Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Santunan Anak Yatim Piatu di Kejaksan Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Cirebon Kota – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan Aipda Pendy T. bersama unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat melaksanakan keg...

Postingan Populer

Jumat, 10 Juli 2026

Santunan Anak Yatim Piatu di Kejaksan Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Cirebon Kota – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan Aipda Pendy T. bersama unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan tatap muka yang dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan dan paket sembako kepada 15 anak yatim piatu di Musala Al Hikmah, Jalan Cangkring I Gang Patirudamada RT 02 RW 07, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, pada Jumat (10/07/2026) pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama untuk menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang dari lingkungan sekitarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kejaksan Achmad Muhaemin, S.STP., M.Si., Kanit Binmas Polsek Cirebon Utara Barat AKP Jarnadi, A.Md., Lurah Kejaksan Teguh Mulyono, S.Kom., unsur kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, anak-anak menerima santunan dan bingkisan sembako yang diserahkan secara langsung oleh para tamu undangan.

Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan moral maupun material.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan sosial ini memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan, ketika senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah anak-anak yatim piatu yang merasakan perhatian serta kasih sayang dari seluruh pihak yang hadir.

“Perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu merupakan investasi sosial yang sangat berharga untuk membentuk generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

Polsek Ujung Batu bersama Tim Resmob Polres Rokan Hulu berhasil Tangkap Pelaku Curanmor Yamaha NMAX di Ujung Batu Ditangkap, Hendak Kabur dengan Mobil Travel



ROKAN HULU-Media Radius 102.com Gerak cepat jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ujung Batu bersama Tim Resmob Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ujung Batu. Seorang pria berinisial PS (26) diamankan saat diduga hendak melarikan diri menggunakan mobil travel pada Kamis (9/7/2026) malam.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.45 WIB di kawasan Simpang Siabu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Dari tangan terduga pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ujung Batu menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pengaduan korban, Ganan Tiopan, yang melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna biru bernomor polisi BM 6801 MAM pada 26 Juni 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa pencurian bermula ketika seorang pelajar bernama Fais Albarik menggunakan sepeda motor milik keluarganya untuk bermain futsal di wilayah Ujung Batu. Setelah selesai berolahraga, ia singgah makan di Pondok Ikan Bakar Mak Bening yang berada di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu.

Korban kemudian memarkirkan sepeda motor di area tepi Sungai Rokan, tepat di samping rumah makan tersebut. Namun, saat selesai makan dan kembali ke lokasi parkir, kendaraan itu telah raib. Menyadari motornya hilang, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujung Batu.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu bersama Tim Resmob Polres Rokan Hulu langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku yang sedang berada di dalam sebuah mobil travel.

Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil menghentikan mobil tersebut di Simpang Siabu. Saat dilakukan pemeriksaan dan interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah mencuri sepeda motor Yamaha NMAX milik korban.

Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolsek Ujung Batu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tas sandang warna hitam, satu buah kunci T, dua buah kunci pas, tiga mata gerinda yang telah dimodifikasi, satu buah kunci ukuran 8, serta uang tunai sebesar Rp400.000 yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra mengapresiasi respons cepat personel Polsek Ujung Batu dan Tim Resmob Polres Rokan Hulu dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang meresahkan.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan maksimal," tegas Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara dan menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : radius 102.com Rohul.
        ( Ismail Marpaung ).

Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan, Lapas Pasir Pangarayan Kembali Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengguna Layanan Kunjungan



Rokan Hulu-Pasir Pengaraian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, khususnya pengguna layanan kunjungan, Jumat (10/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus implementasi dari salah satu 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yaitu Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Masyarakat di Sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan.


Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh petugas Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah (tensi), kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat kepada para pengguna layanan kunjungan. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kesehatan serta obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar yang tersedia secara gratis.


Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Andi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi kepada warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang datang berkunjung ke Lapas.


"Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat yang datang berkunjung dapat memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 sekaligus wujud kepedulian kami dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Andi Rahman mewakili Kalapas.


Salah seorang pengguna layanan kunjungan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan mengaku senang dengan adanya layanan tersebut karena dapat memeriksa kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.


"Ya senang ajalah gitu, karena itu tadi gratis katanya, alhamdulillah itu makanya kemari kan mau menengok gitu kolesterolnya," ungkapnya.


Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program pemerintah di bidang pelayanan publik melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta   pelayanan.


      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.

      ( Ismail Marpaung ).

Piket Koramil 04/Jebres Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugeng H bersama Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah Kec. Jebres, Kamis (09/07/2026) 

Ditegaskan Peltu Sugeng Patroli dilaksanakan karena pada malam hari adalah saat rawan terhadap gangguan kamtibmas dan untuk pastikan wilayah dalam situasi kondusif.

