik Buana Sekar Kedaton dimulai pada tahun 2011, berawal dari kecintaan terhadap dunia fashion dan keindahan batik Nusantara. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman, usaha ini terus berkembang hingga pada tahun 2022 mulai memproduksi batik cap secara mandiri. Hingga tahun 2026, Batik Buana Sekar Kedaton telah menjalani perjalanan usaha selama 15 tahun, dengan 4 tahun pengalaman memproduksi batik cap handmade sendiri. 

Sebagai batik cap handmade asli Solo, Batik Buana Sekar Kedaton mengangkat berbagai inspirasi motif alam yang menghadirkan keindahan yang alami dan elegan. Setiap motif dirancang dengan sentuhan estetika yang khas, sehingga menghasilkan corak batik yang cantik, berkarakter, serta memiliki daya tarik tersendiri.Produk yang dihasilkan sangat beragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di antaranya celana pendek, celana panjang, daster, dress, piyama, pajamas, gamis, mukena, hingga produk terbaru yaitu kemeja pria berbahan cotton export yang berkualitas, adem, dan nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas. 

Keunggulan produk Batik Buana Sekar Kedaton tidak hanya terletak pada desainnya yang indah, tetapi juga pada kualitas bahan yang terjamin. Produk kami tidak luntur, tidak mengkerut, tidak menyusut, serta memiliki tekstur bahan yang adem dan nyaman dipakai, sehingga sangat cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Harga yang ditawarkan merupakan harga langsung dari produksi, sehingga lebih terjangkau dengan kisaran Rp40.000 hingga Rp150.000. Dengan harga tersebut, produk Batik Buana Sekar Kedaton sangat berpotensi untuk dijual kembali, sehingga membuka peluang bagi para ibu rumah tangga maupun masyarakat yang ingin menambah kesibukan positif sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Dalam hal pemasaran, Batik Buana Sekar Kedaton telah menjangkau berbagai kota besar di Indonesia seperti Surabaya dan wilayah Sumatra. Tidak hanya itu, berkat kualitas produk yang terus dijaga, Batik Buana Sekar Kedaton juga telah memiliki pangsa pasar internasional, dengan produk yang telah dipasarkan hingga Jepang dan Hong Kong. Dengan semangat melestarikan budaya batik sekaligus memberdayakan masyarakat, Batik Buana Sekar Kedaton terus berkomitmen menghadirkan karya batik berkualitas yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi banyak orang serta membawa keindahan batik Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam Sembari Himbauan Kamtibmas Kepada Masyarakat

Surakarta - Mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif di lingkungan  Masyarakat Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Suparno melaksanakan Patroli Bersama Anggota Linmas Guna menciptakan Kamtibmas yang aman di wilayah Kecamatan Jebres, Selasa (28/04/2026).

Sembari melaksanakan Patroli Malam,Serka Suparno juga melaksanakan kegiatan Komsos dengan warga dengan memberikan himbauan untuk menjaga Kamtibmas tetap aman diwilayah binaan.

"Pada pelaksanaan ini memaksimalkan peran komunikasi sosialnya dengan sejumlah warga sebagai upaya untuk cegah dini dan deteksi dini terhadap hal hal yang tidak diinginkan. Warga dapat terjalin dengan baik diharapkan berbagai informasi yang terjadi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk mengantisipasinya,"tegas Serka Suparno.

"Dengan rutin melaksanakan Patroli wilayah di malam hari, kami berusaha menciptakan Kamtibmas di wilayah tetap aman dan  warga masyarakat akan terasa tenang dan nyaman, Semoga warga masyarakat akan senang dengan keberadaan kita yang rutin melaksanakan patroli," harapnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Terus Bergerak Cepat Koramil 04/Jebres Bersama Masyarakat Kerjakan Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap II di Wilayah Kelurahan Mojosongo

Surakarta - Terus bergerak cepat dalam penyelesaian setiap Pekerjaan yang telah ditargetkan, Pemerintah Daerah dan TNI melalui Program TNI Menunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung tahap II tahun 2026 Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta dan Masyarakat serta Instansi terkait melaksanakan apel pagi bertempat di Ds. Krajan Rt 02, Rt 04 Rw 01 Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres, Selasa ( 28/04/2026 ).

