Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Kawal Pembangunan KDKMP Kelurahan Sangkrah, Babinsa Tegaskan Sasaran Selesai Tepat Waktu 

Surakarta - Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap pembangunan di wilayah binaan terus ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan...

Postingan Populer

Kamis, 09 April 2026

Kawal Pembangunan KDKMP Kelurahan Sangkrah, Babinsa Tegaskan Sasaran Selesai Tepat Waktu 

Surakarta - Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap pembangunan di wilayah binaan terus ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta , Salah satunya dilakukan oleh Sertu Eko yang secara aktif memantau perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon Selasa (07/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Eko turun langsung ke lokasi guna memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

Kehadirannya juga sebagai bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong percepatan pembangunan sarana ekonomi masyarakat desa.

Sertu Eko menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk memberikan motivasi serta memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan tepat waktu. 

"Selain itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan warga."ujarnya.

“Dengan adanya KDKMP ini, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta menjadi wadah bagi warga dalam mengembangkan usaha,”imbuhnya.

Pembangunan KDKMP Kelurahan Sangkrah sendiri merupakan salah satu upaya dalam memperkuat ekonomi berbasis desa, sehingga keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Intensifkan Patroli Malam, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Yakinkan Situasi Tetap Aman & Kondusif

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Sunarto bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan kegiatan patroli bersama di wilayah Pasar kliwon, Selasa (07/04/2026).

"Selain melaksanakan patroli bersama, kami juga menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan wilayah sekitarnya."ujar  Sertu Sunarto disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Selain itu kita juga wajib mewaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."tegasnya.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  himbauan kepada warga,juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket koramil 05/Pasar kliwon."terangnya.

"Harapan kami warga masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif."imbuhnya.

Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangat lah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman  di wilayahnya masing-masing, 
maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif.
  
Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Patroli Malam Cipta Kondisi di Sidoharjo: Sinergi Aparat dan Warga Jaga Keamanan Wilayah

Wonogiri – Suasana Rabu malam (8/4/2026) di Kecamatan Sidoharjo tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah aparat gabungan bersama warga terlihat berkeliling wilayah dalam kegiatan patroli cipta kondisi yang digelar oleh Kodim 0728/Wonogiri melalui Koramil 17/Sidoharjo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu Sudarwanto dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat demi memastikan keamanan tetap terjaga.

Patroli ini tidak hanya melibatkan aparat TNI, tetapi juga didukung penuh oleh linmas, organisasi masyarakat (ormas), perguruan silat, serta unsur kecamatan lainnya. Sinergi yang terjalin antara aparat dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong yang kuat dalam menjaga ketertiban lingkungan. Kehadiran berbagai elemen ini sekaligus menjadi bukti bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.

Sepanjang kegiatan, tim patroli menyusuri sejumlah titik KDKMP  serta tempat strategis dan wilayah yang dianggap rawan. Dengan pendekatan humanis, mereka juga berinteraksi langsung dengan warga yang ditemui di lapangan. Hasilnya, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat di tengah mereka. Rasa aman yang tercipta menjadi nilai penting dari kegiatan ini.

Kegiatan patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Upaya ini diharapkan mampu terus menjaga kondusifitas wilayah Sidoharjo sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, keamanan lingkungan bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang dirasakan bersama.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Serka Agus Suranto : Pembangunan KDKMP Diharapkan Menjadi Wadah Bagi Masyarakat

Wonogiri - Dalam upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Babinsa Koramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonogiri Serka Agus Suranto melaksanakan kegiatan pengawasan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Desa Karanglor Kec. Manyaran. Selasa (7/4/2026)

Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk peran aktif TNI di wilayah teritorial Kodim 0728/Wonogiri dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan, khususnya dalam memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memenuhi standar yang telah ditentukan.

Serka Agus Suranto menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan warga.

“Kami hadir untuk memastikan pembangunan KDKMP ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

Pembangunan KDKMP ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha ekonomi bersama, meningkatkan kemandirian desa, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perangkat desa dan pelaksana pembangunan, guna memastikan tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung.

Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan KDKMP di Desa Karanglor diharapkan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pelaku Dugaan Persetubuhan Anak di Kunto Darussalam Sempat Diamuk Warga, Akhirnya Diamankan Polres Rokan Hulu


     ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Aparat kepolisian dari Polres Rokan Hulu berhasil mengamankan seorang pria berinisial I (46 Tahun) terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan setelah pelaku sempat melarikan diri dan menjadi sasaran kemarahan warga pada Rabu, 08/04/2026.

     "Peristiwa ini terungkap berdasarkan laporan seorang pria berinisial T, warga Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

     "Korban diketahui merupakan anak perempuan berusia 14 tahun, warga Kecamatan Kunto Darussalam. Demi melindungi korban, identitas lengkap tidak diungkapkan.

     "Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa dugaan persetubuhan terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 11.30 WIB di area kebun kelapa sawit di wilayah Kunto Darussalam. Saat itu korban diajak ke kebun oleh pelaku yang merupakan orang dekat korban.

