Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Lapas Pasir Pangarayan Laksanakan Troling Penuh dan Sosialisasi Tata Tertib

Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarak...

Postingan Populer

Selasa, 22 September 2026

Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Lapas Pasir Pangarayan Laksanakan Troling Penuh dan Sosialisasi Tata Tertib


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Kesatuan Pengamanan Lapas berkolaborasi dengan Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) melaksanakan kegiatan troling penuh di seluruh lingkungan Lapas, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Moch. Subhan Zakaria. Turut hadir Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Portatib) Assaufi Mubarokh dan Kepala Subseksi Keamanan (Kasubsi Keamanan) Andika Saputra beserta jajaran petugas.

Troling dilaksanakan sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di seluruh lingkungan Lapas tetap terjaga. Petugas melakukan pemantauan secara menyeluruh terhadap kondisi lingkungan serta memastikan pelaksanaan tugas pengamanan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memberikan sosialisasi kepada warga binaan mengenai tata tertib yang berlaku di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Sosialisasi dilakukan sebagai bentuk penguatan pemahaman agar warga binaan senantiasa mematuhi ketentuan serta turut menjaga keamanan dan ketertiban selama menjalani masa pembinaan.

Mewakili Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Ka.KPLP Freddy Rinadi Siregar menyampaikan bahwa pelaksanaan troling secara menyeluruh merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga binaan.

> “Troling penuh ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini untuk memastikan kondisi lingkungan Lapas tetap aman dan tertib. Kami juga terus mengingatkan warga binaan agar memahami serta mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kepedulian dan kerja sama dari seluruh pihak,” ujar Freddy.

Sementara itu, Kasi Adm. Kamtib Moch. Subhan Zakaria menegaskan bahwa kegiatan pemantauan keamanan perlu dilakukan secara rutin dan menyeluruh, disertai dengan penyampaian informasi mengenai tata tertib kepada warga binaan.

> “Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pemantauan terhadap kondisi keamanan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai tata tertib yang harus dipatuhi. Dengan komunikasi dan pengawasan yang berjalan secara berkesinambungan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” ungkap Subhan.

Pelaksanaan troling penuh tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara konsisten, sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan agar berjalan dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

       Jurnalis : radius102.com Rohul
         ( I.Marpaung ).

Kurang dari 24 Jam, Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota berhasil mengamankan seorang pria berinisial S yang diduga terlibat dalam perkara pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial YN di salah satu hotel di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah peristiwa tersebut diketahui pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.45 WIB, dan pengungkapan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mako Polres Cirebon Kota, Selasa (22/9/2026).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. menerangkan bahwa setelah mengetahui adanya peristiwa tersebut, jajaran Sat Reskrim Polres Cirebon Kota langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus menelusuri keberadaannya. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku telah meninggalkan lokasi dan bergerak menuju wilayah Pangandaran.

Korban dalam perkara tersebut diketahui berinisial YN, perempuan kelahiran Cirebon tahun 2003 yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dan merupakan warga Kabupaten Cirebon. Sementara pelaku berinisial S, laki-laki kelahiran Cirebon tahun 2003 yang bekerja sebagai buruh harian lepas dan merupakan warga Kabupaten Cirebon.

Dalam konferensi pers tersebut, turut hadir Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Dr. M. Fadlillah, S.I.K., M.H., Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto, Kanit Resum Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Ipda Gunawan, S.H., M.M., Kanit Resmob Polres Cirebon Kota Ipda Nervan Pangalu­an Lubis, S.Tr.I.K., Kaur Identifikasi Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Ipda Muhammad Nurul Fajar, S.H., M.M., personel Unit Resum Sat Reskrim serta sejumlah jurnalis media cetak dan media online.

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika pelaku bersama korban berada di salah satu kamar hotel. Setelah sempat meninggalkan kamar untuk membeli air minum, pelaku kembali dan mendapati korban sedang melakukan panggilan video dengan seorang laki-laki. Kondisi tersebut kemudian memicu pertengkaran antara pelaku dan korban hingga terjadi perebutan telepon seluler.

Dalam pertengkaran tersebut, pelaku diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban dengan menendang bagian pinggang korban hingga korban terpental dan membentur tembok. Setelah itu, pelaku kembali melakukan kekerasan terhadap korban hingga korban kehilangan kesadaran. Pelaku kemudian menggunakan tali sepatu milik korban untuk menjerat leher korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah mengetahui korban tidak bernyawa, pelaku kemudian berupaya menutupi perbuatannya dengan membungkus tubuh korban menggunakan kain sprei. Pelaku juga sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menggantung diri di area kamar mandi, namun upaya tersebut tidak berhasil. Dalam kondisi panik, pelaku kemudian meninggalkan lokasi dan melarikan diri menuju wilayah Pangandaran.