Memasuki hari ke-7 TMMD Sengkuyung tahap II Tanpa mengenal lelah Lettu Cba Bambang. S selaku Danramil 04/Jebres mengajak kepada personel tergabung dalam TMMD dan masyarakat untuk tetap semangat dalam menuntaskan pekerjaan fisik agar selesai tepat pada waktu yang telah di tentukan.

Dengan tuntutan selesai tepat waktu, Danramil berharap personel yang tergabung TMMD tahap II dan masyarakat untuk memaksimalkan dalam pengerjaannya, seraya berpesan senantiasa untuk tetap menjaga faktor keselamatan dan kesehatan dalam bekerja selama di TMMD serta tetap semangat.

"Semoga pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap II ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, dan nantinya hasil yang dicapai bisa bermanfaat bagi warga masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Mojosongo kecamatan Jebres kota Surakarta ini."pungkas Danramil.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Ketua LSM Penjara Rohul Dukung Penuh Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau Brantas Bersihkan Narkoba Dari Negri Seribu Suluk



ROHUL / RIAU.
Rabu 29 April 2026.
Media Radius 102 Com.
      "Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Provinsi Riau ,Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kabupaten Rokan Hulu mendukung Kuat Dari Ketua DPC LSM Penjara Bistok Sihombing.

     "Hal ini di katakan Bistok Sihombing Saat Copi Morning di sebuah kedai kopi di Ujung Batu Saat menikmati waktu santai menyempatkan waktunya kopi morning bersama beberapa awak media Senin,(27/4/2026).

     "Ya penting di ketahui peredaran narkoba sudah merusak negara ini,pembersihan harus segera di tindak lanjuti ,karena jika itu di abaikan Gimana Ke depanya Generasi Muda indonesia," Tegas Bistok.
     "Di jaman sekarang anak remaja belasan tahun sudah tidak asing lagi apa itu Narkoba,di kategorikan sudah merasuk kejantung," Bistok menjelaskan.

     "Ia menambahkan Pembenahan harus di ekstrakan,hal

     "Tersebut bukan untuk melemah kan Instituti melainkan untuk memperkuat kepercayaan publik penegakan hukum .

     "DPC LSM penjara siap bersinergi dengan seluruh pihak termasuk pihak penegak hukum dan pemerintah daerah ,pengawasan terhadap peredaran narkoba di masyarakat ,dalam perang melawan narkoba dari titik sensitif yang selama ini kerap luput dari sorotan.

     "Di tempat yang sama Sekretaris DPC LSM penjara Rohul, Hobbi Pargaulan mengatakan peredaran narkoba merupakan kejahatan yang Ter struktur yang memiliki sistem kuat,kejahatan yang sistematis dan luar biasa dan juga kejahatan internasional sindikat internasional terstruktur jadi untuk memberantas harus dengan cara yang luar biasa," Hobbi Pargaulan menjelaskan.

     "Jadi Pembentukan satgas ini harus kita dukung bersama, dari hasil pengamatan dan analisa kita, rata rata 70 Hinga 85% Kasus Narkoba di lembaga ,Khusus nya di Rokan hulu ,pengamatan kita di lapas maupun di kepolisian , dan merupakan jika kita baca media online hampir dalam sepekan 2 Hinga 4 kasus ada rilis dari polres Rokan hulu,"Ujar Ketua LSM Penjara Rohul.

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

SATRESNARKOBA POLRESTA CIREBON GEREBEK SARANG OBAT TERLARANG DI KOS-KOSAN WATUBELAH


 Polresta Cirebon kembali mengukir prestasi spektakuler dengan menggulung seorang pengedar obat keras (OK) ilegal yang beroperasi secara licin di wilayah pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon pada Senin (27/4/2026) siang yang dramatis.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi itu merupakan bagian dari komitmen absolut Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya laten penyalahgunaan obat-obatan keras ipegal yang kian meresahkan.

​Operasi senyap yang dilakukan tepat pada pukul 14.25 WIB tersebut menyasar sebuah rumah kos di kawasan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang diduga kuat telah beralih fungsi menjadi titik distribusi racun farmasi.

Dalam penyergapan kilat yang tidak memberikan celah sedikit pun untuk melarikan diri, petugas berhasil meringkus seorang pria berinisial R (32) tahun yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas, dan kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah kedoknya sebagai pengedar OK terbongkar.

