Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Polda Babel Tangkap Pria di Pangkalpinang Usai Simpan Sabu dan Ekstasi Dirumah. 

Bangka Belitung, Direktorat Resnarkoba Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan seorang pria berinisial Ba alias Bambang (42). Warga Kacan...

Postingan Populer

Rabu, 01 April 2026

Polda Babel Tangkap Pria di Pangkalpinang Usai Simpan Sabu dan Ekstasi Dirumah. 



Bangka Belitung, Direktorat Resnarkoba Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan seorang pria berinisial Ba alias Bambang (42). Warga Kacang Pedang Pangkalpinang ini ditangkap atas kepemilikan narkotika jenis sabu dan ekstasi.

"Pelaku Ba alias Bambang diamankan petugas pada Selasa (31/3/26) malam saat berada di Jalan Usman Ambon Kelurahan Kacang Pedang Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang,"kata Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso, Rabu (1/4/26).

Dari tangan pelaku, kata Agus, Polisi mengamankan 17 paket besar, 3 paket sedang dan 4 paket kecil diduga berisi sabu serta ratusan pil ekstasi.

Barang haram itu didapatkan usai Polisi melakukan pengembangan disebuah rumah di Jalan Adyaksa Kelurahan Kacang Pedang Pangkalpinang.

"Setelah pengembangan dirumah pelaku, petugas menemukan puluhan paket berisi sabu dengan total berat bruto sabu 877 gram serta 187 butir pil ektasi berbagai bentuk dengan berat 58,15 gram,"ungkap Agus.

Agus membeberkan, proses penangkapan dan penggeledahan rumah pelaku turut disaksikan oleh Ketua RT setempat.

Agus juga menambahkan, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya serta benar atas penguasaan dan kepemilikannya.

"Setelah mengakui semua barang bukti adalah miliknya, pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolda guna proses pemeriksaan lebih lanjut,"beber Agus.

Sementara itu, atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 114 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Subs Pasal 609 Ayat (2) huruf a Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman pidana 5-20 tahun penjara.

"Kami mengimbau masyarakat untuk peka terhadap lingkungannya terutama jika menemukan hal yang mencurigakan segera laporkan ke pihak polisi setempat atau menghubungi call center 110,"pungkasnya.

(HR) 

Kapolresta Cirebon Ikuti Napak Tilas Hari Jadi ke-544, Teguhkan Sinergi dan Pelestarian Sejarah

Cirebon – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Kapolresta Cirebon Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan napak tilas sejarah dan ziarah ke makam leluhur, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menelusuri kembali jejak sejarah serta memperkuat nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, di antaranya Wakil Bupati Agus Kurniawan Budiman, Ketua DPRD Sophi Zulfia, serta jajaran TNI-Polri dan pejabat daerah lainnya.

Rangkaian napak tilas diawali dengan kunjungan ke Keraton Kasepuhan, yang merupakan salah satu pusat sejarah dan budaya di Cirebon. Rombongan disambut oleh sesepuh keraton Haidir Susilaningrat didampingi Patih Sepuh Suryadiningrat. Dalam kesempatan tersebut, para peserta napak tilas diajak mengenang perjalanan panjang sejarah berdirinya Kabupaten Cirebon.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh penyebar agama Islam di tanah Cirebon, Sunan Gunung Jati. Kegiatan ziarah berlangsung khidmat dengan doa bersama untuk mengenang jasa para leluhur.

Kapolresta Cirebon Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian sejarah dan budaya daerah, sekaligus mempererat sinergitas antara aparat keamanan dan pemerintah daerah.

“Napak tilas ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingat nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan yang telah diwariskan para pendahulu. Polresta Cirebon siap mendukung setiap kegiatan masyarakat yang memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Jadi Kabupaten Cirebon menjadi refleksi bersama untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendorong kemajuan daerah dengan tetap berlandaskan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal.

Kegiatan napak tilas dan ziarah ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon setiap tanggal 2 April, sebagai upaya melestarikan warisan sejarah sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.

(Agus Hermawan)

Patroli Malam Humanis di Slogohimo, Sinergi TNI-Polri Disambut Hangat Warga

Wonogiri – Suasana malam di wilayah Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, tampak berbeda dari biasanya pada Selasa (31/3/2026). Sejumlah aparat gabungan dari TNI dan Polri terlihat menyambangi warga dalam kegiatan patroli cipta kondisi yang berlangsung penuh keakraban.

Kegiatan dilaksanakan Koramil 22/Slogohimo, Sertu Wahyu, yang didampingi oleh personel dari Polsek Slogohimo. Mereka menyasar sejumlah titik keramaian warga, salah satunya pos ojek yang menjadi tempat berkumpul masyarakat setempat.

Dengan pendekatan humanis, aparat tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga. Obrolan santai yang terjalin menciptakan suasana hangat dan penuh kepercayaan antara aparat dan masyarakat.

"Kami merasa senang dan lebih tenang dengan adanya patroli seperti ini. Kehadiran bapak-bapak aparat membuat kami merasa diperhatikan," ungkap salah satu warga yang berada di lokasi.