Petugas Sat Reskrim Polres Cirebon Kota yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengetahui keberadaan pelaku. Penelusuran dilakukan hingga ke wilayah Pangandaran dan berujung pada berhasil diamankannya pelaku kurang dari 24 jam sejak peristiwa tersebut diketahui. Pelaku selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dalam pengungkapan perkara tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kejadian, di antaranya telepon seluler milik korban, telepon seluler milik pelaku, pakaian yang diduga digunakan pelaku, celana jeans, topi, tas ransel serta sepatu. Barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan penyidikan dan pembuktian perkara.

Perkara tersebut ditangani dengan menerapkan Pasal 458 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau Pasal 466 Ayat (3) mengenai penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan, “Keberhasilan jajaran Polres Cirebon Kota mengamankan pelaku kurang dari 24 jam sejak peristiwa diketahui merupakan hasil kerja cepat dan koordinasi personel dalam melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan pelaku yang sempat melarikan diri ke luar wilayah Kota Cirebon. Kami mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan perkara ini dan mengimbau masyarakat untuk segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya kejadian yang berkaitan dengan tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.”

((Agus Hermawan))

Road Show MPC PP,Ke Empat Kecamatan diKabupaten

*Indramayu* Ibdramayu- Inara- my.Id "Dalam rangka membangun soliditas, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar roadshow ke sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah ujung Indramayu bagian Barat (Inbar) meliputi Sukra, Anjatan, Haurgeulis. dan Gantar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan jajaran pengurus di tingkat kecamatan.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran MPC Pemuda Pancasila Indramayu berdialog langsung dengan pengurus PAC. Sejumlah hal berkaitan dengan organisasi, program kerja, serta penguatan peran kader di tengah masyarakat turut menjadi pembahasan.


Roadshow juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi dari pengurus PAC. Berbagai masukan dan kondisi yang berkembang di tingkat bawah menjadi bahan evaluasi bagi jajaran MPC dalam menyusun langkah organisasi ke depan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu, Ramadhin Lystia Wimana,yang akrab disapa Bung Tyo menyampaikan bahwa konsolidasi hingga tingkat PAC penting dilakukan agar komunikasi internal organisasi tetap berjalan dengan baik.

“Roadshow ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus konsolidasi. Kami ingin memastikan seluruh jajaran tetap solid dan memiliki semangat yang sama dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya kepada awak media, saat berkunjung di kantor PAC Sukra Desa Karanglayung, Sabtu, 19 September 2026.


Menurutnya, keberadaan Pemuda Pancasila tidak hanya berkaitan dengan kegiatan internal organisasi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial,Agama dan kemasyarakatan.

“Kami menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus kabupaten sampai PAC dan ranting, kita harus melaksanakan kegiatan positif jangan sampai organisasi PP ini negatif di masyarakat,” pungakasnya.

Sementara itu, ketua PAC Kecamatan Sukra, Rochmat, menyambut baik kegiatan roadshow tersebut. Pertemuan secara langsung dan penuh jeakraban dinilai dapat mempererat hubungan antara pengurus MPC dengan jajaran di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, sangat menyambut baik sekali bisa memberikan semangat motivasi kepada anggota kami pengurus PAC Sukra, dengan adanya roadshow dari MPC ke PAC itu memberikan rasa semangat juang,” ucapnya.
Dengan adanya roadshow ini, konsolidasi organisasi diharapkan semakin kuat. Komunikasi antara MPC dan PAC pun terus dibangun sebagai bagian dari upaya menjaga solideritas serta meningkatkan kiprah Pemuda Pancasila di Kabupaten Indramayu. (Fon'f)."

Senin, 21 September 2026

Dukung Ketahanan Pangan Lapas NARKOTIKA RUMBAI Panen Lele Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan


Pekanbaru -Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai sukses melaksanakan panen ikan lele sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan. Kegiatan ini merupakan hasil dari pembinaan kemandirian yang diberikan kepada Warga Binaan 
Pemasyarakatan (WBP).

Keberhasilan panen tersebut menunjukkan efektivitas pelatihan teknis yang dibimbing langsung oleh petugas lapas. Para WBP terbukti mampu mengelola proses budidaya ikan dengan baik, mencerminkan peningkatan produktivitas di dalam lapas.

Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat  ketahanan pangan, tetapi juga membekali WBP dengan keterampilan produktif. Bekal tersebut sangat penting agar mereka dapat mandiri dan berkontribusi positif setelah kembali ke masyarakat.

      Jurnalis : radius102.com
       ( I.Marpaung ).