​Penggeledahan yang dilakukan secara detail dan menyeluruh di lokasi kejadian membuahkan hasil yang sangat signifikan bagi penyelamatan generasi muda. Petugas berhasil menyita amunisi kehancuran saraf berupa 426 butir Tramadol dan 55 butir pil Trihexyphenidyl yang disembunyikan di dalam kantong plastik hitam.

​"Penangkapan ini adalah pesan keras kepada siapa pun yang mencoba bermain api dengan mengedarkan OK ilegal di wilayah hukum Polresta Cirebon. Setiap butir pil yang kami sita adalah masa depan generasi muda yang berhasil kita selamatkan dari kehancuran saraf dan masa depan yang suram," katanya, Selasa (28/4/2026).

Selain ratusan butir OK ilegal, pihaknya juga mengamankan uang tunai Rp 48 ribu diduga hasil transaksi OK ilegal serta satu unit handphone yang diduga kuat menjadi alat komunikasi utama tersangka dalam menjalankan bisnis gelapnya.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa tersangka T mendapatkan OK ilegal tersebut dari seorang pemasok besar berinisial A yang kini telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka juga dijerat Pasal 435 dan atau 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jangan jadikan rumah kos sebagai tempat yang aman bagi aktivitas kriminal, karena radar kami akan terus memantau dan bertindak tegas demi terciptanya Cirebon yang bersih dari narkoba dan obat-obatan terlarang," pungkasnya.

(A, Hermawan)

GPS Mengarah ke Cirebon, Pelaku Curanmor Asal Indramayu Akhirnya Tertangkap


Cirebon Kota – berbekal laporan polisi dari Polres Cilacap, Jawa Tengah, kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah tersebut akhirnya menemukan titik terang setelah pada (29/04/2026) sekitar pukul 06.30 WIB sepeda motor korban terdeteksi berada di wilayah Cirebon, sehingga memicu gerak cepat penelusuran hingga pelaku berhasil diamankan.

Peristiwa pencurian itu sendiri dilaporkan oleh korban bernama Hanafi Dwi Prayogi, laki-laki, 29 tahun, warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, yang kehilangan sepeda motor miliknya di lokasi kejadian di wilayah yang sama, dan laporan tersebut kemudian menjadi dasar penyelidikan lanjutan lintas wilayah.

Kapolres Cirebon Kota melalui Kasat Reskrim AKP Adam Gana, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa informasi keberadaan kendaraan hasil curian yang terlacak melalui GPS menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus tersebut, sehingga petugas segera melakukan pencarian intensif di wilayah yang terdeteksi.

Dari hasil penelusuran tersebut, kendaraan korban diketahui berada di wilayah Cirebon dan terlihat sedang dikendarai oleh seseorang yang kemudian diketahui sebagai pelaku, sehingga upaya pengejaran langsung dilakukan untuk mencegah pelaku melarikan diri lebih jauh.

Pelaku yang diketahui berinisial A, laki-laki, 36 tahun, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, akhirnya berhasil dihentikan setelah upaya pengejaran di jalan, dan langsung diamankan bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam milik korban.

Dalam proses penangkapan tersebut, warga sekitar sempat berdatangan setelah mengetahui adanya dugaan pelaku pencurian kendaraan bermotor, sehingga situasi sempat memanas sebelum akhirnya pelaku berhasil diamankan dan dibawa untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah diamankan, pelaku berikut barang bukti langsung diserahkan ke Unit Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota untuk dilakukan pemeriksaan awal, termasuk koordinasi dengan pihak Polres Cilacap sebagai lokasi pelaporan dan tempat kejadian perkara.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan langkah lanjutan berupa pemeriksaan kondisi kesehatan pelaku, pendataan administrasi, serta komunikasi dengan korban guna memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur dan lintas wilayah dapat tertangani dengan baik.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, dengan memastikan penggunaan kunci pengaman tambahan serta memarkir kendaraan di tempat yang aman dan mudah diawasi.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan maupun tindak kejahatan melalui Layanan Polisi 110, sehingga respons cepat dapat dilakukan dan potensi kerugian yang lebih besar dapat dicegah.

(A, Hermawan)

Dituding Main Mata dengan Kartel Obat, Polisi Pastikan Tidak Benar Ini Faktanya



KUNINGAN - Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) membantah keras narasi yang menyebut adanya keterlibatan aparat dalam peredaran obat keras di sebuah toko tembakau di Desa Kramatmulya, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan.