Patroli ini merupakan bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada malam hari yang rawan terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Kehadiran aparat pun disambut dengan antusias oleh warga, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin.

Melalui patroli cipta kondisi ini, TNI-Polri menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Sebuah langkah sederhana, namun berdampak besar dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.

Penulis : Arda 72

Puluhan Ribu Pil Ilegal Terungkap, Jaringan Peredaran Obat Berbahaya Digulung Polisi


Cirebon Kota - Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M., merilis kasus penyalahgunaan obat sediaan farmasi ilegal Selasa (31/03/2026), dimana puluhan ribu butir obat keras tanpa izin di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan peredaran obat keras yang tidak memenuhi standar khasiat dan mutu, sehingga dilakukan penyelidikan intensif oleh Unit II Sat Resnarkoba hingga berhasil mengungkap jaringan yang beroperasi di beberapa lokasi berbeda di wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon.

Dalam keterangannya, AKP Shindi Al-Afghany menjelaskan kronologis penangkapan yang terjadi pada Minggu (23/02/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, 05.50 WIB, dan 06.30 WIB, dimulai dari penangkapan tersangka berinisial Y.A., laki-laki, 39 tahun, warga Desa Gesik, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, yang kemudian dikembangkan hingga mengamankan dua tersangka lainnya berinisial F.M., laki-laki, 29 tahun, warga Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, serta M.N.A., laki-laki, 21 tahun, warga Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi, petugas menemukan barang bukti dalam jumlah besar berupa 26.800 butir pil Tramadol dan 24.700 butir pil Trihexyphenidil, yang dikemas dalam kardus dan plastik klip, serta sejumlah barang pendukung lainnya termasuk alat komunikasi dan kendaraan yang digunakan dalam aktivitas distribusi.

Pengungkapan ini dilakukan di tiga lokasi berbeda yakni di kawasan Desa Astapada Kecamatan Tengahtani, wilayah Desa Weru Kidul Kecamatan Weru, serta sebuah rumah di Desa Suci Kecamatan Mundu, yang diduga menjadi tempat penyimpanan sekaligus distribusi obat-obatan ilegal tersebut.

AKP Shindi menegaskan bahwa para tersangka diduga melanggar Pasal 435 Jo Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan/atau denda dalam jumlah besar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan ruang bagi pelaku peredaran obat ilegal yang membahayakan masyarakat, serta memastikan tindakan tegas akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam melindungi generasi muda dari dampak penyalahgunaan obat berbahaya.

Ia juga menambahkan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Cirebon Kota dalam memberantas jaringan peredaran obat-obatan ilegal yang merusak kesehatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan sosial yang lebih luas di tengah lingkungan warga.
Selain penindakan, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran obat tanpa izin serta tidak mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, karena dapat berdampak serius terhadap kesehatan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran obat ilegal di lingkungan sekitarnya melalui layanan Polisi 110, sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya peredaran obat berbahaya tersebut.

(Agus Hermawan)

Babinsa Sangkrah Aktif Dampingi Pembangunan KDKMP di Wilayah Binaan

Surakarta  - Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Eko  melaksanakan pendampingan pembangunan Gedung KDKMP Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon, Rabu (01/04/2026).

Wujud Sinergi di Lapangan kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas kalurahan berjalan dengan lancar dan sesuai target. Sertu Eko terjun langsung memantau sekaligus membantu proses pengerjaan bersama warga dan petugas di lapangan.

"Pendampingan ini adalah bagian dari tugas teritorial kami. Selain memastikan pembangunan berjalan aman, kehadiran Babinsa diharapkan dapat memotivasi warga agar terus semangat dalam bergotong-royong membangun desanya," ujar Sertu Eko di sela-sela kegiatannya.

"Dengan adanya pendampingan  pembangunan ini, di harapkan Gedung KDKMP Kelurahan Sangkrah dapat segera di selesaikan dan gunakan secara optimal untuk menunjang berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah Kelurahan Sangkrah."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Dandim Wonogiri Cek Langsung Pembangunan Gedung KDKMP di Bubakan Gitimarto

Wonogiri - Disela sela kesibukannya, Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan berkeliling ke wilayah Koramil jajaran Kodim 0728/Wonogiri, Rabu (1/4/2026).

Hal tersebut dilakukan untuk mengecek atau meninjau pembangunan gedung / kantor Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ada di wilayah Kodim 0728/Wonogiri. 

Hari ini kegiatan tersebut masih berlanjut dan meninjau di beberapa lokasi yang ada di wilayah Koramil jajaran antara lain di Koramil 18/Girimarto tepatnya di pembangunan KDKMP Desa Bubakan Kecamatan Girimarto. 

Sebagaimana dijelaskan Dandim pada saat pertama melakukan peninjauan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya dalam menyukseskan program Pemerintah dan Komando Atas utamanya Program Koperasi Merah Putih yang bertujuan menyejahterakan masyarakat melalui perkuatan ekonomi khususnya yang ada di pedesaan.