     "Di lokasi yang sepi, pelaku diduga menyuruh korban menjauh ke bagian belakang kebun, kemudian melakukan perbuatan asusila. Dari pengakuan korban, perbuatan tersebut diduga telah berlangsung sejak Mei 2025.

      "Setelah menerima laporan dan melakukan Pemeriksaan,tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama Bhabinkamtibmas melakukan pencarian terhadap pelaku.

     "Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas sempat melakukan penggerebekan di rumah pelaku. Namun kondisi rumah yang berada di tengah kebun sawit dengan penerangan minim membuat pelaku berhasil melarikan diri melalui bagian belakang rumah.

     "Petugas kemudian berkoordinasi dengan aparat lingkungan setempat, termasuk Ketua RT, untuk memancing pelaku menyerahkan diri. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

     "Dua hari berselang, tepatnya Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 21.30 WIB, pelaku ditemukan oleh warga di kawasan perkebunan kelapa sawit KM 18, Kecamatan Kunto Darussalam. Warga yang geram sempat mengamankan dan meluapkan emosi terhadap pelaku hingga pelaku babak belur.

     "Polres Rokan Hulu yang menerima informasi langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku dan mencegah tindakan lebih lanjut dari warga. Pelaku kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan sebelum akhirnya digelandang ke Polres Rokan Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.

     "Dalam kasus ini, Tim mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian milik korban dan pelaku.

     "Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait perlindungan anak, di antaranya Pasal 81 juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan KUHP terbaru.

     "Polres Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk menangani kasus kekerasan terhadap anak secara serius dan profesional, serta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya tindak pidana serupa. *(Humas Polres Rohul)*


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Ganti Rugi Kerusakan Fasum Alun-alun Indramayu uang koin receh 100jt diseran KOMPI untuk ganti rugi kerusan fasum

INDRAMAYU, Jurnalkotatoday.com - Bersatu Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menepati janjinya. Pengurus bersama koordinator desa (Kordes) dan perwakilan donatur dari berbagai wilayah menyerahkan ganti rugi atas kerusakan fasilitas umum di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (6/4/2026) sore.
Penyerahan dilakukan dalam bentuk uang koin receh yang dibawa langsung oleh perwakilan massa.

Mereka membawa lima karung uang koin yang diperoleh dari solidaritas petambak ke pendopo. Uang tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi di alun alun dan taman nol kilometer Indramayu.

Sejumlah perwakilan pengurus KOMPI mendatangi pendopo kabupaten Indramayu sambil membawa karung berisikan uang receh yang dihimpun dari para petambak dan masyarakat.
Uang tersebut untuk ganti rugi kerusakan fasum dihitung beramai ramai sebelum diserahkan kepada bupati Indramayu Lucky Hakim.

Menurut informasi, uang koin tersebut berjumlah seratus juta rupiah, sebagaimana tuntutan dari bupati Indramayu Lucky Hakim yang menyebut kerusakan fasilitas publik di alun alun dan taman nol kilometer ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Setelah dihitung bersama, uang tersebut dimasukan kembali ke karung untuk diserahkan kepada bupati.

Di depan pintu pendopo, perwakilan KOMPI sudah disambut oleh bupati Indramayu Lucky Hakim, Sekda Indramayu Aep Surachman, dan jajaran kepala dinas.

Ketua KOMPI H Darsam menyampaikan bahwa kehadiran dirinya di pendopo untuk memenuhi janji pengunjukrasa yang akan mengganti seluruh kerusakan yang diakibatkan oleh aksi massa petambak.

Penyerahan uang koin tersebut langsung ditampik oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang menyebutkan bahwa tidak ada dasar hukumnya dan meminta Sekda Indramayu Aep Surahman untuk menjelaskan.

”Jadi terkait kerusakan atau ganti rugi yang dibiayai oleh APBD tidak dapat diganti oleh uang masyarakat sehingga kami tidak bisa menerima itu,” jelas Sekda Indramayu Aep Surahman.
Merasa uang tersebut tidak dapat diterima oleh Pemkab Indramayu, sejumlah perwakilan pengurus KOMPI langsung membuka karung berisi uang koin tersebut dan menghamburkannya kembali sebagai bentuk kekecewaan dari masyarakat petambak yang pernah hmendukungnya saat pencalonan bupati.

”Kami ini pendukung tulus bupati Lucky tetapi kenapa dibeginikan,” kata sejumlah petambak.

Sebelum meninggalkan pengurus KOMPI, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengundang untuk berdialog dengan perwakilan petambak terkait proyek strategis nasional Revitalisasi Tambak Pesisir Pantura di dalam pendopo.

”Nanti malam kita ajak bapak bapak untuk berdialog di pendopo. Paling 20 orang perwakilan dari KOMPI,” jelas Lucky Hakim.
Dihubungi terpisah, Pembina KOMPI H. Juhadi Muhammad menolak ajakan dialog tersebut karena tanpa ada surat undangan yang seharusnya dilakukan sesuai administrasi. Juhadi juga meminta seluruh pengurus KOMPI untuk tidak memenuhi undangan secara lisan tersebut.
“Kita ini resmi bukan asal undang saja. Panggil pakai surat yang resmi. Sekalian sama dewannya diundang ” tegas Juhadi.