Tanggapan ini muncul menyusul beredarnya video viral di media sosial yang menuding toko tersebut menjual obat-obatan terlarang. 

Video tersebut menampilkan aksi penggeledahan oleh sejumlah oknum dan menyematkan narasi dugaan Polres Kuningan “main mata” dengan kartel obat keras.

Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Jojo Sutarjo, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memverifikasi informasi tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan adanya aktivitas penjualan obat keras terbatas sebagaimana yang dituduhkan.

“Kami tegak lurus. Jika ada laporan dari masyarakat, pasti kami tindak lanjuti. Namun, dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya hal tersebut. Informasi yang beredar itu tidak benar,” tegas AKP Jojo saat dikonfirmasi awak media di lokasi, Selasa (28/4/2026).

AKP Jojo menyayangkan munculnya narasi tidak berdasar yang berpotensi merugikan pemilik usaha. Polisi saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap pihak yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut. 

Ia juga menyatakan bahwa pemilik toko memiliki hak untuk menempuh langkah hukum, termasuk melalui ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), jika merasa dirugikan.

“Kami mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Jangan sampai kabar yang belum terverifikasi justru merugikan orang lain,” tambahnya.

Di sisi lain, Nurhedi (24), penjaga toko tersebut, mengaku terkejut saat sejumlah orang yang mengaku dari kepolisian tiba-tiba datang dan melakukan penggeledahan. Ia menyebut rombongan tersebut berjumlah sekitar 10 orang dengan menggunakan satu mobil dan dua sepeda motor.

“Mereka langsung masuk dan menggeledah. Saya kaget karena memang tidak tahu apa-apa. Setelah dicek, memang tidak ada apa-apa di sini,” ujar Nurhedi.

Nurhedi menegaskan bahwa toko tempatnya bekerja hanya menjual produk tembakau dan tidak pernah menyediakan obat-obatan terlarang. 

Ia juga menyayangkan kurangnya komunikasi atau penjelasan dari rombongan tersebut sebelum melakukan penggeledahan. Penjaga toko sendiri setiap hari berjualan memang dilakukan secara bergantian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan situasi di lokasi dalam kondisi aman dan tidak ditemukan pelanggaran hukum sebagaimana dituduhkan dalam video viral tersebut.




Sumber : Humas Polres Kuningan

Pewarta : A, Hermawan 

Audiensi Serius KOMPI–Bupati Indramayu

Indramayu, Radius102 – Audiensi antara Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu , berlangsung dinamis. Forum dialog tersebut bahkan sempat memanas sebelum akhirnya mencair dan kembali fokus pada substansi pembahasan. Pada Selasa/28/04/2026.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu tertanggal 24 April 2026. Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Kapolres Indramayu, Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Komandan Kodim 0616/Indramayu, pimpinan DPRD, Ketua Komisi II DPRD, serta jajaran pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya ruang formal yang diberikan pemerintah daerah kepada KOMPI sebagai representasi masyarakat pesisir untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Audiensi ini membahas Program Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak pantura yang direncanakan mencakup wilayah Pasekan, Cantigi, Losarang, dan Kandanghaur.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan komitmennya untuk mencari solusi terbaik dengan mengedepankan prinsip win-win solution bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat. Ia menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi pertemuan resmi pertama dengan masyarakat pesisir untuk mendengarkan langsung aspirasi di lapangan agar pemerintah dapat merespons secara tepat.

Program PSN tersebut menjadi sorotan karena dinilai berpotensi mengancam ruang hidup masyarakat pesisir di empat kecamatan tersebut. 

Menanggapi hal itu, Pembina KOMPI, H. Juhadi, menilai dinamika dalam forum merupakan bagian dari keseriusan masyarakat dalam memperjuangkan haknya.

“Namanya juga dialog, ada panas, ada dingin. Tapi yang penting akhirnya mencair dan bisa kembali fokus ke substansi,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, KOMPI mendorong langkah konkret dari pemerintah daerah. Salah satu tuntutan utama adalah agar Bupati dan DPRD segera menyurati Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia serta Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk membuka ruang Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Ini bukan sekadar audiensi, tapi pintu masuk agar persoalan ini dibawa ke tingkat pusat. Kami ingin ada RDP supaya solusi tidak sepihak,” tegas H. Juhadi 

KOMPI menegaskan bahwa masyarakat pesisir tidak menolak pembangunan, namun meminta agar kebijakan negara tidak mengorbankan ruang hidup yang telah mereka kelola selama puluhan tahun.