Dandim menegaskan pentingnya menjaga mutu pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta keselamatan kerja agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan, keberadaan Gedung KDKMP nantinya diharapkan dapat menjadi sarana pendukung penguatan ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Girimarto dan sekitarnya.

Kegiatan pengecekan ini merupakan wujud komitmen Kodim 0728/Wonogiri dalam mengawal program pembangunan di wilayah binaan agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis : Arda 72

Selasa, 31 Maret 2026

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Narkoba Jenis Sabu


Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial OP (35). Pelaku diamankan di wilayah Kabupaten Cirebon, pada Senin (30/3/2026) Sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon tersebut. Diantaranya 2 paket narkoba jenis sabu, handphone, pakaian, lakban, dan lainnya.

Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan satu orang laki laki berikut seluruh barang bukti guna prosea lebih lanjut. Hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringannya di Mapolresta Cirebon.

"Untuk mempertanggung jawab kan perbuatannya, *OP* dijerat Pasal 114 ayat ( 1 ) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika   dan atau Pasal  609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Sebagaimana diubah dalam Undang-Undang RI No 01 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon terus memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Kami pastikan setiap laporan yang diterima serta segera ditindaklanjuti" katanya.

(Agus Hermawan)

Polres Cirebon Kota Amankan 97 Gram Sabu dan 50 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

Cirebon Kota – Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota, AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M., mengungkap kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi hari ini, Selasa (31/03/2026) pukul 20.00 WIB, ia memaparkan kronologis penangkapan di Jalan Ratu Mas Gandasari, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

AKP Shindi menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, Senin (30/03/2026) pukul 00.30 WIB, tim Unit II Satresnarkoba berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial W.A.R, 36 tahun, warga Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Dalam penggeledahan di lokasi, ditemukan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat bruto 97,97 gram, 50 butir ekstasi berlogo penguin, timbangan digital, empat plastik klip bening, satu unit handphone Oppo warna putih, lakban coklat, plastik kresek hitam, dan sepeda motor Yamaha Mio warna merah bernopol E 4585 BD. Semua barang bukti langsung diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kasat Resnarkoba menegaskan, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat 2 huruf a Undang-undang RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian pidana. Pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti tambahan akan dilakukan guna pengembangan jaringan peredaran narkotika.

AKP Shindi menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya Polres Cirebon Kota untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum setempat, serta memberikan efek jera bagi pelaku dan calon pengedar lainnya.

Selain itu, penangkapan ini menjadi wujud respons cepat aparat terhadap informasi masyarakat yang berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitarnya. Semua proses penyidikan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum agar tersangka dapat diproses secara maksimal.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya kerja sama seluruh aparat dan masyarakat dalam mengawasi dan memutus jaringan peredaran narkotika.

Kapolres juga menambahkan, Polres Cirebon Kota akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan serta menindak tegas setiap pelaku narkotika, sehingga generasi muda di Kota Cirebon dapat terlindungi dari dampak negatif penyalahgunaan narkotika.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan, “Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor ke Layanan Polisi 110 jika mengetahui atau menemukan indikasi peredaran narkotika di sekitarnya. Dukungan aktif masyarakat sangat penting untuk memberantas narkoba dan menjaga keamanan lingkungan Kota Cirebon.”

(Agus Hermawan)

Polda Babel Gelar Penandatangan Pakta Integritas Penerimaan Polri, Tegaskan Komitmen Seleksi Anggota Polri Berkualitas. 



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menggelar penandatanganan Pakta Integritas serta pengambilan sumpah seleksi penerimaan terpadu calon anggota Polri tahun anggaran 2026 di Gedung Tribrata, Selasa (31/3/26).

Dari pantauan, kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing. Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda, seluruh panitia, para orangtua serta seluruh calon peserta seleksi Taruna/i, Bintara hingga Tamtama Polri.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Viktor mengatakan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini merupakan wujud komitmen yang harus dipegang dalam seleksi penerimaan Polri tahun anggaran 2026.

"Hari ini semuanya telah diambil sumpah dilanjutkan pakta integritas. Intinya semuanya kita disini sudah berjanji, sumpah adalah janji yang sudah diucapkan dan diyakini setulus-setulusnya dengan harapan kita bisa memenuhi janji yang sudah diucapkan,"kata Viktor.

Selama seleksi berlangsung, Kapolda menekankan seluruh panitia agar dalam menjalankan janjinya untuk melaksanakan seleksi dengan selektif, transparan dan tanpa adanya upaya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Kepada orangtua dan calon peserta, dirinya berpesan untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar dari sumpah dan janji serta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai kemampuan diri masing-masing.

"Ingatkan kembali ikrar sumpah yang sudah kita ucapkan tadi. Doa orangtua adalah kekuatan untuk anak-anaknya, sehingga anak-anaknya nanti bisa mengikuti seleksi dengan baik dan mendapatkan nilai terbaik,"ujarnya.

