Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Kabupaten Cirebon Kebanjiran Wisatawan Selama Libur Lebaran

KABUPATEN CIREBON — Libur Lebaran 2026 membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Bara...

Postingan Populer

Senin, 30 Maret 2026

Kabupaten Cirebon Kebanjiran Wisatawan Selama Libur Lebaran

KABUPATEN CIREBON — Libur Lebaran 2026 membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Dalam rentang 13 hingga 25 Maret 2026, ribuan wisatawan memadati berbagai destinasi, menciptakan suasana yang kembali hidup setelah masa-masa sepi.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon mencatat total 11.510 kunjungan wisatawan selama periode tersebut.

Angka ini didominasi wisatawan domestik sebanyak 11.492 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat hanya 18 orang.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, menyebut lonjakan ini sebagai sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata daerah.

“Mayoritas pengunjung masih berasal dari dalam negeri. Ini menunjukkan bahwa wisata lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat selama libur Lebaran,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Salah satu magnet utama yang tak pernah kehilangan daya tarik adalah kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati.

Setiap musim Lebaran, lokasi ini selalu dipadati peziarah dari berbagai daerah yang datang untuk berdoa sekaligus berwisata spiritual.

Namun, denyut wisata Cirebon tak hanya bertumpu pada religi. Beragam pilihan destinasi mulai dari kolam renang, wisata alam, hingga wisata buatan menjadi alternatif yang menyebar di berbagai wilayah. Kondisi ini membuat arus kunjungan tidak terpusat di satu titik, melainkan merata.

Fenomena menarik terlihat di objek wisata kolam renang Cikomboy yang menjadi destinasi paling ramai selama libur Lebaran, dengan total 4.639 pengunjung.
Suasana riuh tawa keluarga dan anak-anak yang menikmati liburan menjadi gambaran kuat bahwa wisata rekreasi tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

Tak hanya sektor wisata yang merasakan dampaknya, geliat ekonomi lokal pun ikut terdongkrak. Pusat-pusat kuliner di sekitar destinasi wisata dipadati pengunjung, menghadirkan peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk meraup keuntungan lebih.

Di sisi lain, tingkat hunian hotel juga menunjukkan tren menggembirakan. Pada periode puncak libur, yakni 21 hingga 24 Maret 2026, okupansi hotel di Cirebon berkisar antara 45 persen hingga mencapai 100 persen di sejumlah penginapan.
Saat ini, Kabupaten Cirebon memiliki 41 objek wisata aktif, dengan 16 di antaranya masuk kategori unggulan yang dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ragam pilihan ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menarik minat wisatawan dari berbagai segmen.

Fajar optimistis tren positif ini tidak hanya bersifat musiman. Ia berharap momentum libur Lebaran dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor pariwisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif di daerah.

“Harapannya, kunjungan wisata ini bisa terus berlanjut, tidak hanya saat libur panjang, tetapi juga di hari-hari biasa,” katanya. (DISKOMINFO)

Malam Hari Disisir Polisi, Penjual Miras di Kapetakan Tak Berkutik


Cirebon Kota – Upaya pemberantasan peredaran minuman keras terus digencarkan jajaran Polsek Kapetakan, pada Senin (30/03/2026) sekitar pukul 20.00 WIB petugas melakukan operasi pekat di wilayah Desa Pegagan Lor yang menyasar langsung penjual miras berdasarkan laporan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah tegas kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras yang kerap menjadi pemicu berbagai potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat, khususnya pada malam hari yang rawan aktivitas ilegal.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR menjelaskan bahwa operasi pekat ini dilaksanakan sebagai respons cepat terhadap informasi warga terkait adanya aktivitas penjualan miras di wilayah hukum Polsek Kapetakan, sekaligus bentuk komitmen menjaga ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian.

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman keras dari berbagai jenis yang disimpan oleh seorang penjual berinisial A, warga Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon.