“Lahan itu sudah digarap lebih dari 40 tahun. Kalau diambil begitu saja, itu bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keberlangsungan hidup masyarakat,” katanya.

Koordinator Umum KOMPI  Hata , mengungkapkan,dalam jalannya dialog, sempat muncul ketegangan akibat pernyataan yang dinilai bernada intimidatif. Namun, situasi tetap terkendali dan forum kembali kondusif.

“Memang sempat ada emosi, tapi kami tetap mengedepankan dialog. Tujuan kami jelas, mencari solusi, bukan konflik,” ucapnya.

Sebagai bentuk konsistensi perjuangan, KOMPI memastikan tetap akan menggelar aksi massa pada Kamis /30/04/2026.  Aksi tersebut disebut sebagai tekanan moral sekaligus penegasan sikap masyarakat pesisir.

“Kami tetap turun aksi, tapi damai. Sudah kami siapkan korlap dan satgas untuk menjaga kondusivitas,” ujar Hatta.

Ia juga mengingatkan adanya potensi pihak luar yang mencoba memanfaatkan situasi untuk memicu kericuhan, sehingga meminta aparat keamanan turut mengantisipasi.

“Kami tidak ingin gerakan ini ditunggangi. Ini murni suara masyarakat pesisir,” tegasnya.

Diperkirakan sekitar 10 ribu massa dari wilayah terdampak akan terlibat dalam aksi tersebut, yang berasal dari empat kecamatan yakni Kandanghaur, Losarang, Cantigi, dan Pasekan serta tujuh desa penyangga. 

Sebelumnya, aksi serupa juga pernah digelar pada Kamis, 2 April 2026, dengan melibatkan sekitar 3 ribu massa, namun dinilai belum mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Bagi KOMPI, audiensi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih luas agar kebijakan pembangunan tetap berpihak kepada masyarakat pesisir.
( MHR)

Selasa, 28 April 2026

Saat Generasi Muda Bangkit Merawat Warisan dan Menghidupkan Tradisi Selendang Puan Dharma Ayu


 
INDRAMAYU, Radius.com – Semangat pelestarian budaya kembali digaungkan melalui Festival Budaya Selendang Puan Dharmayayu yang mengusung tema “Muda Berdaya, Merawat Warisan, Menghidupkan Tradisi.” Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara generasi muda, seniman, dan masyarakat dalam menjaga sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi lokal, bertempat lapangan bola, Minggu (26/4/2026). 

Kuwu Kenangan Darpani sempat diminta konfirmasi kepada media didampingi serta ibu Kuwu dan staf pamong jajarannya mengucapkan "bahwa Festival Budaya Selendang Puan Dharmayayu merupakan ajang kebudayaan yang menampilkan ragam kesenian tradisional, kreativitas anak muda, serta edukasi budaya kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini melibatkan komunitas budaya, pelaku seni, generasi muda, serta didukung oleh program Dana Indonesiana sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian budaya nasional.
Festival ini digelar dalam waktu dekat sebagai bagian dari rangkaian agenda budaya tahun 2026 di Kabupaten Indramayu. 

Bertempat di wilayah Indramayu, festival ini dipusatkan di lokasi strategis yang mudah diakses masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya merawat warisan budaya, sekaligus menjadikannya sebagai identitas dan kekuatan dalam menghadapi arus modernisasi.

Melalui berbagai pertunjukan seni, pameran budaya, serta partisipasi aktif anak muda, festival ini diharapkan mampu menjadi wadah inspiratif yang menghubungkan nilai tradisi dengan semangat inovasi masa kini, " Ujarnya. 

Darwini, S. Si Faunder yayasan selendang Puan Dhamma Ayu, sempat diminta wawancara kepada media menyatakan " Bahwa Festival ini tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan bagi generasi muda untuk tetap berpijak pada akar budaya. Dengan semangat muda berdaya, warisan leluhur tidak hanya dijaga, tetapi juga dihidupkan kembali dalam wajah yang lebih segar dan relevan, " imbuhnya. 