Warga Gadingan Di Bekali Keterampilan UMKM Oleh Polres Indramayu


INDRAMAYU — Radius102.com Polres Indramayu Polda Jabar memberikan pelatihan pembuatan sabun cair kepada masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Gadingan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai narasumber. Turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana. S, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu terkait kegiatan pelatihan usaha bagi masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh warga,” kata IPTU Agus Setiawan kepada awak media.

Dalam pelatihan tersebut, warga mendapatkan praktik langsung mengenai proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun cuci piring. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan semir ban yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga.

Menurut IPTU Agus, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk turut mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya, kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi mendorong perekonomian masyarakat. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” ujarnya.

Pelatihan tidak hanya memberikan penjelasan mengenai bahan yang digunakan, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan selesai.


IPTU Agus berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, masyarakat Desa Gadingan dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut. Jika dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru,” katanya.

Sementara Kuwu Desa Gadingan, Suwarto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. beserta jajaran atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Gadingan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada masyarakat Desa Gadingan,” kata Suwarto.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” ujarnya.

Suwarto berharap keterampilan yang diperoleh warga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan mengenai pembuatan sabun cair diharapkan dapat terus dipraktikkan, dikembangkan, dan bahkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat Desa Gadingan.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif secara langsung kepada warga.
“Kami berterima kasih atas perhatian, kepedulian, serta kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Gadingan, Rustinih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, warga yang sebelumnya belum mengetahui proses pembuatan sabun cuci kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada kami,” kata Rustinih.

Ia menuturkan, keterampilan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Rustinih berharap kegiatan pemberdayaan seperti itu dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya. ( MHR Kabiro )

Kodim 0616/Indramayu Gelar Sunatan Massal Rayakan HUT TNI Tentara Nasional Indonesia ke-81



 Indramayu — Radius102.com -Sabtu 19 September 2026 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-81, Kodim 0616/Indramayu menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak warga Indramayu, Sabtu,19/9/2026. Kegiatan sosial kesehatan ini dilaksanakan di markas Kodim dan diikuti 60 anak yang siap dikhitan.
Sunatan massal dilaksanakan oleh tenaga medis gabungan, melibatkan tim dokter dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu dan tim medis Kodim 0616/Indramayu. 
Salah seorang dokter dari Kodim, Dr. Nurul Lathiefa R.H., menjelaskan pelaksanaan prosedur medis dan upaya keselamatan pasien selama kegiatan berlangsung.“Pelayanan dilaksanakan dengan protokol kebersihan dan keselamatan yang ketat. Anak-anak kami tangani sesuai standar medis, dengan pendampingan pasca-operasi untuk memastikan pemulihan yang baik,” kata Dr. Nurul Lathiefa R.H.Dandim 0616/Indramayu.
Letkol Arm. Tulus Widodo S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut HUT TNI ke-81. 
Menurutnya, aksi tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga setempat.“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI untuk masyarakat. 
Selain membantu kesehatan anak-anak, kegiatan seperti ini memperkuat kebersamaan dan sinergi antara Kodim, rumah sakit, dan warga Indramayu,” ujar Letkol Tulus Widodo.
Panitia penyelenggara melaporkan bahwa selain prosedur khitan, peserta menerima pemeriksaan kesehatan pra-operasi, pemberian obat dan petunjuk perawatan pasca-khitab, serta bingkisan ringan untuk keluarga. 
Koordinasi antar instansi dinilai berjalan lancar, dengan dukungan fasilitas dan tenaga kesehatan memadai.
Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Sejumlah orang tua mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kodim dan RSUD Indramayu karena mampu memberikan layanan kesehatan gratis yang membantu kondisi ekonomi keluarga.
Kegiatan sunatan massal ini termasuk salah satu kegiatan sosial yang rutin dilakukan Kodim sebagai bagian dari program teritorial dan pengabdian masyarakat. 
Penyelenggara menyatakan kesiapan untuk terus menggelar program serupa di wilayah lain apabila diperlukan. ( MHR Kabiro)

Relawan dan Saksi, Gelar TOP Perkuat Pembinaan dan Konsolidasi Organisasi DPD PKS Indramayu


INDRAMAYU, Radius102.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Indramayu menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Bidang Relawan dan Saksi Nasional, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan pendidikan politik tersebut berlangsung di Aula PKS Indramayu, Jalan Ismail, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dan diikuti oleh jajaran serta peserta dari bidang relawan dan saksi.

Training Orientasi Partai menjadi salah satu wadah pembekalan untuk memberikan pemahaman mengenai organisasi, nilai-nilai kepartaian, serta peran relawan dan saksi dalam kegiatan politik dan kemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan orientasi dan pembinaan agar memahami tugas serta tanggung jawabnya dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Kegiatan TOP juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia serta konsolidasi internal organisasi. Dalam pelaksanaan di berbagai daerah, program TOP PKS diarahkan untuk memperkuat pemahaman relawan sekaligus membangun pembinaan yang berkelanjutan.

