Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

H. Caridin Hadiri Simposium Pendidikan Indonesia Di Al - Zaytun Wakili Bupati Indramayu

Indramayu, Sergaptarget.com Mewakili Bupati Indramayu yang berhalangan hadir, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, H. Ca...

Postingan Populer

Selasa, 02 Juni 2026

H. Caridin Hadiri Simposium Pendidikan Indonesia Di Al - Zaytun Wakili Bupati Indramayu




Indramayu, Sergaptarget.com
Mewakili Bupati Indramayu yang berhalangan hadir, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, H. Caridin, menghadiri Simposium Pendidikan Indonesia bertajuk

“Transformasi Revolusioner Pendidikan Berasrama yang Terintegrasi Demi Terwujudnya Indonesia Modern di Abad XXI dan Usia 100 Tahun Kemerdekaan” yang berlangsung di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin, Ma’had Al-Zaytun, Senin (1/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Dalam kesempatan tersebut, Caridin mengaku terkesan dengan berbagai gagasan dan hasil kajian yang dipresentasikan para profesor mengenai arah pembangunan pendidikan nasional di masa depan.

“Saya ditugaskan oleh Pak Bupati untuk menghadiri Simposium Pendidikan Indonesia. Alhamdulillah, tadi kita melihat berbagai hasil kajian dari para profesor yang sangat bagus untuk mendukung bagaimana pendidikan Indonesia ke depan harus lebih baik,” ujar Caridin.

Menurutnya, forum tersebut menghadirkan banyak gagasan visioner yang dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan pendidikan yang mampu menjawab tantangan global.

Ia menegaskan, seluruh hasil simposium akan disampaikan kepada Bupati Indramayu sebagai bahan masukan dalam pengembangan pendidikan daerah.

“Ini merupakan hasil kajian dari beberapa profesor perguruan tinggi di Indonesia terkait inovasi dan gagasan kemajuan pendidikan. Tidak hanya penting untuk Indramayu, tetapi juga untuk Indonesia,” katanya.

Salah satu gagasan utama yang menjadi perhatian dalam simposium tersebut adalah pembangunan 500 pusat pendidikan berasrama berbasis kurikulum L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics, and Spiritual), yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, karakter, dan spiritualitas dalam satu ekosistem pendidikan modern.

Bagi Caridin, konsep pendidikan berasrama memiliki relevansi kuat dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama di tengah derasnya pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi digital.

“Sekarang banyak tantangan bagi anak-anak, mulai dari media sosial hingga permainan gim yang membuat fokus belajar berkurang. Dengan pendidikan berasrama, pembinaan pendidikan akan lebih terfokus sehingga kualitas pendidikan bisa menjadi lebih baik,” jelasnya.

Ia juga menilai konsep pendidikan yang dikembangkan Al-Zaytun memiliki visi yang sejalan dengan arah pembangunan pendidikan nasional yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada pembentukan karakter.

“Ternyata Al-Zaytun juga memiliki visi yang sejalan dalam memberikan pelayanan pendidikan yang terintegrasi dan visioner,” ungkap Caridin.
Di akhir kegiatan, Caridin turut menyampaikan harapan agar perjuangan dalam memajukan pendidikan nasional terus berlanjut demi masa depan bangsa yang lebih baik.

“Semoga beliau selalu sehat dan perjuangan pendidikan ini jangan sampai terhenti. Pendidikan harus terus diperjuangkan agar menjadi lebih baik,” pungkasnya.

(Nana. S)

Polsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mersa SH. Melakukan Giat Penanaman Jagung Pipil Kuartal 2 Tahun 2026 di Desa Marga Mulya



ROKAN HULU / Rambah Samo.
Media Radius 102 Com.
      Polsek Rambah Samo bersama Kelompok Tani “Sumber Mulyo” melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal 2 Tahun 2026 di RT 24 RW 08, Dusun Sumber Rejo, Desa Marga Mulya, Kec. Rambah Samo, Kab. Rokan Hulu. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.Selasa, ( 2/6/2026 )

       Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto.

*Yang hadir dalam kegiatan:*
1. IPDA Sarlose Mesra, S.H. – Kapolsek Rambah Samo
2. IPDA Zulpendi, S.Pdi. – Kanit Binmas Polsek Rambah Samo  
3. H. Santoso, S.Tr.P. – PPL Desa Marga Mulya
4. Sukino – Kepala Unit Ketahanan Pangan BUMDes Mitra Usaha Mulya
5. Kelompok Tani “Sumber Mulyo”
6. Personil Polsek Rambah Samo: AIPDA Reski Martubuan, AIPDA Irisman, AIPDA Gondo Wahyu Utomo, S.H.

*Detail Kegiatan:*
- *Bentuk Kegiatan:* Penanaman bibit jagung pipil Kuartal 2 Tahun 2026
- *Pengelola Lahan:* Kelompok Tani Sumber Mulyo
- *Koordinator:* Sukino
- *Lokasi:* RT 24 RW 08, Dusun Sumber Rejo, Desa Marga Mulya, Kec. Rambah Samo
- *Luas Lahan:* ± 1,5 hektar
- *Varietas Jagung:* Pioner 32 Singa
- *Jenis Lahan:* Mineral tanah hitam
- *Sumber Air:* Air tadah hujan
- *Tanggal Tanam:* 2 Juni 2026
- *Estimasi Panen:* 20 September 2026

Kegiatan berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Rokan Hulu.


         Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
            ( Ismail Marpaung ).

Babinsa Sudiroprajan Rajut Keakraban, Komsos Jadi Jembatan TNI-Rakyat

Surakarta - Kedekatan TNI dengan rakyat kembali diperkuat melalui komunikasi sosial. Babinsa Kelurahan Sudiroprajan, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Watono, menggelar Komsos dengan warga binaan di Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Selasa (02/06/2026).

Komsos menjadi salah satu tugas pokok Babinsa untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyerap informasi langsung dari masyarakat. 

Lewat obrolan santai bersama warga, Sertu Watono tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tapi juga memantau perkembangan situasi di wilayah binaan.

“Komsos ini wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semakin dekat dan akrab dengan warga, maka tugas Babinsa di lapangan akan semakin ringan karena ada kebersamaan,” jelas Sertu Watono.

"Kegiatan ini diharapkan terus menjaga suasana harmonis antara Babinsa dan masyarakat. Dengan rutin anjangsana,kami bisa lebih cepat mengetahui kebutuhan warga serta bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan."pungkas Sertu Watono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pelopori Kebersihan Lingkungan, Babinsa Pucangsawit Kerja Bakti Bersihkan Ranting dan Pohon

Surakarta – Babinsa Kelurahan Pucangsawit Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Tarto bersama Dinas Kebersihan dan Warga Rw 09 melaksanakan kerja bakti pembersihan ranting-ranting dan memotong serta memangkas pohon yang mengganggu pengguna jalan di Rt 02 Rw 09 Kelurahan pucangsawit, Kecamatan Jebres, Selasa (02/06/2026).

Serda Tarto mengatakan kegiatan kerja bakti pembersihan ranting-ranting dan memotong serta memangkas pohon yang sudah menutupi di jalan.

"Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama, untuk mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan khususnya di Rt 02/09 Pucangsawit."ujarnya.

"Dan juga Penebangan pohon sebagai upaya menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu pada saat terjadi musim hujan yang di sertai angin kencang dan dapat menimbulkan banyak kerawanan, terutama pohon tumbang yang berada di pinggir jalan."Imbuhnya.

"Harapannya, dengan adanya kerjabakti memangkas rumput dan Memotong pohon-pohon kayu sinergitas, gotong-royong dan jalinan kerjasama tersebut akan semakin menguatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat."pungkas Serda Tarto.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Polres Kuningan Ungkap Kasus Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan


KUNINGAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cilimus. Seorang pria berinisial MS (38), warga Kota Cirebon, diamankan setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik warga yang terparkir di samping rumah dengan kunci kontak masih tergantung.


Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu (24/5) sekitar pukul 18.30 WIB di halaman samping rumah korban di Dusun Wage, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Menurut AKP Abdul Aziz, pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci kontak masih menempel. Kesempatan itu kemudian digunakan pelaku untuk membawa kabur kendaraan roda dua tersebut.
“Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial MS diduga mengambil sepeda motor saat kunci kontak masih tergantung pada kendaraan,” ujar AKP Abdul Aziz, Selasa (2/6/2026.

Setelah menerima laporan dari korban, Satreskrim Polres Kuningan bersama Unit Reskrim Polsek Cilimus segera melakukan penyelidikan. Berbekal analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kuningan kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

 Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo tahun 2010 bernomor polisi E-3756-ZC beserta kunci kontaknya.
“Alhamdulillah, kendaraan yang dicuri berhasil ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti bersama pelaku,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.
AKP Abdul Aziz juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan, terutama dengan tidak meninggalkan kunci kontak pada sepeda motor yang diparkir, meskipun berada di lingkungan rumah sendiri.

“Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,” pungkasnya.

(Agus Hermawan)

Curi Rokok Senilai Belasan Juta Rupiah, Dua Pelaku Dibekuk di Indramayu

KUNINGAN–Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan, yang menyasar sebuah toko di wilayah Kecamatan Cilimus. Dalam kasus tersebut, pelaku berhasil membawa kabur ratusan bungkus rokok berbagai merek dengan nilai kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz didampingi Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, bahwa peristiwa pencurian itu terjadi di Toko Rizky yang berada di kawasan Pertokoan Hidayah, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
"Kasus ini terungkap berkat hasil penyelidikan yang dilakukan petugas melalui analisis rekaman CCTV serta identifikasi sidik jari yang ditemukan di lokasi kejadian,”ujar AKP Abdul Aziz, Selasa (2/6/2026.

Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu (26/5/2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Kedua tersangka masing-masing berinisial D (40) dan AF (20), warga Kecamatan Astanajapura, Kota Cirebon. Keduanya berhasil diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kuningan bersama Unit Reskrim Polsek Cilimus di sebuah rumah di Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara merusak bagian atap bangunan. Setelah berhasil masuk, mereka menggasak berbagai barang dagangan, terutama rokok yang menjadi target utama pencurian.
"Pelaku D berperan sebagai eksekutor yang merusak atap toko dan mengambil barang-barang milik korban, sedangkan pelaku AF bertugas mengamati serta memantau situasi di sekitar lokasi,”jelasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah tang potong, sebilah golok tanpa gagang, satu buah senter, dua karung plastik, satu tas ransel, satu unit sepeda motor Honda, serta 390 bungkus rokok berbagai merek yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini sekaligus menuntaskan pencarian pelaku yang sempat meresahkan pemilik toko. Polisi memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka akan terus berlanjut.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta.
AKP Abdul Aziz menegaskan, Polres Kuningan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai tindak kriminalitas yang merugikan masyarakat, termasuk pencurian dengan pemberatan yang menyasar pelaku usaha dan pemilik toko.

(Agus Hermawan)

Sertijab Kasat Binmas dan Kenaikan Pangkat Pengabdian Warnai Semangat Pengabdian di Polres Cirebon Kota


Cirebon Kota – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan Polres Cirebon Kota melalui pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Binmas dan Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian yang digelar pada Selasa (02/06/2026) pukul 08.00 WIB hingga 08.45 WIB di Lapangan Mapolres Cirebon Kota sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel Polri.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja satuan kerja agar semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polri, dan ASN Polres Cirebon Kota yang turut mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat.

Momentum serah terima jabatan kali ini ditandai dengan dilantiknya Iptu Erni Suhaeni sebagai Kasat Binmas Polres Cirebon Kota yang dipercaya mengemban tugas baru dalam memperkuat fungsi pembinaan dan kemitraan dengan masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota berharap Iptu Erni Suhaeni dapat mengoptimalkan pengalaman, kemampuan, dan integritas yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Selain serah terima jabatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian kepada Ipda Sanusi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengabdian selama menjalankan tugas kepolisian.

Kenaikan pangkat penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi institusi kepada personel yang mampu menjaga rekam jejak pengabdian dengan baik dan menunjukkan komitmen tinggi dalam melaksanakan tugas hingga akhir masa dinasnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung melalui prosesi upacara, laporan resmi Korps Raport, amanat inspektur upacara, pembacaan doa, pemberian ucapan selamat, dan foto bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap personel yang menerima amanah maupun penghargaan.

Bagi masyarakat, pembinaan karier melalui serah terima jabatan dan kenaikan pangkat penghargaan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada Iptu Erni Suhaeni atas amanah sebagai Kasat Binmas Polres Cirebon Kota dan kepada Ipda Sanusi atas kenaikan pangkat pengabdian yang diterimanya, semoga penghargaan dan kepercayaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan dedikasi terbaik, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.”

(Agus Hermawan)

Gandeng Linmas, Piket Koramil 04/Jebres Patroli Malam Sambil Berikan Himbauan Kamtibmas


Uploaded Image

Surakarta - Mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif di lingkungan  Masyarakat Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Teguh Pria  melaksanakan Patroli Bersama Anggota Linmas Guna menciptakan Kamtibmas yang aman di wilayah Kec.Jebres Kota Surakarta, Senin (01/06/2026) tadi malam.

Sembari melaksanakan Patroli Malam,Sertu Teguh Pria  juga melaksanakan kegiatan Komsos dengan warga dengan memberikan himbauan untuk menjaga Kamtibmas tetap aman diwilayah binaan.

Pada pelaksanaan ini memaksimalkan peran komunikasi sosialnya dengan sejumlah warga sebagai upaya untuk cegah dini dan deteksi dini terhadap hal hal yang tidak diinginkan. Warga dapat terjalin dengan baik diharapkan berbagai informasi yang terjadi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk mengantisipasinya, ungkapnya 

Dengan rutin melaksanakan Patroli wilayah di malam hari, kami berusaha menciptakan Kamtibmas di wilayah tetap aman dan  warga masyarakat akan terasa tenang dan nyaman, Semoga warga masyarakat akan senang dengan keberadaan kita yang rutin melaksanakan patroli," harapnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Berkolaborasi, KONI dan IMI Gelar Drag Bike ADS 2026 Putaran Ketiga di Kabupaten Indramayu



Indramayu, Radius102.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pengcab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Indramayu, menggelar Drag Bike ADS 2026 di sirkuit non permanen Waduk Bojongsari. Event ini merupakan ADS putaran ketiga nasional.  

Tak hanya KONI dan IMI, ADS juga mendapat dukungan dari Ketua Pengprov IMI Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin (DMS) dan tokoh masyarakat yang juga pengusaha, H Maman Suparman Yahya.  

Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, mengatakan perkembangan menggembirakan olahraga otomotif di Kabupaten Indramayu, memunculkan ide kolaboratif. Hanya bertemu singkat, KONI dan IMI sepakat untuk menggelar event tersebut.  

"Ditambah adanya dukungan dari Ketua IMI Jabar, Bung DMS, dan dorongan kuat dari orang tua kami Ayah Maman. Dan alhamdulilah event ini akan terselenggara. Seluruh persiapan teknis sudah dikerjakan oleh IMI," ujar Yogi, Senin 1 Juni 2026.  

Yogi juga berharap Drag Bike ADS 2026 putaran ketiga ini menjadi pemacu semangat cabang olahraga lain untuk menggelar event serupa. Karena dengan semakin banyaknya event, akan ikut membantu mengukur kekuatan atlet, khususnya atlet Kabupaten Indramayu.  

