Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Jaga Marwah Demokrasi, Sat Binmas Polres Indramayu Ajak Peserta Aksi Damai Tertib di Jalan.

Indramayu, Sergaptarget.com Sat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar berkomitmen penuh untuk menjamin kelancaran serta keamanan p...

Postingan Populer

Kamis, 16 April 2026

Jaga Marwah Demokrasi, Sat Binmas Polres Indramayu Ajak Peserta Aksi Damai Tertib di Jalan.





Indramayu, Sergaptarget.com Sat Binmas Polres Indramayu Polda Jabar berkomitmen penuh untuk menjamin kelancaran serta keamanan penyampaian aspirasi masyarakat di muka umum. 

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran petugas yang memberikan himbauan langsung kepada massa aksi di titik kumpul Area Sport Centre Indramayu, Rabu pagi (15/04/2026).

Dipimpin oleh KBO Sat Binmas Polres Indramayu, IPTU Tasim, S.IP., didampingi Kanit Bintibmas Aiptu Asikin, jajaran kepolisian menemui masyarakat yang bersiap melakukan long march menuju Kantor Kejari dan Pendopo Kabupaten Indramayu. 

Pendekatan ini dilakukan secara humanis guna memastikan marwah demokrasi tetap terjaga tanpa mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, menjelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah peserta aksi bertujuan sebagai mitra untuk memastikan keamanan bagi semua pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat luas.

"Kami hadir untuk mengawal agar aspirasi yang disampaikan berjalan lancar. Pihak Sat Binmas memberikan pesan-pesan Kamtibmas agar massa aksi menjaga kondusivitas, tidak anarkis, serta tetap menghormati hak-hak pengguna jalan lainnya selama dalam perjalanan," ujar AKP Tarno kepada awak media.

Dalam dialognya bersama warga, IPTU Tasim menekankan pentingnya menjaga kesantunan dalam berorasi. 

Peserta aksi dihimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin memicu kericuhan. Segala bentuk penyampaian pendapat diharapkan tetap berada dalam koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Polri mendukung penuh hak setiap warga negara untuk berpendapat. Namun, kami titipkan pesan agar dilakukan dengan cara yang santun dan damai. Situasi Kamtibmas di Kabupaten Indramayu yang sudah kondusif ini harus kita jaga bersama-sama," tambah IPTU Tasim.

Polres Indramayu memastikan akan terus melakukan pengawalan melekat hingga seluruh rangkaian penyampaian aspirasi selesai dengan aman.

(Nana. S)

Nelayan KM Jelita Jaya Yang Hilang Di Perairan Indramayu Ditemukan Oleh TIM SAR Gabungan





Indramayu,Sergaptarget.com Kerja Keras dan ektra tim SAR  gabungan terhadap nelayan KM Jelita Jaya yang dilaporkan hilang di perairan Indramayu akhirnya membuahkan hasil Pada hari kedua, Selasa (14/4/2026), korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan penyisiran intensif di perairan Eretan.

Operasi  ini  sinergi antara Satpolairud Polres Indramayu, Ditpolairud Polda Jabar, dan tim Basarnas Kabupaten Cirebon guna memberikan kepastian bagi keluarga korban.

Kapolres Indramayu menjelaskan bahwa operasi dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan mengerahkan Kapal Patroli Polisi VIII-2005. Penemuan jenazah bermula dari laporan nakhoda perahu “SRI MILIK”, Raswandi, yang sedang melaut di sekitar perairan Eretan Kulon.

Saat sedang menarik jaring  sang nakhoda terkejut mendapati sosok jenazah yang terlilit jaring.informasi tersebut segera dilaporkan dan  langsung direspons oleh tim SAR yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Jenazah ditemukan di titik koordinat 06°17.250′ LS 108°03.750′ BT. Tim SAR gabungan segera bergerak ke titik tersebut untuk melakukan evakuasi dramatis dengan bantuan para nelayan setempat,” ungkap Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui keterangan resminya.

Setelah proses pengangkatan yang cukup menantang, jenazah korban yang diidentifikasi bernama Tarno tersebut berhasil dievakuasi ke atas kapal patroli. Sekitar pukul 10.00 WIB, tim tiba di Dermaga Pelabuhan Perikanan Eretan Kulon.

Pihak kepolisian bersama pengurus KUD Mina Bahari langsung mendampingi proses pemulangan jenazah menuju rumah duka di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Polres Indramayu juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa pejuang nafkah di laut tersebut.

Di sela-sela operasi SAR, personel Satpolairud tetap menjalankan fungsi preventif dengan memberikan imbauan langsung kepada para nelayan di tengah laut. Polisi meminta masyarakat nelayan untuk selalu waspada dan tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

“Kami meminta para nelayan untuk selalu memantau prakiraan cuaca. Keselamatan adalah yang utama guna mencegah kecelakaan laut serupa di masa mendatang,” tegas AKBP Mochamad Fajar Gemilang.

Sinergi yang ditunjukkan oleh Polri, Basarnas, dan masyarakat nelayan dalam operasi ini membuktikan kuatnya semangat gotong royong dalam penanggulangan musibah di wilayah pesisir Indramayu. Polisi juga mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan bersama. 

(Nana. S)

Rabu, 15 April 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Kuningan Tebar 2.000 Benih Ikan Bawal di Lahan SAE

Kuningan – Dalam upaya mendukung program pembinaan kemandirian sekaligus memperkuat ketahanan pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan melaksanakan kegiatan penanaman benih ikan bawal di kolam Lahan SAE, Rabu (15/04).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, jajaran pejabat struktural, staf, peserta program magang, serta warga binaan yang turut dilibatkan secara aktif dalam proses kegiatan.