Selain pembekalan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara struktur partai, relawan, dan saksi di tingkat daerah.

Dengan adanya Training Orientasi Partai, DPD PKS Kabupaten Indramayu diharapkan dapat terus melakukan pembinaan secara terstruktur kepada para relawan dan saksi, sehingga mereka memahami peran serta tanggung jawab dalam kegiatan organisasi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula PKS Indramayu tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan Bidang Relawan dan Saksi Nasional PKS di tingkat daerah.Catatan: jumlah peserta, nama Ketua DPD PKS Indramayu, Wisma , nama Ketua Bidang Relawan dan Saksi, narasumber," (MHR  Kabiro)

Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri, Babinsa Sudiroprajan Ajak Linmas dan Warga Kerja Bakti


Uploaded Image

Surakarta – Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Babinsa Kelurahan Sudiroprajan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Watono bersama Linmas Kelurahan Sudiroprajan dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan bekas rumah dan sampah di dalam pemukiman warga RW 01, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Senin ( 21/09/2026).

Babinsa Koramil 04/Jebres Sertu Watono mengatakan, kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya pemukiman di Kelurahan Sudiroprajan.

"Kegiatan ini juga sebagai upaya agar masyarakat selalu peduli dengan kondisi lingkungan terutama jalan umum yang mana sarana tersebut merupakan salah satu akses utama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga dan kemajuan wilayah tersebut,"terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, melalui sinergitas, gotong royong dan jalinan kerjasama yang baik akan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Kami berharap dengan keberadaannya dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat dalam menunjang pembinaan teritorial di wilayah binaan," pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tak Surut Meski Cuaca Panas, KBD Tahap III Gandekan Jadi Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat


Uploaded Image

Surakarta – Semangat gotong royong warga tak pernah surut, Bersama warga, Anggota Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta terus melanjutkan kegiatan Program TNI Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III Tahun 2026 di Ds. Karangasem RT 02 RW 02, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Senin (21/09/2026)

Program KBD Tahap III ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Meski cuaca panas menyengat, tidak menyurutkan semangat personel TNI dan warga untuk menyelesaikan setiap pekerjaan pembangunan fisik di lingkungan masyarakat agar dapat selesai dengan cepat.

Kebersamaan warga terpancar jelas dalam kegiatan KBD ini. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan dan bahu-membahu dalam setiap pekerjaan.

Di sela-sela kegiatan, Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono,S.Sos menyampaikan motivasi kepada seluruh personel KBD untuk selalu semangat dalam bekerja.

"Kepada personel KBD untuk selalu semangat dalam bekerja agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan, sasaran pembangunan KBD Tahap III diharapkan selesai tepat waktu dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kelurahan Gandekan.

Penulis : Arda 72

Jaga Kondusifitas Wilayah Tetap Aman, Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Sertu Eko melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Minggu (20/09/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungannya."tegas Sertu Eko.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan dan Kemenag Rohul Tandatangani MoU Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu (Kemenag Rohul) terkait pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi warga binaan, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, H. Zulkifli, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), Andi Rahman, serta Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Registrasi & Bimkemas), Ega Saputra.

Penandatanganan MoU ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu dalam mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan kerohanian bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, kami ingin memberikan bekal pembinaan yang positif sehingga warga binaan dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat,”ujar Efendi P. Purba.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, H. Zulkifli, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memberikan penguatan spiritual kepada warga binaan.

“Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu siap mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian di Lapas Pasir Pangarayan. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat,”ungkap H. Zulkifli.

Dengan adanya MoU ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan bersama Kemenag Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembinaan kerohanian secara terarah dan berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembinaan warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
        ( I.Marpaung ).

Minggu, 20 September 2026

Pelaku Pencurian Handphone Peziarah Diamankan di Makam Sunan Gunung Jati

Cirebon Kota - Warga yang berada di kawasan Makam Sunan Gunung Jati menghubungi petugas kepolisian yang sedang melaksanakan patroli di kompleks makam setelah mengetahui adanya dugaan pencurian handphone milik peziarah, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.57 WIB. Petugas yang menerima informasi tersebut segera mendatangi lokasi di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Blok Pekauman, Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, dan bersama warga mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku.

Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H. mengatakan, respons cepat petugas terhadap informasi warga tersebut memungkinkan pria yang diduga melakukan pencurian handphone dapat segera diamankan di kawasan kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Setelah diamankan, pelaku kemudian dibawa oleh petugas ke Mako Polsek Gunung Jati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pria yang diamankan tersebut berinisial AN (53), warga Kota Cirebon. Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap identitas dan barang-barang yang berada dalam penguasaan pelaku untuk mengetahui keterkaitannya dengan dugaan pencurian handphone milik peziarah yang terjadi di kawasan tersebut.