Sementara itu, Ketua IMI Kabupaten Indramayu sekaligus ketua penyelenggara event, Andry Dry, menjelaskan sampai saat ini seluruh persiapan teknis sudah dilakukan. Secara bertahap juga, kata dia, dilakukan pembenahan sirkuit.  
Untuk peserta, Adry Dry telah menerima konfirmasi bakal diikuti sedikitnya delapan ratus starter dari berbagai klub otomotif di Indonesia. Ia optimis, mereka bakal hadir dan mengikuti Drag Bike ADS 2026 putaran ketiga ini.  

"Kami sampaikan terima kasih untuk KONI, Ketua IMI Jabar, Bung DMS, dan Ayah Maman yang telah mensupport seluruh persiapan kegiatan ini. Semoga kerjasama ini tidak berhenti disini jadi bisa berkelanjutan," ujar Andry Dry.

( Fonny/MHR Kabiro)

Senin, 01 Juni 2026

Pelaku Pencurian Rumah di Talun Berhasil Ditangkep Polresta Cirebon


​Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil meringkus seorang pria berinisial LA (37) yang merupakan buron atau Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (curat). Penangkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026 yang digencarkan jajaran kepolisian.

​Tersangka ditangkap di kediamannya di Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Tekab Satreskrim Polresta Cirebon, Ipda Roni Cainudin, S.H.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari aksi pembobolan rumah milik korban bernama Tuti Angraeni di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, pada Senin, 21 April 2025 silam. Dalam aksi tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Vario dan sebuah telepon genggam dengan total kerugian korban mencapai Rp21.800.000,-.

​"Satu rekan pelaku berinisial YS (26) sudah lebih dulu diamankan dan sedang menjalani proses hukum. Berdasarkan hasil pengembangan dan penyelidikan mendalam terhadap DPO, tim di lapangan mendapatkan informasi keberadaan tersangka LA di rumahnya dan langsung melakukan penangkapan," ujar Kombes Pol Imara Utama, Senin (1/6/2026).

​Modus operandi yang digunakan para pelaku saat beraksi adalah dengan memanfaatkan pintu rumah korban yang hanya diikat seutas tali. Pelaku kemudian masuk ke dalam rumah, mengambil kunci kontak yang diletakkan di dekat jendela, serta menggasak tas berisi telepon genggam milik korban sebelum membawa lari sepeda motor yang terparkir di dalam rumah.

​Dari pengungkapan kasus curat ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya, ​handphone yang disita dari tersangka LA, sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan, handphone beserta kotak kemasannya milik korban, ​2 buah tas selempang, ​1 set kunci Y beserta anak kunci, obeng, dan kunci L yang diduga digunakan untuk membobol target, ​serta lainnya.

​Tersangka LA kini telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolresta Cirebon guna menjalani pemeriksaan lanjutan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Satreskrim Polresta Cirebon juga tengah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan mencari kemungkinan adanya keterlibatan barang bukti lain dalam jaringan ini.

(Agus Hermawan)

Asap Belerang Selimuti Permukiman, Gudang Diduga Milik Big Bos AS Jadi Sorotan.


BANGKA TENGAH – Aktivitas yang diduga sebagai penggorengan biji timah ilegal kembali menjadi sorotan di kawasan Dusun Sip Sam Fun, RT 004, Gang Naga, Desa Beluluk, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Temuan tersebut diperoleh tim investigasi awak media saat melakukan pemantauan lanjutan di lokasi yang sebelumnya telah dilaporkan warga setempat.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan pada 25 Mei 2026 lalu, warga sekitar mengeluhkan adanya aktivitas penggorengan biji timah yang diduga berlangsung di dalam sebuah gudang berpagar panel setinggi kurang lebih lima meter. Gudang tersebut berada di tengah kawasan padat penduduk dan tidak terlihat memasang papan nama ataupun identitas perusahaan.

Pada Senin (1/6/2026), tim investigasi kembali mendatangi lokasi untuk memastikan aktivitas yang berlangsung di dalam gudang tersebut. Dari hasil pemantauan, terlihat adanya fasilitas yang diduga digunakan untuk proses penggorengan atau pemurnian biji timah, berupa tungku berbahan plat besi yang menggunakan kayu bakar serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Selain itu, di dalam area gudang juga terlihat tumpukan karung yang diduga berisi sisa hasil pemurnian timah atau yang lazim dikenal dengan istilah tailing. Sejumlah pekerja tampak tetap menjalankan aktivitasnya tanpa menunjukkan kekhawatiran terhadap keberadaan tim investigasi di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 17.28 WIB, tim investigasi mengamati kepulan asap pekat keluar dari area gudang. Asap tersebut disebut memiliki aroma menyerupai belerang dan menyebar ke lingkungan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, sumber yang enggan disebutkan identitasnya menduga gudang tersebut milik seorang pengusaha yang dikenal dengan sebutan Big Bos AS, warga Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa hasil penggorengan biji timah diduga dipasok ke salah satu smelter yang berada tidak jauh dari lokasi.