Sebanyak 2.000 benih ikan bawal ditebar ke dalam dua kolam yang berada di area Lahan SAE. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan di sektor perikanan, yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses penebaran benih hingga monitoring awal kondisi kolam. Hal ini menjadi sarana pembelajaran keterampilan budidaya perikanan yang diharapkan dapat menjadi bekal positif setelah mereka kembali ke masyarakat.

Selain sebagai media pembinaan, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan. Dengan pengelolaan yang baik, hasil budidaya ikan bawal diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendukung kebutuhan pangan di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga semangat untuk mandiri dan produktif,” ujarnya.

Ke depan, perawatan dan pengawasan terhadap kolam serta benih ikan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Evaluasi berkala juga akan dilaksanakan guna memastikan hasil budidaya dapat optimal dan memberikan manfaat yang maksimal.

Melalui program ini, Lapas Kuningan terus berkomitmen menciptakan pembinaan yang berdampak nyata, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan secara berkelanjutan.

(Agus Hermawan)

Penguatan Pembinaan dan Transparansi, Hakim Pengawas Lakukan WASMAT di Lapas Kuningan

Kuningan – Dalam rangka memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan sesuai ketentuan serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri Kuningan melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (WASMAT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan, Rabu (15/04).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut dihadiri oleh Hakim Pengawas dan Pengamat Pengadilan Negeri Kuningan, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, jajaran pejabat struktural, petugas lapas, serta warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, tim Kimwasmat melakukan wawancara langsung terhadap sejumlah warga binaan yang telah mendapatkan putusan dari Pengadilan Negeri Kuningan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan dan pengamatan terhadap kondisi warga binaan serta pelaksanaan program pembinaan yang berjalan di dalam lapas.
Tidak hanya itu, rombongan juga meninjau berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari blok hunian, layanan wartel di dalam blok, hingga fasilitas pembinaan. Kegiatan pembinaan kemandirian seperti pembuatan peci peupeujeuh dan produksi roti turut menjadi perhatian dalam peninjauan, yang menunjukkan aktivitas produktif warga binaan. Peninjauan juga dilakukan pada dapur sehat sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan makan warga binaan.

Dari hasil kegiatan, secara umum pelaksanaan pengawasan dan pengamatan berjalan dengan baik serta memberikan gambaran nyata mengenai kondisi Lapas Kelas IIA Kuningan. Warga binaan yang diwawancarai menunjukkan sikap kooperatif dan berperilaku baik. Program pembinaan, baik kemandirian maupun kepribadian, dinilai berjalan optimal dan aktif.

Selain itu, sarana dan prasarana pendukung seperti blok hunian, wartel, serta dapur sehat berfungsi dengan baik. Kegiatan pembinaan yang berjalan juga mencerminkan produktivitas warga binaan serta adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pembinaan.

Melalui kegiatan WASMAT ini, diharapkan pelaksanaan pembinaan dan pelayanan di Lapas Kelas IIA Kuningan dapat terus ditingkatkan dan semakin optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi efektif dalam memastikan standar pembinaan terpenuhi, sekaligus mendorong peningkatan sarana dan penguatan program pembinaan ke depan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan serta memberikan pembinaan yang berdampak positif bagi warga binaan.

(Agus Hermawan)

Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga



Papua, - Suasana pagi di wilayah pegunungan Papua Tengah yang biasanya tenang mendadak berubah mencekam. Tiga warga Orang Asli Papua (OAP), terdiri dari seorang perempuan dewasa dan dua anak-anak, dilaporkan menjadi korban penembakan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Rabu (15/4/2026).

Informasi mengenai peristiwa ini pertama kali diterima warga Kampung Tirineri, Distrik Yambi, Kepala suku setempat, Dianus Enumbi, menemukan para korban dalam kondisi terluka di sebuah honai milik Gerson Telenggeng, akibat tembakan dari kelompok OPM Lekagak Talenggeng.

Dengan penuh kepedulian, Dianus segera mencari bantuan. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada aparat TNI di wilayah setempat, berharap para korban segera mendapatkan pertolongan medis. “Beberapa warga dari Sinak mengalami luka akibat tembakan dan saat ini berada di Kampung Tirineri. Kami berharap mereka segera dievakuasi ke Rumah Sakit Mulia,” ujar Dianus.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Pengamanan Satgas TNI Kewilayahan bergerak cepat, menuju lokasi. Setibanya di lokasi, tenaga kesehatan Yonif 743/PSY dari langsung memberikan pertolongan pertama. Luka para korban dibersihkan dan ditangani secara darurat, terutama dua anak yang mengalami luka ringan.

Proses penanganan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan tokoh adat setempat, mencerminkan solidaritas di tengah situasi sulit. Sementara itu, ambulans dari PMI bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat kampung, tokoh adat, PMI, serta Kodim 1714/Puncak Jaya, guna memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

“Fokus utama kami saat ini adalah keselamatan dan penanganan para korban,” ujarnya.

Hingga kini, personel TNI masih terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari korban dan warga sekitar untuk mengungkap lebih lanjut kelompok OPM yang melakukan penembakan terhadap warga Distrik Sinak.

Di tengah peristiwa ini, harapan terbesar datang dari masyarakat agar para korban segera pulih, dan situasi keamanan di wilayah tersebut kembali kondusif.

(Sumber: Pen Koops TNI Habema)
Uploaded Image

Tinjau Lokasi Banjir, Dandim 0735/ Surakarta Salurkan Bantuan Sembako

Surakarta - Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Arief Handoko Usman, S.H., didampingi Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo S.Sos dan Komunitas Solo Peduli melaksanakan kunjungan di lokasi bencana banjir di wilayah Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Rabu (15/04/2026).