Dalam pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan dua unit handphone masing-masing merek Vivo dan Xiaomi yang diduga berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencurian. Kedua handphone tersebut kemudian diamankan oleh petugas sebagai barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Selain dua unit handphone, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Lexy warna hitam tanpa nomor polisi yang berada dalam penguasaan pelaku. Petugas turut mengamankan sebuah tas selempang warna cokelat beserta dompet warna hitam yang berisi sejumlah barang dan dokumen, termasuk STNK sepeda motor.

Setelah pelaku dan barang bukti diamankan, petugas membawa seluruhnya ke Mako Polsek Gunung Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami rangkaian kejadian, memastikan kepemilikan barang yang diamankan, serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan dalam proses penanganan dugaan tindak pidana pencurian tersebut.

Saat diamankan, pelaku diketahui mengalami luka akibat amukan massa. Petugas kemudian membawa pelaku untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di Puskesmas Suranenggala sebelum proses pemeriksaan kepolisian dilanjutkan.

Kejadian tersebut menjadi contoh pentingnya kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama di kawasan yang ramai dikunjungi peziarah. Melalui semangat Jaga Baik Cirebon Kota, masyarakat diharapkan tidak ragu berkomunikasi dengan petugas apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian, sehingga setiap informasi dapat segera direspons.

Kapolsek Gunung Jati AKP Muchammad Qomaruddin, S.H., M.H. mengimbau masyarakat, khususnya para peziarah, untuk selalu menjaga barang berharga dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas mencurigakan. “Kami mengapresiasi masyarakat yang segera menghubungi petugas ketika mengetahui adanya dugaan pencurian, sehingga personel yang sedang berpatroli dapat langsung datang dan melakukan pengamanan. Mari bersama-sama Jaga Baik Cirebon Kota dengan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran kepolisian,” ujarnya.

Tim Maung Presisi 851 Jaga Baik Cirebon Kota Amankan Dua Pria Diduga Konsumsi Obat Keras Ilega

l

Cirebon Kota - Tim Maung Presisi 851 Jaga Baik Cirebon Kota Sat Samapta Polres Cirebon Kota mengamankan dua pria yang diduga mengonsumsi obat-obatan keras yang disalahgunakan saat melaksanakan patroli di Jalan Ahmad Yani, Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu (20/9/2026) dini hari.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H. mengatakan, pengamanan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya sekelompok remaja yang berkumpul di kawasan Jalan Ahmad Yani. Tim Maung Presisi 851 kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mengamankan dua orang pria, yakni AS (32) dan JA (30), yang diduga menggunakan atau mengonsumsi obat-obatan keras yang disalahgunakan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas turut mengamankan barang bukti berupa 25 butir obat Trihexyphenidyl serta satu unit sepeda motor yang digunakan oleh kedua orang tersebut.

Kedua orang yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Patroli Tim Maung Presisi 851 Jaga Baik Cirebon Kota merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan obat-obatan keras sekaligus merespons informasi masyarakat terkait aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kegiatan tersebut juga menjadi langkah preventif kepolisian untuk mendeteksi lebih awal aktivitas yang berpotensi mengarah pada tindak pidana, khususnya penyalahgunaan obat-obatan keras yang dapat membahayakan pengguna maupun lingkungan sekitarnya.

Polres Cirebon Kota mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui kepedulian dan keberanian menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan dugaan penyalahgunaan obat-obatan keras atau aktivitas mencurigakan.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan, “Jaga Baik Cirebon Kota merupakan upaya bersama antara kepolisian dan masyarakat untuk mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar tidak mengonsumsi atau menyalahgunakan obat-obatan tanpa resep dan pengawasan tenaga medis. Apabila mengetahui adanya penyalahgunaan obat-obatan keras atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.”

((Agus Hermawan))

Sabtu, 19 September 2026

Ratusan Buruh Kepung DPRD Sumut, T. M. Yusuf: Perjuangan Belum Berakhir, Kami Kawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan hingga Oktober


MEDAN-radiu 102.com Ratusan buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) Sumatera Utara mengepung Gedung DPRD Sumut, Kamis (17/9/2026). Mereka mendesak agar pembahasan dan pengesahan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan benar-benar menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian, perlindungan, serta peningkatan kesejahteraan bagi pekerja, bukan sekadar perubahan aturan di atas kertas.

Ketua KSPSI AGN Sumut, T. M. Yusuf, yang menjadi salah satu bagian penting dalam pergerakan KBPBI Sumut, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan titik akhir perjuangan buruh. Menurutnya, buruh tidak ingin hanya menjadi penonton ketika nasib mereka ditentukan melalui pembahasan regulasi di tingkat pusat.