Jumlah barang bukti yang diamankan terdiri dari beberapa botol minuman keras jenis kawa-kawa dan anggur merah, yang selanjutnya dibawa ke Mapolsek Kapetakan untuk dilakukan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Operasi pekat tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, namun juga sebagai bentuk pencegahan terhadap dampak negatif konsumsi miras yang dapat memicu tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban di masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata kepolisian dalam menjaga lingkungan agar tetap kondusif, terutama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian, termasuk Call Center 110 yang dapat diakses kapan saja saat membutuhkan kehadiran petugas.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan operasi serupa guna menekan peredaran miras ilegal, serta mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui layanan 110 apabila menemukan adanya pelanggaran hukum di lingkungan sekitar.

(Agus Hermawan)

Pimpin Apel Pagi, Kalapas Pasir Pangarayan Berikan Penguatan Agenda Kedinasan kepada Seluruh Pegawai



ROHUL / PASIR PANGARAIAN.
     Media Radius 102 Com.
     " Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, memimpin apel pagi pegawai pada Senin (30/03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rutinitas kedinasan dalam rangka penyampaian arahan, evaluasi, serta koordinasi pelaksanaan tugas.

     "Dalam amanatnya, Kalapas menyampaikan apresiasi kepada jajaran petugas atas pelaksanaan layanan kunjungan keluarga warga binaan yang telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kualitas pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

     "Terima kasih atas pelaksanaan tugas yang telah berjalan dengan baik. Hal-hal yang masih perlu perbaikan agar menjadi perhatian bersama untuk peningkatan layanan ke depan,” ujar Efendi.

     "Terkait rencana peringatan ibadah Paskah bagi warga binaan Nasrani, Kalapas menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan persiapan secara terencana, termasuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Pelaksanaan ibadah direncanakan berlangsung di Gereja Lapas dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

     "Selain itu, dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Kalapas mengingatkan seluruh jajaran untuk mempelajari dan menyesuaikan rencana kegiatan dengan pedoman yang telah ditetapkan. Setiap bagian diminta melakukan persiapan secara proporsional sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

     "Selanjutnya, jajaran pegawai Lapas Pasir Pangarayan dijadwalkan mengikuti kegiatan Halalbihalal secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari penguatan koordinasi internal.

     jurnalis ; Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

GEPLAK Indramayu Gas Pol Usai Lebaran: Evaluasi Kinerja hingga Perkuat Barisan



INDRAMAYU — Forum Wartawan GEPLAK (Gerakan Pers Lurus, Akurat, dan Kritis) Kabupaten Indramayu langsung tancap gas pasca-Lebaran melalui rangkaian kegiatan yang menitikberatkan pada evaluasi kinerja dan penguatan solidaritas anggota.

Ketua GEPLAK Indramayu, Ali Zaidan, mengatakan kegiatan usai Idulfitri 1447 Hijriah ini difokuskan pada evaluasi kinerja serta upaya menjaga kualitas kerja jurnalistik di lapangan.

“Kami melakukan evaluasi langsung terhadap kualitas liputan, termasuk isu pelayanan publik hingga dinamika yang berkembang di lapangan,” ujarnya.

Berbagai catatan kritis mengemuka, mulai dari kecepatan penyajian berita hingga pentingnya menjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus digital.

Selain evaluasi, forum juga tetap menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial dengan menyasar panti asuhan dan warga lanjut usia di wilayah Indramayu.

Di sisi lain, GEPLAK terus membuka sinergi dengan berbagai mitra kerja guna membangun koordinasi informasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pemberitaan tetap berimbang serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Forum Wartawan GEPLAK menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan dalam menyajikan informasi yang lurus, akurat, dan kritis sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Rumah Kosong Dibobol Komplotan Lintas Kota, Empat Pelaku Dibekuk denganKerugian Fantastis Ratusan Juta

Cirebon Kota – Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota menyampaikan pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) rumah kosong pada Senin (30/03/2026) pukul 10.00 WIB, di ruang Sat Reskrim Polres Cirebon Kota, aksi Curat tersebut terjadi di Jl. Pekalipan VIII Gg. Lawanggada RT. 01/02 Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Kasus tersebut bermula dari laporan korban bernama Liem Tjioe Kiok, warga Gg. Lawanggada No. 98 RT. 01/02 Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, yang mengetahui rumahnya dalam kondisi terbuka dan telah dibobol pada Selasa (17/02/2026), setelah sebelumnya mendapat informasi dari saksi Veronica Rubi Ningsih, warga Jl. Gn. Rinjani III No. 55 RT. 05/19 Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Selain itu, saksi lain bernama Mochamad Sofyan, warga Pekalipan Utara Gg. 3 No. 146 Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, turut memberikan keterangan kepada petugas terkait kondisi rumah korban yang telah dibobol serta aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, S.T.K., S.I.K., M.Si. menjelaskan dalam kegiatan rilis bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan, dengan mengerahkan tim Resmob untuk mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta menelusuri jejak para pelaku hingga ke luar daerah.