"Kami melaksanakan patroli bersama linmas di wilayah Kec. Jebres, patroli rutin di laksanakan utk menciptakan suasana aman bagi masyarakat."ujarnya.

"Diharapkan dengan dilaksankanya patroli dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi warga masyarakat."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru

 


Pekanbaru-www.radius102.com Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, mendampingi Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, dalam kegiatan peninjauan program ketahanan pangan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Kamis (9/7).


Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu implementasi program pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus mendukung program Aksi dalam mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana arahan Menteri Imipas.


Dalam peninjauan tersebut melihat berbagai sektor ketahanan pangan yang telah dikembangkan di lingkungan Rutan Pekanbaru, mulai dari budidaya tanaman pangan hingga pemanfaatan lahan yang dikelola secara produktif oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas.


Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang memberikan keterampilan dan pengalaman kerja bagi warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.


"Program ketahanan pangan merupakan wujud nyata pembinaan yang produktif. Selain mendukung program pemerintah, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sehingga dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Rudy.


Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan jajaran Rutan Pekanbaru dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia menjadi kawasan produktif. Menurutnya, program seperti ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun dalam mendukung program strategis nasional.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemasyarakatan Riau dengan DPR RI terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Wilayah Riau.


          Jurnalis : Radius 102.com Rohul. ( Ismail Marpaung ).

Minuman yang Baik untuk Menjaga Fungsi Ginjal, Jangan Hanya Andalkan Air Putih

 



Rokan Hulu– Ginjal merupakan organ penting yang bekerja tanpa henti menyaring limbah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, hingga mengatur kadar mineral dalam darah.


Karena perannya yang sangat vital, menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dengan pola makan yang baik, tetapi juga perlu didukung oleh pilihan minuman yang tepat setiap hari.


Banyak orang baru menyadari pentingnya kesehatan ginjal setelah muncul gangguan seperti batu ginjal atau penurunan fungsi penyaringan.


Padahal, kebiasaan sederhana memilih minuman sehat dapat membantu mengurangi beban kerja organ tersebut.


1. Air Putih Tetap Menjadi Pilihan Terbaik

Air putih masih menjadi minuman paling direkomendasikan untuk menjaga fungsi ginjal. Asupan cairan yang cukup membantu proses pembuangan zat sisa melalui urine sekaligus menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.


Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan.


Karena itu, minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan menunggu hingga merasa sangat haus.


Air putih masih menjadi minuman paling direkomendasikan untuk menjaga fungsi ginjal. Asupan cairan yang cukup membantu proses pembuangan zat sisa melalui urine sekaligus menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.


Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas fisik, suhu lingkungan, dan kondisi kesehatan.


Karena itu, minumlah sesuai kebutuhan tubuh dan jangan menunggu hingga merasa sangat haus.


2. Air Lemon Tanpa Gula

Air lemon yang dikonsumsi tanpa tambahan gula mengandung sitrat alami. Senyawa ini diketahui dapat membantu mengurangi pembentukan kristal kalsium yang menjadi salah satu penyebab batu ginjal.


Meski demikian, konsumsi tetap harus dalam jumlah wajar dan bukan sebagai pengganti air putih.


3. Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.


Kandungan tersebut juga dinilai bermanfaat dalam menjaga kesehatan pembuluh darah yang mendukung fungsi ginjal.


Namun, hindari konsumsi berlebihan, terutama jika menggunakan gula dalam jumlah tinggi.


4. Air Kelapa Alami

Air kelapa segar mengandung elektrolit seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Minuman ini dapat menjadi pilihan setelah beraktivitas fisik.


Bagi penderita penyakit ginjal kronis yang harus membatasi asupan kalium, konsumsi air kelapa sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.


5. Jus Buah Tanpa Tambahan Gula

Jus dari buah segar seperti apel, semangka, atau anggur dapat menjadi sumber vitamin dan antioksidan. Pilih jus tanpa gula tambahan agar manfaat kesehatannya tetap optimal.


Mengonsumsi buah utuh tetap lebih dianjurkan karena kandungan seratnya lebih tinggi dibandingkan jus.


6. Infused Water

Infused water dengan irisan mentimun, lemon, atau daun mint bisa menjadi alternatif bagi orang yang kurang menyukai rasa air putih.


Selain menyegarkan, cara ini dapat membantu meningkatkan konsumsi cairan harian.


Minuman yang Sebaiknya Dibatasi

Selain memilih minuman yang baik, penting pula mengurangi konsumsi minuman yang dapat meningkatkan beban kerja ginjal, seperti:


Minuman bersoda.

Minuman tinggi gula.

Minuman berenergi.

Minuman beralkohol.

Minuman dengan kandungan natrium yang tinggi.


Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hipertensi, hingga gangguan fungsi ginjal.


Gaya Hidup Sehat Tetap Menjadi Kunci

Dokter spesialis penyakit dalam umumnya menekankan bahwa kesehatan ginjal tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang diminum, tetapi juga pola hidup secara keseluruhan.


“Menjaga hidrasi, mengontrol tekanan darah, gula darah, serta menerapkan pola makan sehat merupakan langkah penting untuk mempertahankan fungsi ginjal dalam jangka panjang,” ujar seorang dokter spesialis penyakit dalam, kepada JurnalLugas.Com, Kamis 09 Juli 2026.


Selain itu, olahraga rutin, menjaga berat badan ideal, tidak merokok, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala juga menjadi bagian penting dalam mencegah penyakit ginjal.


Menjaga ginjal sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana setiap hari.


Memilih minuman yang sehat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan menghindari konsumsi gula berlebih merupakan investasi kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Baca artikel kesehatan lainnya hanya di JurnalLugas.Com: https://jurnallugas.com


***Ismail Marpaung ***

( Sumber jurnallugas.com )

Kamis, 09 Juli 2026

Polsek Bonai Darussalam Edukasi Siswa Baru SMKN 1 Bonai Darussalam, Tanamkan Semangat Anti-Bullying dan Anti-Narkoba Sejak MPLS



Rokan Hulu-Bonai Darusalam.Media Radius 102.com

Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan bebas dari pengaruh negatif, personel Polsek Bonai Darussalam melaksanakan penyuluhan kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 1 Bonai Darussalam, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (9/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang sejak dini, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, merokok, konsumsi minuman beralkohol, pelanggaran lalu lintas, hingga kecanduan game online.

Penyuluhan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bonai Darussalam IPDA Ardi Yustra sebagai narasumber, didampingi Kanit Lantas BRIPKA Riki Saputra, Bhabinkamtibmas Desa Kasang Mungkal BRIGPOL Eikin I. Sembiring, S.E., serta Banit Reskrim BRIPDA Alvi Andri Ramadhan, S.H.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bonai Darussalam, Sifulloh, S.H., para majelis guru, serta sekitar 120 siswa-siswi baru yang mengikuti MPLS dengan antusias.

Dalam penyampaiannya, personel Polsek Bonai Darussalam menekankan pentingnya menjauhi narkoba karena dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, bahkan berujung pada proses hukum. Para pelajar juga diajak memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang positif, produktif, dan berprestasi.

Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, tidak melakukan aksi balap liar, serta selalu mematuhi peraturan saat berkendara demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Materi penyuluhan juga menyoroti bahaya bullying di lingkungan sekolah. Para siswa diingatkan untuk saling menghargai, tidak menghakimi seseorang berdasarkan penampilan maupun perbedaan fisik, serta membangun budaya saling menghormati agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Tidak hanya itu, personel Polsek Bonai Darussalam turut mengingatkan dampak negatif kecanduan game online yang dapat menyebabkan menurunnya semangat belajar, mengganggu kesehatan, serta menghambat prestasi akademik apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, M.H melalui Binmas Polsek Bonai Darussalam IPDA Ardi Yustra menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan selama MPLS merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menolak berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

"Diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang berprestasi, menjauhi narkoba, menolak segala bentuk perundungan, disiplin dalam berlalu lintas, serta bijak memanfaatkan teknologi demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta MPLS. *(Humas Polres Rohul)*

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Siti Aminah menjadi korban penganiayaan diduga oleh saudara kandungnya sendiri,

*INDRAMAYU– Perselisihan keluarga yang dipicu penyerobotan lahan sawah di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, berujung aksi kekerasan*

Seorang ibu bernama Siti Aminah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh saudara kandungnya sendiri, Solikah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek serius pada tangan kanan diduga akibat terkena benda tajam (pecahan piring).

Berdasarkan keterangan medis, luka pada bagian atas memiliki panjang sekitar 7 sentimeter, sedangkan luka pada bagian bawah sekitar 13 sentimeter, sehingga korban harus menjalani penanganan dengan total 17 jahitan.

Kronologi Konflik Lahan yang Berlarut-larut

Menurut keterangan korban, konflik internal keluarga ini sebenarnya telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Perselisihan bermula dari sengketa penyerobotan kepemilikan lahan sawah yang dibeli Siti Aminah dari kakak tertuanya.

Korban mengaku, tanpa seizin maupun persetujuannya, lahan sawah tersebut diukur, dipatok pihak lain. Ia menyebut tindakan sepihak itu diduga dilakukan oleh Kumed di ketahui sebagai suami Solikah.