 “Perjuangan kami belum berakhir hari ini. Justru ini baru bagian dari rangkaian perjuangan. Pergerakan yang kami mulai dari tanggal 10, 16, dan 17 ini memang belum maksimal, dan kami akan terus bergerak serta mengawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan ini sampai bulan Oktober,” tegas Yusuf.

Yusuf juga mengingatkan agar DPR RI dan pemerintah tidak mengabaikan suara buruh dalam proses pembahasan pasal demi pasal.

 “Kami tidak datang ke DPRD hanya untuk menyampaikan aspirasi lalu pulang dan melupakan semuanya. Kami ingin ada pengawalan nyata. Jangan sampai ketika RUU ini disahkan, justru pasal-pasal yang merugikan pekerja masih dipertahankan,” ujarnya. 

Ia menegaskan, perlindungan terhadap buruh harus ditempatkan sebagai substansi utama, termasuk persoalan outsourcing, PKWT, pemagangan, pesangon, upah minimum hingga perlindungan pekerja perempuan.

Dalam tuntutannya, KBPBI Sumut meminta evaluasi ketentuan pemagangan, perlindungan hak cuti haid selama dua hari bagi buruh perempuan, pembatasan masa kerja PKWT, serta kepastian hukum dan upah bagi pekerja platform digital seperti pengemudi ojek online dan kurir. Buruh juga mendesak agar sistem outsourcing dibatasi hanya pada pekerjaan penunjang tertentu, perlindungan hak pesangon diperkuat, serta formula upah minimum mampu memberikan kepastian terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja. 

“Buruh jangan terus dijadikan objek fleksibilitas tenaga kerja. Kalau perusahaan membutuhkan pekerja, harus ada kepastian hubungan kerja, upah yang layak, jaminan sosial dan perlindungan hukum,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, momentum pembahasan RUU tersebut harus dimanfaatkan untuk membenahi berbagai persoalan ketenagakerjaan yang selama ini dirasakan pekerja. 

“Kami akan lihat bagaimana DPR dan pemerintah membahasnya. Kami akan kawal, kami akan kritisi, dan kami akan terus menyuarakan kepentingan buruh. Jangan berharap setelah aksi hari ini persoalan selesai. KBPBI akan terus bergerak sampai apa yang menjadi kepentingan buruh benar-benar diperjuangkan,” tegasnya.

Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan buruh diterima Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga bersama anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian. Ihwan mengatakan DPRD Sumut menerima aspirasi tersebut dan akan mengawalnya hingga tingkat pusat. 

“Kami menerima aspirasi yang disampaikan teman-teman buruh. Apa yang menjadi tuntutan ini akan kami kawal dan sampaikan hingga ke tingkat pusat,” kata Ihwan. 

RUU tersebut telah disetujui DPR RI menjadi RUU usul inisiatif pada 27 Agustus 2026, kemudian Komisi IX DPR RI membentuk Panitia Kerja (Panja) pada 14 September 2026. Pemerintah juga telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk pembahasan pasal demi pasal. Pembahasan ditargetkan rampung dan disahkan paling lambat Oktober 2026.

Usai pertemuan dengan pimpinan DPRD Sumut, massa KBPBI membubarkan diri dan meninggalkan Gedung DPRD Sumut dengan tertib. Namun, bagi buruh, aksi tersebut bukan penutup perjuangan. T. M. Yusuf menegaskan bahwa KBPBI akan terus mengawasi proses pembahasan hingga Oktober. 

“Kami akan tetap berdiri bersama buruh. Kami tidak ingin perjuangan ini berhenti di depan pagar DPRD. Setelah ini kami akan kawal prosesnya. Kalau aspirasi buruh diabaikan, jangan salahkan kalau gerakan buruh kembali turun ke jalan dengan kekuatan yang lebih besar,” pungkasnya. 

       Jurnalis : radius102.com
                        ( I.Marpaung ).

Polres Kuningan Gagalkan Aksi Balap Liar di Jalan Baru, 26 Remaja dan 15 Motor Diamankan

KUNINGAN – Satlantas Polres Kuningan bersama Polsek Cilimus Jajaran  berhasil menggagalkan aksi balap liar yang terjadi di kawasan  Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani, Sabtu (19/9/2026) sekira pukul 03.00 Wib. Sebanyak 26 remaja yang didominasi pelajar diamankan, sementara 15 unit sepeda motor turut disita untuk pemeriksaan dan penindakan.

Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, anggota Polsek Cilimus langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan tersebut.
"Memang benar, kami berhasil menggagalkan aksi balap liar. Kegiatan tersebut terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang melintas maupun dari media sosial yang pada saat itu melakukan siaran langsung,” kata Kasat.
Operasi penertiban ini dilaksanakan oleh Polsek Cilimus dengan melibatkan Satlantas Polres Kuningan, personel Sat Samapta dan juga personel Sat Reskrim.