Dijelaskan Kordum Hatta, dana yang dikumpulkan berasal dari masyarakat yang tersebar di 7 desa dan 4 kecamatan yang terdampak.

Pihaknya juga mempersilakan untuk dilakukan penghitungan ulang jika diperlukan.
“Silakan dihitung, jika masih kurang, kami siap menambah. Ini murni dari masyarakat yang merasa terdampak,” katanya.

Aksi koin receh ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus pesan simbolik persatuan masyarakat pesisir pantura, khususnya para petambak.

Dewan Kompak Siap Tanda Tangan Tolak Revitalisasi Tambak
Sebelumnya, KOMPI melakukan pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu saat audiensi.

Dalam audiensi tersebut, selain jajaran KOMPI yang hadir sekitar 50 orang, sejumlah instansi terkait turut datang.

Rapat yang digelar di ruang sidang utama, Senin siang, molor satu jam dari jadwal yang semestinya dimulai pukul 13.00 WIB sesuai undangan.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi DPRD terkait pembahasan Program Strategis Nasional Revitalisasi Tambak Pantura. Pertemuan dihadiri Komisi II DPRD, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Perhutani KPH Indramayu, serta perwakilan masyarakat pesisir.

Sebelum audiensi, pengurus KOMPI bersama koordinator desa (Kordes) telah melakukan rangkaian kegiatan sejak pagi hari. Mereka mengunjungi Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Diskimrum) untuk mempertanyakan dan membandingkan perhitungan nilai kerugian akibat kerusakan.
Pembina KOMPI, H. Juhadi Muhammad menyampaikan bahwa hasil audiensi menunjukkan dukungan dari seluruh fraksi DPRD terhadap sikap KOMPI untuk meninjau kembali program revitalisasi tambak.

“Alhamdulillah, seluruh fraksi dan anggota DPRD mendukung langkah kami untuk meninjau kembali program tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya menolak rencana pengambilalihan lahan tambak yang dinilai sudah produktif, dan telah digarap masyarakat selama puluhan tahun sebagai sumber penghidupan.
“Kami mengajak semua anggota dewan untuk bersama-sama menandatangani penolakan PSN Revitalisasi Tanbak Pantura sebagai dukungan nyata perjuangan KOMPI,” jelas Ketua Fraksi PKB, Ahmad Mujani Nur dihadapan anggota Komisi II dan pengurus KOMPI.

Menurut Mujani, program nasional ini tidak tepat jika yang digunakan lahan produktif. Masih ada lokasi lain yang bisa dimanfaatkan di sepanjang bibir pantai utara sekitar 147 Kilometer.
Anggota Komisi II lainnya, H. Muhaemin, Edi Fauzi dan Abdul Rojak mengusulkan konsep kemitraan antara pemerintah dan masyarakat, seperti pada program revitalisasi udang sebelumnya jika program nasional dipaksakan.

Caranya, pemerintah menyediakan sarana, prasarana, bimbingan teknis, serta pendampingan peluang pasar dan permodalan.

Menurutnya, potensi produksi tambak yang besar perlu diimbangi dengan kesiapan pasar agar tidak merugikan masyarakat.

Audiensi yang berjalan panas berakhir dengan satu kesepakatan antara dewan dan KOMPI menolak Revitalisasi Tambak Pantura jika ujungnya menyengsarakan rakyat dan merugikan masyarakat petambak. 

(MHR)

Rabu, 08 April 2026

TP PKK dan DWP Kabupaten Cirebon Perkuat Sinergi Pembangunan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal ini terlihat dalam pertemuan rutin Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cirebon, di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum koordinasi bagi organisasi perempuan untuk memperkuat peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan mendukung pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, yang memberikan arahan kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Imron menekankan pentingnya peran ulama dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Ulama dan tokoh masyarakat memiliki peran yang sangat vital, bukan hanya sebagai penjaga moral, tetapi juga sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

“Saya mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi menjaga kedamaian dan menyukseskan pembangunan daerah,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar yang berpotensi memecah belah persatuan.

Menurutnya, kedamaian harus dibangun melalui sikap saling menghargai antarwarga.

“Kedamaian bukan sekadar tidak adanya konflik, tapi hadirnya rasa saling menghargai. Saya titip kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong yang dapat memecah belah. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk berselisih,” tambahnya.

Lebih lanjut, Imron menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan beretika.

“Membangun Kabupaten Cirebon tidak cukup hanya dengan infrastruktur jalan atau gedung, tapi yang paling utama adalah membangun manusianya,” kata Imron.
“Kita butuh generasi yang tidak hanya pintar secara teknologi, tapi juga memiliki fondasi agama dan etika yang kuat agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ungkapnya.

Melalui pertemuan rutin ini, TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Cirebon diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kualitas keluarga, serta mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis dan berdaya saing. (DISKOMINFO)

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Dorong Perempuan Jadi Pilar Pembangunan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan dalam pembangunan nasional melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar Seminar Public Speaking bagi organisasi perempuan, di Ruang Paseban Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh organisasi wanita dari Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Cirebon dan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) dengan mengusung tema “Kiprah Perempuan Politik dalam Pembangunan Bangsa dan Negara Menuju Indonesia Emas”.