"Tanpa izin dan persetujuan dari kami, lahan sawah tersebut secara sepihak diukur, dipatok, dan digadaikan kepada pihak lain oleh Kumed dan Pendi selaku mantan sekretaris desa setempat," ujar Siti Aminah saat memberikan keterangan. Kamis, (9/7).
Dampak dari perselisihan ini membuat korban tidak hanya kehilangan hak untuk mengelola sawah tersebut, tetapi hasil panennya selama ini juga diduga kuat diambil oleh pihak lain. Kondisi inilah yang menjadi pemantik konflik berlarut-larut di dalam keluarga mereka.

Cekcok Mulut Berujung Aksi Kekerasan fisik

Ketegangan semakin memuncak dalam beberapa waktu terakhir setelah korban berulang kali mendapati tanaman hias di pekarangan rumahnya dirusak dan beberapa pot bunga miliknya hilang secara misterius.

Pada hari kejadian, korban berusaha mencari pot yang hilang ke bagian belakang rumah. Di sana, ia bertemu dengan kakaknya dan langsung melayangkan teguran. Teguran tersebut rupanya memicu adu mulut hingga terjadi pertengkaran sengit.

Pertikaian verbal yang semula hanya berupa adu mulut mendadak berubah menjadi aksi fisik. Dalam insiden tersebut, piring yang sedang dipegang oleh Solikah pecah. Pecahan piring itu diduga kemudian dilayangkan ke arah korban hingga mengenai tangan kanannya dan menyebabkan luka robek yang cukup serius.

"Akibat kejadian ini, saya mengalami luka robek yang cukup lebar dan pendarahan parah di bagian tangan," tutur korban.

Langkah Hukum Korban

Korban yang bersimbah darah segera dievakuasi Puskesmas Balongan oleh anaknya dan mendapatkan penanganan medis darurat atas luka robek di tangannya.

Tidak terima dengan tindakan kekerasan yang dialaminya, pihak keluarga korban menyatakan berkomitmen untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. 

Mereka berencana melaporkan peristiwa dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Indramayu agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Harri)

Warga Manfaatkan Layanan Polisi 110, Saat Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri di Mundu

Cirebon Kota – Jajaran Polres Cirebon Kota melalui Polsek Mundu bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria dalam keadaan gantung diri di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Laporan tersebut diterima melalui layanan darurat kepolisian 110 yang diakses oleh perangkat desa setempat setelah mendapat informasi dari saksi di lokasi kejadian.

Peristiwa bermula pada Kamis (9/7/2026) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB, ketika Sdri. S. (43), istri korban, terbangun dan mendapati suaminya, S. (47), tidak berada di sampingnya. Saksi kemudian mencari ke seluruh bagian rumah dan mendapati suaminya dalam kondisi tergantung di pintu kamar mandi menggunakan seutas tali tambang berwarna kuning, lokasi kejadian berada di Desa Suci, Kec. Mundu, Kab. Cirebon.

Kaget dan panik menyaksikan peristiwa tersebut, Sdri. S. segera berteriak meminta pertolongan tetangga. Beberapa warga sekitar yang mendengar teriakan saksi kemudian bergegas mendatangi lokasi dan berupaya memberikan pertolongan. Namun, kondisi korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Warga setempat kemudian mengarahkan saksi untuk melaporkan kejadian ini melalui perangkat desa setempat.

Perangkat Desa Suci yang menerima informasi dari warga segera bertindak dengan menghubungi layanan darurat kepolisian melalui nomor 110. Laporan yang masuk melalui call center kepolisian ini kemudian langsung diteruskan ke jajaran Polsek Mundu untuk segera dilakukan penanganan di lapangan. Pemanfaatan layanan Polisi 110 terbukti efektif mempercepat respons kepolisian dalam merespons setiap laporan darurat dari masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Plt. Kapolsek Mundu Iptu Awan Kurniawan, S.Pd., langsung memimpin personel gabungan untuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara. Tim yang diterjunkan terdiri atas anggota Reskrim, Intelkam, serta Unit Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan olah TKP dan identifikasi secara ilmiah guna memastikan penyebab kematian korban.

Awan Kurniawan, menyatakan bahwa berdasarkan hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. "Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul atau tajam, serta tidak ada indikasi perlawanan di sekitar kamar mandi. Kondisi ini mengarah pada dugaan kuat bahwa korban melakukan perbuatan bunuh diri," jelas Kapolsek saat ditemui di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, terutama Sdri. S. selaku istri korban, almarhum S. tidak memiliki riwayat penyakit kronis maupun permasalahan keluarga yang signifikan. Namun demikian, keluarga mengakui bahwa dalam beberapa pekan terakhir, korban terlihat lebih pendiam dan sering menyendiri tanpa mengungkapkan keluh kesahnya kepada siapapun. Keluarga merasa tidak menyadari adanya tanda-tanda mengkhawatirkan secara kasat mata.