"Dari kegiatan tersebut kami berhasil mengamankan ada lima belas kendaraan roda dua yang diduga terlibat baik itu sebagai penonton maupun yang diduga akan digunakan sebagai kendaraan balap liar. Kemudian kami juga mengamankan ada dua puluh enam remaja yang diduga baik itu terlibat sebagai penonton kemudian diduga terlibat sebagai joki ataupun sebagai montir," jelasnya.


Dari hasil interogasi awal, aksi tersebut memang sering terjadi saat akhir pekan menjelang libur sekolah. Mereka mulai berkumpul sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dan berhasil diamankan pada pukul 03.00 WIB.
Untuk penanganan selanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan pembinaan dengan memanggil orang tua dan perangkat desa, serta membuat surat pernyataan. Sementara untuk 15 kendaraan, akan dilakukan penilangan sesuai ketentuan.


Terkait identitas, usia remaja yang diamankan paling muda SMP kelas 3 hingga paling dewasa 23 tahun. Dari 26 remaja, 25 orang warga Kuningan dan satu orang dari luar daerah. Mayoritas mengaku hanya sebagai penonton, dan ada satu kendaraan yang terindikasi kuat akan digunakan untuk balap liar. Polisi juga memastikan tidak ditemukan senjata tajam dalam pemeriksaan badan maupun kendaraan.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Aktuin Moniharapon memberikan himbauan tegas kepada orang tua dan masyarakat.
Kasat meminta kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada jam rawan dini hari pukul 01.00 - 04.00 WIB. Pastikan anak berada di rumah dan tidak terlibat sebagai penonton apalagi pelaku balap liar.


 Jangan mudah terprovokasi ajakan balap liar di media sosial, termasuk yang disiarkan live di TikTok. Balap liar sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain dan jika melihat adanya kumpulan remaja yang mencurigakan akan melakukan balap liar , segera laporkan ke Polsek terdekat atau call center 110  Polres Kuningan. Jalan Baru memang sering dijadikan arena karena sepi saat dini hari dan momen libur sekolah.

"Kami akan terus melakukan patroli rutin di jam-jam rawan. Kami tidak akan segan menindak tegas, menilang kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, menggunakan knalpot brong, dan tidak dilengkapi surat-surat," tegasnya.

((Agus Hermawan))

Piket Koramil 01/Laweyan Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas, Jaga Lingkungan Tetap Aman Dan Kondusif


Uploaded Image

Surakarta - Sertu Agus anggota piket Koramil - 01 Laweyan Kodim Surakarta bersama dengan anggota Linmas melaksanakan patroli diwilayah Kecamatan Laweyan, Jum'at (19/09/2026).

Ditegaskan Sertu Agus Kegiatan patroli adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan guna membantu menjaga keamanan, ketertiban dan juga untuk meminimalisir tindak kejahatan yang terjadi diwilayah Kecamatan Laweyan.

Sertu Agus selaku anggota piket Koramil - 01 Laweyan tidak bosan-bosannya selalu mengajak dan memberikan himbauan kepada anggota Linmas untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungannya dengan cara selalu waspada dan aktif melaksanakan patroli agar tercipta lingkungan yang aman dan nyaman.

 Penulis : Arda 72

Cegah Narkotika. Cegah Penyalahgunaan Handphone di Kamar Hunian Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian


Rokan Hulu-Pasir Pangaraian.Media radius102.com
Apel Gabungan dilanjutkan Penggeledahan Kamar Hunian di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

Bersama jajaran TNI/Polri, deteksi dini dan penguatan keamanan terus dilakukan demi menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Sinergi. Deteksi Dini. Zero Tolerance terhadap Narkotika dan Handphone Ilegal.

        Jurnalis : radius102.com Rohul
        ( I.Marpaung ).

Bupati Anton Tinjau Progres MPP Rohul, Persiapan Bangunan Terus Dimatangkan


ROKAN HULU-Media radius102.com Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Rokan Hulu memasuki tahap penataan sejumlah bagian bangunan. Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Jumat (18/9/2026), turun langsung melihat progres pekerjaan di bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai Gedung Daerah, Desa Rambah Tengah Hilir, Kecamatan Rambah.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat kondisi sejumlah ruang dan bagian bangunan yang sedang disiapkan untuk mendukung kebutuhan MPP. Ia didampingi Kepala Dinas PUPR Rokan Hulu H. Zulfikri, S.T., Kepala Bidang Perkim Nelson, S.T., serta pihak pelaksana dan pengawas proyek.