Informasi tersebut sejalan dengan hasil konfirmasi tim investigasi sebelumnya kepada Ketua RT 004, Heru, yang mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik gudang maupun pihak yang menjalankan aktivitas di dalamnya.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan serius terkait legalitas kegiatan yang berlangsung, terutama karena aktivitas tersebut berada di kawasan padat penduduk dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan masyarakat akibat emisi asap yang dihasilkan.

Atas kondisi tersebut, tim investigasi awak media mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, serta Satgas Tri Cakti untuk segera turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dugaan aktivitas pengolahan timah ilegal, tata niaga timah, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Masyarakat berharap aparat tidak menutup mata terhadap dugaan aktivitas yang berlangsung secara terbuka tersebut dan segera mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Tim investigasi awak media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut maupun yang merasa berkepentingan dalam pemberitaan ini demi menjaga prinsip keberimbangan informasi dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.

(HR/TIM) 

Momen Peringati Hari Lahir Pancasila Pemersatu Bangsa, BKPSDM Indramayu Dorong ASN Berintegritas dan Melayani Sepenuh Hati



INDRAMAYU, Radius102.com – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 dimaknai sebagai penguatan semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Peringatan yang mengusung tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" tersebut diikuti jajaran ASN sebagai bentuk komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal, S.T., M.M., menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran ASN sebagai pelayan masyarakat yang berintegritas, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman dalam membangun karakter bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, keadilan, dan keberagaman.

"Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan profesionalisme ASN, serta memperkokoh komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Zaenal.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Indramayu turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta perwakilan perangkat daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin diwakili oleh Teguh Budiarso, S.Sos., M.Si, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 juga diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

"Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian ASN kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Zaenal. ( Fonny/MHR Kabiro )

Kapolda Jabar Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Pengasuh Pondok Buntet Pesantren

Cirebon Kota - Kegiatan takziah yang dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Polres Cirebon Kota berlangsung pada Senin (01/06/2026) mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa atas wafatnya KH Adib Rofiuddin Izza, salah satu sesepuh sekaligus pengasuh Pondok Buntet Pesantren yang dikenal luas di kalangan masyarakat Cirebon dan sekitarnya atas peran keilmuan serta keteladanannya dalam kehidupan sosial keagamaan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya almarhum yang selama ini menjadi panutan dalam dunia pendidikan pesantren dan tokoh yang dihormati oleh berbagai kalangan. Beliau menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian dalam takziah tersebut merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum dalam membina generasi serta menjaga nilai-nilai kebersamaan di masyarakat.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. juga turut hadir bersama jajaran dalam rangka menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga besar Pondok Buntet Pesantren. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa sosok almarhum memiliki peran penting dalam membangun harmoni sosial serta menjadi figur yang disegani di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kegiatan takziah ini merupakan wujud empati dan kedekatan institusi kepolisian dengan para tokoh agama yang selama ini turut berperan menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat. Ia menuturkan bahwa kehadiran jajaran kepolisian juga menjadi bentuk penghormatan atas nilai perjuangan almarhum dalam dunia pendidikan Islam.

Rangkaian takziah diawali dengan kedatangan rombongan ke kediaman duka dan dilanjutkan dengan penyampaian doa serta ucapan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum. Suasana penuh penghormatan tampak dalam setiap rangkaian kegiatan yang diikuti oleh para tokoh agama, santri, serta masyarakat sekitar yang turut hadir memberikan doa terbaik.

Almarhum KH Adib Rofiuddin Izza dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam membina pendidikan pesantren serta memiliki kontribusi besar dalam menjaga tradisi keilmuan Islam di wilayah Cirebon. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para santri dan masyarakat yang selama ini merasakan manfaat dari ilmu serta keteladanan beliau.

Kegiatan takziah juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran kepolisian dengan keluarga besar pesantren serta masyarakat, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang telah banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan sosial keagamaan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat pada momen duka tersebut memperlihatkan kedekatan emosional yang terjalin dengan baik.

Jajaran kepolisian menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menerima ujian ini, sekaligus mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto dalam penutup keterangannya mengimbau masyarakat untuk senantiasa mendoakan para ulama dan tokoh yang telah wafat serta melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan husnul khotimah, serta terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan menghormati para tokoh yang telah berjasa bagi umat,” ujarnya.

((Agus Hermawan))

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Kesaktian Pancasila ke 81 jatuhnya tgl : 1 Juni 2026



ROKAN HULU / Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.
      Dalam rangka rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila ke 81 tahun 2026, Tingkat Kabupaten Rokan Hulu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu."Pada kegiatan tersebut, Lapas Pasi Pangarayan diwakili oleh Kasubsi Giatja, Weddy Suanda Putra.

       Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

      Melalui peringatan ini, Lapas Pasir Pangarayan terus mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

      Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.

Salam Pancasila!

       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Pesan Penting Pak Zulfahrianto S.E. Tegaskan Makna Hari Lahirnya Kesakitan Pancasila Tahun 2026: Persatuan Adalah Kunci Kemajuan Desa



ROKAN HULU / Bonai Darussalam.
Media Radius 102 Com.
       Memperingati hari lahirnya Pancasila yang jatu pada tgl : 1 Juni 2026 Kepala Desa Zulfahrianto,S.E. menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.