Sementara itu, pihak keluarga korban secara tegas menyatakan keberatan untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah. Pernyataan keberatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani di Mapolsek Mundu. Petugas kepolisian menghormati keputusan keluarga tersebut mengingat tidak ditemukannya indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan pentingnya pemanfaatan layanan Polisi 110 oleh masyarakat luas. "Layanan Polisi 110 merupakan saluran darurat yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam penuh oleh seluruh masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian, mulai dari tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi-kondisi darurat lainnya yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian," ujar AKP M. Aris Hermanto.

Lebih lanjut, Aris juga menyampaikan edukasi penting terkait kesehatan mental dan pencegahan kasus bunuh diri di lingkungan masyarakat. "Kami mengimbau agar setiap keluarga lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarganya. Perubahan perilaku seperti menarik diri dari pergaulan, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai, sering bicara tentang perasaan tidak berharga atau kematian, serta gangguan pola tidur dan makan, merupakan tanda-tanda yang perlu diwaspadai sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan mental," jelasnya. "Jangan ragu untuk membuka komunikasi yang hangat dengan orang terdekat yang sedang mengalami tekanan hidup, dan segera cari bantuan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater jika diperlukan," tambahnya.

AKP M. Aris Hermanto juga mengingatkan bahwa layanan Polisi 110 tidak hanya untuk melaporkan kejadian kriminal, tetapi juga dapat digunakan oleh masyarakat yang melihat atau mengalami situasi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa, termasuk ketika seseorang menunjukkan tanda-tanda akan melakukan percobaan bunuh diri. "Kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu aparat kepolisian untuk memberikan pertolongan sedini mungkin. Oleh karena itu, jangan pernah ragu untuk segera menelepon 110 jika Anda menyaksikan hal-hal yang mencurigakan atau membahayakan di sekitar lingkungan Anda," pungkasnya.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian melalui Layanan Polisi 110, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat segera ditangani sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif. Proses evakuasi dan penanganan di TKP berlangsung lancar, berkat koordinasi yang solid antara pihak kepolisian, perangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Polres Cirebon Kota pun terus mengoptimalkan pelayanan publik dan siap melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman maupun situasi darurat kapan pun dibutuhkan.

(Agus Hermawan)

Sinergi TNI Dan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Perkuat Pembinaan Dan Keamanan Di Rohul

 



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (Kamtib) serta mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian kembali melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan bersama personel TNI yang dirangkaikan dengan tes urine pada Rabu malam (8/7/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, didampingi jajaran pejabat struktural, regu pengamanan, dan staf. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.


Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap 10 orang pegawai dan 60 orang warga binaan sebagai bentuk komitmen Lapas Pasir Pangaraian dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.


Diunggah dari akun facebook Lembaga pemasyarakatan Pasirpangaraian, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa razia gabungan dan tes urine merupakan langkah deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, peredaran narkoba, serta penggunaan telepon genggam ilegal di lingkungan lapas.


“Razia gabungan dan tes urine ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas di lingkungan Lapas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk deteksi dini untuk memastikan Lapas Pasir Pangaraian tetap bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya sehingga proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal,” ujar Veazanol.


Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut selanjutnya didata dan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil tes urine terhadap seluruh peserta, baik 10 orang pegawai maupun 60 orang warga binaan, menunjukkan hasil negatif.


Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta sejalan dengan kebijakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.


Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan bebas dari barang-barang terlarang guna mendukung pembinaan warga binaan yang optimal.


      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.

        ( Ismail Marpaung ).

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Rabu (08/07/2026) pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan.

Dikatakan Serka Priyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lembaga Pemasyarakatan Pasir Pangaraian Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Seluruh Hasil Negatif



Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media Radius 102.com

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) serta mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan bersama personel TNI yang dirangkaikan dengan tes urine pada Rabu malam (8/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, didampingi jajaran pejabat struktural, regu pengamanan, dan staf. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine terhadap 10 orang pegawai dan 60 orang warga binaan sebagai bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa razia gabungan dan tes urine merupakan langkah deteksi dini yang dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, peredaran narkoba, serta penggunaan telepon genggam ilegal di lingkungan lapas.

"Razia gabungan dan tes urine ini merupakan komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas di lingkungan Lapas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk deteksi dini untuk memastikan Lapas Pasir Pangarayan tetap bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya sehingga proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan secara optimal," ujar Veazanol.

Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian. Barang-barang tersebut selanjutnya didata dan akan dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil tes urine terhadap seluruh peserta, baik 10 orang pegawai maupun 60 orang warga binaan, menunjukkan hasil negatif.

Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut atas perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta sejalan dengan kebijakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.