Dalam keterangannya, Kasat Reskrim menyampaikan bahwa dua pelaku pertama berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung pada Kamis (26/03/2026) sekitar pukul 11.45 WIB, yang kemudian dikembangkan hingga akhirnya dua pelaku lainnya berhasil ditangkap pada Jumat (27/03/2026) dini hari di wilayah Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung dan Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Adapun identitas para pelaku yang diamankan seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, masing-masing berinisial H.W (45) warga Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, D.H (41) warga Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, I.A (46) warga Kelurahan Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, serta D.R (45) warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Para pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan menyasar rumah dalam keadaan kosong, kemudian masuk dengan cara merusak pintu untuk mengambil barang-barang berharga milik korban, mulai dari uang tunai hingga perhiasan emas dan logam mulia.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang cukup besar, mencapai Rp465.000.000,- (empat ratus enam puluh lima juta rupiah), yang terdiri dari uang tunai, emas batangan, berbagai jenis perhiasan, serta dokumen penting lainnya.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui telah menjual hasil pencurian kepada seorang penadah di wilayah Kabupaten Bandung dengan nilai Rp200.000.000,-, yang kemudian dibagi rata, sementara barang berupa identitas dan buku tabungan milik korban dibuang di wilayah Sumedang.

Pengungkapan ini juga mengungkap bahwa para pelaku merupakan residivis yang telah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah daerah, termasuk di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, sehingga menjadi perhatian serius dalam upaya penindakan kejahatan rumah kosong.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan rumah kosong dengan memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal mencurigakan, seraya menegaskan, “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari aksi kejahatan, dan kami akan terus menindak tegas setiap pelaku yang meresahkan.”

(Agus Hermawan)

Doa dan Saling Memaafkan Warnai Halal Bihalal Polres Bangka Barat Usai Operasi Ketupat 2026



Bangka  barat. Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan halal bihalal Polres Bangka Barat yang digelar di Mako Polres, Selasa (30/3/2026), usai pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat ini menjadi momen istimewa bagi seluruh personel, bukan hanya untuk berkumpul, tetapi juga untuk saling memaafkan dan memanjatkan doa bersama sebagai bentuk refleksi atas pelaksanaan tugas yang telah dilalui.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, doa bersama menjadi inti dari kegiatan tersebut.

Seluruh personel larut dalam harapan yang sama, memohon perlindungan, kekuatan, serta kelancaran kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas ke depan.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Bangka Barat, AKP Amri, S.H., M.Si., atas seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk kembali menyatukan hati dan niat seluruh personel.

"Melalui doa bersama dan saling memaafkan, kita berharap seluruh personel dapat kembali menjalankan tugas dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, serta semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak terlepas dari kerja keras dan kebersamaan seluruh anggota, sehingga momen halal bihalal ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus penguat kebersamaan.

"Ini bukan sekadar tradisi, tetapi momen spiritual yang memperkuat mental dan soliditas personel dalam menghadapi tugas-tugas ke depan," tambahnya.

Dengan nuansa doa yang khusyuk dan penuh harapan, kegiatan halal bihalal ini menjadi simbol bahwa Polres Bangka Barat tidak hanya kuat dalam pelaksanaan tugas di lapangan, tetapi juga memiliki kekuatan batin dan kebersamaan dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang mengiringi langkah seluruh personel untuk terus mengabdi dengan tulus, menjaga keamanan, serta menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

(HR) 

Peran Aktif Babinsa Kawal Proyek Pembangunan KDKMP 

Wonogiri - Sertu Eko Purwanto Personel Babinsa (Bintara Pembina Desa) dari Koramil 25/Paranggupito jajaran Kodim 0728/Wongiri terus menunjukkan dedikasinya aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. 