       Pancasila, menurut Kades Zulfahrianto,S.E. bukan hanya sekadar hafalan lima sila. Lebih dari itu, Pancasila adalah pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di tingkat desa. 
      
      “Pancasila mengajarkan kita semua untuk bertoleransi, saling menghormati, bergotong royong, dan mengutamakan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan. Inilah fondasi yang membuat desa kita tetap rukun dan maju,"Ungkapnya.

      Lebih lanjut, Zulfahrianto S.E. menekankan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks tidak boleh memecah belah persatuan warga. Perbedaan suku, agama, dan pandangan politik harus disikapi dengan bijak sesuai sila ke-3 Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia.

       “Desa yang kuat adalah desa yang warganya bersatu. Mari kita singkirkan ego, hilangkan perpecahan, dan bersama-sama membangun desa ini dengan semangat kekeluargaan,"Tegasnya

       Pada momentum Hari Lahir Pancasila 2026 ini, Kades Zulfahrianto juga mengajak seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen warga untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai aksi nyata. Mulai dari hal sederhana seperti gotong royong membersihkan lingkungan, membantu sesama yang membutuhkan, hingga menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

      Di akhir pesannya, beliau berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak berhenti pada seremoni saja, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila dalam setiap langkah. “Mari kita jaga persatuan, amalkan Pancasila, demi terwujudnya desa yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh warganya,” pungkas Kades Zulfahrianto S.E.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Peringati Hari Lahir Pancasila, Lapas Kuningan Serahkan Remisi Lansia dan Remisi Khusus Waisak kepada Warga Binaan


Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian Remisi Lansia dan Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2570 BE kepada warga binaan, Senin (1/6), bertempat di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Kuningan.

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta warga binaan. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pemersatu bangsa yang harus terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global, memperkuat persatuan dan toleransi, serta menjaga perdamaian dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Remisi Lansia kepada tiga warga binaan dan Remisi Khusus Hari Raya Waisak kepada dua warga binaan beragama Buddha yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penerima Remisi Lansia terdiri dari Miman Bin Ruhanta yang memperoleh Remisi Lansia I selama empat bulan, Edi Heruwono Bin R. Sudiyono memperoleh Remisi Lansia I selama dua bulan, dan Surma Bin Suhaemi memperoleh Remisi Lansia I selama dua bulan. Sementara itu, penerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak adalah Qin Jiandong Bin Qin Ming Qu yang memperoleh Remisi Khusus Waisak I selama satu bulan dan Hendry Bin Tjhai Fui Nyan yang memperoleh Remisi Khusus Waisak I selama lima belas hari.

Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Waisak di Lapas Kelas IIA Kuningan merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus Hari Raya Waisak Tahun 2026 kepada 1.052 narapidana dan anak binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.047 narapidana menerima Remisi Khusus Waisak dan lima anak binaan menerima PMP Khusus Waisak. Sebanyak 1.041 narapidana menerima RK I atau pengurangan sebagian masa pidana, enam narapidana menerima RK II atau langsung bebas setelah memperoleh remisi, sedangkan lima anak binaan menerima PMP Khusus I.

Berdasarkan data Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) per 21 Mei 2026, jumlah tahanan dan narapidana di seluruh Indonesia mencapai 270.779 orang yang terdiri dari 55.457 tahanan dan 215.322 narapidana. Sementara itu, jumlah anak dan anak binaan di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 1.663 orang yang terdiri dari 323 anak dan 1.340 anak binaan per 22 Mei 2026.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa pemberian remisi dan pengurangan masa pidana khusus merupakan bentuk pemenuhan hak bagi narapidana dan anak binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, remisi menjadi bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

“Momentum Waisak hendaknya menjadi sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki perilaku, memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan kualitas spiritual dan moral dalam menjalani kehidupan,” ujar Agus Andrianto.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa pemberian Remisi Khusus dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026 juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran negara. Pemberian remisi tersebut menghasilkan penghematan anggaran makan narapidana sebesar Rp840.525.000 dan penghematan anggaran makan anak binaan sebesar Rp2.145.000.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, mengatakan bahwa pemberian remisi merupakan salah satu bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan.

“Pemberian remisi ini bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga bentuk penghargaan atas komitmen warga binaan dalam memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Kami berharap remisi ini dapat menjadi motivasi untuk terus berperilaku baik, meningkatkan kualitas diri, dan mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif. Sejalan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, kami juga mengajak seluruh warga binaan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sukarno Ali.

Ia menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Hari Lahir Pancasila dan pemberian remisi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan kesadaran hukum, serta mendorong keberhasilan program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan pemberian remisi ini, Lapas Kelas IIA Kuningan berharap warga binaan semakin termotivasi untuk terus memperbaiki diri, menaati peraturan, serta mempersiapkan diri kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat sebagai wujud keberhasilan Sistem Pemasyarakatan.

((Red.))

Polsek Ujung Batu Evakuasi Penemuan Mayat Bayi Perempuan di Pinggir Sungai Rokan



ROKAN HULU.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com. 
       Warga Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi perempuan di pinggiran Sungai Rokan, tepatnya di dekat Kafe Hulu Balang, pada Minggu (31/5/2026) sore.

       Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB oleh warga yang sedang mencari ikan di sekitar aliran Sungai Rokan.

