Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Narkoba Jenis Sabu

Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial OP (35). Pelaku diamankan di wilayah Kabupaten ...

Postingan Populer

Selasa, 31 Maret 2026

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Narkoba Jenis Sabu


Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial OP (35). Pelaku diamankan di wilayah Kabupaten Cirebon, pada Senin (30/3/2026) Sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon tersebut. Diantaranya 2 paket narkoba jenis sabu, handphone, pakaian, lakban, dan lainnya.

Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan satu orang laki laki berikut seluruh barang bukti guna prosea lebih lanjut. Hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringannya di Mapolresta Cirebon.

"Untuk mempertanggung jawab kan perbuatannya, *OP* dijerat Pasal 114 ayat ( 1 ) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika   dan atau Pasal  609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Sebagaimana diubah dalam Undang-Undang RI No 01 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon terus memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Kami pastikan setiap laporan yang diterima serta segera ditindaklanjuti" katanya.

(Agus Hermawan)

Polres Cirebon Kota Amankan 97 Gram Sabu dan 50 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

Cirebon Kota – Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota, AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M., mengungkap kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi hari ini, Selasa (31/03/2026) pukul 20.00 WIB, ia memaparkan kronologis penangkapan di Jalan Ratu Mas Gandasari, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

AKP Shindi menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, Senin (30/03/2026) pukul 00.30 WIB, tim Unit II Satresnarkoba berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial W.A.R, 36 tahun, warga Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Dalam penggeledahan di lokasi, ditemukan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat bruto 97,97 gram, 50 butir ekstasi berlogo penguin, timbangan digital, empat plastik klip bening, satu unit handphone Oppo warna putih, lakban coklat, plastik kresek hitam, dan sepeda motor Yamaha Mio warna merah bernopol E 4585 BD. Semua barang bukti langsung diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kasat Resnarkoba menegaskan, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat 2 huruf a Undang-undang RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian pidana. Pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti tambahan akan dilakukan guna pengembangan jaringan peredaran narkotika.

AKP Shindi menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya Polres Cirebon Kota untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum setempat, serta memberikan efek jera bagi pelaku dan calon pengedar lainnya.

Selain itu, penangkapan ini menjadi wujud respons cepat aparat terhadap informasi masyarakat yang berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitarnya. Semua proses penyidikan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum agar tersangka dapat diproses secara maksimal.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menekankan pentingnya kerja sama seluruh aparat dan masyarakat dalam mengawasi dan memutus jaringan peredaran narkotika.

Kapolres juga menambahkan, Polres Cirebon Kota akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan serta menindak tegas setiap pelaku narkotika, sehingga generasi muda di Kota Cirebon dapat terlindungi dari dampak negatif penyalahgunaan narkotika.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan, “Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor ke Layanan Polisi 110 jika mengetahui atau menemukan indikasi peredaran narkotika di sekitarnya. Dukungan aktif masyarakat sangat penting untuk memberantas narkoba dan menjaga keamanan lingkungan Kota Cirebon.”

(Agus Hermawan)

Polda Babel Gelar Penandatangan Pakta Integritas Penerimaan Polri, Tegaskan Komitmen Seleksi Anggota Polri Berkualitas. 



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menggelar penandatanganan Pakta Integritas serta pengambilan sumpah seleksi penerimaan terpadu calon anggota Polri tahun anggaran 2026 di Gedung Tribrata, Selasa (31/3/26).

Dari pantauan, kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing. Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda, seluruh panitia, para orangtua serta seluruh calon peserta seleksi Taruna/i, Bintara hingga Tamtama Polri.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Viktor mengatakan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini merupakan wujud komitmen yang harus dipegang dalam seleksi penerimaan Polri tahun anggaran 2026.

"Hari ini semuanya telah diambil sumpah dilanjutkan pakta integritas. Intinya semuanya kita disini sudah berjanji, sumpah adalah janji yang sudah diucapkan dan diyakini setulus-setulusnya dengan harapan kita bisa memenuhi janji yang sudah diucapkan,"kata Viktor.

Selama seleksi berlangsung, Kapolda menekankan seluruh panitia agar dalam menjalankan janjinya untuk melaksanakan seleksi dengan selektif, transparan dan tanpa adanya upaya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Kepada orangtua dan calon peserta, dirinya berpesan untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar dari sumpah dan janji serta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai kemampuan diri masing-masing.