Selain meninjau langsung kondisi di lokasi banjir, Dandim 0735/Surakarta sekaligus memberikan bantuan sembako untuk korban bencana banjir warga masyarakat Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan.

Dandim mengatakan, kegiatan pemberian sembako kepada korban banjir yang dilakukan ini merupakan wujud bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap warga masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan sandang pangan akibat dampak bencana banjir yang diakibatkan hujan deras yang mengguyur kota Surakarta dari tadi malam.

“Selain memberikan bantuan sembako terhadap warga masyarakat yang rumah tinggalnya terkena dampak bencana banjir serta mendirikan Posko Banjir dan melakukan kegiatan memonitor lokasi bencana banjir,” terang Dandim.

Dandim menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian TNI khususnya Kodim 0735/Surakarta terhadap masyarakat yang mengalami musibah, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban yang mengalami musibah banjir.

“Kami berharap mudah-mudahan air segera surut, tidak ada lagi banjir, aman dan kondusif agar warga masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala,” pungkasnya.

Sementara itu beberapa orang warga yang menerima bantuan sembako terlihat kegembiraannya karena pada saat terkena musibah banjir, dari Kodim 0735/Surakarta masih peduli dengan sigap dan cepat untuk memberikan bantuan serta pertolongan.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

PENYAMARAN BERDARAH DINGIN "LETKOL GADUNGAN" BERAKHIR DI TANGAN SATRESKRIM POLRESTA CIREBON

​Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil menggulung seorang predator penipuan yang nekat mencoreng institusi TNI. Pelaku yang menggunakan identitas palsu sebagai Perwira Menengah TNI berpangkat Letkol, diringkus setelah melancarkan aksi tipu-tipu dengan modus menjanjikan kelulusan menjadi anggota Korps Baret Merah (Kopassus).

​Tersangka berinisial DGR (43), warga Bulakamba, Brebes, diringkus setelah aksi teatrikalnya terbongkar. Kepada korbannya, DGR dengan sangat meyakinkan mengaku sebagai Guru Militer (Gumil) di Cilendek, Bogor, sekaligus anggota aktif Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan ambisi mulia seorang prajurit muda TNI-AD berinisial AFM, yang memiliki impian besar untuk mengabdi di satuan elite Kopassus.

​"Pelaku memainkan psikologis korban dengan janji manis bisa memuluskan jalan menuju Kopassus. Kemudian meminta mahar puluhan juta rupiah demi jabatan yang ia tawarkan, padahal semuanya adalah fiktif dan murni penipuan," ujar Kombes Pol Imara Utama.

​Aksi penipuan ini bermula pada awal tahun 2026. Melalui perantara, korban yang merupakan seorang PNS bertemu dengan tersangka. Dalam pertemuan tersebut, tersangka DGR tampil sangat meyakinkan sebagai sosok perwira tinggi yang memiliki pengaruh besar di pusat pendidikan militer.

"​Tuntutan Pelaku Meminta uang sebesar Rp 66 juta. Korban juga telah mentransfer uang secara bertahap sebanyak 4 kali dengan total mencapai Rp 40 juta melalui mesin EDC dan ATM di wilayah Losari, Cirebon," katanya.

Menurut dia, ​Kecurigaan mulai timbul saat korban menyadari adanya kejanggalan dalam prosedur yang dijanjikan. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Kodim Brebes dan Polresta Cirebon, jebakan pun disiapkan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

​Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memuluskan aksinya. Diantaranya Kaos Loreng TNI Lengan Panjang yang digunakan untuk meyakinkan korban, handphone yang berisi riwayat transaksi dan komunikasi penipuan, KTP, SIM, dan tas hitam.

​Saat ini, tersangka DGR telah mendekam di sel tahanan Polresta Cirebon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara yang setimpal.

"​Polresta Cirebon mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam pendidikan militer maupun kepolisian dengan imbalan uang," pungkasnya.

(Agus Hermawan)

Respon Cepat Polresta Cirebon Tangani Kebakaran Rumah di Desa Galagamba Ciwaringin​

Warga Desa Galagamba, Ciwaringin mendadak geger. Suasana pagi yang tenang pada Selasa (14/04/2026) berubah menjadi mencekam setelah api raksasa tiba-tiba berkobar dan melahap habis kediaman warga bernama Sarkun.
​Peristiwa bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Saksi mata di lokasi, Didi, mengaku melihat kepulan asap hitam pekat yang keluar dari sela-sela atap rumah korban. Tanpa pikir panjang, ia merangsek masuk ke area dapur yang ternyata sudah menjadi Lautan Api.

​Mendapat laporan darurat, jajaran Polsek Ciwaringin langsung bergerak bak kilat menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api yang terus mengganas.

​Petugas berjibaku melawan panasnya api selama hampir dua jam. Setelah perjuangan dramatis, api akhirnya berhasil ditaklukkan total pada pukul 09.30 WIB.

​Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian yang diderita Bapak Sarkun sangat menyakitkan. Harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun ludes menjadi abu dengan taksiran kerugian mencapai Rp 200 juta.
Saat ini, lokasi kejadian pun telah dipasang garis polisi. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam.

​"Kami sudah terjunkan tim untuk olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Fokus kami saat ini adalah memastikan penyebab pasti sumber api dan menjamin keamanan di sekitar lokasi pasca-kejadian," tegas Kombes Pol Imara Utama.