Sebagai Kapolda Babel, Viktor berharap dalam seleksi penerimaan ini dapat menghasilkan calon anggota Polri terbaik yang memiliki kemampuan dan kualitas sesuai kriteria yang ditentukan.

Mengingat calon-calon terbaik inilah yang nantinya akan jadi penerus Polri yang menjalankan visi misi dan tugas pokok Polri sebagai pemelihara kamtibmas, penegakkan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

"Kalau hari ini kita bertekad mendapatkan nilai terbaik, mudah-mudahan orang-orang terbaik inilah ketika dididik jadi anggota Polri dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan benar, kelak akan jadi anggota Polri yang sesuai dengan harapan masyarakat terhadap Polri,"harapnya.

Lebih lanjut, Eks Kadivkum Polri ini kembali mengingatkan agar seleksi penerimaan Polri dilaksanakan secara terbuka sehingga setiap peserta dapat mengetahui kemampuannya masing-masing.

"Saya berharap yang terbaiklah nanti akan menjadi anggota polri Polda Bangka Belitung, karena mereka inilah yang akan membantu semuanya menjaga kamttibmas di Babel.

Sementara itu, berdasarkan data dari panitia, antusiasme masyarakat Bangka Belitung untuk bergabung dengan institusi Polri tergolong tinggi. Tercatat sebanyak 1.300 peserta telah terverifikasi untuk mengikuti tahapan seleksi di Polda Babel. Adapun rincian kuota pendaftar meliputi Akpol 70 peserta, Bintara Polri 1.180 peserta (terdiri dari Bintara PTU, Rekpro, dan Bakomsus) serta Tamtama Polri 50 peserta.

(HR) 

Terungkap di Belakang Terminal, Puluhan Botol Miras Diamankan Polisi Siang Hari

Cirebon Kota – Operasi penyakit masyarakat kembali digelar pada Selasa (31/03/2026) pukul 15.00 WIB di wilayah hukum Polsek Cirebon Selatan Timur dengan hasil pengungkapan peredaran minuman keras yang ditemukan di area belakang Terminal Harjamukti Jalan Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penertiban peredaran miras yang dinilai meresahkan masyarakat.

Petugas melakukan penyisiran secara mobile ke sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk kawasan terminal dan lingkungan sekitarnya yang kerap menjadi lokasi aktivitas ilegal. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras jenis ciu dari seorang penjual di lokasi.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa operasi ini difokuskan pada penindakan peredaran minuman keras yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa langkah tegas akan terus dilakukan terhadap pelaku yang masih nekat menjual miras secara ilegal.

Identitas penjual diketahui berinisial H, pria berusia sekitar 45 tahun yang berdomisili di wilayah Kabupaten Cirebon, dengan barang bukti yang diamankan berupa puluhan botol minuman keras jenis ciu. Seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan untuk proses lebih lanjut di Mapolsek.

Peredaran minuman keras tanpa izin menjadi perhatian serius karena seringkali menjadi pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas, mulai dari perkelahian hingga gangguan ketertiban lainnya. Oleh karena itu, kegiatan penertiban terus dilakukan secara berkelanjutan oleh jajaran kepolisian.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam aktivitas penjualan maupun konsumsi minuman keras ilegal. Edukasi ini bertujuan untuk menekan angka peredaran miras di lingkungan permukiman.

Warga juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan peredaran minuman keras. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib.

Untuk memudahkan pelaporan, masyarakat diimbau memanfaatkan Layanan Polisi 110 yang dapat diakses kapan saja ketika menemukan adanya gangguan atau aktivitas ilegal di lingkungan sekitar. Respons cepat dari masyarakat akan membantu petugas dalam melakukan penindakan secara tepat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menggencarkan operasi penertiban minuman keras sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan lingkungan serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran miras di wilayahnya.

(Agus Hermawan)

Polres Cirebon Kota Ungkap 126 Paket Sabu, Dua Tersangka Diamankan di Palimanan


Cirebon Kota – Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota, AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M., merilis pengungkapan kasus narkotika jenis sabu hari ini, Selasa (31/03/2026) kronologis penangkapan yang dilakukan timnya di sebuah kost di Jl. Ki Ageng Tepak, Palimanan Timur, Kabupaten Cirebon.

AKP Shindi menjelaskan, penangkapan bermula dari kecurigaan aktivitas penghuni kost yang tidak wajar pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.40 WIB. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 126 paket sabu dengan berat keseluruhan 68,73 gram, berbagai kemasan lakban, timbangan digital, alat hisap sabu, serta dua unit ponsel.

Dua tersangka yang diamankan berinisial M.F., perempuan 26 tahun, warga Kelurahan Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kota Cirebon, dan M.I., laki-laki 26 tahun, warga Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. Barang bukti ini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut di Satresnarkoba Polres Cirebon Kota.

Kasat Resnarkoba menegaskan, keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat 2 huruf a UU No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana. Penyelidikan juga akan mencakup pemeriksaan saksi, pengembangan jaringan, serta pengumpulan alat bukti tambahan.

