Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Di Sela Pembangunan Jalan, Satgas TMMD Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan di Cupunagara

Radius 102 (Subang) - Di sela pelaksanaan pembangunan sejumlah sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang,...

Postingan Populer

Minggu, 08 November 2026

Di Sela Pembangunan Jalan, Satgas TMMD Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Di sela pelaksanaan pembangunan sejumlah sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang, personel Satgas turut memanfaatkan waktu untuk mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan budidaya tanaman cabai di Jalan Gunung Geulis, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian Satgas terhadap sektor pertanian yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Tanaman cabai dibudidayakan dengan harapan dapat tumbuh dan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

Di area penanaman, personel Satgas tampak melakukan perawatan terhadap tanaman cabai yang ditanam pada lahan dengan sistem bedengan dan ajir bambu. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari pemanfaatan lahan untuk mendukung kegiatan pertanian dan ketahanan pangan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kegiatan ketahanan pangan menjadi salah satu bentuk kontribusi Satgas di luar pengerjaan infrastruktur.

“Di sela kegiatan pembangunan, kami juga berupaya mendukung ketahanan pangan melalui budidaya tanaman cabai. Harapannya, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan cabai berkualitas, sehingga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga mendorong kegiatan yang berkaitan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan desa secara menyeluruh. Pemanfaatan lahan untuk budidaya cabai diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Desa Cupunagara.

Satgas TMMD dan Mahasiswa KKN UPI Bersinergi Pasang Plang Nama Kampung di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Sinergi antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus terjalin melalui kegiatan bersama di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kali ini, keduanya berkolaborasi membantu pemasangan peta wilayah dan plang nama kampung di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 03, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kerja sama dalam mendukung penataan informasi wilayah desa. Peta dan plang nama kampung dipasang untuk membantu memberikan informasi mengenai lingkungan serta nama wilayah kepada masyarakat maupun warga yang berkunjung.

Personel Satgas TMMD bersama mahasiswa KKN UPI tampak bekerja sama dalam proses pemasangan. Kolaborasi ini memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung kebutuhan desa, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI, mahasiswa, dan masyarakat.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kerja sama lintas unsur menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan penataan desa.

“Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Satgas TMMD dan mahasiswa KKN UPI dalam membantu kebutuhan masyarakat. Kami berharap pemasangan peta dan plang nama kampung ini dapat memberikan manfaat, khususnya dalam memudahkan masyarakat mengenali wilayah di Desa Cupunagara,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengabdian kepada masyarakat melalui praktik langsung di lingkungan desa. Kehadiran Satgas TMMD turut mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan bersama dengan semangat gotong royong.

Melalui kolaborasi ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendorong terbangunnya sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Pembangunan desa diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kerja sama dan kepedulian bersama terhadap kebutuhan lingkungan.

Satgas TMMD Pasang Patok Bambu, Tandai Batas Jalan yang Akan Diperkeras


Radius 102 (Subang) - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan penancapan batang bambu di sisi kanan dan kiri badan jalan yang tengah dibuka di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu (8/11/2026). Pemasangan bambu tersebut dilakukan sebagai penanda batas jalan yang akan diperkeras menggunakan material batu.

Di lokasi pekerjaan, personel Satgas tampak menancapkan bambu pada sisi badan jalan untuk memperjelas batas area pengerjaan. Tahapan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum material batu digunakan dalam proses pengerasan jalan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa penandaan batas jalan diperlukan untuk mendukung pengerjaan di lapangan agar lebih terarah.

“Penancapan batang bambu ini dilakukan untuk menandai batas badan jalan yang akan diperkeras. Dengan adanya penanda di sisi kanan dan kiri jalan, proses pengerjaan diharapkan lebih terarah sehingga pembangunan akses jalan dapat berjalan dengan baik,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Pembukaan jalan tersebut merupakan sasaran fisik utama TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter. Pembangunan akses ini diharapkan dapat membantu meningkatkan konektivitas wilayah serta memudahkan mobilitas masyarakat Desa Cupunagara.

Melalui pengerjaan yang dilakukan secara bertahap, Satgas TMMD terus menyiapkan badan jalan agar dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Penancapan patok bambu menjadi salah satu upaya untuk mendukung proses pengerasan jalan dalam program pembangunan desa tersebut.

Satgas TMMD Manfaatkan Akhir Pekan, Anjangsana Jaga Kedekatan dengan Warga


Radius 102 (Subang) - Memanfaatkan waktu akhir pekan, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan anjangsana dengan mengunjungi rumah warga di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Minggu (8/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dan mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD.

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas berinteraksi dengan warga di kediaman mereka. Kehangatan terlihat saat anggota Satgas bercengkerama bersama warga, termasuk anak-anak, menciptakan suasana kekeluargaan di tengah pelaksanaan program pembangunan desa.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa anjangsana menjadi kesempatan bagi personel untuk terus menjalin komunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Melalui anjangsana ini, kami ingin terus menjaga kedekatan dengan warga. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan meninggalkan hubungan yang baik, meskipun nantinya kegiatan TMMD telah selesai,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Menurutnya, kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Interaksi langsung di lingkungan warga turut memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi landasan program tersebut.

Menjelang berakhirnya TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Satgas terus melaksanakan berbagai kegiatan, baik pembangunan sasaran fisik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Anjangsana menjadi salah satu bentuk perhatian personel terhadap kehidupan warga sekaligus mempererat ikatan yang telah terjalin selama program berlangsung.