Senin,(30/3/2026). Babinsa turun langsung mengawal yaitu mendampingi dan memantau proyek pembangunan fisik  gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito.

Babinsa dalam kesempatan tersebut membaur bersama warga dan pekerja konstruksi untuk memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan tepat waktu. Kehadiran Babinsa di lokasi proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat gotong royong bagi warga.

Pengawalan yang dilakukan oleh Babinsa ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Program Pemerintah dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam mempercepat pembangunan fasilitas ekonomi desa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.

"Proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa ini sangat penting bagi kesejahteraan warga Desa Gunturharjo. Melalui koperasi ini, diharapkan ekonomi kerakyatan dapat berputar dengan lebih baik. Sebagai Babinsa, sudah menjadi kewajiban saya untuk mengawal dan membantu setiap program pembangunan di desa ini agar berjalan lancar," ujar Babinsa.

Penulis : Arda 72

Babinsa Sangkrah Aktif Kawal Pembangunan KDKMP, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tingkat Kelurahan

Surakarta - Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah binaan terus digenjot guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. 

Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, Sertu Eko secara aktif terlibat dalam memantau sekaligus membantu proses pembangunan di lapangan, Senin  (30/3/2026).

Dalam kesehariannya, Sertu Eko tidak hanya melakukan pengawasan terhadap perkembangan pembangunan KDKMP, namun juga sesekali turun langsung membantu para tukang dalam pekerjaan fisik, seperti plamir dan perapian dinding bangunan.

 Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberhasilan program di wilayah binaannya.

"Kami terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Jika dibutuhkan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan untuk mempercepat proses penyelesaian," ungkapnya.

Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan pembangunan memberikan dorongan semangat bagi warga. Sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat terlihat jelas melalui semangat gotong royong yang terus terjaga.

Penulis : Arda 72

Sembari Berpatroli, Babinsa Sudiroprajan Sambangi Pedagang Di Wilayah Binaan, Yakinkan Situasi Tetap Aman Dan Kondusif

Surakarta - Babinsa Sudiroprajan koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Kota Surakarta Sertu Watono melaksanakan patroli dan komunikasi Sosial (Komsos) di wilayah binaan Jl. Martadinata Sudiroprajan Kecamatan Jebres kota Surakarta. Minggu (29/03/2026) pukul 10.00 Wib.

Pelaksanaan patroli dan komsos di laksanakan oleh Babinsa Sudiroprajan dengan warga masyarakat di wilayah binaan, hal tersebut di lakukannya untuk mengetahui kendala dan keluh kesah yang di hadapi oleh para warga masyarakat, serta mengetahui situasi dan kondisi keamanan di lingkungannya.

"Ini menjadi tugas dan tanggung jawab saya sebagai Babinsa di wilayah, untuk selalu memonitor serta memantau wilayah agar tetap aman dan kondusif, untuk itu sangat di perlukan menjaga hubungan baik dengan masyarakat yaitu melalui rutinitas Patroli dan komsos seperti ini," ungkap Sertu Watono.

"Kegiatan Patroli dan komsos ini saya mengajak para warga masyarakat untuk tetap memelihara kebersihan, ketertiban dan keamanan sehingga masyarakat merasa nyaman saat melaksanakan istirahat ataupun beraktifitas sehari-hari. selain itu juga dengan lingkungan yang bersih aman akan berdampak pada kehidupan terutama kesehatan kita masing-masing", pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72

Ratusan Botol Miras Disita di Kampung Pekawatan, Operasi Malam Ungkap Peredaran Ilegal

Cirebon Kota - Operasi penyakit masyarakat kembali digelar pada Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai di wilayah Kampung Pekawatan, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, dengan sasaran peredaran minuman keras ilegal pasca Operasi Ketupat Lodaya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota piket fungsi Sat Res Narkoba Polres Cirebon Kota sebagai bentuk langkah tegas dalam menekan maraknya peredaran miras oplosan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan kriminalitas di tengah masyarakat.

Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga lingkungan masyarakat dari dampak negatif konsumsi minuman keras, khususnya yang beredar tanpa izin resmi.

Petugas menyasar sebuah warung yang diduga menjual minuman keras secara bebas tanpa legalitas, yang berada di kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Pekawatan.