​Kini, puing-puing bangunan di RT 12/06 Desa Galagamba itu menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya amukan si jago merah di pagi yang kelabu tersebut. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa mengintai kapan saja.((Babil))

Tradisi tahunan Mapag Sri Desa Rawa dalam, Meriah Hadirkan Sandiwara Sinare Kober


INDRAMAYU, Radius.com – Tradisi adat tahunan Mapag Sri kembali digelar masyarakat Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pada Rabu malam, 15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman Kantor Balai Desa Rawadalem dengan menghadirkan berbagai hiburan seni budaya.

Acara Mapag Sri merupakan tradisi adat sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen serta harapan untuk keberkahan musim tanam berikutnya.

Dalam kegiatan ini melibatkan masyarakat Desa Rawadalem, tokoh adat, pemerintah desa, serta menghadirkan pagelaran seni sandiwara dari grup Sinare Kober yang dipimpin oleh Caya Kaeri, berasal dari Desa Longok, Kecamatan Sliyeg.

Dilaksanakan pada Rabu malam Kamis, 15 April 2026.
Bertempat di Kantor Balai Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Tradisi ini digelar sebagai wujud pelestarian budaya leluhur sekaligus ungkapan syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil bumi yang diperoleh.
Acara dikemas dengan meriah melalui pagelaran seni sandiwara Sinare Kober yang menjadi daya tarik utama. Warga tampak antusias memadati lokasi acara untuk menyaksikan pertunjukan sekaligus mempererat kebersamaan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga serta menjadi ajang silaturahmi masyarakat Desa Rawadalem.Indramayu.

( MHR )

Respon Cepat Polresta Cirebon Tangani Kebakaran Rumah di Desa Galagamba Ciwaringin​

Warga Desa Galagamba, Ciwaringin mendadak geger. Suasana pagi yang tenang pada Selasa (14/04/2026) berubah menjadi mencekam setelah api raksasa tiba-tiba berkobar dan melahap habis kediaman warga bernama Sarkun.
​Peristiwa bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Saksi mata di lokasi, Didi, mengaku melihat kepulan asap hitam pekat yang keluar dari sela-sela atap rumah korban. Tanpa pikir panjang, ia merangsek masuk ke area dapur yang ternyata sudah menjadi Lautan Api.

​Mendapat laporan darurat, jajaran Polsek Ciwaringin langsung bergerak bak kilat menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api yang terus mengganas.

​Petugas berjibaku melawan panasnya api selama hampir dua jam. Setelah perjuangan dramatis, api akhirnya berhasil ditaklukkan total pada pukul 09.30 WIB.

​Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian yang diderita Bapak Sarkun sangat menyakitkan. Harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun ludes menjadi abu dengan taksiran kerugian mencapai Rp 200 juta.
Saat ini, lokasi kejadian pun telah dipasang garis polisi. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam.

​"Kami sudah terjunkan tim untuk olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Fokus kami saat ini adalah memastikan penyebab pasti sumber api dan menjamin keamanan di sekitar lokasi pasca-kejadian," tegas Kombes Pol Imara Utama.

​Kini, puing-puing bangunan di RT 12/06 Desa Galagamba itu menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya amukan si jago merah di pagi yang kelabu tersebut. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa mengintai kapan saja.

(Agus Hermawan)

Bupati Imron Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu dalam Pembangunan Keluarga

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menegaskan pentingnya peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Tim Pembina Posyandu dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Hal itu disampaikan Imron saat pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Cirebon Tahun 2026 di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (14/4/2026).

Dalam sambutannya, Imron optimis para pengurus mampu menjalankan tugas dengan baik, serta mendorong kemajuan gerakan PKK dan pembinaan Posyandu di wilayah masing-masing.

Ia menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan amanah dari regulasi pemerintah, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, yang mengatur bahwa istri kepala daerah dan camat secara ex officio menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu.

Lebih lanjut, Imron menekankan PKK dan Posyandu memiliki peran krusial dalam mendukung program prioritas nasional yang tertuang dalam visi misi Presiden dan Wakil Presiden RI.

Menurutnya, kedua lembaga tersebut menjadi pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

Ia menyebutkan, melalui 10 Program Pokok PKK, upaya peningkatan kualitas hidup keluarga dilakukan di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan hidup.

Sementara Posyandu berperan sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.

“Program PKK dan Posyandu perlu dilaksanakan dengan prinsip kemitraan, keswadayaan dan kegotongroyongan,” katanya.

Selain itu, ia meminta agar dilakukan pemetaan program prioritas, seperti ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberian makanan bergizi bagi anak, serta peningkatan pelayanan sosial dasar.

Imron juga menyoroti pentingnya penguatan integrasi sosial yang dinilai mengalami penurunan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program kesejahteraan keluarga sangat bergantung pada sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

“Kolaborasi dan sinergi antara PKK, Posyandu, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan. Tidak ada satu pihak pun yang dapat bekerja sendiri,” ujarnya.

Imron mengajak seluruh kader PKK dan Posyandu untuk mendukung visi dan misi kepala daerah. Ia menilai peran kader sangat penting, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan keluarga.

Ia berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara optimal demi percepatan pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon, Nunung Roosmini menyampaikan keyakinannya terhadap komitmen para ketua yang baru dilantik dalam menjalankan amanah.

“Saya percaya, bahwa Ketua Tim Penggerak PKK akan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya disertai penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan yang dipercayakan untuk meningkatkan peran serta PKK dalam mewujudkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya. (DISKOMINFO)

Meriah dan Sarat Tradisi! Nadran Limbangan 2026 Suguhkan Wayang, Sepak Bola hingga Pelepasan Kapal Laut


INDRAMAYU, Radius102.com – Pemerintah Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, menggelar Sea Party Nadran Limbangan 2026 yang 
berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 April 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil laut sekaligus upaya melestarikan budaya warisan leluhur.