Doa Bersama dan Panggung Prajurit Warnai Malam Kebersamaan Satgas TMMD dengan Warga Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Suasana kebersamaan mewarnai malam Minggu di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang bersama pemerintah desa dan masyarakat menggelar Doa Bersama serta Panggung Prajurit, Sabtu malam (7/11/2026), sebagai momentum mempererat silaturahmi menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD.

Kegiatan yang berlangsung di tengah masyarakat tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Personel Satgas dan warga berkumpul mengikuti rangkaian acara, menjadikan malam akhir pekan sebagai ruang kebersamaan setelah berbagai kegiatan pembangunan dan sosial dilaksanakan di Desa Cupunagara.

Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andrian Belo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan antara prajurit dan masyarakat yang selama pelaksanaan TMMD telah bersama-sama mendukung pembangunan desa.

“Doa bersama ini menjadi ungkapan rasa syukur atas pelaksanaan TMMD yang telah berjalan, sekaligus memohon agar seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran. Melalui Panggung Prajurit, kami juga ingin menghadirkan kebersamaan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Kapten Inf Ganjar Andrian Belo.

Antusiasme masyarakat turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa warga menyambut baik kegiatan yang mempertemukan Satgas TMMD dan masyarakat dalam suasana kekeluargaan.

“Warga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selama TMMD berlangsung, masyarakat merasakan kebersamaan dengan anggota Satgas. Malam ini menjadi momen yang berkesan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan dengan para prajurit,” ungkap Wahidin Hidayat.

Pelaksanaan Doa Bersama dan Panggung Prajurit menjadi salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tumbuh selama program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Selain pembangunan infrastruktur, kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat menjadi bagian penting dari pengabdian Satgas di Desa Cupunagara.

Suasana Memanas!. Masyarakat Setempat,Berontak PT Agrinas Palma Nusantara Kembalikan Kebun Sawit Milik Masyarakat

Sabtu 7 Nopember 2026.

BENGKALIS-radius102.com
Suasana panas mulai terasa di tengah masyarakat pemilik kebun kelapa sawit yang tergabung dalam CV Sepakat Bersama Bpk H.Ali Amran, Setelah sekian lama bersabar dan menunggu etikad baik, kini masyarakat setempat mulai berontak dan menyatakan sikap tegas kepada PT Agirnas Palma Nusantara : agar segera mengembalikan kebun sawit milik masyarakat setempat yang diduga telah dikuasai secara sepihak.
Sebanyak 59 Kepala Keluarga (KK) yang sebagian besar adalah : pensiunan Bank Negara Indonesia (BNI) mengaku menjadi korban atas penguasaan lahan tersebut. Mereka adalah masyarakat setempat yang telah membeli, membuka, dan mengelola lahan Kebun Sawit tersebut dengan uang hasil keringat mereka selama puluhan tahun,"Ungkap Bpk H.Ali Amran.
"Kami sudah terlalu cukup sabar. Kami sudah coba bicara baik-baik,Tapi PT Agrinas Palma Nusantara tersebut seolah olah tutup telinga.dan  Sekarang kami berontak, kami tidak mau lagi tinggal diam. Kembalikan kebun sawit kami! Itu hak kami, itu milik masyarakat setempat, bukan milik Agirnas," teriak salah seorang perwakilan masyarakat dengan penuh emosi.
Menurut masyarakat, kebun sawit yang kini dikuasai oleh PT Agirnas Palma Nusantara tersebut bukanlah lahan kosong atau lahan negara yang tidak bertuan. Lahan tersebut adalah lahan yang sudah mereka kuasai secara sah, dengan bukti-bukti kepemilikan yang lengkap melalui CV Sepakat Bersama Bpk H.Ali Amran.Mereka telah merawat kebun tersebut dari mulai masih semak belukar, hingga menjadi kebun sawit yang produktif dan menghasilkan buah setiap bulannya.
Ironisnya, sejak PT Agrinas Palma Nusantara masuk dan mengklaim lahan tersebut, masyarakat setempat tidak lagi bisa melakukan panen. Mereka diusir, mereka dilarang masuk ke kebun mereka sendiri, dan hasil panen yang seharusnya menjadi sumber penghidupan untuk anak dan cucu mereka kini dinikmati oleh pihak lain,"Ungkap Pemilik Kebun tersebut.

"Kami ini pensiunan BNI, sudah tua-tua. Kami beli kebun ini pakai uang pensiun, uang pesangon. Harapannya di hari tua kami bisa tenang, bisa bayar biaya berobat, bisa bantu anak cucu sekolah. Tapi sekarang apa?, Kebun kami diambil PT Agrinas Palma Nusantara. Kami mau makan dari mana?,Kami mau berobat dari mana?" keluh seorang pensiunan BNI lainnya sambil menahan air mata.

Masyarakat menilai, kehadiran PT. Agrinas Palma Nusantara yang seharusnya menjadi perpanjangan tangan negara untuk menertibkan aset dan mensejahterakan rakyat, Tapi justru berbalik menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat kecil. Program negara yang seharusnya berpihak kepada rakyat, kini diduga menjadi alat untuk merampas hak masyarakat setempat.

"Kami bukan melawan negara. Kami cinta negara. Kami hanya melawan Oknum-oknum di dalam PT Agrinas Palma Nusantara yang diduga menyalahgunakan Wewenang dan merampas hak kami. Kalau memang Negara mau mengambil, tunjukkan dulu dasar hukumnya, tunjukkan putusan pengadilan, ajak kami musyawarah. Jangan main rampas dan main kuasa seperti ini," tegas perwakilan masyarakat tersebut.