"Ingatkan kembali ikrar sumpah yang sudah kita ucapkan tadi. Doa orangtua adalah kekuatan untuk anak-anaknya, sehingga anak-anaknya nanti bisa mengikuti seleksi dengan baik dan mendapatkan nilai terbaik,"ujarnya.

Sebagai Kapolda Babel, Viktor berharap dalam seleksi penerimaan ini dapat menghasilkan calon anggota Polri terbaik yang memiliki kemampuan dan kualitas sesuai kriteria yang ditentukan.

Mengingat calon-calon terbaik inilah yang nantinya akan jadi penerus Polri yang menjalankan visi misi dan tugas pokok Polri sebagai pemelihara kamtibmas, penegakkan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

"Kalau hari ini kita bertekad mendapatkan nilai terbaik, mudah-mudahan orang-orang terbaik inilah ketika dididik jadi anggota Polri dan menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan benar, kelak akan jadi anggota Polri yang sesuai dengan harapan masyarakat terhadap Polri,"harapnya.

Lebih lanjut, Eks Kadivkum Polri ini kembali mengingatkan agar seleksi penerimaan Polri dilaksanakan secara terbuka sehingga setiap peserta dapat mengetahui kemampuannya masing-masing.

"Saya berharap yang terbaiklah nanti akan menjadi anggota polri Polda Bangka Belitung, karena mereka inilah yang akan membantu semuanya menjaga kamttibmas di Babel.

Sementara itu, berdasarkan data dari panitia, antusiasme masyarakat Bangka Belitung untuk bergabung dengan institusi Polri tergolong tinggi. Tercatat sebanyak 1.300 peserta telah terverifikasi untuk mengikuti tahapan seleksi di Polda Babel. Adapun rincian kuota pendaftar meliputi Akpol 70 peserta, Bintara Polri 1.180 peserta (terdiri dari Bintara PTU, Rekpro, dan Bakomsus) serta Tamtama Polri 50 peserta.

(HR) 

Terungkap di Belakang Terminal, Puluhan Botol Miras Diamankan Polisi Siang Hari

Cirebon Kota – Operasi penyakit masyarakat kembali digelar pada Selasa (31/03/2026) pukul 15.00 WIB di wilayah hukum Polsek Cirebon Selatan Timur dengan hasil pengungkapan peredaran minuman keras yang ditemukan di area belakang Terminal Harjamukti Jalan Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penertiban peredaran miras yang dinilai meresahkan masyarakat.

Petugas melakukan penyisiran secara mobile ke sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk kawasan terminal dan lingkungan sekitarnya yang kerap menjadi lokasi aktivitas ilegal. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras jenis ciu dari seorang penjual di lokasi.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa operasi ini difokuskan pada penindakan peredaran minuman keras yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa langkah tegas akan terus dilakukan terhadap pelaku yang masih nekat menjual miras secara ilegal.

Identitas penjual diketahui berinisial H, pria berusia sekitar 45 tahun yang berdomisili di wilayah Kabupaten Cirebon, dengan barang bukti yang diamankan berupa puluhan botol minuman keras jenis ciu. Seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan untuk proses lebih lanjut di Mapolsek.

Peredaran minuman keras tanpa izin menjadi perhatian serius karena seringkali menjadi pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas, mulai dari perkelahian hingga gangguan ketertiban lainnya. Oleh karena itu, kegiatan penertiban terus dilakukan secara berkelanjutan oleh jajaran kepolisian.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam aktivitas penjualan maupun konsumsi minuman keras ilegal. Edukasi ini bertujuan untuk menekan angka peredaran miras di lingkungan permukiman.

Warga juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan peredaran minuman keras. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib.

Untuk memudahkan pelaporan, masyarakat diimbau memanfaatkan Layanan Polisi 110 yang dapat diakses kapan saja ketika menemukan adanya gangguan atau aktivitas ilegal di lingkungan sekitar. Respons cepat dari masyarakat akan membantu petugas dalam melakukan penindakan secara tepat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus menggencarkan operasi penertiban minuman keras sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan lingkungan serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran miras di wilayahnya.