Sea Party Nadran merupakan rangkaian kegiatan adat dan hiburan rakyat yang diisi dengan pertunjukan seni budaya, olahraga, hingga prosesi sakral pelepasan replika kapal laut.


Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Limbangan di bawah kepemimpinan Kuwu H. Nurwenda, bekerja sama dengan KPL Mina Sejati Jaya yang diketuai Tohadi, serta didukung masyarakat setempat dan Karang Taruna Desa Limbangan.


Kegiatan berlangsung pada 12–15 April 2026, dengan puncak acara pada Rabu, 15 April 2026.


Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.


Tradisi nadran digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang melimpah, sekaligus mempererat kebersamaan warga dan menjaga kelestarian budaya lokal.


Acara dikemas meriah dan variatif, di antaranya:

Pagelaran wayang kulit purwa oleh Ki Dalang Sudarso dengan lakon Prawa Sejati (12–15 April 2026)

Pertandingan sepak bola antar klub pada Selasa, 14 April 2026 pukul 15.30 WIB

Sandiwara “Sinare Kober” (14 April 2026)

Puncak acara pelepasan replika kapal laut (15 April 2026)

Sandiwara “Sangkala Dzatimurni” (15 April 2026)

Kuwu Desa Limbangan, H. Nurwenda, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana memperkuat nilai gotong royong masyarakat pesisir.
“Melalui nadran ini, kami berharap masyarakat semakin kompak, budaya tetap lestari, dan hasil laut ke depan semakin melimpah,” ujarnya.

Selain itu, semangat sportivitas juga tampak dalam pertandingan sepak bola persahabatan antar klub yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Pertandingan secara resmi dibuka oleh Kuwu H. Nurwenda melalui tendangan pertama di Lapangan Sepak Bola Desa Limbangan, disambut antusias ratusan warga.

Pertandingan ini diikuti klub-klub dari wilayah Indramayu hingga Cirebon dan bertujuan menjadi ajang silaturahmi sekaligus pencarian bibit pemain muda berbakat.
“Sepak bola bukan hanya soal menang kalah, tetapi ajang mempererat persaudaraan dan menjauhkan pemuda dari hal-hal negatif,” tegasnya.

Dengan kemeriahan dan nilai budaya yang kental, Sea Party Nadran Limbangan 2026 diharapkan mampu menarik antusiasme masyarakat serta menjadi momentum kebersamaan yang penuh makna bagi warga Desa Limbangan dan sekitarnya. (MHR)

Tradisi Pesta Laut Nadran di Indramayu yang Meriah dan mukau


Indramayu,Radius102.Com, Suatu peristiwa unik dan meriah, terjadi di Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu,Ribuan masyarakat Desa Limbangan berkumpul untuk merayakan tradisi Pesta Laut, yang juga dikenal dengan sebutan Nadranan, pada hari Kamis (15/04/2026).

Acara ini diadakan oleh Ketua KPL Mina Sejati Jaya yang bekerjasama dengan pemerintah desa setempat.
Pesta laut atau Nadranan adalah tradisi kuno yang telah berlangsung selama berabad abad. Tradisi ini masi terus tetap dilestarikan oleh para nelayan dengan bertujuan untuk memberikan ungkapan rasa shyukur kepada Allah SWT atas berkah rezeki yang diberikan melalui kekayaan alam yang terdapat di laut.

Tohadi, Ketua KPL Mina Sejati Jaya, menyatakan rasa shyukur atas terselenggaranya acara pesta laut tahun ini, Dia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia Nadranan serta semua pihak yang telah terlibat, termasuk unsur RT/RW dan Karang taruna setempat yang turut membantu menjadikan acara pesta laut berjalan lancar dan tanpa hambatan."Kami juga sebagai ketua panitia Nadranan sangat puas dengan kerjasama para nelayan yang berhasil menggalang dana, dengan melibatkan sebanyak 300 perahu nelayan yang bersandar di baroh kali limbangan." Ujarnya
Tradisi pesta laut ini diadakan setiap setahun sekali, selain sebagai ungkapan syukur kepada sang pencipta, masyarakat juga memberikan sesajian berupa nasi tumpeng berbagai macam makanan, dan bahkan kepala kerbau yang ditempatkan di dalam sebuah kapal kecil yang telah dirakit dan dihiasi oleh panitia Nadranan. Kapal kecil tersebut kemudian dilepas ke tengah laut,tentu saja dgn diiringi doa dan puji syukur ke Sang Pencipta Allah SWT,acara dihadiri dan ditemani oleh satuan polair dan beberapa prahu nelayan dalam sebuah perarakan khusus.kapal kecil kemudian ditinggalkan di tengah laut sekitar 2 kilometer dari daratan.

"Pesta laut tahun ini sungguh meriah,dengan banyak hiburan yang disajikan,termasuk pagelaran sandiwarah,wayang kulit, dan pertandingan sepak bola antar kecamatan." tambah Tohadi.

Kepala Desa Limbangan juga selaku ketua APDESI Se Kecamatan Juntinyuat, Kuwu H.Nurwenda,menyampaikan simpati dan dukungannya kepada panitia pesta laut Nadranan dan seluruh komunitas nelayan yang telah berhasil melaksanakan tradisi ini dengan sukses. Ia juga memberikan pesan penting kepada para nelayan untuk selalu berhati-hati ketika mereka melaut,mengingat adanya berbagai bahaya di laut, kuwu nurwenda juga mengingatkan agar para nelayan selalu melengkapi diri dengan peralatan yang tepat, seperti ansuransi kecelakaan,kartu PAS perahu,"Dengan semua persiapan yang lengkap,kita dapat menghadapi berbagai kebutuhan dengan lebih tenang."pesannya.