Melalui pelaksanaan razia gabungan dan tes urine secara berkala, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta mewujudkan lapas yang aman, tertib, bersih dari narkoba, dan bebas dari barang-barang terlarang guna mendukung pembinaan warga binaan yang optimal.

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Raih Peringkat IV pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas, Kasi Adm Kamtib Lapas Pasir Pangarayan Bawa Inovasi SABANA-AMAN



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media Radius 102.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali menorehkan prestasi melalui Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Moch. Subhan Zakaria, S, Tr.Pas., M.H. yang berhasil menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur.

Dalam pelatihan tersebut, Moch. Subhan Zakaria berhasil meraih Prestasi Istimewa Peringkat IV berkat implementasi aksi perubahan berupa inovasi SABANA-AMAN (Sistem Database Sarana dan Prasarana Keamanan), sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan data sarana dan prasarana keamanan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan secara lebih efektif, sistematis, dan terdokumentasi.

Aplikasi SABANA-AMAN merupakan inovasi berbasis digital yang dirancang untuk memudahkan proses pendataan, monitoring, serta pelaporan kondisi sarana dan prasarana keamanan. Melalui sistem ini, kondisi fasilitas pengamanan dapat dipantau secara berkala sehingga kebutuhan pemeliharaan maupun potensi kerusakan dapat teridentifikasi lebih cepat sebagai langkah preventif dalam mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Moch. Subhan Zakaria menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari dukungan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan yang turut berkontribusi dalam implementasi aksi perubahan selama pelaksanaan PKP.

"Prestasi ini bukan hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan di Lapas. Semoga aplikasi SABANA-AMAN dapat memberikan manfaat nyata serta terus dikembangkan guna mendukung tata kelola pemasyarakatan yang lebih modern dan akuntabel," ujar Subhan.

Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia serta mendorong budaya inovasi di lingkungan pemasyarakatan. Melalui implementasi aksi perubahan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
        ( Ismail Marpaung ).

Rabu, 08 Juli 2026

POV Layanan Kunjungan di Lapas Pasir Pangarayan



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media Radius 102.com 
Halo Sahabat L'Pasian! Bagi Anda yang ingin mengunjungi keluarga atau kerabat di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, yuk simak POV pelayanannya di meja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kita.

(Note: Karena Photo ini diambil menggunakan kamera depan, tulisan latar belakang dan tangan petugas jadi terbalik/mirror ya Sahabat, tapi informasinya tetap tersampaikan dengan jelas kok!.

     Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polres Rokan Hulu Ikuti Peresmian Secara Virtual di Rokan IV Koto



ROKAN HULU-Media Radius 102.com
Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat melalui Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Peresmian yang dipimpin langsung oleh Kapolri secara virtual dari Kota Dumai itu diikuti secara serentak oleh jajaran Polda Riau, termasuk Polres Rokan Hulu, pada Rabu (8/7/2026).

Untuk wilayah Kabupaten Rokan Hulu, kegiatan virtual dipusatkan di lokasi Jembatan Sei Palis, Kecamatan Rokan IV Koto. Kapolres Rokan Hulu diwakili Kabag Ops Polres Rokan Hulu KOMPOL Ikhwan Widarmono. Turut hadir Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., Camat Rokan IV Koto Alparid Toha, S.P., M.IP., perwakilan Koramil 13 Rokan IV Koto, para pejabat utama Polres Rokan Hulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala instansi terkait, serta para pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Rokan IV Koto.

Rangkaian peresmian diawali dengan kedatangan Kapolri beserta rombongan di lokasi utama di Kota Dumai yang disambut secara adat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan tari persembahan, pemutaran video selayang pandang, sambutan Kapolda Riau, hingga penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga berdialog dengan para peserta, menyerahkan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada perwakilan masyarakat, serta meninjau langsung jembatan yang telah diresmikan. Seluruh rangkaian kegiatan disaksikan secara virtual oleh jajaran Polres Rokan Hulu bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir di Kecamatan Rokan IV Koto.

Keikutsertaan Polres Rokan Hulu dalam peresmian ini menjadi bentuk dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan pelajar juga mencerminkan semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II oleh Kapolri berlangsung hingga pukul 11.45 WIB. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Perkuat Kesadaran Hukum,Lapas Pasir Pangaraian Terima Program Penyuluhan Posbakum



Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media Radius 102.com

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian menerima kegiatan penyuluhan hukum yang diselenggarakan oleh Pos Bantuan Hukum (Posbakum) sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum bagi para tahanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian pada Sabtu (4/7/2026)

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Ega Saputra, bersama perwakilan Posbakum serta para peserta dari kalangan tahanan.