(Agus Hermawan)

Polres Cirebon Kota Ungkap 126 Paket Sabu, Dua Tersangka Diamankan di Palimanan


Cirebon Kota – Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota, AKP Shindi Al-Afghany, S.H., M.H., M.M., merilis pengungkapan kasus narkotika jenis sabu hari ini, Selasa (31/03/2026) kronologis penangkapan yang dilakukan timnya di sebuah kost di Jl. Ki Ageng Tepak, Palimanan Timur, Kabupaten Cirebon.

AKP Shindi menjelaskan, penangkapan bermula dari kecurigaan aktivitas penghuni kost yang tidak wajar pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.40 WIB. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 126 paket sabu dengan berat keseluruhan 68,73 gram, berbagai kemasan lakban, timbangan digital, alat hisap sabu, serta dua unit ponsel.

Dua tersangka yang diamankan berinisial M.F., perempuan 26 tahun, warga Kelurahan Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kota Cirebon, dan M.I., laki-laki 26 tahun, warga Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. Barang bukti ini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut di Satresnarkoba Polres Cirebon Kota.

Kasat Resnarkoba menegaskan, keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat 2 huruf a UU No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana. Penyelidikan juga akan mencakup pemeriksaan saksi, pengembangan jaringan, serta pengumpulan alat bukti tambahan.

AKP Shindi menambahkan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan laporan sebelumnya, dan seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional agar tersangka dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, penangkapan ini diharapkan menjadi peringatan bagi pelaku lain agar tidak mencoba mengedarkan narkotika di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran narkotika. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan dan kerja sama aparat dengan masyarakat untuk memutus jaringan peredaran di wilayahnya.
Kapolres menambahkan, Polres Cirebon Kota akan terus menindak tegas setiap pelaku narkotika, serta meningkatkan patroli dan pengawasan di titik rawan untuk menjaga generasi muda dari dampak negatif narkotika.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengingatkan, “Kami mengimbau masyarakat melaporkan setiap indikasi peredaran narkotika melalui Layanan Polisi 110. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memutus jaringan narkoba dan melindungi generasi Cirebon Kota.”

(Agus Hermawan)