Semoga,dari tahun ketahun pesta laut Nadranan semakin meriah dan pendapatan para nelayan semakin bertambah,tradisi ini merupakan bagian penting dari budaya dan identitas masyarakat pesisir indramayu yang perlu dilestarikan dengan bangga.( MHR.Fonny).

Selasa, 14 April 2026

Razia Tempat Hiburan Malam, Polres Rohul Amankan 5 Pengunjung Positif Narkoba

ROKAN HULU / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu menggelar razia besar-besaran di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), Senin (13/4/2026) malam hingga dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah tegas dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu.

     "Razia diawali dengan apel gabungan di Mapolres Rokan Hulu sekitar pukul 23.30 WIB yang melibatkan personel kepolisian bersama organisasi masyarakat. Apel dipimpin jajaran pejabat utama Polres, termasuk Kabag Ops, Kasat Resnarkoba, Kasat Binmas, serta unsur Propam dan personel dari Polsek Rambah.

     "Usai apel, tim gabungan langsung bergerak menyisir sejumlah titik yang menjadi sasaran, seperti tempat hiburan malam, karaoke, kafe, hingga lokasi yang kerap dijadikan titik kumpul masyarakat.

     "Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan patroli dan penyelidikan di lokasi rawan, tetapi juga memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar menjauhi narkoba serta tidak terlibat dalam peredaran gelap.

     "Hasilnya, petugas menemukan lima orang pengunjung di dua lokasi berbeda yang dinyatakan positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine.

     "Di salah satu kafe yang berada di kawasan Jalan Lingkar, Kecamatan Rambah, tiga orang pengunjung terdiri dari satu pria dan dua wanita terindikasi menggunakan zat terlarang, masing-masing positif tetrahydrocannabinol (THC) dan methamphetamine.

     "Sementara di kafe lainnya yang juga berlokasi di wilayah Kecamatan Rambah, dua orang pengunjung—satu pria dan satu wanita—turut dinyatakan positif dengan jenis zat yang sama. Seluruhnya langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Rokan Hulu untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh Satresnarkoba.

     "Selain itu, petugas juga melakukan penyelidikan di sejumlah lokasi karaoke di sepanjang Jalan Lingkar yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

     "Pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), khususnya dalam menekan peredaran narkoba di wilayah Rokan Hulu.

     “Razia ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar salah satu perwira di lokasi.

     "Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. *(Humas Polres Rohul)*

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Babinsa Awasi Ketat Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kelurahan Sangkrah

Surakarta - Sertu Eko, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Surakarta terus memantau langsung proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya.

Menurut Sertu Eko, kegiatan pembangunan berjalan sesuai rencana. “Kami terus mendampingi para pekerja di lapangan untuk memastikan setiap tahap pekerjaan dilakukan dengan baik, mengutamakan kualitas material serta aspek keamanan kerja,” ujarnya saat memantau lokasi pembangunan.

"Pembangunan KDKMP di Kelurahan Sangkrah merupakan bagian dari program nasional pembentukan koperasi desa di seluruh Indonesia."ujarnya.

"Keterlibatan Babinsa dalam pengawasan ini sejalan dengan peran TNI AD sebagai pendamping masyarakat di tingkat desa, guna mempercepat realisasi infrastruktur ekonomi desa."tuturnya.

"Kodim 0735/Surakarta melalui Koramil 05/Pasar Kliwon berkomitmen terus mendukung program prioritas pemerintah daerah ini. “Babinsa siap mendampingi hingga gedung selesai dan koperasi benar-benar berjalan, demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera,” pungkas Sertu Eko.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Peran Aktif Babinsa Kepatihan Wetan Dalam Pendistribusian Bantuan Beras Kepada Warga Kurang Mampu

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono bersama Linmas membantu pendistribusian bantuan beras kepada warga kelurahan Kepatihan Wetan bertempat di Pendhopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres, Senin ( 13/04/2026)

Bantuan langsung beras yang ditempatkan di pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan di peruntukan kepada warga masyarakat yang kurang mampu sejumlah 202 KK setiap warga mendapatkan 20 kg/@ dan minyak goreng 4 liter.

Sertu Budiono mengungkapkan, bantuan sosial non tunai dari pemerintah dibagikan dengan secara langsung kepada masyarakat yang berada di Kelurahan Kepatihan Wetan, dan didampingi secara langsung oleh Babinsa dan Linmas serta staf kelurahan.

” Kegiatan ini merupakan salah satu tugas kami sebagai aparat komando kewilayahan sehingga diharapkan bantuan paket sembako berisikan 2 karung beras dengan kemasan 10 Kg dan 4 liter minyak goreng dibagikan tepat sasaran” dan di peruntukan bagi yg benar- benar membutuhkan,”ungkap Sertu Budiono

Dia juga menyampaikan, dirinya akan terus melakukan membantu dan pendampingan proses penyaluran segala jenis bantuan sosial, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Dengan adanya bantuan sosial dari pemerintah berupa beras diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat kelurahan Kepatihan Wetan yang benar-benar berhak menerima. Semoga bantuan kali ini bermanfaat dan tepat sasaran sesuai yg di harapkan pemerintah pusat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Patroli Besar-Besaran Polres Rokan Hulu Amankan Pelaku dan Bongkar Jaringan Narkoba



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Polres Rokan Hulu bersama jajaran Polsek menggelar patroli skala besar dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Senin (13/4/2026).