Penataan ruang dan fasilitas pendukung masih berlangsung di sejumlah bagian. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari persiapan bangunan sebelum MPP digunakan untuk menghimpun berbagai layanan pemerintahan dalam satu kawasan.

“Pekerjaan yang sedang berjalan ini perlu dikawal agar setiap tahapannya dapat diselesaikan dengan baik. Targetnya, seluruh bagian yang menjadi kebutuhan MPP dapat dipersiapkan sesuai perencanaan sehingga nantinya dapat digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Bupati.

Dari peninjauan tersebut, sejumlah bagian bangunan masih terlihat dalam proses pengerjaan. Tahapan demi tahapan terus diselesaikan, mulai dari penataan ruang hingga fasilitas yang menunjang aktivitas pelayanan.

Pemkab Rokan Hulu kini mendorong penyelesaian pekerjaan tersebut agar persiapan MPP dapat segera mencapai tahap akhir dan bangunan siap menjalankan fungsi pelayanan publik.

      Jurnalis : radius102.com Rohul 
                      ( I.Marpaung ).

44 Warga Binaan Ikuti Sidang TPP di Lapas Pasir Pangarayan, Bahas Pemilihan Tamping untuk Kelanjutan Pembinaan


Rokan Hulu-Pasir Pengaraian.Media radius102.com Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 44 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam rangka proses pemilihan Tamping sebagai bagian dari kelanjutan pembinaan di lingkungan Lapas.

Sidang TPP dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman. Turut hadir Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Freddy Rinadi Siregar, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Ega Syaputra, serta anggota TPP lainnya.

Pemilihan Tamping merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan pembinaan yang memberikan kesempatan kepada WBP untuk turut membantu pelaksanaan kegiatan tertentu di lingkungan Lapas sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan yang berlaku.

Melalui Sidang TPP, proses pemilihan dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan dengan WBP sebagai bagian dari upaya mendukung kelanjutan proses pembinaan. Hal ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi WBP untuk mengembangkan sikap tanggung jawab, kedisiplinan, serta kemampuan dalam mengikuti kegiatan pembinaan.

Kasi Binadik dan Giatja Andi Rahman menyampaikan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bagian dari komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam memastikan proses pembinaan berjalan secara terarah dan sesuai ketentuan.

“Sebagaimana arahan Kalapas, pemilihan Tamping diharapkan dapat menjadi bagian dari kelanjutan proses pembinaan bagi Warga Binaan. Pelaksanaannya dilakukan melalui Sidang TPP dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, sehingga Warga Binaan yang dipilih nantinya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” ujar Andi Rahman mewakili Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba.

Ia menambahkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong WBP untuk mengikuti proses pembinaan secara aktif dan bertanggung jawab.

“Harapannya, kegiatan ini dapat mendukung terciptanya proses pembinaan yang berkelanjutan serta memberikan pengalaman positif bagi Warga Binaan dalam membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab selama menjalani masa pembinaan,” tambahnya.

Dengan terlaksananya Sidang TPP tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berupaya melaksanakan pembinaan secara terarah, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan — L’Pasian Bersahabat.

      Jurnalis : radius102.com Rohul
      ( I.Marpaung ).

Warga Gadingan diBekali Keterampilan UMKM Oleh Polres Indramayu


INDRAMAYU — Radius102.com Polres Indramayu Polda Jabar memberikan pelatihan pembuatan sabun cair kepada masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Gadingan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai narasumber. Turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana. S, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu terkait kegiatan pelatihan usaha bagi masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh warga,” kata IPTU Agus Setiawan kepada awak media.

Dalam pelatihan tersebut, warga mendapatkan praktik langsung mengenai proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun cuci piring. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan semir ban yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga.

Menurut IPTU Agus, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk turut mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya, kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi mendorong perekonomian masyarakat. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” ujarnya.

Pelatihan tidak hanya memberikan penjelasan mengenai bahan yang digunakan, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan selesai.


IPTU Agus berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, masyarakat Desa Gadingan dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut. Jika dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru,” katanya.

Sementara Kuwu Desa Gadingan, Suwarto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. beserta jajaran atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Gadingan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada masyarakat Desa Gadingan,” kata Suwarto.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” ujarnya.

Suwarto berharap keterampilan yang diperoleh warga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan mengenai pembuatan sabun cair diharapkan dapat terus dipraktikkan, dikembangkan, dan bahkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat Desa Gadingan.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif secara langsung kepada warga.
“Kami berterima kasih atas perhatian, kepedulian, serta kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Gadingan, Rustinih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, warga yang sebelumnya belum mengetahui proses pembuatan sabun cuci kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada kami,” kata Rustinih.

Ia menuturkan, keterampilan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.
Rustinih berharap kegiatan pemberdayaan seperti itu dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya. ( MHR Kabiro)