( MHR )

Menjelang Pensiun, Sekda Indramayu Sudah Mengajukan MPP Bulan Mei 2026


INDRAMAYU, Radius102.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman sudah mengajukan MPP (Masa Persiapan Pensiun) pada Bulan Mei 2026.

Dalam klausul MPP itu, Sekda Aep Surahman akan berhenti beraktivitas sebagai pejabat Sekda atau tidak diwajibkan ngantor walaupun masa pensiun sendiri tercatat (terhitung) pada September 2026.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Mutaqin membenarkan bahwa Sekda Aep Surahman sudah mengajukan MPP Per bulan Mei 2026.

Dengan pengajuan MPP ini, berarti dalam hitungan hari atau persisnya per bulan depan (Mei) Sekda Indramayu sudah boleh tidak melakukan aktivitas dan tidak ngantor.
“Sebenarnya masa pensiun pak Sekda Aep sampai bulan September, namun bapak sudah mengajukan MPP. Jadi per bulan Mei akan ada Plt Sekda Indramayu pengganti Pak Aep Surahman. Soal siapa penggantinya kita tunggu saja? Pada saatnya diumumkan ke publik,” jelas Zaenal.

“Pesta Mewah” Jelang Pensiun
Menjelang pensiun yang tinggal hitungan hari, Sekda Indramayu seminggu sebelumnya menggelar pernikahan anaknya di hotel berbintang Swis Bell Indramayu.

Acara resepsi pernikahan anaknya pada awal pekan ini disebut-sebut sebagai ‘pesta mewah’ dan menjadi sorotan publik.

Selain itu kenaikan harta milik Sekda Pemkab Indramayu, Ir. Aep Surahman yang dinilai tak wajar juga ditanggapi beragam oleh berbagai kalangan elemen masyarakat.

Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD), Oushj Dialambaqa mengaku heran dengan kenaikan harta Sekda Indramayu, Aep Surahman yang mencapai 10 miliar lebih dari sebelumnya pada 2017 tercatat di LHKPN sebesar 5,9 miliar.

Kenaikan harta tak wajar selama kurun waktu 7 tahun dari 2017-2024 tersebut membuat dirinya kaget, terkesima dan sekaligus melongo, karena dianggap mencurigakan. Jika dihitung pertahun, kenaikannya mencapai Rp 600 juta pertahun atau 50 juta perbulan.

“Padahal gaji dan tunjangan kinerja Sekda Aep tuh berapa seh perbulan? Ini harta dari mana? Kami akan dalami dan investigasi kenaikan harta ini agar publik tahu,” kata lelaki yang biasa dipanggil Oo penasaran.

Menurutnya, sebagai seorang pejabat publik, kenaikan harta yang tak wajar patut diselidiki, dan diduga harta tersebut dari cara atau pendapatan yang menyimpang tidak sesuai aturan dan tidak sah secara norma hukum
“Kami juga kaget dengan digelarnya pesta mewah atas pernikahan anaknya yang digelar di hotel berbintang Swis Bell awal pekan kemarin. Yang kami dengar menggandeng vendor kelas atas dari luar daerah. Itu pesta anggarannya berapa dan dari mana? Ini sangat miris di tengah imbauan efesiensi,” kritik Oo.
Dikutip E.Satu.Com, menjelang masa pensiun, publik dikejutkan dengan laporan harta kekayaan Sekda Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surahman, yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 15 Februari 2025 untuk periodik tahun 2024. Total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp10.161.984.539.

Dalam laporan terbaru tersebut, mayoritas kekayaan Aep Surahman berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp8.203.699.570. Aset tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Indramayu dan Sukabumi, dengan rincian antara lain beberapa bidang tanah dan bangunan di Indramayu, termasuk lahan seluas 3.772 m² senilai lebih dari Rp3 miliar, serta properti di Sukabumi dengan nilai ratusan juta hingga lebih dari Rp1,4 miliar.

Selain properti, Aep juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp1.079.005.870.

Daftar tersebut mencakup sejumlah sepeda motor seperti Honda Vario dari berbagai tahun, Yamaha NMAX, hingga Honda Scopy, serta kendaraan roda empat seperti Honda HR-V 2019, Toyota Fortuner 2020, dan Hyundai Creta Alpha IVT 2024.