Seminar ini bertujuan meningkatkan kemampuan perempuan dalam berbicara di depan umum secara percaya diri dan efektif.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep 3V dalam public speaking, yakni visual (bahasa tubuh), vokal (intonasi suara), dan verbal (pilihan kata).

Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi interpersonal dan profesional para peserta.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci penting dalam dunia politik maupun profesional.

Ia menyebut, gagasan yang baik tidak akan berdampak tanpa kemampuan menyampaikannya secara efektif.

“Perempuan bukanlah pelengkap, melainkan pilar utama pembangunan menuju Indonesia Emas. Kita membutuhkan pemimpin perempuan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga cakap dalam komunikasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Fitri.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran paradigma pembangunan gender di Kabupaten Cirebon.

Perempuan tidak lagi diposisikan sebagai objek pemberdayaan, melainkan sebagai subjek strategis melalui pendekatan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam setiap program pembangunan.

Selain itu, Fitri menyoroti peran penting perempuan dalam lingkup keluarga sebagai pendidik pertama bagi generasi masa depan.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan dari peran perempuan dalam membangun fondasi pendidikan di rumah.

“Perempuan adalah pendidik pertama dan utama yang menentukan arah generasi masa depan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon, lanjut Fitri, berkomitmen untuk terus membuka akses yang setara bagi perempuan dalam pendidikan, dunia kerja, serta ruang pengambilan keputusan.

Upaya tersebut dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung kemajuan bangsa.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya isu kesetaraan, tetapi merupakan investasi penting bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri serta memperluas wawasan, sehingga dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas. (DISKOMINFO)

Jaga Opini WTP, Pemkab Cirebon Dorong Tindak Lanjut Audit BPK

KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala memimpin rapat dinas yang diikuti seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Cirebon di Ruang Rapat Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (7/4/2026).

Rapat tersebut menyoroti tindak lanjut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seiring proses audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang kini memasuki tahap terinci.

Sekda Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala menjelaskan, audit terinci LKPD diperkirakan rampung dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.

Hasilnya akan menentukan opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Ada yang WDP (Wajar Dengan Pengecualian), ada yang WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Kita sudah berapa kali WTP,” ujar Hendra dalam rapat.

Ia menambahkan, Kabupaten Cirebon telah meraih opini WTP sebanyak 11 kali. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak menurun pada pemeriksaan tahun ini.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi opini BPK adalah tindak lanjut atas temuan audit, terutama terkait pengembalian kerugian keuangan daerah.

Ia menegaskan, meskipun nilai tersebut masih di bawah ambang batas umum yang dapat memengaruhi opini, pemerintah daerah tetap harus waspada.

“Oleh karenanya, diminta nanti yang pengembaliannya belum selesai, terutama pengembalian uang, ini mohon untuk segera diselesaikan. Jangan menunggu nanti pemeriksaan terinci BPK selesai,” tuturnya.

Bupati Cirebon, Imron, dalam arahannya meminta seluruh jajaran perangkat daerah dan camat untuk meningkatkan kinerja, inovasi, serta koordinasi antarinstansi. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang tidak berbelit.

“Kalau kerja itu harus bisa berinovasi, menggali potensi yang ada di daerah dan menangani kelemahan,” kata Imron.

Ia juga meminta para pejabat agar tidak mempersulit pelayanan kepada masyarakat dengan alasan aturan.

“Saya minta para pejabat ini jangan sok mempersulit aturan-aturan, kalau itu hubungannya dengan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Imron mendorong peningkatan komunikasi lintas sektor agar program pemerintah berjalan efektif dan tidak terhambat koordinasi. (DISKOMINFO)

Ratusan Nelayan Iringi Larung Kepala Kerbau di Nadran 2026


INDRAMAYU, Radius102.com – Ratusan nelayan memadati kapal dalam prosesi puncak tradisi nadran 2026 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Rabu (8/4/2026). Mereka mengikuti ritual sakral pelarungan kepala kerbau ke tengah laut utara sebagai simbol rasa syukur atas hasil laut.

Tradisi Nadran atau pesta laut yang digelar oleh Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra, dengan puncak acara pelarungan (larung) kepala kerbau ke laut.

Kegiatan ini diikuti ratusan nelayan dari berbagai daerah, pengurus KPL Mina Sumitra, Ketua KPL H. Suwarto, Ketua Panitia Amsori, serta masyarakat pesisir Karangsong.

Puncak acara berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, dengan rangkaian kegiatan sejak awal April hingga akhir April 2026.

Berlangsung di TPI Karangsong, Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hingga ke perairan laut utara Indramayu.

Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur nelayan kepada Allah SWT atas rezeki dan keselamatan saat melaut, sekaligus doa agar ke depan diberikan keberkahan dan perlindungan.

Prosesi diawali dengan arak-arakan maron dari KPL Mina Sumitra menuju TPI Karangsong. Setelah itu, nelayan dan warga menaiki kapal untuk mengiringi pelarungan kepala kerbau ke tengah laut.