Warung tersebut diketahui milik seorang warga berinisial A, yang kedapatan menyimpan berbagai jenis minuman keras dalam jumlah besar yang siap diedarkan kepada masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merek, yang terdiri dari minuman jenis Intisari, Singaraja, Beer Konig, Anggur Kolesom, serta AO Mild.

Jumlah barang bukti yang diamankan mencapai 168 botol minuman keras, yang menunjukkan masih tingginya peredaran miras ilegal di wilayah tersebut dan menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan, namun juga sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan yang sering dipicu oleh konsumsi minuman keras, termasuk aksi kekerasan dan tindak kriminal lainnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas peredaran miras ilegal melalui Layanan Polisi 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan, “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran miras ilegal dengan memanfaatkan layanan 110, sehingga lingkungan tetap terjaga dari potensi gangguan akibat minuman keras.”

(Agus Hermawan)

Warung Miras Digerebek Malam Hari, Polisi Amankan Puluhan Botol di Cirebon

Cirebon Kota - Operasi penyakit masyarakat dengan sasaran peredaran minuman keras kembali digelar pada Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 20.30 WIB hingga selesai di wilayah Kota Cirebon sebagai langkah tegas pasca Operasi Ketupat Lodaya.

Kegiatan ini menyasar titik-titik yang diduga menjadi lokasi peredaran miras ilegal, terutama yang berpotensi memicu gangguan ketertiban dan membahayakan keselamatan masyarakat di lingkungan perkotaan.

Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas.

Petugas melakukan pemeriksaan di sebuah warung yang berada di Jalan Permata, Kecamatan Harjamukti, yang diduga memperjualbelikan minuman keras tanpa izin kepada masyarakat secara bebas.

Warung tersebut diketahui milik seorang warga berinisial D, yang kedapatan menyimpan berbagai jenis minuman beralkohol tanpa kelengkapan perizinan yang sah.

Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras yang terdiri dari berbagai jenis, baik produk pabrikan maupun yang kerap beredar di pasaran tanpa pengawasan.

Jenis minuman keras yang diamankan di antaranya bir merek Guinnes, bir Angker, serta minuman jenis AO dan Atlas yang ditemukan di lokasi saat operasi berlangsung.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan dampak negatif konsumsi minuman keras, yang sering kali berkaitan dengan aksi kekerasan, gangguan ketertiban, hingga potensi tindak kriminal lainnya di tengah masyarakat.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan aktivitas peredaran miras ilegal melalui Layanan Polisi 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas secara cepat dan tepat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan, “Kami akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran miras ilegal dan mengajak masyarakat untuk aktif melapor melalui layanan 110 demi menjaga lingkungan yang lebih aman dan terbebas dari dampak negatif minuman keras.”

(Agus Hermawan)

Malam Digerebek, Puluhan Botol Miras Oplosan Disita Polisi di Cirebon

Cirebon Kota - Operasi penyakit masyarakat dengan sasaran minuman keras digelar pada Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai di wilayah Kota Cirebon, sebagai langkah tegas kepolisian menekan peredaran miras oplosan pasca Operasi Ketupat Lodaya.

Kegiatan ini difokuskan pada lokasi yang terindikasi menjadi tempat penjualan minuman keras tanpa izin, terutama yang berpotensi membahayakan masyarakat akibat peredaran miras oplosan dengan kandungan berisiko tinggi.

Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M menjelaskan bahwa operasi ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan masyarakat dari dampak negatif konsumsi miras ilegal yang kerap memicu berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan di sebuah warung yang berada di Jalan Permata, Kecamatan Harjamukti, yang diduga menjual berbagai jenis minuman keras secara bebas kepada masyarakat.

Warung tersebut diketahui milik seorang warga berinisial J, yang kedapatan menyimpan dan memperjualbelikan minuman keras tanpa izin resmi kepada masyarakat sekitar.

Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 29 botol minuman keras dari berbagai jenis, mulai dari miras oplosan hingga minuman beralkohol pabrikan yang diperjualbelikan secara ilegal.

Jenis miras yang diamankan di antaranya botol berisi minuman jenis AO, kawa-kawa, anggur putih, hingga beberapa merek lain yang kerap ditemukan dalam peredaran ilegal di wilayah perkotaan.