AKP Shindi menambahkan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan laporan sebelumnya, dan seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional agar tersangka dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, penangkapan ini diharapkan menjadi peringatan bagi pelaku lain agar tidak mencoba mengedarkan narkotika di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran narkotika. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan dan kerja sama aparat dengan masyarakat untuk memutus jaringan peredaran di wilayahnya.
Kapolres menambahkan, Polres Cirebon Kota akan terus menindak tegas setiap pelaku narkotika, serta meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan untuk menjaga generasi muda dari dampak negatif narkotika.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengingatkan, “Kami mengimbau masyarakat melaporkan setiap indikasi peredaran narkotika melalui Layanan Polisi 110. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus jaringan narkoba dan melindungi generasi Cirebon Kota.”

(Agus Hermawan)

Syawalan Penuh Keakraban, Diskominfo Indramayu Pererat Sinergi dengan Wartawan



INDRAMAYU , Radius102.com— Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Silaturahmi Syawalan bersama para wartawan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers usai Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan Silaturahmi Syawalan antara Diskominfo Kabupaten Indramayu dengan wartawan daerah sebagai ajang mempererat hubungan kerja sama dan komunikasi.
Acara ini dihadiri oleh, Kepala Diskominfo H. Suwenda, S.Sos., M.Si, Kabid Diskominfo Dedy, S, ibu Sekdis Erni, Ketua FMCI (Forum Media Cetak Indonesia) Sekertaris FMCI Raskhnna S Aepari, Ketua Makali Makali Kumar, Ketua Panitia turnamen lomba Catur dalam ikut turnamen Andry min co Amki, yang sudah berpengalaman , juga Wakapolres Indramayu Kompol Tahir, Juga Bupati Indramayu mengepreasi adanya Turnamen lomba Catur , Percasi ( Persatuan Catur Indonesia Adi Prabowo, serta para wartawan yang bertugas di wilayah Indramayu.
Dilaksanakan dalam suasana bulan Syawal 1447 Hijriah, sebagai bagian dari tradisi pasca-Idulfitri. Bertempat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media, serta menjaga komunikasi yang harmonis dalam mendukung pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain ramah tamah, kegiatan juga diisi dengan dialog santai antara pemerintah daerah dan wartawan, membahas berbagai isu komunikasi publik serta peran media dalam pembangunan daerah.
Dalam Sambutan Makali Kumar menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Diskominfo H. Suwenda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan yang sudah terjalin baik antara Diskominfo dan insan pers.
“Melalui momen Syawalan ini, kami ingin terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kolaborasi dengan para wartawan demi kemajuan Indramayu,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan media, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara transparan dan berimbang kepada masyarakat.
Selanjutnya pemenang yang sudah diundi kejuaraan :
Juara 1 Rp. 1.000.000, Kompol Tahir Muhiddin, S.E.,S.I.K.,M.M., CPHR
Juara 2 Rp. 275.000, Rohman
Juara 3 Rp. 500.000,- Abdul Jamil. AS
Juara Harapan 1, Diman 2 Muhammad Abidin dan 3 Nastiyo
 Rata – Rata Rp. 250.000,-
Selanjutnya Usai acara Kompol Tahir Muhiddin, S.E.,S.I.K.,M.M., CPHR Indramayu, Juara Lomba Catur, Ungkap Rasa Syukur dan Terima Kasih
Bahwa Prestasi membanggakan diraih Kapolres Indramayu setelah berhasil meraih juara pertama dalam ajang lomba catur yang digelar di wilayah Kabupaten Indramayu.
Dalam keterangannya, Kompol Tahir Muhiddin, S.E.,S.I.K.,M.M., CPHR Indramayu, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari izin dan ridho Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kepala Diskominfo H. Suwenda juga para wartawan telah mendukung kami telah mengijinkan ikut turnamen lomba Catur di hari ini Selasa 31 Maret 2026, dengan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas ridho-Nya saya bisa meraih juara pertama dalam lomba catur ini,” ujar Kompol Tahir Muhiddin.
Ia juga menambahkan bahwa ajang lomba catur ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan sportivitas di antara peserta.
 Kompol Tahir Muhiddin, berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar sebagai wadah positif bagi masyarakat dan instansi untuk menjalin kebersamaan sekaligus mengasah kemampuan.
Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menunjukkan kemampuan strategi dan ketenangan berpikir, kemenangan Kompol Tahir Muhiddin juga menjadi inspirasi bagi peserta lainnya.
Dengan kemenangan ini, Kompol Tahir Muhiddin tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga semangat kebersamaan dan sportivitas dalam dunia olahraga catur,’’ucapnya.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan turnamen lomba catur yang telah berlangsung dengan lancar.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan turnamen catur ini dengan baik dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua FMCI Indonesia, Erwanto, SE, Sekretaris Raskhanna, Ketua Panitia Pelaksana Bang Andry Minco, serta seluruh wartawan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
“Kehadiran dan dukungan rekan-rekan semua sangat berarti dalam menyukseskan acara ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Diskominfo Indramayu,” tambahnya.
Acara yang digelar di lingkungan Kantor Diskominfo Indramayu ini berlangsung meriah dan menjadi ajang positif bagi para peserta untuk menyalurkan bakat serta mempererat hubungan antar insan pers dan instansi pemerintah. (Fonny MHR)

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Garuda di Desa Bolo Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Terwujud

Boyolali – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Selasa (31/03/2026).