Atas dasar itu,maka Masyarakat yang tergabung dalam CV Sepakat Bersama Bpk H.Ali Amran secara tegas menyampaikan  tiga tuntutan utama kepada PT Agrinas Palma Nusantara yg diantaranya:
1.Segera Kembalikan Kebun Sawit Milik Masyarakat Setempat.
PT.Agrinas Palma Nusantara diminta untuk segera mengembalikan dan menghentikan segala aktivitas penguasaan di atas kebun sawit milik 59 KK tersebut. 

2.Hentikan Intimidasi dan Pengusiran Terhadap Masyarakat.
Masyarakat meminta agar tidak ada lagi intimidasi, pengusiran, dan pelarangan panen terhadap pemilik kebun yang sah. 

3.Buka Ruang Musyawarah Secara Transparan,
Jika ada persoalan administrasi, masyarakat meminta agar diselesaikan melalui musyawarah yang transparan dan melibatkan seluruh pemilik kebun, bukan melalui cara-cara sepihak,"Ungkapnya.

Masyarakat juga mendesak agar Presiden Republik Indonesia, Kementerian BUMN, Kejaksaan Agung, dan Aparat Penegak Hukum,segera turun tangan dan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan perampasan kebun sawit milik masyarakat oleh PT. Agrinas Palma Nusantara tersebut.

"Kami tidak akan berhenti. Kami akan terus berontak dengan cara yang damai dan sesuai hukum. Kami akan laporkan ke Presiden, kami akan laporkan ke DPR, kami akan laporkan ke aparat penegak hukum. Sampai kebun sawit kami dikembalikan kepada kami, ( masyarakat setempat yang berhak ) tutup perwakilan masyarakat.

Hingga rilis ini diterbitkan, pihak PT. Agrinas Palma Nusantara belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan masyarakat untuk mengembalikan kebun sawit milik 59 KK pensiunan BNI yang tergabung dalam CV Sepakat Bersama Bpk H.Ali Amran tersebut.

Masyarakat berharap, dengan naiknya pemberitaan ini, pihak PT Agrinas Palma Nusantara segera membuka mata dan hati, dan mengembalikan apa yang menjadi hak milik masyarakat setempat.

      Jurnalis : radius102.com
       ( I.Marpaung ).

Respons Cepat Polsek Kedawung Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan


Cirebon Kota - Jajaran Polsek Kedawung bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong milik PT Citra yang berada di depan SMK Yadika, Jalan Randu Alas, Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (07/11/2026). Setelah menerima informasi adanya kebakaran, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran guna mempercepat proses pemadaman serta mencegah api meluas ke area sekitar.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menerangkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga bernama Mulya, 55 tahun, yang melihat kepulan asap disertai api dari lahan kosong di depan SMK Yadika. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera mengajak anaknya, Gibran, 21 tahun, dan warga sekitar untuk membantu melakukan pemadaman awal.

Dengan peralatan sederhana berupa ember berisi air, Mulya, Gibran, dan warga berupaya mengendalikan api sambil menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon. Langkah tersebut dilakukan sebagai penanganan awal sembari menunggu bantuan petugas tiba di lokasi kejadian.

Merespons laporan masyarakat, personel Polsek Kedawung yang terdiri dari Kapolsek, Kanit Reskrim, Bawas, Siaga Intelkam, piket Reskrim, piket QR, dan Bhabinkamtibmas segera mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas kemudian melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, serta koordinasi dengan warga dan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 16.45 WIB, satu unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemadaman serta pendinginan di area lahan yang terbakar. Kehadiran petugas pemadam kebakaran bersama dukungan masyarakat dan kepolisian mempercepat proses penanganan sehingga api dapat segera dikendalikan.

Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.05 WIB. Dengan demikian, proses penanganan kebakaran dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat setelah petugas pemadam kebakaran tiba, sehingga tidak terjadi perluasan kebakaran ke area lain.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menyebabkan api merambat ke sebagian lahan kosong. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka, sedangkan area yang terdampak merupakan lahan kosong milik PT Citra.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Kedawung melanjutkan pengecekan lokasi, pendataan, pencatatan keterangan saksi, serta dokumentasi sebagai bagian dari langkah penanganan dan pelaporan kepada pimpinan. Sinergi antara polisi bersama masyarakat dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kejadian tersebut.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung menyampaikan apresiasi kepada personel kepolisian, masyarakat, dan petugas pemadam kebakaran atas kesigapan serta kerja sama dalam menangani kebakaran tersebut. Kapolres mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran maupun keadaan darurat lainnya melalui layanan Polisi 110 sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Mari tingkatkan kepedulian dan kerja sama dalam menjaga lingkungan serta jaga baik Cirebon Kota.