Adapun harta bergerak lainnya tercatat sebesar Rp275.440.358, kas dan setara kas Rp439.837.731, serta harta lainnya senilai Rp164.000.000. Dalam laporan ini, Aep Surahman tercatat tidak memiliki utang.

Jika dibandingkan dengan laporan LHKPN pada tahun 2017, terjadi peningkatan signifikan. Saat itu, total kekayaan yang dilaporkan hanya sebesar Rp5.932.352.011. Pada periode tersebut, aset transportasi yang dimiliki masih terbatas, yakni satu unit mobil Toyota Etios Valco tahun 2017 senilai Rp177.250.000, dengan total nilai alat transportasi Rp248.750.000. Kas dan setara kas tercatat Rp250.107.011, serta masih terdapat utang sebesar Rp392.388.672.

Perbedaan nilai kekayaan, khususnya pada aset tanah dan bangunan, disebut dipengaruhi oleh kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dari tahun ke tahun, serta kemungkinan adanya penambahan aset selama periode pelaporan.

Sebagai informasi, Ir. Aep Surahman mulai menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Indramayu pada 1 Juni 2023. Ia kemudian dilantik sebagai Penjabat Sekda pada 13 Juni 2023 oleh Bupati Nina Agustina dan resmi dikukuhkan sebagai Sekda definitif Kabupaten Indramayu pada Desember 2023 dari sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari tahun 2018.

Sekda Indramayu, Aep Surahman belum memberikan komentar. Saat di hubungi awak media ini lewat pesan WhatsApp nya, Jumat dan Sabtu (24-25/4/2026) tidak merespon. Dalam beberapa kesempatan, saat dikonfirmasi Sekda Aep Surahman memilih banyak bungkam lantaran mengaku mau pensiun tahun ini. 

( MHR )

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Beri Bingkisan ke Anak Dengan HIV/AIDS Di Indramayu





Indramayu, Sergaptarget.com Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga (PPN) RU VI Balongan melalui Bidang Sosial dan Budaya Sub Bidang Kerohanian Kristen, kembali menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bingkisan tali kasih untuk Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) yang berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Paskah 2026. Bingkisan yang diberikan pada Paskah tahun ini berjumlah 166 paket, terdiri atas 83 paket berisi sembako, dan 83 paket alat tulis. Selain itu, PWP Kilang Balongan juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 2 Juta untuk tim relawan ADHA di Indramayu.

Santunan ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua Pendamping Bidang Sosial Budaya PWP Tingkat Wilayah RU VI Balongan, Amallia Imam Nurhadi, bersama Ketua Bidang Sosial Budaya PWP RU VI Balongan, Teti Wawan Darmawan, kepada Ketua Relawan ADHA Indramayu Eva Fazriyah, di Ruang Konsistori Komplek Pertamina Bumi Patra Indramayu, beberapa waktu lalu.

Disampaikan Amallia, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Paskah dan merupakan program kerja Bidang Sosial Budaya PWP Kilang Balongan.

“Program ini dibuat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian PWP Kilang Balongan terhadap anak-anak dengan HIV/AIDS di Kabupaten Indramayu,” Ungkap Amallia mewakili Ketua PWP Kilang Balongan, Erlita Yulianto Triwibowo.

Disampaikan Amallia, bingkisan ini diharapkan memberikan manfaat dan keceriaan kepada anak-anak dengan HIV/AIDS di Indramayu, karena sepatutnya mereka perlu kita rangkul agar tidak merasa terkucilkan.

Ketua Relawan ADHA Indramayu Eva Fazriyah dalam kesempatan tersebut tidak bisa membendung rasa harunya atas perhatian PWP Kilang Balongan yang begitu peduli dengan anak-anak penderita HIV/AIDS. Bingkisan tali kasih ini, kata Eva, adalah kali ke empat yang diberikan PWP Kilang Balongan.

Disampaikan Eva, saat ini ADHA di Indramayu jumlahnya cukup banyak, namun saat ini jumlah anak yang didampingi Relawan ADHA berjumlah 83 anak.

“Anak-anak kami dampingi dari sisi sosial, pendidikan, lingkungan dan terutama kesehatannya,” ungkap Eva.

Dengan perhatian yang diberikan PWP Kilang Balongan, diungkapkan Eva, pasti akan memberikan motivasi kepada ADHA untuk tetap semangat dalam menjalani hari-hari seperti anak normal lainnya.