Momentum ini menjadi titik balik bagi masyarakat yang selama puluhan tahun harus menghadapi keterbatasan akses. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi sungai untuk menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja di ladang, hingga mengakses layanan kesehatan.

"Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh, bahkan anak-anak harus pulang lagi karena baju basah atau kotor," ungkap Widodo, salah satu warga, menggambarkan kondisi yang selama ini dihadapi.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin sehingga acara groundbreaking serta pembangunan jembatan dapat dimulai secara serentak di 60 titik di wilayah Jawa Tengah.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses terbatas.

"Melalui program ini, TNI hadir untuk membantu membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah akses antar desa," tegas Pangdam.

Selain kegiatan pembangunan jembatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan massal dan pemberian tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 200 warga menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Ia juga berharap pembangunan jembatan di Boyolali dapat terus berlanjut ke titik-titik lain yang membutuhkan, mengingat program ini menjadi prioritas nasional dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari karya bakti TNI bersama masyarakat. 

Diharapkan, keberadaannya nanti mampu dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Secara simbolis, pada pukul 15.00 WIB, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bolo dinyatakan resmi dimulai.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jembatan ini sangat penting, terutama untuk keselamatan anak-anak sekolah serta sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Boyolali direncanakan akan dibangun lima jembatan sebagai bagian dari program tersebut. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Bolo kini menaruh harapan besar agar jembatan segera rampung dan dapat digunakan, membuka akses yang lebih mudah, aman, dan layak bagi generasi mendatang.

Penulis : Arda 72

Patroli Dan Sambang Warga Cara Babinsa Jebres Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan

Surakarta - Kegiatan Patroli wilayah dan sambang warga yang dilakukan Babinsa, selain menjaga kondusifitas juga melaksanakan silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan Rakyat, serta untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.

 Hal ini yang dilakukan Babinsa Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Serka Taufik Mukhlis dan Serda Winarno saat melaksanakan Patroli sekaligus sambang warga di wilayah Rt.01, Rw.03 Tegal Rejo Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta. Selasa (31/03/2026) pukul 10.00 Wib s.d selesai. 

*Dalam kegiatan Patroli dan sambang warga, kami menanyakan situasi dan kondisi diwilayah  Rw. 03 Tegal Rejo Jebres dan mengajak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta kebersihan lingkungan dan selalu waspada terhadap hal hal yang tidak biasa dan mencurigakan."tutur Serka Taufik disela-sela kegiatan.

"Dengan selalu memantau wilayah  binaan, maka kami akan tahu permasalahan di wilayah binaan, sehingga jika ada permasalahan dapat dengan cepat diatasi dan diselesaikan,"ujarnya .

"Karena kegiatan Patroli dan menjalin Komsos dengan warga merupakan tugas yang dilaksanakan sehari-hari oleh setiap Babinsa sebagai sarana kemanunggalan dan juga mempererat hubungan antara TNI dan Rakyat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Peran Aktif Babinsa Kepatihan Wetan Ikuti Pelatihan Pemulasaraan / Ngrukti Jenazah

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta menghadiri acara pelatihan pemulasaraan merawat jenazah sebagai Narsum Ustad Shoriqul amin yang di laksanakan oleh pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan bertempat di pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Selasa ( 31/03/2026 ) Pkl. 16.00 Wib

Tujuan dari di laksanakan nya pelatihan ini untuk memberikan pemahaman bagaimana prosedur tata cara pemulasaran jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam, Bimbingan dan Pelatihan tata cara perawatan jenazah dengan baik, benar, cepat dan tertib sesuai dengan tuntunan syariat Islam,"jelas Sertu Budiono

"Manusia tidak ada satupun yang mengetahui kapan, dimana dan dalam keadaan bagaimana kita akan meninggal. Oleh karena itu mempelajari ilmu pemulasaran jenazah sangatlah penting bagi setiap orang, karena nantinya akan diterapkan ketika ada keluarga, sanak saudara atau tetangga yang meninggal dunia."

Sementara dalam materi yang dijelaskan Ustad Shodiqul Bahwa ada 4 perkara wajib dalam memulasarkan jenazah, yaitu : memandikan, mengkafani, mensholati dan menguburkan.

Adapun hukum memulasarkan (merawat/mengurus) jenazah adalah Fardhu Kifayah, artinya kewajiban yang apabila sudah ada sebagian muslim yang melaksanakannya maka gugurlah kewajiban tersebut. Namun bila tidak ada satupun orang yang melaksanakannya maka berdosalah semua muslim yang mengetahuinya.