Rangkaian acara juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti doa bersama, ruwatan, pertunjukan wayang kulit, hingga hiburan rakyat.

Ketua KPL Mina Sumitra, H. Suharto, saat ditemui diminta wawancara diwakili oleh ketua panitia Kajadin didampingi oleh ketua panitia menjelaskan " bahwa nadran berasal dari kata “nadzar” yang berarti nazar atau janji sebagai wujud syukur.

“Ini adalah ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar nelayan selalu diberi keselamatan dan rezeki saat melaut,selamat dari marabahaya ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan nelayan saat ini semakin kompleks, mulai dari faktor cuaca hingga persoalan keamanan laut, sehingga kesiapan nahkoda dan ABK sangat penting.
Tradisi nadran tidak hanya mempererat kebersamaan masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang khas di Bumi Wilalodra Kabupaten Indramayu Indramayu. 

( MHR )

Mie Ayam Bakso Gemilang Viral di Ujung Batu Rokan Jadi Favorit Baru Pecinta Kuliner


     "ROKAN HULU / UJUNG BATU ROKAN. Kehadiran kuliner baru kembali meramaikan dunia usaha mikro di Kabupaten Rokan Hulu. Kali ini, Mie Ayam Bakso Gemilang sukses mencuri perhatian masyarakat dan menjadi perbincangan hangat, khususnya di wilayah Ujung Batu.

     "Berlokasi strategis di Simpang Jalan Sudirman, tepatnya di depan Kantor Koramil Ujung Batu, warung sederhana ini kini ramai diserbu pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga. 

     "Sejak pertama kali hadir pada Senin (06/04/2026), antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi.

     "Usaha kuliner ini lahir dari semangat dan tekad kuat sang pemilik yang ingin mengembangkan usaha mandiri di bidang makanan. 


     "Dengan konsep sederhana namun mengutamakan cita rasa, Mie Ayam Bakso Gemilang berhasil menarik perhatian para pencinta kuliner lokal.


     "Selain menawarkan harga yang terjangkau, menu yang disajikan juga memiliki cita rasa yang khas dan menggugah selera. 


     "Tak heran jika banyak pengunjung yang datang kembali setelah mencicipinya.


     “Rasanya memang betul-betul mantap, mie ayamnya gurih, baksonya juga terasa dagingnya. 
Cocok untuk semua kalangan,” ungkap salah seorang konsumen sambil menikmati hidangannya dengan santai.

     "Suasana di warung tersebut juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri. 

     "Dengan nuansa santai dan penuh kehangatan, tempat ini kerap dijadikan lokasi berkumpul oleh para muda-mudi maupun masyarakat sekitar. 

     "Banyak pengunjung yang betah berlama-lama sambil menikmati hidangan dan berbincang bersama teman.

     "Tak hanya sekadar tempat makan, Mie Ayam Bakso Gemilang kini mulai dikenal sebagai salah satu titik nongkrong baru di Ujung Batu Rokan.

     "Kehadirannya memberikan warna baru bagi perkembangan kuliner lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

     "Ke depan, usaha ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon kuliner di Kabupaten Rokan Hulu, serta mampu menginspirasi pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi Bu dan berani memulai usaha.

     Jurnalis: Kabiro Radius 102 Com Rohul
     (Ismail Marpaung)

Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kuningan Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Kuningan – Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Lapas Kelas IIA Kuningan pada Rabu (8/4) dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan ini diikuti oleh Seluruh petugas serta warga binaan. Seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan dengan khidmat sebagai tanda dimulainya rangkaian Pekan Olahraga dan Seni di lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaan upacara, sejumlah petugas dan warga binaan turut mengambil peran, mulai dari perwira upacara, komandan upacara, hingga pembacaan janji atlet dan wasit yang diwakili oleh warga binaan. Keterlibatan aktif ini menjadi bagian dari upaya membangun rasa tanggung jawab dan kebersamaan di lingkungan Lapas.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan bahwa Pekan Olahraga dan Seni merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, serta sportivitas dalam setiap pertandingan yang akan dilaksanakan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Pekan Olahraga dan Seni ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat kebersamaan serta menciptakan suasana yang kondusif di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan berjalan dengan lancar dan menjadi awal yang baik bagi seluruh rangkaian perlombaan yang akan dilaksanakan. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan pengawasan dan koordinasi yang optimal sehingga tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Melalui kegiatan ini diharapkan nilai kebersamaan, disiplin, dan jiwa sportivitas dapat semakin tumbuh di antara petugas dan warga binaan, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang harmonis dan produktif.

((A, Rahmat))

Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Cirebon Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Rakyat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum penyelarasan program pembangunan daerah dengan berbagai masukan dari perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Bupati Cirebon Imron menyampaikan, penyusunan rencana kerja tahun 2027 menekankan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia meminta seluruh perangkat daerah aktif memberikan masukan yang relevan dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Rencana kerja untuk tahun 2027, maka kami berharap kepada SKPD memberikan masukan terutama pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Imron.