Kapolsek Ujung Batu KOMPOL Jusuf Purba, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan tersebut dengan menurunkan personel ke lokasi kejadian guna memastikan informasi yang diterima.

       “Setelah personel tiba di lokasi, benar ditemukan sesosok mayat bayi perempuan yang hanyut di Sungai Rokan dan telah diamankan oleh warga sekitar,” ujar Kapolsek.

       Berdasarkan keterangan saksi Ijal (38), saat itu dirinya bersama rekannya, Robi (35), sedang mencari ikan di sekitar sungai dekat Kafe Hulu Balang. Ketika sedang menjala ikan, Robi melihat benda hanyut yang menyerupai bayi manusia dari arah hulu sungai.

       Melihat hal tersebut, Robi langsung berteriak memberitahukan temuannya dan segera mengevakuasi benda tersebut ke pinggir sungai. Setelah diperiksa, keduanya memastikan bahwa benda tersebut benar merupakan bayi manusia berjenis kelamin perempuan.

       Selanjutnya bayi tersebut dimasukkan ke dalam kardus yang ditemukan di sekitar lokasi, sebelum akhirnya warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Ujung Batu.

       Personel Polsek Ujung Batu kemudian datang ke lokasi dan membawa jasad bayi tersebut ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.

       Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter jaga Puskesmas Ujung Batu, dr. Helma Harini, bayi perempuan tersebut diperkirakan baru lahir sekitar satu hari karena tali pusar masih melekat pada tubuh korban. Bayi memiliki panjang tubuh sekitar 48 sentimeter dengan berat kurang lebih 3 kilogram.

       Sementara itu, waktu kematian diperkirakan sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan. Namun penyebab pasti kematian masih belum diketahui.

       Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Ujung Batu telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, membawa jasad bayi ke fasilitas kesehatan untuk visum, serta berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial.

       Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, jasad bayi perempuan tersebut selanjutnya dimakamkan.

       Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan mayat bayi tersebut. *(Humas Polres Rohul)*


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Polsek Ujung Batu Amankan Terduga Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan terhadap Seorang Perempuan



ROKAN HULU.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      Unit Reskrim Polsek Ujung Batu mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan terhadap seorang perempuan di wilayah Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

      Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Matoa, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

      Korban diketahui berinisial RW (21), warga Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, saat kejadian korban sedang dalam perjalanan pulang menuju tempat kosnya di Jalan Matoa.

      Saat berada di lokasi kejadian, korban didatangi seorang pria yang diduga pelaku menggunakan sepeda motor. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sempat terjadi percakapan antara keduanya sebelum situasi berubah menjadi tindakan kekerasan.

      Terduga pelaku kemudian diduga merampas tas milik korban. Saat korban berupaya mempertahankan barang miliknya, korban diduga mengalami tindak kekerasan fisik. Setelah itu, uang tunai sebesar Rp1 juta yang berada di dalam penguasaan korban diambil oleh pelaku.

      Akibat kejadian tersebut, korban merasa mengalami kerugian dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ujung Batu untuk proses hukum lebih lanjut.

      Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Sabtu (30/5/2026), personel Unit Reskrim Polsek Ujung Batu melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial AKL di kediamannya yang berada di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

      Dari hasil pemeriksaan awal, pria tersebut diduga mengakui keterlibatannya dalam peristiwa yang dilaporkan. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polsek Ujung Batu guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

      Dalam penanganan perkara tersebut, Polsek Ujungbatu turut mengamankan barang bukti berupa satu buah tas sandang warna hitam.

      Polsek Ujung Batu menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi pemberkasan serta pendalaman lebih lanjut terkait perkara tersebut. *(Humas Polres Rohul)*


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Prosesi Pelepasan Sirap di Makom Buyut Trusmi, Warga Padati Lokasi Penghormatan Leluhur


 
Radius 102 Com, Cirebon, 1 Juni 2026 – Suasana sakral dan khidmat menyelimuti kompleks Makom Buyut, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, hari ini. Ratusan warga masyarakat, mulai dari warga setempat hingga para keturunan yang datang dari berbagai daerah, memadati lokasi untuk menyaksikan dan mengikuti rangkaian acara puncak tradisi Ngobeng Buyut, yaitu prosesi pelepasan sirap makam para leluhur desa.
 
Prosesi pelepasan sirap ini merupakan momen paling dinanti dan memiliki makna mendalam dalam serangkaian tradisi 4 tahun sekali warga Trusmi. Dilaksanakan pada pagi hari setelah persiapan dan doa bersama, pelepasan atau pembukaan penutup makam para Buyut dilakukan secara tertib mengikuti tata cara adat yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
 
Dipimpin langsung oleh para tetua adat dan tokoh agama setempat, prosesi ini berlangsung penuh kekhusyukan. Setiap gerakan dan langkah yang diambil memiliki makna penghormatan tertinggi kepada para pendiri dan pembangun peradaban Desa Trusmi. Bagi masyarakat setempat, pelepasan sirap bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen istimewa di mana warga "berjumpa kembali" secara rohani dengan para leluhur, menyampaikan rasa bakti, serta memohon doa restu dan keselamatan bagi seluruh warga desa.
 