Syawalan Penuh Keakraban, Diskominfo Indramayu Pererat Sinergi dengan Wartawan



INDRAMAYU , Radius102.com— Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Silaturahmi Syawalan bersama para wartawan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers usai Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan Silaturahmi Syawalan antara Diskominfo Kabupaten Indramayu dengan wartawan daerah sebagai ajang mempererat hubungan kerja sama dan komunikasi.
Acara ini dihadiri oleh, Kepala Diskominfo H. Suwenda, S.Sos., M.Si, Kabid Diskominfo Dedy, S, ibu Sekdis Erni, Ketua FMCI (Forum Media Cetak Indonesia) Sekertaris FMCI Raskhnna S Aepari, Ketua Makali Makali Kumar, Ketua Panitia turnamen lomba Catur dalam ikut turnamen Andry min co Amki, yang sudah berpengalaman , juga Wakapolres Indramayu Kompol Tahir, Juga Bupati Indramayu mengepreasi adanya Turnamen lomba Catur , Percasi ( Persatuan Catur Indonesia Adi Prabowo, serta para wartawan yang bertugas di wilayah Indramayu.
Dilaksanakan dalam suasana bulan Syawal 1447 Hijriah, sebagai bagian dari tradisi pasca-Idulfitri. Bertempat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media, serta menjaga komunikasi yang harmonis dalam mendukung pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain ramah tamah, kegiatan juga diisi dengan dialog santai antara pemerintah daerah dan wartawan, membahas berbagai isu komunikasi publik serta peran media dalam pembangunan daerah.
Dalam Sambutan Makali Kumar menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Diskominfo H. Suwenda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan yang sudah terjalin baik antara Diskominfo dan insan pers.
“Melalui momen Syawalan ini, kami ingin terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kolaborasi dengan para wartawan demi kemajuan Indramayu,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah dan media, sehingga informasi pembangunan dapat tersampaikan secara transparan dan berimbang kepada masyarakat.
Selanjutnya pemenang yang sudah diundi kejuaraan :
Juara 1 Rp. 1.000.000, Kompol Tahir Muhiddin, S.E.,S.I.K.,M.M., CPHR
Juara 2 Rp. 275.000, Rohman
Juara 3 Rp. 500.000,- Abdul Jamil. AS
Juara Harapan 1, Diman 2 Muhammad Abidin dan 3 Nastiyo
 Rata – Rata Rp. 250.000,-
Selanjutnya Usai acara Kompol Tahir Muhiddin, S.E.,S.I.K.,M.M., CPHR Indramayu, Juara Lomba Catur, Ungkap Rasa Syukur dan Terima Kasih
Bahwa Prestasi membanggakan diraih Kapolres Indramayu setelah berhasil meraih juara pertama dalam ajang lomba catur yang digelar di wilayah Kabupaten Indramayu.
Dalam keterangannya, Kompol Tahir Muhiddin, S.E.,S.I.K.,M.M., CPHR Indramayu, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari izin dan ridho Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kepala Diskominfo H. Suwenda juga para wartawan telah mendukung kami telah mengijinkan ikut turnamen lomba Catur di hari ini Selasa 31 Maret 2026, dengan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas ridho-Nya saya bisa meraih juara pertama dalam lomba catur ini,” ujar Kompol Tahir Muhiddin.
Ia juga menambahkan bahwa ajang lomba catur ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan sportivitas di antara peserta.
 Kompol Tahir Muhiddin, berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar sebagai wadah positif bagi masyarakat dan instansi untuk menjalin kebersamaan sekaligus mengasah kemampuan.
Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menunjukkan kemampuan strategi dan ketenangan berpikir, kemenangan Kompol Tahir Muhiddin juga menjadi inspirasi bagi peserta lainnya.
Dengan kemenangan ini, Kompol Tahir Muhiddin tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga semangat kebersamaan dan sportivitas dalam dunia olahraga catur,’’ucapnya.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan turnamen lomba catur yang telah berlangsung dengan lancar.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan turnamen catur ini dengan baik dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua FMCI Indonesia, Erwanto, SE, Sekretaris Raskhanna, Ketua Panitia Pelaksana Bang Andry Minco, serta seluruh wartawan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
“Kehadiran dan dukungan rekan-rekan semua sangat berarti dalam menyukseskan acara ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Diskominfo Indramayu,” tambahnya.
Acara yang digelar di lingkungan Kantor Diskominfo Indramayu ini berlangsung meriah dan menjadi ajang positif bagi para peserta untuk menyalurkan bakat serta mempererat hubungan antar insan pers dan instansi pemerintah. (Fonny MHR)

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Garuda di Desa Bolo Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Terwujud

Boyolali – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Selasa (31/03/2026).

Momentum ini menjadi titik balik bagi masyarakat yang selama puluhan tahun harus menghadapi keterbatasan akses. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi sungai untuk menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja di ladang, hingga mengakses layanan kesehatan.

"Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh, bahkan anak-anak harus pulang lagi karena baju basah atau kotor," ungkap Widodo, salah satu warga, menggambarkan kondisi yang selama ini dihadapi.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin sehingga acara groundbreaking serta pembangunan jembatan dapat dimulai secara serentak di 60 titik di wilayah Jawa Tengah.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses terbatas.

"Melalui program ini, TNI hadir untuk membantu membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah akses antar desa," tegas Pangdam.

Selain kegiatan pembangunan jembatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan massal dan pemberian tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 200 warga menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Ia juga berharap pembangunan jembatan di Boyolali dapat terus berlanjut ke titik-titik lain yang membutuhkan, mengingat program ini menjadi prioritas nasional dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari karya bakti TNI bersama masyarakat. 

Diharapkan, keberadaannya nanti mampu dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Secara simbolis, pada pukul 15.00 WIB, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bolo dinyatakan resmi dimulai.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jembatan ini sangat penting, terutama untuk keselamatan anak-anak sekolah serta sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Boyolali direncanakan akan dibangun lima jembatan sebagai bagian dari program tersebut. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Bolo kini menaruh harapan besar agar jembatan segera rampung dan dapat digunakan, membuka akses yang lebih mudah, aman, dan layak bagi generasi mendatang.

Penulis : Arda 72

Patroli Dan Sambang Warga Cara Babinsa Jebres Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan

Surakarta - Kegiatan Patroli wilayah dan sambang warga yang dilakukan Babinsa, selain menjaga kondusifitas juga melaksanakan silaturahmi untuk mempererat hubungan TNI dan Rakyat, serta untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.