Menurutnya, sektor infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama dalam pembangunan ke depan. Selain itu, pemerintah juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari budayawan, ulama, hingga pelaku ekonomi.

Imron menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan secara menyeluruh dengan menghidupkan berbagai sektor strategis.

“Perekonomian, infrastruktur, budaya dan lainnya harus hidup,” ucapnya.

Ia juga mendorong penguatan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, termasuk menghidupkan kembali kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

“Menghidupkan lagi budaya kita yang dulu, seperti pemanfaatan lahan di pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan lainnya. Ini, kan, budaya orang kita dulu,” katanya.

Dalam upaya menekan angka kemiskinan, pemerintah daerah juga membuka peluang investasi serta mendorong kreativitas masyarakat dalam menggerakkan ekonomi.

Dalam Musrenbang tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian, di antaranya penguatan budaya dan kearifan lokal, peningkatan daya saing sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan, serta kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan.

Selain itu, transformasi digital pemerintahan, stabilitas keamanan, dan pemerataan infrastruktur juga menjadi fokus pembahasan.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2027 adalah penguatan infrastruktur dan hilirisasi sektor unggulan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Pemerintah daerah juga menetapkan fokus kebijakan belanja, meliputi peningkatan pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi kreatif dan digital, peningkatan kualitas lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi, serta digitalisasi layanan publik.

Sementara itu, arah kebijakan pembangunan diarahkan pada penurunan kemiskinan dan peningkatan daya saing tenaga kerja, peningkatan nilai tambah ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas, peningkatan layanan publik dan kinerja aparatur, serta pengendalian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim. (DISKOMINFO)

Selasa, 07 April 2026

Perkuat Pengawasan Internal, Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Pengukuhan Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Riau



ROHUL / PASIR PANGARAIAN.
Media Radius 102 Com.
     "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut ambil bagian dalam kegiatan Pengukuhan Petugas Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, yang dilaksanakan pada Selasa (07/04/2026) bertempat di Rutan Kelas I Pekanbaru.

     "Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam pencegahan dan penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

     "Dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan mengirimkan tiga orang pegawai untuk mengikuti prosesi pengukuhan, yaitu Assaufi Mubarokh, Jaya Harsa, dan Fakhrurozi. Kehadiran ketiganya merupakan bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung penguatan fungsi pengawasan internal serta peningkatan integritas petugas pemasyarakatan.

     "Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyebutkan bahwa keikutsertaan pegawai dalam kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

     “Pengukuhan Satops Patnal ini menjadi momentum penting dalam mempertegas peran petugas dalam menjaga integritas serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

     "Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, menegaskan bahwa pembentukan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan terhadap kedisiplinan pegawai.

     "Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan tertib.

     "Dengan adanya penguatan melalui Satops Patnal, Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen untuk mendukung 15 Program Aksi Kemenimipas dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang berintegritas dan bebas dari gangguan keamanan.

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.
      ( Ismail Marpaung ).

Polres Rohul Amankan Aksi PMRK Dengan Humanis, Demonstran Disambut dengan Tanjak dan Selendang Simbol Budaya, Serta Green Policing


ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com 
     "Polres Rokan Hulu berhasil menjaga keamanan ratusan masyarakat Persukuan Melayu Rantau Kasai (PMRK) yang menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres dan Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (7/4/2026). Dalam pengamanan, aparat tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menghadirkan pendekatan humanis dan penuh kearifan lokal, serta penguatan Green Poliching melalui penyerahan bibit pohon.

     "Sebanyak 338 personel Polres dan Polsek rayonisasi diterjunkan untuk memastikan jalannya aksi tertib dan aman. Massa aksi sekitar 300 orang datang menggunakan bus dan minibus, membawa spanduk dan pengeras suara untuk menyampaikan tuntutan terkait pengakuan hak ulayat masyarakat adat serta penolakan kriminalisasi tokoh adat.

     "Pendekatan humanis Polres terlihat nyata melalui penyambutan masyarakat demonstran dengan memakai tanjak dan selendang, simbol budaya Melayu, sambil memberikan bunga sebagai tanda persahabatan dan rasa hormat kepada peserta aksi. Selain itu, aparat juga membagikan air minum agar masyarakat tetap nyaman selama berorasi.

     "Wakapolres Rokan Hulu, Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K, M.H mengatakan, “Kami ingin menunjukkan bahwa Polres tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap masyarakat dan menghormati budaya lokal. Aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman dan tertib.”

     "Usai menyampaikan aspirasi di Mapolres, massa melanjutkan aksi ke Kantor DPRD Rokan Hulu untuk mediasi. Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyepakati beberapa poin penting, termasuk pengelolaan mandiri 40 persen dari 11.600 hektare lahan eks PT Torganda oleh masyarakat adat, serta jaminan tidak adanya kriminalisasi terhadap tokoh adat.