     "Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan personel berseragam maupun tidak berseragam, serta didukung unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda. Sasaran utama patroli meliputi lokasi rawan peredaran narkoba, pondok atau gubuk yang dicurigai sebagai tempat penyalahgunaan narkotika, serta titik-titik rawan gangguan kamtibmas.

     "Dalam pelaksanaannya, sejumlah temuan berhasil diungkap. Tim gabungan Satresnarkoba bersama Polsek Rambah menemukan berbagai alat bukti penyalahgunaan narkotika di sejumlah gubuk di wilayah Desa Sialang Jaya dan Rambah Tengah Barat, seperti alat hisap sabu, kaca pirex, dan plastik klip. Selain itu, dua orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika turut diamankan beserta barang bukti berupa pil ekstasi dan alat hisap.

     "Tidak hanya itu, di wilayah Kunto Darussalam, petugas menemukan barang bukti sabu seberat sekitar 1,74 gram yang disembunyikan di area kebun, meski terduga pelaku berhasil melarikan diri. Sementara di sejumlah wilayah lain seperti Rokan IV Koto, Kepenuhan, Tambusai, dan Tambusai Utara, petugas juga menemukan berbagai barang bukti seperti bong rakitan, plastik klip, hingga minuman keras yang diamankan dari lokasi hiburan malam.

     "Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si menegaskan bahwa patroli ini tidak hanya bertujuan untuk penindakan, tetapi juga sebagai langkah preventif guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya peredaran narkotika.

     “Patroli skala besar ini merupakan upaya cipta kondisi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kejahatan, terutama narkoba,” ujarnya.

     "Di sejumlah kecamatan seperti Rambah Samo, Rambah Hilir, Kabun, Ujung Batu, Tandun, hingga Bonai Darussalam, patroli berjalan dengan menggandeng masyarakat dan perangkat desa. Hasilnya, tidak ditemukan aktivitas penyalahgunaan narkotika secara langsung, namun petugas berhasil memetakan sejumlah lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi maupun konsumsi narkoba.

     "Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mencegah tindak kriminal lainnya seperti pencurian, curat, curas, dan curanmor. Kehadiran aparat secara langsung di tengah masyarakat dinilai efektif memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

     "Secara keseluruhan, kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif. Polres Rokan Hulu memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. *(Humas Polres Rohul)*

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

KOMPI bersama Komisi II DPRD indramayu Dialog Langsung Dengan Dirjen KKP Terkait Penolakan PSN





Indramayu, Sergaptarget.com.Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu mengajak Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) berdiskusi langsung dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI terkait rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak Pantura, Senin (13/4/2026).

Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah pusat dan para petambak yang terdampak rencana program tersebut.

“Alhamdulillah kami bisa bertemu langsung dengan Dirjen Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu, beserta jajaran direktur. Kami berdiskusi cukup panjang terkait rencana PSN revitalisasi tambak Pantura,” ujar Imron.

Menurut dia, Komisi II secara khusus mengajak Kompi sebagai representasi para petambak yang selama puluhan tahun mengelola tambak, termasuk di lahan Perhutani yang masuk dalam rencana program.

Dalam forum tersebut, perwakilan Kompi yang terdiri dari ketua, sekretaris, hingga pendiri organisasi menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan petambak.

Beberapa poin yang disampaikan antara lain permintaan skema kemitraan apabila PSN tetap dilaksanakan, opsi ganti rugi, hingga usulan penggeseran titik lokasi proyek dari area yang saat ini sudah produktif.

“Mereka meminta agar titik koordinat yang sudah ditentukan dapat dikaji ulang. Karena di lapangan, sebagian lahan tersebut sudah beralih fungsi menjadi sawah bahkan permukiman,” kata Imron.

Ia menambahkan, kondisi tersebut dikhawatirkan menimbulkan persoalan baru apabila tetap dipaksakan, terutama karena sudah ada aktivitas masyarakat di lokasi tersebut.

“Kalau memang bisa, mereka berharap lokasi digeser ke lahan yang hingga saat ini belum digarap dan belum produktif,” ujarnya.

Imron menilai forum diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif, serta menunjukkan adanya kemajuan dalam mencari titik temu antara pemerintah dan masyarakat.

“Forum ini sangat cair dan ada banyak perkembangan positif. Kita melihat ada peluang solusi terbaik yang bisa mengakomodasi semua pihak,” ucap dia.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ruang komunikasi agar tetap terbuka guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurut Imron, saat ini masih banyak informasi yang belum utuh diterima oleh para petambak, termasuk terkait isu nominal kompensasi atau kerohiman.

“Perlu kami tegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan final terkait nominal kerohiman. Semua masih dalam proses pembahasan dan memerlukan kehati-hatian,” katanya.

Ia menjelaskan, penentuan skema kompensasi harus melalui tahapan kajian, termasuk penilaian aset dan penetapan lokasi yang jelas.

Karena itu, Imron mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum pasti.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan KKP untuk mencari formula terbaik. Harapannya, solusi yang dihasilkan bisa adil dan menguntungkan semua pihak,” ujar dia. 

(Nana. S)

Water Meter Air PDAM indramayu Sangat Marak Membuat Warga Resah Ini Kata Humas PDAM




 Indramayu, Sergaptarget.com Ahir - Ahir ini Marak kasus hilangnya puluhan water meter atau meteran air PDAM di  Indramayu, Hal ini menjadi perhatian serius. Pihak Perumdam Tirta Darma Ayu menyebut kejadian ini sebagai peristiwa luar biasa karena jumlah kehilangan yang tidak sedikit.