Ketua Adat Trusmi dalam keterangannya menyampaikan bahwa tradisi ini adalah bentuk nyata rasa syukur dan ingatan warga terhadap jasa-jasa para pendahulu yang telah meletakkan dasar kehidupan dan kemajuan desa ini.
 
"Pelepasan sirap ini adalah simbol membuka jalan bagi doa-doa kita agar sampai kepada Allah SWT, melalui perantara para Buyut yang kita hormati. Kami melepas penutup ini sebagai tanda bahwa kami sebagai keturunan tidak pernah melupakan asal-usul, sejarah, dan ajaran yang ditinggalkan leluhur kami. Harapannya, desa Trusmi senantiasa diberkahi, dijauhkan dari segala bencana, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun, damai, serta sejahtera," ujarnya di tengah rangkaian acara.
 
Selama prosesi berlangsung, ribuan warga yang hadir tampak tertib mengikuti jalannya kegiatan, sesekali melantunkan doa dan zikir bersama. Suasana semakin khidmat dengan iringan bacaan ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat.
 
Selain nilai spiritual, acara pelepasan sirap ini juga menjadi ajang silaturahmi terbesar bagi warga Trusmi. Banyak warga yang merantau atau tinggal di luar daerah sengaja pulang kampung demi bisa turut serta dalam momen berharga ini. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya ikatan persaudaraan dan rasa memiliki terhadap desa serta warisan budaya yang dimiliki.
 
Setelah prosesi pelepasan sirap selesai dan rangkaian doa dipanjatkan, acara dilanjutkan dengan penutupan kembali sirap makam sebagai simbol kelestarian dan penjaga kehormatan makam leluhur.
 
Masyarakat Trusmi berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi ini. Bagi mereka, warisan budaya dan nilai luhur yang terkandung di dalamnya adalah kekayaan tak ternilai yang harus terus dijaga, agar tetap hidup dan menjadi pedoman bagi generasi penerus di masa depan. Dengan terselenggaranya tradisi ini, kembali ditegaskan bahwa budaya dan agama hidup beriringan selaras dalam keseharian masyarakat Trusmi.

((A, Rahmat))

Acara Ngobeng Di Buyut Trusmi, Tradisi Buka Sirap


 
Cirebon, Radius 102 Com,– Warga Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, kembali merayakan warisan leluhur yang sangat berharga. Hari ini, berlangsung khidmat dan meriah acara Ngobeng Buyut yang dilengkapi dengan tradisi pembukaan sirap di kompleks makam para leluhur Desa Trusmi. Acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat untuk menjaga nilai budaya, mempererat persaudaraan, serta memohon berkah dan keselamatan bagi seluruh warga, hari Senin tgl,1/6/2026.
 
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan kedatangan warga dari berbagai penjuru, mulai dari warga asli Trusmi hingga mereka yang kini bermukim di luar daerah, namun tetap memiliki ikatan darah dan sejarah dengan desa ini. Suasana terasa sakral namun hangat, dihiasi dengan pakaian adat dan kemeriahan yang menjadi ciri khas budaya Cirebon.
 
Puncak acara berlangsung saat prosesi pembukaan sirap makam para Buyut atau leluhur desa. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para pendiri dan pembangun Desa Trusmi. Pembukaan sirap dilakukan secara berurutan dan penuh tata cara yang diwariskan turun-temurun, dipimpin oleh para tetua adat dan tokoh agama setempat. Prosesi ini dimaknai sebagai momen "bertemu kembali" dengan leluhur, mempersembahkan doa, serta melapangkan jalan agar doa-doa warga sampai kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui perantara para orang suci tersebut.
 
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Acara menyampaikan bahwa Ngobeng Buyut dan Buka Sirap bukan sekadar seremonial belaka. "Ini adalah kewajiban kami sebagai keturunan dan warga Trusmi untuk tidak melupakan asal-usul. Tradisi ini adalah jembatan yang menyambungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Melalui acara ini, kami berharap desa Trusmi senantiasa dijauhkan dari marabahaya, diberi kelimpahan rezeki, dan masyarakatnya hidup rukun serta sejahtera," ujarnya.
 
Selain prosesi sakral, acara ini juga diisi dengan pembacaan doa bersama, zikir, dan tausiyah yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan. Kehadiran para tokoh masyarakat, pejabat setempat, serta ribuan warga menunjukkan bahwa semangat melestarikan budaya di Trusmi masih sangat kuat.
 
Bagi warga Desa Trusmi, tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi terbesar di tahun ini. Banyak warga yang sudah lama tidak bertemu akhirnya bisa berkumpul kembali, berbagi kabar, dan mempererat tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang.
 
Acara Ngobeng Buyut dan Buka Sirap Trusmi diakhiri dengan doa penutup dan harapan agar tradisi ini terus lestari di tangan generasi penerus. Warga berkomitmen untuk terus menjaga warisan budaya ini, agar nama baik dan kemakmuran Desa Trusmi yang dikenal sebagai pusat kerajinan batik dan pusat peradaban di Cirebon ini tetap terjaga dan semakin dikenal luas.
 
Dengan terselenggaranya acara ini, kembali ditegaskan bahwa budaya dan agama adalah dua hal yang tidak terpisahkan bagi masyarakat Trusmi, pungkasnya.

((A, Rahmat))