Dalam penyuluhan tersebut, para peserta memperoleh berbagai materi yang mencakup edukasi dan penyuluhan hukum, layanan konsultasi hukum secara gratis, pendampingan terhadap permasalahan hukum, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban setiap warga binaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kejari Rokan Hulu Berhasil Ajukan Restorative Justice, Dua Perkara Resmi Dihentikan Penuntutannya
Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Ega Saputra, mengatakan bahwa penyuluhan hukum merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak tahanan untuk memperoleh akses terhadap informasi dan layanan hukum.

“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan penyuluhan hukum ini. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para tahanan mengenai hak, kewajiban, serta berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan proses yang mereka jalani,” ujar Ega Saputra.

Menurutnya, sinergi antara Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian dengan Pos Bantuan Hukum menjadi langkah positif dalam mendukung penyelenggaraan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan kesadaran hukum para tahanan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian menegaskan komitmennya untuk terus membuka akses terhadap layanan hukum bagi para tahanan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Diharapkan penyuluhan hukum dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap ketentuan hukum yang berlaku serta mendorong tumbuhnya kesadaran hukum sebagai bekal dalam menjalani proses hukum maupun kehidupan bermasyarakat setelah selesai menjalani masa pembinaan.

     Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
       ( Ismail Marpaung ).

Sebanyak 1700 Orang guru PAUD Se Indramayu Yang Tergabung Dalam Himpaudi Desak Pemerintah Revisi UU No 20 Tahun 2003





Indramayu,Sergaptarget.com  Sebanyak 1700 orang guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Non Formal yang tergabung dalam wadah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Indramayu menuntut pemerintah untuk segera mengesahkan revisi UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) agar pendidik PAUD non formal diakui setara sebagai guru sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) hingga saat ini, guru PAUD non formal belum diakui secara hukum sebagai guru di mata UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen,” jela Ketua Himpaudi Kabupaten Indramayu, Umiyati, M.Pd kepada media, Selasa (7/07/2026).

Menurut Umiyati, tuntutan utama guru PAUD Non Formal adalah menyatukan aturan tersebut agar guru PAUD mendapatkan hak profesi setara, termasuk akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan sertifikasi.

Himpaudi Kabupaten Indramayu juga mendesak Pemerintah Pusat dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Pemerintah Kabupaten Indramayu dibawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim untuk dapat memberikan kesejahteraan dan gaji yang layak bagi 1.700 guru PAUD Non Formal yang tersebar di 900-san sekolah sekolah PAUD di 31 Kecamatan.

Untuk itu. Kata Umiyati perlu adanya pemerataan hak Tunjangan dengan percepatan penyaluran tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini disalurkan setiap bulan.

Umiyati menegaskan guru PAUD berharap skema percepatan serupa dapat dirasakan dan diwujudkan bagi guru-guru non-ASN.

“Guru guru PAUD Non formal di Indramayu ini masih menghadapi kenyataan miris dengan honor yang sangat minim, bahkan kerap terlambat cair. Kami akan terus mendesak Pemerintah untuk menaikkan bantuan kesejahteraan atau insentif bulanan bagi guru Non-ASN secara adil,” tegas Umiyati yang juga merupakan salah satu tim pejuang kesetaraan guru PAUD tingkat nasional.

Pihaknya juga meminta pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera merealisasikan tuntutan guru PAUD Non Formal yang sudah diputuskan bersama antara eksekutif dan legislatif beberapa waktu yang lalu.

“Terkait insentif dari Pemkab Indramayu pada tahun 2026 ini sudah dianggarkan Rp100 ribu per bulan atau Rp. 1,2 juta per tahun. Kami berharap bisa secepatnya dicairkan dalam dua tahap atau per semester,” jelasnya.

Umiyati juga mendesak pemerintah untuk memperbesar kuota rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi pendidik PAUD dan kejelasan status kepegawaian bagi guru PAUD yang telah mengabdi puluhan tahun namun tetap berstatus honorer.

Ditempat terpisah, salah satu guru PAUD Sokaindah Desa Tegalurung Kecamatan Balongan, Noorlina Yuniarti Sirnulingga, A.Md menambahkan, Guru PAUD sering dipandang sebelah mata karena dianggap hanya bermain dan bernyanyi, padahal profesi Guru PAUD ini memikul beban sangat berat yakni pembentukan pondasi karakter bagi anak bangsa kedepan, ucap Noorlina pada Selasa malam (7/7/2926).

Dikatakannya, profesi Guru PAUD dianggap rendah dan sepele, karena pekerjaannya dianggap sepele hanya menjaga anak kecil dan bermain tanpa keahlian khusus. Dengan pendapatan honor bulanan sangat minim tidak sebanding dengan beban kerja.