 Hal ini yang dilakukan Babinsa Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Serka Taufik Mukhlis dan Serda Winarno saat melaksanakan Patroli sekaligus sambang warga di wilayah Rt.01, Rw.03 Tegal Rejo Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta. Selasa (31/03/2026) pukul 10.00 Wib s.d selesai. 

*Dalam kegiatan Patroli dan sambang warga, kami menanyakan situasi dan kondisi diwilayah  Rw. 03 Tegal Rejo Jebres dan mengajak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta kebersihan lingkungan dan selalu waspada terhadap hal hal yang tidak biasa dan mencurigakan."tutur Serka Taufik disela-sela kegiatan.

"Dengan selalu memantau wilayah  binaan, maka kami akan tahu permasalahan di wilayah binaan, sehingga jika ada permasalahan dapat dengan cepat diatasi dan diselesaikan,"ujarnya .

"Karena kegiatan Patroli dan menjalin Komsos dengan warga merupakan tugas yang dilaksanakan sehari-hari oleh setiap Babinsa sebagai sarana kemanunggalan dan juga mempererat hubungan antara TNI dan Rakyat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Peran Aktif Babinsa Kepatihan Wetan Ikuti Pelatihan Pemulasaraan / Ngrukti Jenazah

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta menghadiri acara pelatihan pemulasaraan merawat jenazah sebagai Narsum Ustad Shoriqul amin yang di laksanakan oleh pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan bertempat di pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Selasa ( 31/03/2026 ) Pkl. 16.00 Wib

Tujuan dari di laksanakan nya pelatihan ini untuk memberikan pemahaman bagaimana prosedur tata cara pemulasaran jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam, Bimbingan dan Pelatihan tata cara perawatan jenazah dengan baik, benar, cepat dan tertib sesuai dengan tuntunan syariat Islam,"jelas Sertu Budiono

"Manusia tidak ada satupun yang mengetahui kapan, dimana dan dalam keadaan bagaimana kita akan meninggal. Oleh karena itu mempelajari ilmu pemulasaran jenazah sangatlah penting bagi setiap orang, karena nantinya akan diterapkan ketika ada keluarga, sanak saudara atau tetangga yang meninggal dunia."

Sementara dalam materi yang dijelaskan Ustad Shodiqul Bahwa ada 4 perkara wajib dalam memulasarkan jenazah, yaitu : memandikan, mengkafani, mensholati dan menguburkan.

Adapun hukum memulasarkan (merawat/mengurus) jenazah adalah Fardhu Kifayah, artinya kewajiban yang apabila sudah ada sebagian muslim yang melaksanakannya maka gugurlah kewajiban tersebut. Namun bila tidak ada satupun orang yang melaksanakannya maka berdosalah semua muslim yang mengetahuinya.

Disamping memberikan penjelasan secara teoritis, juga memberikan penjelasan secara praktek.

Lebih lanjut Babinsa Sertu Budiono juga mengungkapkan pelatihan ini sungguh sangat bermanfaat sehingga masing – masing dari kita dapat mengetahui bagaimana sebenarnya tata cara pemulasaraan jenazah yang benar, "Pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Akhir Penantian Panjang, Jembatan Garuda di Desa Bolo Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Terwujud

Boyolali – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai melalui prosesi ground breaking yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., Selasa (31/03/2026).

Momentum ini menjadi titik balik bagi masyarakat yang selama puluhan tahun harus menghadapi keterbatasan akses. Ketiadaan jembatan memaksa warga menyeberangi sungai untuk menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja di ladang, hingga mengakses layanan kesehatan.

"Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh, bahkan anak-anak harus pulang lagi karena baju basah atau kotor," ungkap Widodo, salah satu warga, menggambarkan kondisi yang selama ini dihadapi.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali atas sinergi yang telah terjalin sehingga acara groundbreaking serta pembangunan jembatan dapat dimulai secara serentak di 60 titik di wilayah Jawa Tengah.

Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah dengan akses terbatas.

"Melalui program ini, TNI hadir untuk membantu membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah akses antar desa," tegas Pangdam.