Disamping memberikan penjelasan secara teoritis, juga memberikan penjelasan secara praktek.

Lebih lanjut Babinsa Sertu Budiono juga mengungkapkan pelatihan ini sungguh sangat bermanfaat sehingga masing – masing dari kita dapat mengetahui bagaimana sebenarnya tata cara pemulasaraan jenazah yang benar, "Pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Garuda di Desa Bolo Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Terwujud

Boyolali – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Selasa (31/03/2026).

Momentum ini menjadi titik balik bagi masyarakat yang selama puluhan tahun harus menghadapi keterbatasan akses. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi sungai untuk menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja di ladang, hingga mengakses layanan kesehatan.

"Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh, bahkan anak-anak harus pulang lagi karena baju basah atau kotor," ungkap Widodo, salah satu warga, menggambarkan kondisi yang selama ini dihadapi.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin sehingga acara groundbreaking serta pembangunan jembatan dapat dimulai secara serentak di 60 titik di wilayah Jawa Tengah.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses terbatas.

"Melalui program ini, TNI hadir untuk membantu membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah akses antar desa," tegas Pangdam.

Selain kegiatan pembangunan jembatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan massal dan pemberian tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 200 warga menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Ia juga berharap pembangunan jembatan di Boyolali dapat terus berlanjut ke titik-titik lain yang membutuhkan, mengingat program ini menjadi prioritas nasional dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari karya bakti TNI bersama masyarakat. 

Diharapkan, keberadaannya nanti mampu dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Secara simbolis, pada pukul 15.00 WIB, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bolo dinyatakan resmi dimulai.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jembatan ini sangat penting, terutama untuk keselamatan anak-anak sekolah serta sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Boyolali direncanakan akan dibangun lima jembatan sebagai bagian dari program tersebut. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Bolo kini menaruh harapan besar agar jembatan segera rampung dan dapat digunakan, membuka akses yang lebih mudah, aman, dan layak bagi generasi mendatang.

Penulis : Arda 72

Groundbreaking Jembatan Gantung Garuda Di Wilayah Kodim Wonogiri Akan Menghubungkan Dua Desa Satu Kelurahan

Wonogiri - Komitmen percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditegaskan melalui kegiatan groundbreaking Jembatan Garuda di wilayah Kodim 0728/Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026) bertempat di Desa Jendi, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.

Prosesi peresmian awal pembangunan tersebut digelar secara video conference (vidcon) bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang diikuti oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo yang diwakili Kabagops Kompol Agus serta unsur pemerintahan kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, hingga warga masyarakat setempat.

Pangdam mengucapkan terima kasih dan sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta kontribusi nyata demi terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga niat tulus dan kerja keras saudara sekalian dicatat sebagai amal ibadah serta mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Prosesi acara Ground Breaking ini adalah merupakan representasi kehadiran pemerintah kepada masyarakat dalam mengupayakan ketersediaan sarana infrastruktur jalur penghubung antar desa atau titik lokasi terisolir menuju ke desa lainnya serta akses untuk menuju ke sekolah, kantor pemerintahan dan fasilitas publik.

Program ini juga merupakan salah satu Program Strategis pemerintah dalam mengupayakan solusi cepat guna mengatasi kesulitan yang dihadapi rakyat selain dari program-program kebijakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sudah dijalankan selama ini. Oleh karena itu, diawali dari kegiatan hari ini, mari bersama-sama kita bersatu dan bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda di wilayah masing-masing.

Kemudian dalam kesempatan ini, hadir seluruh Komandan Korem dan Komandan Kodim yang nantinya akan terlibat langsung bersama-sama dengan warga masyarakat di wilayahnya dalam pengerjaan Jembatan Garuda di wilayahnya masing-masing. Sebanyak 60 unit Jembatan Garuda, akan dibangun di 60 titik lokasi di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Pembangunan yang akan dilaksanakan nantinya, meliputi : 49 titik jembatan gantung dan 11 titik jembatan beton, keseluruhan pembangunan ini sekali lagi adalah sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Pangdam juga menyampaikan bahwa pada periode pertama dan kedua, Kodam IV/Diponegoro bersama-sama dengan masyarakat, telah berhasil merealisasikan dan meresmikan 48 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan launching 200 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Indonesia dilaksanakan secara serentak dipimpin Bapak Kepala Staf Angkatan Darat dan dihadiri Presiden Republik Indonesa, Bapak H. Prabowo Subianto.

Pangdam berharap semoga proses pembangunan Jembatan Garuda ini dapat berjalan dengan aman, cepat dan lancar serta nantinya akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

"Jembatan gantung garuda yang akan dibangun ini akan dirasakan manfaatnya oleh warga dari tiga Desa yakni Desa Nungkulan,Desa Jendi dan Kelurahan Gemawang," Imbuh Dandim.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi bersama TNI dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan tersebut.