Profesi ini dinilai tidak memiliki masa depan yang cerah dibanding dengan profesi guru tingkat sekolah atas.
Realita tugas Guru PAUD membangun fondasi menjadi peletak pertama atau dasar membentuk karakter dan otak anak di usia emas.

“Menyusun metode tumbuh kembang motorik, emosi, dan sosial anak. Guru PAUD harus mampu menghadapi sifat anak balita yang sangat beragam dengan tingkat kesabaran tinggi”, tutupnya. 

(Nana. S)

Bulan Agustus Sebentar Lagi! Yuk, Kenali Ketentuan Remisi bagi Warga Binaan


Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media Radius102.com 

Mendekati Hari Kemerdekaan RI, salah satu hal yang paling dinantikan oleh Warga Binaan adalah Remisi Umum. Tapi, tahu nggak sih kalau pemberian remisi itu ada syarat dan tidak diberikan begitu saja? .

Di video kali ini, kita akan bahas tuntas mulai dari syarat hingga apa saja yang membuat remisi bisa tertunda atau tidaki didapatkan.

      Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Senin, 06 Juli 2026

Polsek Ujungbatu Hadirkan Kepedulian Lewat Program JALUR, Salurkan Bansos dan Layanan Kesehatan di Pinggiran Sungai Rokan



ROKAN HULU-Media Radius 102.com Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat hingga ke wilayah terpencil kembali diwujudkan melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Personel Polsek Ujungbatu melaksanakan kegiatan imbangan Program Unggulan Kapolda Riau dengan menyalurkan bantuan sosial serta memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (6/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin oleh personel Bhabinkamtibmas, yakni Aipda Effendi Siregar, Aipda Praja Dilla, dan Brigadir G.K. Irsyad, SH. Dalam kegiatan itu, bantuan sosial diserahkan kepada salah seorang warga, Ibu Dalinah, yang berdomisili di RT 003 RW 004 Dusun Damai II, Desa Pematang Tebih.

Selain menyerahkan bantuan sosial, personel juga memberikan pelayanan bakti kesehatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pelayanan.

Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari beras 5 kilogram, satu papan telur ayam, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Program JALUR merupakan salah satu program unggulan Kapolda Riau yang mengedepankan pelayanan terpadu lintas fungsi, melibatkan Ditpolairud, Ditbinmas, Biddokkes, Bidhumas, serta seluruh jajaran Polres di wilayah Riau. Program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang berada di daerah terpencil dan sulit diakses, sehingga kehadiran negara dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Desa Pematang Tebih sendiri merupakan kawasan yang berada di tepian Sungai Rokan. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup sebagai nelayan sungai dan menggunakan sampan maupun perahu sebagai sarana transportasi serta mengangkut hasil tangkapan. Wilayah tersebut juga dikenal rawan banjir saat musim penghujan serta memiliki tingkat pendidikan masyarakat yang relatif masih rendah.

Melalui kegiatan ini, Polres Rokan Hulu bersama Polsek Ujungbatu berharap pelayanan yang diberikan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang terus bertransformasi menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis.

Kapolsek ujung batu Kompol Buyung Kardinal, SH, MH menegaskan bahwa Program JALUR merupakan implementasi nyata Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses.

"Program JALUR adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, tanpa memandang kondisi geografis. Melalui bantuan sosial dan pelayanan kesehatan ini, kami ingin memperkuat kepedulian, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujarnya.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta penuh keakraban antara personel kepolisian dan masyarakat setempat.*(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : Radius 102.com Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Pererat Silaturahmi, Babinsa Pucangsawit Rutin Komsos Dengan Warga Binaan

Surakarta – Keakraban TNI dengan rakyat kembali terjalin. Babinsa Kelurahan Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Serda Tarto, melaksanakan Komunikasi Sosial dengan warga binaan di RT 01/09 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Senin (06/07/2026)

Ditegaskan Serda Tarto Kegiatan Komsos merupakan salah satu tugas pokok Babinsa untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya.

" Komsos bertujuan untuk mencerminkan rasa kedekatan Babinsa kepada masyarakat."katanya.

“Kegiatan ini untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Dengan adanya interaksi dan komunikasi, hubungan Babinsa dengan warga binaan akan semakin erat,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui Komsos Babinsa juga dapat melakukan upaya deteksi dini dan cegah dini apabila ada potensi permasalahan di wilayah. Sehingga setiap permasalahan yang muncul dapat segera diketahui duduk perkaranya dan dicari solusinya bersama.

Menjalin silaturahmi yang baik dengan warga binaan adalah komitmen Babinsa dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di wilayah. Diharapkan dengan komunikasi yang intens, tercipta kekompakan antara TNI dan masyarakat untuk bersama-sama membangun wilayah yang aman dan kondusif.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image