GAWAT!, PT.Agrinas Palma Nusantara Diduga Sita Lahan Masyarakat ( 59KK ) Tanpa Surat Sita Resmi Dan Adanya Intimidasi


Bengkalis-radius102.com Persoalan Sita lahan dan menguasai lahan di Negara RI sudah menjadi polemik serta menjadi persoalan yang terus  bergulir dan harus ada penanganan yang lebih serius .
Hasil pantauan Awak Media bersama tim di lapangan , dan berdasarkan laporan masyarakat yang terdzolimi atas Ulah Oknum PT.Agrinas Palma Nusantara yang diduga merampas lahan kelapa sawit milik masyarakat seluas 331,8 Ha yang terdiri dari 164,3 Ha di Desa Sepahat dan 167,5 Ha di Desa Tanjung Leban selama 11 bulan tanpa ada menikmati hasil kebun sawit yang masyarakat miliki , bukan hanya itu saja yang dilakukan oleh Oknum PT. Agrinas Palma Nusantara, tetapi masyarakatnya juga diusir untuk tidak menempati lahan yang diakui oleh Oknum PT. Agrinas Palma Nusantara sebagai " TANAH NEGARA " , PT Agrinas Palma Nusantara kemudian menyita kebun sawit tersebut tanpa surat sita resmi melainkan hanya omong kosong saja.
Awak Media dan Tim dalam wawancaranya kepada salah satu pemilik kebun sawit tersebut sebut saja Bapak H.Ali Amran di lokasi Kebun sawitnya yang terletak di Desa Sepahat kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau mengatakan bahwa : "Oknum PT. Agrinas Palma Nusantara itu adalah PERAMPOK ." kalau memang ini Tanah Negara , berarti untuk siapa ??,untuk rakyat Indonesia Kan ?...kenapa Negara menyita dan mendzolimi masyarakatnya sendiri , oke tanah milik negara tetapi yang menanam dari bibit kecambah sampai menjadi buah sawit itu adalah milik masyarakat , dan hasilnya mereka diambil dengan cara menyita kebun sawit tersebut tanpa surat sita resmi , yang lebih kejamnya lagi dan miris hasil Kebun sawit masyarakat di perjual belikan Oknum PT. Agrinas Palma Nusantara kepada KSO PT. Agro Mayang Lestari .

Dalam waktu yang bersamaan , Bpk H Ali Amran menjelaskan lebih detail bahwa : "Selama 11 bulan terhitung sejak Tanggal 12 Januari 2026 sampai Tanggal 7 November 2026 disita Oknum PT. Agrinas Palma Nusantara dan  Masyarakat pemilik kebun sawit yang tergabung dalam CV.SEPAKAT BERSAMA Bpk H ALI Amran yang jumlah pemiliknya sebanyak 59 KK yang sebagian besar adalah Pensiunan Bank BNI tidak dapat Mendiami kebun sawit miliknya dan tidak menerima hasil sama sekali hingga masyarakat mengalami kerugian sebesar Rp 16. 828.352 .145, "Ungkapnya.

Perwakilan dari para pemilik kebun sawit tersebut , mengurus hal tersebut  ke Agrinas Daerah , ke Agrinas Pusat bahkan berulang kali Menyerahkan Berkas berkas serta surat tanah kepemilikan kepada PT. Agrinas , bahkan berulang kali melaporkan namun : kami sangat kecewa dengan sikap Oknum PT. Agrinas tidak mendapat tanggapan yang di inginkan oleh Masyarakat pemilik Kebun sawit tersebut,"Tuturnya.

Setelah Awak Media beserta para Pemilik Kebun sawit mendapat info dari Narasumber yang tidak mau menyebutkan namanya , bahwa lahan kelapa sawit pertama kali diserahkan ke KSO Koperasi Sepahat Bersatu yang diketuai oleh ABDUL RAHMAN SIREGAR setelah 6 bulan tidak disetor kepada PT. Agrinas dan sejak tanggal 18 Agustus 2026 dialihkan dan diperjual belikan ke PT. Agro Mayang Lestari yang infonya Mereka Membayar Rp 2,2 M kepada Oknum - oknum di PT. Agrinas tersebut melalui Pengacara : sebut saja yang Bernama : KODRIAN MUFTI & CS , yang mana pada saat itu mulanya adalah perantara kami untuk mengurus kepada ke PT. Agrinas dalam hal pengembalian lahan kami dengan biaya Rp 100 juta ,Namun sangat tidak disangka - sangka Pengacara tersebut berkhianat dengan memperjual belikan kepada PT. Agrinas Mayang Lestari dan secara terbukti Pengacara KODRIAN MUFTI & CS tersebut telah menipu pihak pemilik kebun sawit .

Bpk H.Ali Amran bersama Masyarakat, pemilik meminta dan memohon kepada Pemerintah Pusat , Pemerintah Daerah maupun Aparat Penegak Hukum dapat menegakkan hukum , keadilan dan menegakkan kebenaran agar kami selaku masyarakat Indonesia NKRI dengan hati nurani serta peduli nasib masyarakat , agar besar harapan kami ingin kembali menempati rumah - rumah kami di kebun sawit dan mengelola kembali kebun kami yang sekarang telah tumbuh semak belukar dan hutan rimba akibat pihak lain, baik  pihak KSO Koperasi Sepahat Bersatu dan KSO PT. Agro Mayang Lestari.

      Jurnalis : ( I.Marpaung ).

Sabtu, 07 November 2026

Proyek Dana Desa Air Mesu Jadi Sorotan, Talud Rp102 Juta Diduga Bermasalah pada Konstruksi.


BANGKA TENGAH – Proyek pembangunan Talud Tugu Durian di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah kerusakan pada bagian konstruksi bangunan. Proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga mengalami persoalan kualitas pengerjaan, meskipun usianya belum genap satu tahun.

Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi awak media pada Sabtu (7/11/2026), kondisi talud yang berada di Jalan Raya Koba, RT 08, Desa Air Mesu, terlihat mengalami keretakan memanjang. Bahkan, pada beberapa bagian ditemukan lubang menganga hingga ke bawah pondasi bangunan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai kualitas konstruksi dan proses pelaksanaan pekerjaan. Pasalnya, talud yang semestinya berfungsi sebagai penahan tanah dan pengaman aliran air justru memperlihatkan tanda-tanda kerusakan dalam waktu relatif singkat.

Dari hasil pengamatan di lapangan, bagian pondasi talud terlihat mengalami penurunan. Tumpukan pasir yang berada di atas area Tugu Durian juga tampak turun. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kekuatan pondasi maupun kualitas pengerjaan konstruksi yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Persoalan ini patut menjadi perhatian, terlebih ketika musim penghujan tiba. Aliran air dari hulu menuju hilir berpotensi meningkat dan menjadi lebih deras. Jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin kondisi bangunan akan semakin memburuk.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana proyek yang belum genap berusia satu tahun sudah memperlihatkan kerusakan cukup serius? Apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan perencanaan awal? Ataukah terdapat persoalan dalam proses pengawasan dan pengendalian mutu pekerjaan?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan Talud Tugu Durian tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp102.380.500, termasuk komponen pajak dan biaya lainnya, dengan volume pekerjaan sepanjang 19 meter (1 unit).

Proyek tersebut bersumber dari APBDes melalui Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Adapun pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Air Mesu.

Besarnya anggaran yang dikucurkan tentu harus sebanding dengan kualitas dan manfaat pembangunan yang diterima masyarakat. Sebab, setiap rupiah yang bersumber dari keuangan negara maupun desa wajib dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Demi menjaga keberimbangan pemberitaan, tim investigasi awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Air Mesu, Pajri, selaku penanggung jawab utama pengelolaan Dana Desa. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan.

Tim investigasi awak media mendorong Inspektorat Kabupaten Bangka Tengah, Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, serta Polres Bangka Tengah untuk turun langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembangunan Talud Tugu Durian tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, bagaimana kualitas material dan pondasinya, serta apakah penggunaan anggaran telah sesuai dengan peruntukannya.
Perlu diketahui, Tugu Durian bukan sekadar bangunan pelengkap desa. Tugu tersebut dibangun sebagai ikon dan simbol identitas Desa Air Mesu yang dikenal sebagai salah satu sentra sekaligus penghasil buah durian terbesar di Pulau Bangka.

Bagi masyarakat, khususnya warga Air Mesu, keberadaan tugu tersebut merupakan kebanggaan tersendiri yang mencerminkan identitas dan potensi desa.

Karena itu, sangat disayangkan apabila pembangunan yang seharusnya memperkuat kebanggaan masyarakat justru menyisakan persoalan konstruksi yang perlu dipertanggungjawabkan.

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah desa dan aparat pengawas. Jangan sampai anggaran Dana Desa yang seharusnya menghasilkan pembangunan berkualitas justru berujung pada bangunan yang rusak sebelum waktunya.

TIM INVESTIGASI AWAK MEDIA MEMBUKA RUANG KOREKSI DAN HAK JAWAB. 

Tim investigasi awak media senantiasa membuka ruang koreksi, klarifikasi, maupun hak jawab kepada pihak-pihak terkait, khususnya Pemerintah Desa Air Mesu dan pihak pelaksana kegiatan, apabila terdapat informasi dalam pemberitaan ini yang perlu diluruskan atau diberikan penjelasan lebih lanjut.

Hal tersebut merupakan bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan, profesionalitas, dan independensi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

(HR/TIM) 

Polres Indramayu Gandeng Disnaker Bakal Gelar Job Fair 11 November



INDRAMAYU – Radius102.com Kabar baik bagi masyarakat Indramayu yang sedang mencari pekerjaan. Polres Indramayu Polda Jabar menggandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu untuk menggelar POLIRAN Job Fair (Polisi Peduli Pengangguran) pada Rabu (11/11/2026).

Sebagai persiapan, Polres Indramayu menggelar rapat koordinasi bersama Disnaker Kabupaten Indramayu di Aula Patriatama Polres Indramayu, Jumat (6/11/2026).

Rapat tersebut dipimpin Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin mewakili Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M.

Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, para pejabat utama, serta perwira Polres Indramayu.

Rapat koordinasi membahas sejumlah persiapan penyelenggaraan POLIRAN Job Fair, termasuk upaya menghadirkan sebanyak mungkin perusahaan agar peluang kerja yang tersedia bagi masyarakat semakin luas.

Kegiatan Job Fair dijadwalkan Rabu, 11 November 2026, mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai, di halaman Mapolres Indramayu. Bagi masyarakat Indramayu yang berminat mengikuti job fair agar datang ke Polres Indramayu dengan membawa persyaratan lamaran kerja.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Binmas Polres Indramayu Iptu Tasim menjelaskan, program POLIRAN merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap persoalan pengangguran melalui upaya memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Iptu Tasim mengatakan, POLIRAN Job Fair ditargetkan menghadirkan puluhan perusahaan dengan ribuan lowongan pekerjaan untuk penempatan di dalam negeri maupun luar negeri.

Kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat Indramayu, khususnya warga usia produktif yang belum memperoleh kesempatan bekerja. kata Iptu Tasim, Sabtu (7/11/2026)

Menurut Iptu Tasim, penyelenggaraan Job Fair diharapkan dapat mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Dengan demikian, para pencari kerja memiliki kesempatan untuk mengetahui kebutuhan perusahaan sekaligus mengakses peluang kerja secara lebih langsung.