Operasi ini menjadi bagian dari langkah preventif dan represif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas yang seringkali dipicu oleh konsumsi minuman keras, termasuk aksi kekerasan, tawuran, hingga gangguan ketertiban umum.

Selain melakukan penindakan, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas penjualan miras ilegal melalui Layanan Polisi 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan operasi serupa, “Kami mengajak masyarakat untuk menjauhi minuman keras ilegal dan segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan peredaran miras di lingkungannya, karena dampaknya sangat merugikan dan membahayakan keselamatan,” ujarnya.

(Agus Hermawan)

Minggu, 29 Maret 2026

Percepat Pembangunan KDKMP di Wilayah Kota Surakarta, Babinsa Kelurahan Sangkrah Turun Tangan Bantu Pengerjaan

Surakarta - Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta terus dikebut.

Guna memastikan fasilitas ekonomi kerakyatan tersebut segera rampung, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon kodim Surakarta Sertu Eko turut terjun langsung membantu warga melakukan pekerjaan fisik, Minggu (29/3/2026).

Sertu Eko mengungkapkan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam mendukung program pembangunan di wilayah.

"Kami hadir untuk membantu sekaligus memberi semangat kepada warga. Pembangunan KDKMP ini adalah kepentingan bersama, jadi harus kita sukseskan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujarnya.

Antusiasme warga pun meningkat saat melihat aparat teritorial tersebut bekerja bahu-membahu tanpa sekat. Warga mengaku bangga memiliki Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan desa, baik formal maupun kerja bakti fisik.

Penulis : Arda 72

Pastikan Wilayah Aman, Babinsa Ketelan Bersama Satlinmas Melaksanakan Patroli Bersama, Yakinkan Situasi Tetap Aman & Kondusif

Surakarta - Babinsa Kelurahan Ketelan  Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Isdianto bersama dengan Satlinmas Kelurahan Ketelan  melaksanakan kegiatan Patroli Siang hari di wilayah  Kelurahan Ketelan  Kecamatan Banjarsari, Minggu (29/03/2026).

Ditegaskan Serka Isdiyanto kegiatan patroli keamanan wilayah kali ini dilaksanakan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat pada siang hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan pada momen  hari Raya Idul Fitri 1447 H ,ini banyak sekali kejadian pencurian yang mulai meresahkan  masyarakat dan selain itu juga mengecek fasilitas umum yang sudah rusak,seperti pagar-pagar di pinggir sungai dan jembatan yang rawan keselamatan penggunanya.

"Di sela - sela kegiatan Patroli, kami bersama Satlinmas menghimbau kepada warga masyarakat agar ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Ketelan Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta."tegas Serka Isdiyanto.

Penulis : Arda 72

Babinsa Karangtengah Turun Tangan Percepat Pembangunan KDKMP

Wonogiri - Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, terus dikebut.

Guna memastikan fasilitas ekonomi kerakyatan tersebut segera rampung, Babinsa Koramil 23/Girimarto turut terjun langsung membantu warga melakukan pekerjaan fisik, Minggu (28/3/2026).

Salah satunya terlihat saat Serda Dhony, Babinsa setempat, tanpa ragu memegang alat plamir untuk menghaluskan tembok bangunan KDKMP. Kehadirannya di tengah warga bukan sekadar membantu tenaga, namun juga menjadi motor penggerak semangat gotong royong di desa binaannya.

Serda Dhony mengungkapkan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam mendukung program pembangunan di wilayah.

"Kami hadir untuk membantu sekaligus memberi semangat kepada warga. Pembangunan KDKMP ini adalah kepentingan bersama, jadi harus kita sukseskan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat," ujarnya.

Antusiasme warga pun meningkat saat melihat aparat teritorial tersebut bekerja bahu-membahu tanpa sekat. Warga mengaku bangga memiliki Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan desa, baik formal maupun kerja bakti fisik.

Penulis : Arda 72

Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers



Palembang, 28 Maret 2026.
Komitmen memperkuat profesionalisme jurnalis kembali ditegaskan oleh Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) dalam pertemuan strategis bersama jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Kota Palembang. Pertemuan tersebut berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) di salah satu kafe ternama di Palembang.