"Kualitas dan ketepatan waktu menjadi hal utama agar manfaat pembangunan ini dapat segera dirasakan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Desa Nungkulan dan sekitarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga dari tiga desa di sekitar titik pemangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Groundbreaking Jembatan Garuda ini mencerminkan komitmen kuat TNI AD melalui Kodim 0728/Wonogiri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Selain meningkatkan konektivitas, program ini juga dinilai strategis dalam memperkuat stabilitas sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat pun menjadi faktor kunci keberhasilan program, sekaligus meminimalisir potensi hambatan sosial dalam pelaksanaannya di lapangan.

Penulis : Arda 72

Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana, Babinsa Sangkrah Kawal Proyek Pembangunan KDKMP

Surakarta - Sertu Eko Personel Babinsa (Bintara Pembina Desa) Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon kodim Surakarta terus menunjukkan dedikasinya aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. 

Selasa,(31/3/2026). Babinsa turun langsung mengawal yaitu mendampingi dan memantau proyek pembangunan fisik  gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon.

"Dalam kesempatan ini kami membaur bersama warga dan pekerja konstruksi untuk memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan tepat waktu."ujarnya.

" Kehadiran kami di lokasi proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat gotong royong bagi warga."tegasnya.

*Pengawalan yang kami lakukan  ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Program Pemerintah dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam mempercepat pembangunan fasilitas ekonomi desa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat."imbuhnya.

"Proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa ini sangat penting bagi kesejahteraan warga Desa masyarakat Gunturharjo. Melalui koperasi ini, diharapkan ekonomi kerakyatan dapat berputar dengan lebih baik. Sebagai Babinsa, sudah menjadi kewajiban saya untuk mengawal dan membantu setiap program pembangunan di desa ini agar berjalan lancar," ujar Babinsa.

Penulis : Arda 72

Patroli Keamanan & Sambang Warga, Cara Jitu Babinsa Sewu Pelihara Kondusifitas Wilayah Binaan

Surakarta -  Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto  melaksanakan Patroli keamanan dan komunikasi sosial (Komsos) dengan Staf Kelurahan, bersama Bpk Budi Rahmadi SE.MM Sekertaris Kelurahan dan Bpk Anton Setyo Wibowo A.Md. ( Kasi Pemerintahan Sewu) bertempat di Kantor Kelurahan Sewu Kec.Jebres, Senin (30/03/2026).

Ditegaskan Koptu Sanda Kegiatan paska Libur lebaran akan membuat ekskalasi kegiatan dimasyarakat akan meningkat.

"oleh karna itu kami perangkat kelurahan membahas beberapa strategi agar kegiatan dimasyarakat dapat berjalan dengan lancar seperti biasanya."ujarnya.

"Keamanan dan ketertiban harus lebih di tingkatkan setelah aktifitas warga kembali Normal setelah Libur Lebaran agar masyarakat dapat beraktifitas dengan lancar dan tanpa hambatan"tegasnya.

Penulis : Arda 72

Babinsa Gelar Halal Bihalal Tiga Pilar, Perkuat Sinergitas dan Kondusifitas Wilayah Kepatihan Wetan

Surakarta - Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak mewarnai Kantor Lurah Kepatihan Wetan. Dalam momentum pasca hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas serta Tokoh Pemuda menggelar kegiatan komunikasi sosial ( Komsos ) yang dirangkai dengan halal bihalal bersama Lurah Enny Susilowati, SH, MH dan Staf Kelurahan Kepatihan Wetan bertempat di kantor kelurahan Kepatihan Wetan Jebres Surakarta. Senin ( 30/03/2026 ).

Kegiatan yang berlangsung secara sederhana namun penuh makna ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan serta meningkatkan koordinasi antar unsur TNI, Polri dan pemerintah kelurahan serta Tokoh Pemuda Bp. Marten Anggar Pamungkas sebagai bagian dari Sinergitas tiga pilar diwilayah.

Dalam suasana santai Babinsa tampak akrab berbincang selain saling bermaafan, pertemuan tersebut juga di manfaatkan untuk membahas berbagai hal terkait situasi keamaan dan pelayanan masyarakat setelah masa libur panjang Idul fitri.

Sertu Budiono menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga Kekompakkan dan kelancaran komunikasi antar instansi.

"Melalui halal bihalal dan Komsos ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat koordinasi agar pelaksanaan tugas di lapangan tetap berjalan optimal,"ujarnya 

"Kegiatan Komsos sendiri merupakan sarana efektif untuk menyerap informasi serta aspirasi dari perangkat kelurahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Dengan komunikasi yang terjalin baik, setiap potensi permasalahan dapat dideteksi sejak dini dan diselesaikan secara cepat serta tepat."Imbuhnya.

"Melalui sinergi yang solid antara tiga pilar. Diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah kepatihan Wetan terus terjaga. Serta pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat."pungkasnya.

Kegiatan bersama ini sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga kerjasama dalam menciptakan lingkungan yang aman nyaman dan kondusif bagi seluruh warga

Penulis : Arda 72