Ia menjelaskan, program POLIRAN tidak hanya bertujuan membuka akses pekerjaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Indramayu.

Peningkatan kesempatan kerja diharapkan dapat membantu memperbaiki kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya beli keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Iptu Tasim juga menilai persoalan pengangguran perlu mendapat perhatian bersama karena keterbatasan kesempatan ekonomi dapat menjadi salah satu faktor kerentanan sosial.

Karena itu, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia usaha diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya berharap POLIRAN Job Fair menjadi langkah nyata dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Indramayu.

Polres Indramayu pun mengajak masyarakat yang sedang mencari pekerjaan untuk memanfaatkan kegiatan tersebut pada Rabu, 11 November 2026, mulai pukul 07.00 WIB di halaman Mapolres Indramayu. 

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.( MHR)

Atlet Binaan Polres Cirebon Kota Raih Juara di Yogya Junction Cup 2026

Cirebon Kota, - Kontingen Pencak Silat Maung 851 Polres Cirebon Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pasanggiri Pencak Silat Sewilayah III Plus Yogya Junction Cup 2026. Atlet-atlet binaan Polres Cirebon Kota berhasil meraih Juara 2 kategori Ijen Putri Usia Dini dan Juara 3 kategori Rampak Putri Usia Dini, sekaligus mengharumkan nama institusi melalui prestasi di bidang olahraga pencak silat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nashori, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para atlet serta dedikasi Aipda Tendi, S.H., yang telah melakukan pembinaan terhadap generasi muda melalui olahraga pencak silat. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan bukti bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang berhasil diraih Kontingen Maung 851. Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Cirebon Kota. Kami berharap prestasi tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Kompol Ahmad Nashori menyampaikan pesan Kapolres.

Kejuaraan Pasanggiri Pencak Silat Yogya Junction Cup 2026 diselenggarakan oleh Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon serta Yogya Junction dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Yogya Group. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Atrium Yogya Junction Cirebon, dengan diikuti pesilat dari berbagai daerah di Jawa Barat sehingga menghadirkan persaingan yang kompetitif antarpeserta.

Dalam kejuaraan tersebut, Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota menurunkan enam atlet kelompok usia dini yang bertanding dalam tiga kategori pertandingan. Dari sejumlah penampilan yang ditunjukkan, para atlet berhasil membawa pulang dua piala, yakni Juara 2 kategori Ijen Putri Usia Dini yang diraih Annesya Indriyani Zhafira, siswi SDIT Nurusshidiq Cirebon, bersama Aurelia Mikaila dari SDN 3 Tegalsari Plered, serta Juara 3 kategori Rampak Putri Usia Dini.

Adapun atlet yang memperkuat kategori Rampak Putri Usia Dini dari SDN 3 Tegalsari Plered yakni Azmiyya Miska Qirani, Aurelia Mikaila, Azkiya Putri, Jolita Wulandia, dan Alika Putri Nandiyah. Keberhasilan meraih Juara 3 tersebut menjadi hasil dari proses latihan, kekompakan, kedisiplinan, serta semangat para atlet dalam mengikuti setiap tahapan pertandingan.

Kontingen Maung 851 dibina dan dilatih oleh Aipda Tendi, S.H., yang juga dipercaya sebagai pelatih sekaligus official dalam kejuaraan tersebut. Pembinaan pencak silat dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler di SDN 3 Tegalsari Plered, Kabupaten Cirebon. Keikutsertaan Aipda Tendi dalam ajang tersebut juga mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi positif di bidang olahraga.

Kompol Ahmad Nashori menambahkan bahwa keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat, termasuk melalui pembinaan olahraga serta pengembangan bakat generasi muda. Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa Polres Cirebon Kota senantiasa mendukung kegiatan positif yang dapat membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan prestasi generasi penerus bangsa.

"Melalui semangat Polri untuk masyarakat, kami ingin kehadiran Polres Cirebon Kota tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pembinaan generasi muda. Semoga Maung 851 terus berkembang, mempertahankan prestasi, dan mampu mengharumkan nama Polres Cirebon Kota pada kejuaraan berikutnya," pungkasnya.

Satgas TMMD Bantu Petani Jemur Padi, Dukung Ketahanan Pangan di Cupunagara


Radius 102 (Subang) - Kepedulian terhadap ketahanan pangan diwujudkan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melalui aksi membantu petani di kawasan Jalan Gunung Geulis, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (7/11/2026). Personel Satgas turut membantu Ibu Sutini menjemur padi hasil panennya.

Di tengah pelaksanaan pembangunan desa, anggota Satgas menyempatkan diri membantu proses penjemuran padi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap aktivitas pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.

“Kami berupaya hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas, termasuk pertanian. Harapannya, kebersamaan ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Ibu Sutini menyambut baik bantuan yang diberikan personel Satgas. Kehadiran anggota TNI di tengah aktivitasnya menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap para petani di Desa Cupunagara.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, mendukung ketahanan pangan, serta mempererat hubungan dengan warga selama pelaksanaan program TMMD.

Tak Hanya Bangun Jalan, Satgas TMMD Turut Gerakkan Ekonomi Masyarakat


Radius 102 (Subang) - Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Di sela waktu istirahat, anggota Satgas menyempatkan diri berbelanja makanan dan minuman di warung-warung warga sekitar lokasi pengerjaan, Sabtu (7/11/2026).