     "Dalam pertemuan itu, Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono.,S.Kom.,S.H.,C.IJ.,C.BJ.,C.EJ.,C.F.L.E.,C.ILJ.,secara langsung memberikan arahan tegas sekaligus motivasi kepada Ketua DPC AKPERSI Kota Palembang, Amirul Bihar, bersama Sekretaris Aryadi, S.H.

     "Ketua Umum menekankan bahwa roda organisasi di tingkat daerah harus berjalan aktif, terstruktur, dan berorientasi pada kualitas, bukan sekadar kuantitas. Ia mengingatkan bahwa tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan integritas dan kedisiplinan tinggi dari setiap anggota.

     “Jurnalis AKPERSI harus menjadi contoh. Bekerja bukan hanya cepat, tapi harus benar. Pegang teguh kode etik jurnalistik, karena di situlah marwah profesi kita dipertaruhkan,” tegasnya.

     "Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya membangun kekompakan internal serta meningkatkan kapasitas anggota melalui pelatihan, penguatan literasi hukum pers, dan pemahaman terhadap standar jurnalistik nasional. 
Menurutnya, DPC Kota Palembang memiliki potensi besar untuk menjadi barometer profesionalisme pers di wilayah Sumatera Selatan.

     “Jangan hanya hadir sebagai organisasi, tapi harus memberi dampak. AKPERSI di daerah harus mampu menjadi solusi, bukan bagian dari persoalan,” tambahnya dengan nada tegas.

     "Sementara itu, Ketua DPC AKPERSI Kota Palembang, Amirul Bihar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan bertemu langsung dengan Ketua Umum. Ia mengakui bahwa momen tersebut menjadi energi baru bagi jajaran pengurus di daerah.

     “Ini adalah kehormatan bagi kami. Tidak mudah bertemu langsung dengan Ketua Umum di tengah kesibukan beliau yang mengurusi ribuan wartawan di seluruh Indonesia. Arahan yang diberikan menjadi suntikan semangat bagi kami untuk lebih serius membangun organisasi,” ungkapnya.

     "Senada dengan itu, Sekretaris DPC, Aryadi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti setiap arahan yang telah diberikan, termasuk memperkuat disiplin organisasi serta memastikan setiap anggota bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik.

     "Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi yang mempertegas arah gerak AKPERSI di daerah. Dengan semangat yang dibangun, DPC AKPERSI Kota Palembang diharapkan mampu tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah dan profesionalisme insan pers di Indonesia.

Rilis DPC AKPERSI Kota Palembang.

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com Rohul.
Tim AKPERSl ROHUL / RIAU. ( Ismail Marpaung ).

Percepat Pembangunan Desa, Kasdim Boyolali Ikuti Vidcon Strategis Bersama Wakil Panglima TNI

Boyolali — Upaya percepatan pembangunan berbasis desa terus digencarkan. Kasdim 0724/Boyolali, Mayor Inf Sri Suraya, mengikuti kegiatan video conference (Vidcon) dalam rangka evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), Sabtu (28/03/2026).

Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, dan dilaksanakan secara terpusat di KDKMP Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, serta diikuti secara serentak oleh jajaran di seluruh Indonesia.

Dalam keterangannya, Mayor Inf Sri Suraya menyampaikan bahwa Vidcon ini menjadi sarana penting untuk mengevaluasi sekaligus mendorong percepatan pembangunan KDMP di berbagai daerah. Berbagai kendala yang dihadapi di lapangan turut dibahas secara terbuka, disertai solusi konkret guna memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Melalui forum ini, kita bisa menyamakan persepsi sekaligus mencari solusi terbaik agar pembangunan KDMP benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya guna.

Program KDMP sendiri diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa melalui pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Dengan adanya evaluasi ini, pembangunan KDMP diharapkan terus mengalami peningkatan kualitas, sehingga dapat menjadi contoh nyata pembangunan berbasis kerakyatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa.

Penulis : Arda 72

Bus Mogok Tengah Malam, Kapolres Turun Tangan di Jalur Arteri Saat KRYD Pasca Ops Ketupat


Cirebon Kota – Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan pasca Operasi Ketupat terus dilakukan jajaran Polres Cirebon Kota, Sabtu (28/03/2026) pukul 22.45 WIB saat Kapolres melakukan pengecekan jalur arteri dan menemukan kendaraan bus mogok di tengah arus lalu lintas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya intensif kepolisian dalam memastikan arus kendaraan tetap terpantau serta mengantisipasi gangguan di jalur utama pasca meningkatnya mobilitas masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengecekan jalur arteri dilakukan secara langsung guna melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan respons cepat terhadap setiap kendala yang terjadi.