     "Seluruh rangkaian aksi berakhir pukul 15.20 WIB dengan massa membubarkan diri secara tertib. Keberhasilan ini menegaskan peran Polres Rokan Hulu sebagai pengaman yang humanis, menghargai budaya, dan peduli terhadap masyarakat. *(Humas Polres Rohul)*

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

Tingkatkan Keamanan Babinsa Sudiroprajan Bersama Linmas Gelar Patroli Dan Komsos Di Wilayah Binaan

Surakarta  -  Selasa (07/04/2026) pukul 09.00 Wib Babinsa Kelurahan Sudiroprajan koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono dan Koptu Devid SW melaksanakan patroli dan komunikasi Sosial (Komsos) di wilayah binaan di Kp Balong Kelurahan Sudiroprajan Kecamatan Jebres kota Surakarta. 

Pelaksanaan patroli dan komsos di laksanakan oleh Babinsa Sudiroprajan dengan warga masyarakat di wilayah binaan, hal tersebut di lakukannya untuk mengetahui kendala dan keluh kesah yang di hadapi oleh para warga masyarakat, serta mengetahui situasi dan kondisi keamanan di lingkungannya.

"Ini menjadi tugas dan tanggung jawab saya sebagai Babinsa di wilayah, untuk selalu memonitor serta memantau wilayah agar tetap aman dan kondusif, untuk itu sangat di perlukan menjaga hubungan baik dengan masyarakat yaitu melalui rutinitas Patroli dan komsos seperti ini,” ungkap Sertu Watono.

“Kegiatan Patroli dan komsos ini saya mengajak para warga masyarakat untuk tetap memelihara kebersihan, ketertiban dan keamanan sehingga masyarakat merasa nyaman saat melaksanakan istirahat ataupun beraktifitas sehari-hari. selain itu juga dengan lingkungan yang bersih aman akan berdampak pada kehidupan terutama kesehatan kita masing-masing", pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

DPRD Indramayu Gelar Audiensi Strategis Revitalisasi Tambak Pantura, Libatkan Berbagai Pihak



INDRAMAYU, Radius102.com – Nomor 100.1.4.4/492.a /Fasgarwas perihal : Audensi Komisi II – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu pada 1 April 2026 melalui Komisi II akan menggelar audiensi penting terkait Program Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu, Jalan Jendral Sudirman N0.159.

Audiensi tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari surat yang diajukan oleh Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) tertanggal 4 Maret 2026, yang mengangkat isu revitalisasi tambak di wilayah pesisir Pantura.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd., mengundang sejumlah pihak penting untuk hadir dalam forum tersebut. Di antaranya Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Indramayu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Kepala Perhutani KPH Indramayu, serta perwakilan dari KOMPI. 

Audiensi ini bertujuan untuk membahas secara komprehensif pelaksanaan program revitalisasi tambak yang menjadi bagian dari kebijakan nasional, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat pesisir yang terdampak langsung.
Ketua KOMPI, H. Darsam, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen moral atas aksi sebelumnya. Sementara itu, Bupati Lucky Hakim mengundang perwakilan petambak untuk berdialog terkait program strategis nasional revitalisasi tambak pesisir Pantura. Namun, ajakan tersebut ditolak Pembina KOMPI, H. Juhadi Muhammad, karena tidak disampaikan melalui undangan resmi.
Di sisi lain, audiensi KOMPI dengan DPRD Kabupaten Indramayu sebelumnya menghasilkan dukungan politik. Seluruh fraksi DPRD disebut sepakat meninjau kembali program revitalisasi tambak Pantura yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat.

H. Juhedi didampingi polwan menegaskan penolakan terhadap pengambilalihan lahan tambak produktif dan mendorong alternatif berupa kemitraan antara pemerintah dan masyarakat. Audiensi berakhir dengan kesepakatan bersama untuk menolak program tersebut apabila berdampak negatif bagi petambak.

Aksi koin receh ini menjadi simbol solidaritas sekaligus pesan kuat dari masyarak at pesisir Pantura dalam memperjuangkan hak dan keberlangsungan hidup mereka.

Diharapkan melalui pertemuan ini dapat terbangun sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan elemen masyarakat dalam mendorong keberhasilan program revitalisasi tambak, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat sektor perikanan di Kabupaten Indramayu. 

Gelar Audensi tersebut dihadiri Ketua FPWI Indramayu, Chong Soneta didampingi Ketua PWI Indramayu Dedi Musashi . 

Dengan adanya audiensi ini, DPRD Indramayu menunjukkan komitmennya dalam mengawal program strategis nasional agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.  

( FonnyMHR )

Bupati Lucky Hakim Sambut Rombongan Pasis Dikreg LXVII SESKOAD di Pendopo


 
Radius102.. INDRAMAYU, Senin. 6 April 2026 – 
"Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi menyambut kedatangan rombongan peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan Pasis Dikreg LXVII SESKOAD Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (6/4/2026).
 
Kedatangan para perwira Menengah ( Pamen )TNI Angkatan Darat ini disambut hangat dalam rangka mempererat sinergitas antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan negara, serta memberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi geografis dan potensi wilayah Kabupaten Indramayu.
 
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Indramayu sebagai lokasi studi. Ia memaparkan profil daerah serta harapannya agar wawasan yang didapat dapat bermanfaat bagi pengabdian ke depan.
 