Aktivitas tersebut turut menambah pelanggan bagi pedagang lokal. Kehadiran personel Satgas selama pelaksanaan TMMD menjadi peluang bagi warung warga untuk meningkatkan penjualan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kehadiran Satgas diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam menggerakkan ekonomi lokal.

“Dengan berbelanja di warung warga, kami berharap dapat membantu meningkatkan aktivitas usaha masyarakat. Kebersamaan ini menjadi bagian dari manfaat TMMD yang dirasakan langsung oleh warga,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang turut mendukung perputaran ekonomi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Satgas dan warga Desa Cupunagara.

Satgas TMMD dan Warga Cupunagara Rapikan Badan Jalan, Siapkan Saluran Air


Radius 102 (Subang) - Perjuangan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama masyarakat dalam membuka akses jalan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, terus berlanjut. Di tengah pengerjaan sasaran fisik, personel Satgas bersama warga melakukan perapian batu yang telah digelar pada badan jalan sekaligus membuat saluran air di sisi jalan, Sabtu (6/11/2026).

Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi jalan yang tengah dibuka. Batu-batu yang telah digelar dirapikan agar permukaan jalan lebih tertata, sementara saluran sementara dibuat untuk mengarahkan aliran air ketika hujan turun sehingga material batu tidak mudah tergerus.

Kondisi medan yang berada di kawasan perbukitan menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas dan masyarakat. Terlebih saat hujan, aliran air berpotensi mengikis material yang telah dikerjakan. Karena itu, penataan badan jalan dan pengaturan aliran air terus dilakukan seiring berlangsungnya pembukaan akses jalan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa pengerjaan jalan dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan dan ketahanan material.

“Kami bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan pekerjaan jalan dengan sebaik-baiknya. Perapian batu dan pembuatan saluran air sementara ini dilakukan agar badan jalan tetap terjaga, terutama ketika turun hujan,” ungkapnya.

Pembukaan jalan dengan sasaran sepanjang 1.500 meter dan lebar 4 meter tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat Desa Cupunagara. Jalan ini nantinya akan mendukung mobilitas warga, termasuk dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan kegiatan perekonomian masyarakat.

Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga menjadi kekuatan dalam menyelesaikan sasaran pembangunan. Meski menghadapi tantangan alam dan kondisi medan, pengerjaan terus dilakukan sebagai wujud pengabdian TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Jelang Akhir Penugasan, Satgas TMMD Siapkan Panggung Prajurit dan Doa Bersama


Radius 102 (Subang) - Menjelang berakhirnya penugasan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang, Satgas bersama aparatur Desa Cupunagara mulai mematangkan persiapan kegiatan perpisahan. Pembahasan berlangsung di Kantor Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (7/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Satgas TMMD dan aparatur desa membahas rencana penyelenggaraan panggung prajurit dan doa bersama yang direncanakan berlangsung pada Sabtu malam (7/11/2026). Agenda ini disiapkan sebagai momentum kebersamaan menjelang berakhirnya pengabdian Satgas di wilayah tersebut.

Antusiasme masyarakat menjadi salah satu hal yang mengemuka dalam persiapan kegiatan. Kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD turut mendorong warga untuk menyambut agenda perpisahan tersebut dengan penuh kehangatan.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa rencana kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan antara personel Satgas dan masyarakat.

“Kami merasa senang melihat antusiasme masyarakat. Panggung prajurit dan doa bersama ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta mengenang kebersamaan selama pelaksanaan TMMD,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa masyarakat menyambut baik rencana kegiatan perpisahan tersebut.

“Masyarakat sangat antusias. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momen kebersamaan yang berkesan bagi warga dan anggota Satgas TMMD yang selama ini telah bersama-sama membangun desa,” tuturnya.

Melalui agenda tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama aparatur desa berharap hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan program dapat terus terpelihara. Kebersamaan dan semangat gotong royong yang tumbuh menjadi bagian penting dari pengabdian TNI di tengah masyarakat Desa Cupunagara.

Satgas TMMD ke-130 Pererat Kebersamaan dengan Warga melalui Shalat Jumat


Radius 102 (Subang) - Kebersamaan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dengan masyarakat Desa Cupunagara terus terjalin melalui berbagai kegiatan, termasuk ibadah bersama. Anggota Satgas melaksanakan Shalat Jumat bersama warga di Masjid Baitul Rahman, Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RW 02, RT 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130. Melalui kebersamaan dalam beribadah, Satgas dan warga membangun kedekatan yang dilandasi nilai persaudaraan serta kepedulian.

Kehadiran anggota Satgas di masjid juga mencerminkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi turut memperhatikan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas Satgas di wilayah sasaran.

“Melalui kegiatan ibadah bersama seperti Shalat Jumat, kami berharap hubungan silaturahmi antara Satgas TMMD dan masyarakat semakin erat. Kebersamaan ini menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan TMMD serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.”

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, membangun kedekatan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis selama pelaksanaan program TMMD di Desa Cupunagara.

Atasi Krisis Air Bersih, Kapolres Kuningan Serahkan Bantuan Sumur Bor Artesis di Dusun Cimuda Mekarjaya


KUNINGAN — Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan, Kepolisian Resor (Polres) Kuningan menyerahkan bantuan pembangunan sumur bor artesis bagi warga Dusun Cimuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jumat (06/11/2026).