Dalam kegiatan tersebut, ditemukan sebuah bus mengalami gangguan mesin dan berhenti di badan jalan sehingga berpotensi menghambat arus kendaraan yang melintas pada malam hari.

Melihat kondisi tersebut, Kapolres bersama anggota langsung melakukan tindakan cepat dengan mendorong kendaraan bus ke tepi jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas yang melintas.

Selain evakuasi kendaraan mogok, petugas juga melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi untuk mengurai antrean yang sempat terjadi akibat hambatan tersebut.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari implementasi KRYD pasca Ops Ketupat yang tidak hanya berfokus pada patroli, tetapi juga tindakan nyata dalam membantu masyarakat di lapangan.

Kehadiran petugas di jalur arteri pada malam hari juga bertujuan memberikan rasa aman serta memastikan pengguna jalan tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan langsung serta respons cepat terhadap setiap dinamika di jalan raya.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila mengalami kendala di perjalanan atau menemukan gangguan di jalan sehingga dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

(Agus Hermawan)

Sabtu, 28 Maret 2026

Kapolda Babel Beri Penghargaan kepada Dua Nelayan Penemu 42 Kg Sabu di Belitung



Belitung – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., memberikan penghargaan kepada dua nelayan yang berjasa dalam mengungkap temuan narkotika jenis sabu seberat 42 kilogram di wilayah perairan Kabupaten Belitung.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan tatap muka yang berlangsung di Aula Tribrata Polres Belitung, Jumat (27/3/2026). Dua nelayan penerima penghargaan tersebut yakni Hasan Basri dan Abdul Manap, yang telah menunjukkan kepedulian serta keberanian dengan melaporkan temuan narkotika kepada pihak kepolisian.

Kapolda Babel menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif masyarakat dalam membantu kepolisian, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.

"Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara masyarakat dan kepolisian. Apa yang dilakukan oleh saudara Hasan Basri dan Abdul Manap patut menjadi contoh bagi masyarakat lainnya," ujar Kapolda.

Menurutnya, tanpa adanya laporan dari masyarakat, barang tersebut berpotensi disalahgunakan dan dapat memicu tindak kejahatan baru yang merugikan banyak pihak.

Kapolda juga menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Bangka Belitung tanpa toleransi. Ia turut mengingatkan seluruh personel, khususnya Sat Resnarkoba, agar menjaga integritas dan tidak melakukan penyalahgunaan terhadap barang bukti.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., beserta jajaran dan instansi terkait. Selain pemberian penghargaan, kegiatan juga diisi dengan arahan Kapolda serta ajakan untuk terus memperkuat kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan langsung ke kepolisian atau melalui layanan 110, terkait setiap potensi tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika.

(HR) 

Grebek Tempat Karaoke, Polsek Tambusai Utara Tangkap Seorang Wanita, Amankan Enam Butir Pil Ekstasi



ROKAN HULU / RIAU.
Media Radius 102 Com.
     "Polsek Tambusai Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis ekstasi di sebuah tempat hiburan Family Karaoke, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

     "Kapolsek Tambusai Utara, AKP Heri Yuliardi, menjelaskan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Reskrim melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan di lokasi yang dicurigai.

     "Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial APRG (19) yang berperan sebagai pemakai.

     "Dari hasil penggeledahan di kamar pelaku, ditemukan barang bukti berupa 6 butir pil ekstasi berwarna ungu, 1 lembar tisu, 1 bungkus rokok, dan 1 unit handphone.

     “Pelaku mengakui barang tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial B,” ujar Kapolsek.

     "Hasil tes urine terhadap pelaku menunjukkan positif mengandung methamphetamine. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Tambusai Utara untuk proses hukum lebih lanjut serta pengembangan kasus.

     "Pelaku dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

     "Kapolsek AKP Heri Yuliardi menegaskan pihaknya akan terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya dan mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian. *(Humas Polres Rohul)*

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).