"Kami sangat bangga dan menyambut baik kunjungan kerja Bapak-bapak sekalian. Indramayu memiliki wilayah yang sangat strategis dengan karakteristik pantai dan dataran rendah yang unik. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkaya wawasan para perwira, serta mempererat tali persaudaraan dan kerja sama antara Pemkab Indramayu dengan TNI," ujar Lucky Hakim.
 
Sementara itu, selaku Perwira Penuntun (Patun), Kolonel Czi Agung Isa Rakhman, S.H., M.Tr. (Han), menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan rombongan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan untuk mempelajari kondisi riil di lapangan.
 
"Kegiatan KKL ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman para siswa mengenai aspek kewilayahan, potensi daerah, serta tantangan yang ada, khususnya yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan nasional. Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu," ungkapnya.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, selaku Koordinator Lapangan, Kolonel Inf. Imam Purnomo H., S.I.P., serta selaku Perwira Evaluator, Kolonel Inf. Hari Santoso, S.Sos., M.I.P., M.H.I.
 
Acara berlangsung khidmat, diisi dengan pemaparan materi daerah serta tukar-menukar cenderamata sebagai tanda keakraban dan kerja sama yang baik antara kedua belah pihak.
 
(FonnyMHR)

Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kelas IIA Kuningan Laksanakan Razia, Perkuat Komitmen Zero Halinar

KUNINGAN, Radius102 com– "Menyambut peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 sekaligus mendukung penuh Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar rangkaian kegiatan penguatan keamanan dan ketertiban pada Senin, 06 April 2026.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 12.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, dengan melibatkan sinergi lintas instansi. 

Sebanyak 73 personel gabungan diterjunkan, yang terdiri dari petugas internal Lapas, Polres Kuningan, Kodim 0615, BNNK Kuningan, serta perwakilan Tim Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan tes urine terhadap 58 petugas dan 31 warga binaan. 

Bekerja sama dengan BNNK Kuningan, langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif, membuktikan integritas personel dan warga binaan di lingkungan Lapas Kuningan.

Usai tes urine, personel gabungan langsung bergerak menyisir tiga blok hunian, yakni Blok I Bawah, Blok II Atas, dan Blok Wanita.

 Petugas melakukan penggeledahan secara teliti namun tetap humanis guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang masuk ke dalam sel.

Berdasarkan hasil razia, petugas tidak menemukan adanya handphone, senjata tajam, maupun narkotika (hasil nihil).

 Petugas hanya menyita beberapa barang yang tidak sesuai peruntukannya seperti sendok besi, gelas kaca, piring, dan korek api untuk selanjutnya didata dan dimusnahkan.

"Kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba) di wilayah Kuningan," tegas Sukarno Ali.
Melalui momentum HBP ke-62 ini, Lapas Kelas IIA Kuningan terus memperkuat koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan meningkatkan frekuensi pengawasan secara rutin maupun insidentil guna menjaga stabilitas keamanan demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin berintegritas.


Sumber : Humas Lapas Kelas 11A Kuningan

Jurnalis: Agus Hermawan 

Senin, 06 April 2026

Tangkap Pengedar Narkotika, Dandim 0614/kota Cirebon berikan Reward kepada Anggota Unit Intel


Radius102.com Kota Cirebon, (Senin, 6/4/2026), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon memberikan penghargaan (reward) kepada dua anggota Unit Intelijen yang berhasil menangkap serta menggagalkan transaksi narkoba jenis tembakau sintetis (sintel) di wilayah teritorial Kodim 0614/Kota Cirebon. 
Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel Makodim 0614/Kota Cirebon jalan pemuda 45 sunyaragi kota Cirebon.

Pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, keberanian, dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas di lapangan, khususnya dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, kedua anggota berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti, sehingga potensi peredaran narkotika di wilayah dapat dicegah sejak dini.

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi dan penyemangat bagi seluruh personel untuk terus berkarya dan berbuat terbaik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

“Apresiasi ini bukan hanya sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat seluruh anggota agar terus berprestasi, menjaga nama baik satuan maupun pribadi, serta menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dandim berharap ke depan tidak hanya personel Unit Intel saja yang mampu menorehkan prestasi, namun seluruh anggota, baik Babinsa maupun personel lainnya di lingkungan Kodim 0614/Kota Cirebon, dapat melakukan hal-hal positif yang berdampak bagi masyarakat.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan seluruh prajurit semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta kepedulian terhadap situasi keamanan di wilayah binaan masing-masing.

Diketahui bahwa dua pers anggota unit intel tersebut telah menangkap pengedar dan menggagalkan transaksi narkotika (jenis sinte) pada Jumat malam (03/04/2026) di kawasan Taman Jalan Harapan Perintis, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain: Tembakau sintetis (sinte) seberat 15,30 gram, 1 unit vape (rokok elektrik), Uang tunai sebesar Rp 30.000, Rokok Neslite 2 batang, 3 bungkus rokok merek Sayap mas, Sampoerna Mild, dan Magnum
Pelaku sebelumnya sudah masuk dalam Target Operasi (TO) aparat. Setelah dilakukan penangkapan dan interogasi awal, pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan kepada Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota untuk proses hukum lebih lanjut. 

Jurnalis,(Agus Hermawan)