Manajer Humas Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu, Budhi Suprihatin, menerangkan hingga saat ini laporan kehilangan datang dari sejumlah wilayah,
“Untuk sementara sudah ada beberapa wilayah yang melapor seperti di Jatibarang ada 18 buah, Lohbener  lebih dari 5 buah, terus Kandanghaur juga, tapi jumlah totalnya saat ini belum tahu karena sekarang masih berjalan pendataan dan belum masuk ke kita,” kata Budhi kepada awak media Senin (13/4/2026).

Budhi menilai, maraknya kehilangan meteran air ini perlu segera diantisipasi agar tidak semakin meluas. Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Perumdam, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Karenanya kami juga mengimbau pelanggan untuk mencegah hilangnya water meter yang sedang marak terjadi ini,” ujarnya.

Selain itu, Budhi meminta para korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Menurutnya, laporan resmi sangat penting untuk mempercepat proses pengungkapan kasus sekaligus menjadi syarat penggantian meteran yang hilang terangnya. 

Kehilangan meteran air tidak hanya merugikan pelanggan, tetapi juga berdampak pada layanan. Pasalnya, aliran air ke rumah pelanggan akan terputus, sementara air dari pipa yang dipotong pelaku bisa terbuang sia-sia.

Budhi menjelaskan, sesuai regulasi, meteran air yang terpasang di rumah pelanggan merupakan aset Perumdam yang dipinjamkan. Dengan demikian, jika terjadi kehilangan, maka menjadi tanggung jawab pelanggan.

Untuk itu sekali lagi saya  meminta kepada pelanggan untuk bisa sama-sama  antisipasi jangan sampai kejadian ini kembali terjadi,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pelanggan tidak menyambung sendiri pipa yang terpotong akibat pencurian meteran. Tindakan tersebut bisa berujung pada sanksi karena dianggap sebagai pemakaian air ilegal.

“Kasian pelanggan, sudah mah water meternya hilang,tapi kalau mereka menyambungnya  sendiri, bisa dikenakan sanksi pemakaian air secara ilegal,” jelas Budhi.

Saat ini, masing-masing unit wilayah terdampak telah melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Sementara pihak Perumdam pusat masih menunggu rekap laporan lengkap jumlah yang hilang untuk selanjutnya dikonsultasikan dengan Polres Indramayu.

“kita di pusat saat ini menunggu  laporan semua masuk untuk kemudian kita coba konsultasikan dengan Polres Indramayu agar kejadian ini bisa diantisipasi dan tidak terus terjadi  tutupnya.

(Nana. S)

Senin, 13 April 2026

Rokan Hulu Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Polsek Jajaran dan Upika Solidkan Sinergi Lintas Sektor



ROKAN HULU / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu semakin diperkuat menjelang musim kemarau 2026. Jajaran kepolisian bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) menggelar rapat koordinasi serentak di sejumlah wilayah, Senin (13/4/2026), guna memastikan kesiapsiagaan dini dan sinergi lintas sektor.

     "Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Pendalian IV Koto dan Aula Kantor Camat Kabun, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan.

     "Kapolsek Rokan IV Koto, IPTU Dodi Ripo Saputra, menegaskan bahwa bulan April menjadi fase awal penguatan kampanye pencegahan karhutla di wilayah Riau. Hal ini seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi dampak fenomena El Niño yang diprediksi memicu musim kemarau panjang pada 2026.
 
     "Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Lebih baik mencegah daripada menghadapi dampak kabut asap yang luas,” ujarnya.

     "Ia menekankan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan larangan membuka lahan dengan cara membakar kepada masyarakat. Selain itu, pemerintah desa dan pihak perusahaan diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, termasuk melakukan pengecekan rutin peralatan.

     “Apel kesiapsiagaan juga akan dilaksanakan dengan melibatkan personel, masyarakat, dan peralatan sebagai langkah konkret menghadapi musim kemarau,” tambahnya.

     "Sementara itu, Camat Pendalian IV Koto Rika Meriza menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam pencegahan karhutla. Ia meminta setiap desa aktif melakukan sosialisasi dan menyiapkan perlengkapan siaga, serta melibatkan MPA sebagai ujung tombak di lapangan.

     "Seluruh elemen harus bergerak bersama agar potensi karhutla bisa dicegah sedini mungkin,” katanya.

     "Di Kecamatan Kabun, Camat Anang Perdana Kusuma juga menegaskan kesiapsiagaan pemerintah desa dalam menghadapi potensi karhutla. Ia menyebut sejumlah wilayah rawan, seperti Batulangkah Besar, Koto Ranah, Kabun, Aliantan, dan Bencah Kusuma, perlu mendapat perhatian khusus.

     "Pemerintah desa harus responsif, menyiagakan peralatan, memastikan kesiapan mesin pompa air dan selang, serta mengaktifkan kembali MPA,” ujarnya.

     "Ia juga menyoroti sejumlah kendala di lapangan, seperti medan sulit dijangkau, keterbatasan sumber air, dan minimnya logistik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah karhutla.

     “Kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan menjadi kunci utama,” tegasnya.

     "Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino menambahkan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Rokan Hulu diperkirakan mulai memasuki musim kemarau panjang pada akhir April 2026. Untuk itu, diperlukan langkah mitigasi sejak dini melalui sinergi seluruh pihak.

     “Kita perlu mendata wilayah rawan, meningkatkan sosialisasi, serta memastikan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

     "Perwakilan Manggala Agni, Zulfikri, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung pencegahan hingga penanganan karhutla di lapangan. Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, koordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa akan terus diperkuat.

     "Secara keseluruhan, hasil rapat koordinasi di berbagai kecamatan tersebut menghasilkan komitmen bersama seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi, kesiapsiagaan, serta sinergi dalam mencegah dan menanggulangi karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

     "Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, serta diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi potensi karhutla tahun 2026. *(Humas Polres Rohul)*


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).