Penyerahan bantuan sarana air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., bertempat di Dusun Cimuda. Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan, Kapolsek Ciawigebang AKP Dani Supriadi, S.H., Sekmat Ciawigebang, Kepala Desa beserta Pemdes Mekarjaya, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Pembangunan sumur bor artesis ini dialokasikan secara khusus untuk menjawab permasalahan krisis air bersih yang dialami warga Dusun Cimuda akibat dampak musim kemarau dan kekeringan wilayah.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penyediaan fasilitas air bersih ini merupakan wujud pengabdian serta kehadiran Polri di tengah-tengah kesulitan masyarakat.

"Bantuan pembangunan sumur bor artesis ini adalah bentuk kepedulian nyata Polres Kuningan untuk membantu memenuhi kebutuhan vital warga akan air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat menunjang kehidupan sehari-hari sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan," ujar AKBP Bellen Anggara Pratama.

Kapolres juga mengimbau warga Dusun Cimuda untuk bersama-sama merawat dan menjaga fasilitas sumur bor artesis tersebut agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam penyerahan bantuan penanggulangan krisis air ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat setempat sebagai bentuk penguatan kemitraan serta silaturahmi antara Polri dan warga.

(Agus Hermawan)

Jumat, 06 November 2026

Brimob Bersama Polsek Gunung Jati Salurankan Air Bersih


CIREBON – Jajaran Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Nelayan Condong, Blok Penderesan RT 02 RW 04, Desa Kalisapu, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Danton 3 Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Ipda Agus Ridho, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari informasi mengenai kondisi warga Kampung Nelayan Condong yang membutuhkan bantuan air bersih.

"Jadi, kami dari Satbrimob Polda Jabar mengadakan pembagian air bersih," ujar Agus Ridho.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga, terutama untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

"Alhamdulillah, dengan diadakannya pembagian air bersih ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga Desa Kalisapu," katanya.

Agus menjelaskan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang rutin dilaksanakan jajaran Kompi 1 Batalyon C Pelopor.

Dalam kegiatan kali ini, pendistribusian bantuan dipusatkan di Kampung Nelayan Condong, Blok Penderesan.

Ia berharap kegiatan sosial tersebut bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Harapannya, dengan adanya pembagian air bersih ini, masyarakat dapat terbantu melalui pendistribusian air bersih," pungkasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Desa Kalisapu, Ferry, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satbrimob Polda Jabar atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.

Menurut Ferry, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang tengah kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

"Alhamdulillah, warga kami telah menerima air bersih. Brimob untuk masyarakat," ujar Ferry.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Jati, AKP Qomarudin, mengatakan kegiatan penyaluran air bersih tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara Polsek Gunung Jati, Satbrimob Polda Jabar, dan Koramil.

"Kita berkolaborasi dengan Satbrimob Polda Jabar serta Koramil untuk pembagian air bersih bagi warga Nelayan Condong, Blok Penderesan, Desa Kalisapu," kata Qomarudin.

Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial Brimob yang dilaksanakan setiap Jumat.

Qomarudin menambahkan, warga menyambut antusias bantuan air bersih tersebut. 

Menurutnya, kehadiran program tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. 

Ketua Tim Pengerak PKK Hj. Idah Nuryani SE, Dorong Penguatan Organisasi dan Potensi Lokal Indramayu



INDRAMAYU, Radius102.com Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kapasitas Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026, Jumat (6/11/2026).
 Kegiatan tersebut mengangkat tema *“Penguatan Organisasi PKK, Tata Kelola Administrasi yang Efektif, serta Pengembangan Potensi Lokal Desa.”*

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan PKK, khususnya dalam meningkatkan kemampuan para pengurus dan kader PKK di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan.

Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Hj. Idah Nuryani, S.E., menjadi salah satu tokoh utama dalam kegiatan tersebut. Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh jajaran TP PKK semakin memahami tugas, fungsi, serta perannya dalam mendukung program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, penguatan tata kelola administrasi organisasi juga menjadi perhatian penting agar pelaksanaan program PKK dapat berjalan lebih tertib, efektif, terarah, dan berkesinambungan.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Kadmidi, S.H., S.S., M.Si., yang memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas kelembagaan PKK di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Melalui kegiatan pembinaan ini, para pengurus PKK diharapkan mampu mengembangkan potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa dan kelurahan. Dengan demikian, PKK tidak hanya menjadi organisasi pendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
Jumlah 348 peserta ibu Camat dan Ibu Kuwu Se Kabupaten Indramayu. 

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Indramayu melalui visi dan semangat Beberes Dermayu, yang mengedepankan kolaborasi, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya pembinaan dan penguatan kapasitas tersebut, TP PKK Kabupaten Indramayu diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. (MHR)

Camat Krangkeng Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Hj. Komariyah, Ajak Warga Percayakan Proses Hukum kepada Polisi



INDRAMAYU –Radius102.com Camat Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Indra Mulyana, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Hj. Komariyah.

Selain menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan, Indra Mulyana juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan kepercayaan kepada kepolisian dalam menangani proses hukum yang sedang berlangsung.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, kami mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Hj. Komariyah,” ujar Indra Mulyana dalam pernyataannya. Jumat (6/11/2026)

Ia mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kekhilafannya.

“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya.

Di tengah suasana duka, Indra Mulyana turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban.

Ia mengajak masyarakat untuk menghormati proses hukum yang tengah dilakukan kepolisian.

“Kami mengajak warga masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh aparat kepolisian,” katanya.

Menurutnya, menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi peristiwa yang menimbulkan keprihatinan.

Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri, menjaga persatuan, serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah,” pesannya.(MHR)