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation and CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, mewakili perusahaan menyampaikan apresiasi terhadap program aksi nyata bakti sosial yang dilaksanakan PWP Kilang Balongan ini.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana dalam meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat sekitar, serta mendukung pembangunan sosial di masyarakat,” ungkap Cecep.

 
(Nana. S)

Pembagian Banpan Di Desa Segeran kidul kec. Juntinyuat Diduga dipungut 20 Ribu Rupiah Per KPM





Indramayu,  Sergaptarget.com Penyaluran Bantuan Pangan (Banpan) berupa beras dan minyak goreng di Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan serius. Sejumlah warga mengaku dimintai pungutan sebesar Rp20.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) saat mengambil bantuan pada Jumat, 24 April 2026.

Seorang ibu rumah tangga berinisial YN, warga Blok Langgar, mengaku keberatan atas pungutan tersebut. Ia menilai bantuan yang seharusnya diterima gratis justru dibebani biaya tambahan.

“Beras 20 kilo sama minyak 4 liter itu hak kita. Kenapa masih dipotong Rp20 ribu? Katanya buat uang capek panitia. Tapi kan harusnya gratis,” ujarnya kepada awak media Senin (28/4/2026).

I
Dalam lembar dokumen daftar KPM Banpan Desa Segeran Kidul. Ter tulis Beberapa inisial yang tercatat diantaranya, Rsm-blok Jatigentong, Rn blok Mundu, Ris blok blok Mundu, Rns blok Bedug, Yds blok Mundu, Yln blok Bedug, Yne blok Bedug, bukti tanda tangan ini menguatkan bahwa warga benar telah menerima bantuan yang memuat data lengkap penerima, termasuk NIK, lokasi blok, QR Code, serta tanda tangan. Dokumen tersebut memperkuat bahwa bantuan benar telah disalurkan kepada warga.

Berdasarkan laporan sisa PBP Maret 2026 Desa Segeran Kidul, total alokasi bantuan mencapai 2.100 PBP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.091 PBP telah disalurkan 100 persen, dengan rincian:
Normal: 1.270 PBP
Perwakilan 1 KK: 322 PBP
Perwakilan beda KK: 93 PBP
Pengganti: 406 PBP
Sementara 9 PBP lainnya belum diserahkan.

Jika pungutan Rp20.000 per KPM benar dilakukan terhadap 2.091 penerima, maka total dana yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp41.820.000. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait peruntukan dana tersebut maupun pihak yang bertanggung jawab.

Padahal, pemerintah pusat telah menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial harus disalurkan tanpa pungutan. Hal ini diatur dalam:
Perpres Nomor 86 Tahun 2018 Pasal 8 (larangan pungutan)
UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
UU Tipikor Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 Pasal 12 huruf e. Jika terbukti, praktik tersebut berpotensi masuk kategori pungutan liar (pungli) dengan ancaman pidana 4 hingga 20 tahun penjara.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh salah satu awak media yang meliput pada Senin (28/4/2026) pukul 12.03 WIB, Kuwu Segeran Kidul, Casnita, hanya memberikan jawaban singkat:
“Lagi Bintek ning Cirebon”

Dan mengirimkan foto kegiatan bimbingan teknis (bimtek), namun tidak menjawab substansi pertanyaan yang diajukan, yakni: Status pungutan Rp20.000/KPM, dasar hukum jika pungutan tersebut resmi.

Langkah yang akan diambil jika pungutan dilakukan oknum, sikap tersebut memicu kekecewaan warga. Sejumlah warga menilai Kuwu tidak responsif terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
“Kuwu baru menjabat tiga bulan sudah muncul masalah seperti ini. Ada apa dengan desa kita?” ujar Ahmad (53).

“Kuwu harus bertanggung jawab, jangan diam,” tambah War (49).
“Kami minta pemerintah segera turun tangan,” kata YN (48).

Mengacu pada UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 5, pejabat publik berkewajiban melayani hak jawab wartawan. Respons yang tidak substantif justru memperbesar kecurigaan publik terhadap dugaan praktik pungli tersebut.

Tim media mendesak Camat Juntinyuat dan Inspektorat Kabupaten Indramayu untuk segera melakukan investigasi menyeluruh.

Perkembangan lanjutan serta hak jawab dari Kuwu Casnita akan dimuat pada pemberitaan berikutnya.


(Nana. S)