Selain kegiatan pembangunan jembatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan massal dan pemberian tali asih kepada masyarakat. Sebanyak 200 warga menerima layanan kesehatan gratis serta bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Ia juga berharap pembangunan jembatan di Boyolali dapat terus berlanjut ke titik-titik lain yang membutuhkan, mengingat program ini menjadi prioritas nasional dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari karya bakti TNI bersama masyarakat. 

Diharapkan, keberadaannya nanti mampu dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Secara simbolis, pada pukul 15.00 WIB, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bolo dinyatakan resmi dimulai.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
"Jembatan ini sangat penting, terutama untuk keselamatan anak-anak sekolah serta sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, di Kabupaten Boyolali direncanakan akan dibangun lima jembatan sebagai bagian dari program tersebut. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Bolo kini menaruh harapan besar agar jembatan segera rampung dan dapat digunakan, membuka akses yang lebih mudah, aman, dan layak bagi generasi mendatang.

Penulis : Arda 72

Groundbreaking Jembatan Gantung Garuda Di Wilayah Kodim Wonogiri Akan Menghubungkan Dua Desa Satu Kelurahan

Wonogiri - Komitmen percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditegaskan melalui kegiatan groundbreaking Jembatan Garuda di wilayah Kodim 0728/Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026) bertempat di Desa Jendi, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.

Prosesi peresmian awal pembangunan tersebut digelar secara video conference (vidcon) bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang diikuti oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo yang diwakili Kabagops Kompol Agus serta unsur pemerintahan kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, hingga warga masyarakat setempat.

Pangdam mengucapkan terima kasih dan sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta kontribusi nyata demi terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga niat tulus dan kerja keras saudara sekalian dicatat sebagai amal ibadah serta mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Prosesi acara Ground Breaking ini adalah merupakan representasi kehadiran pemerintah kepada masyarakat dalam mengupayakan ketersediaan sarana infrastruktur jalur penghubung antar desa atau titik lokasi terisolir menuju ke desa lainnya serta akses untuk menuju ke sekolah, kantor pemerintahan dan fasilitas publik.

Program ini juga merupakan salah satu Program Strategis pemerintah dalam mengupayakan solusi cepat guna mengatasi kesulitan yang dihadapi rakyat selain dari program-program kebijakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sudah dijalankan selama ini. Oleh karena itu, diawali dari kegiatan hari ini, mari bersama-sama kita bersatu dan bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda di wilayah masing-masing.

Kemudian dalam kesempatan ini, hadir seluruh Komandan Korem dan Komandan Kodim yang nantinya akan terlibat langsung bersama-sama dengan warga masyarakat di wilayahnya dalam pengerjaan Jembatan Garuda di wilayahnya masing-masing. Sebanyak 60 unit Jembatan Garuda, akan dibangun di 60 titik lokasi di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Pembangunan yang akan dilaksanakan nantinya, meliputi : 49 titik jembatan gantung dan 11 titik jembatan beton, keseluruhan pembangunan ini sekali lagi adalah sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Pangdam juga menyampaikan bahwa pada periode pertama dan kedua, Kodam IV/Diponegoro bersama-sama dengan masyarakat, telah berhasil merealisasikan dan meresmikan 48 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan launching 200 unit Jembatan Garuda yang tersebar di wilayah Indonesia dilaksanakan secara serentak dipimpin Bapak Kepala Staf Angkatan Darat dan dihadiri Presiden Republik Indonesa, Bapak H. Prabowo Subianto.

Pangdam berharap semoga proses pembangunan Jembatan Garuda ini dapat berjalan dengan aman, cepat dan lancar serta nantinya akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

"Jembatan gantung garuda yang akan dibangun ini akan dirasakan manfaatnya oleh warga dari tiga Desa yakni Desa Nungkulan,Desa Jendi dan Kelurahan Gemawang," Imbuh Dandim.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi bersama TNI dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan tersebut.

"Kualitas dan ketepatan waktu menjadi hal utama agar manfaat pembangunan ini dapat segera dirasakan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Desa Nungkulan dan sekitarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga dari tiga desa di sekitar titik pemangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Groundbreaking Jembatan Garuda ini mencerminkan komitmen kuat TNI AD melalui Kodim 0728/Wonogiri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Selain meningkatkan konektivitas, program ini juga dinilai strategis dalam memperkuat stabilitas sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat pun menjadi faktor kunci keberhasilan program, sekaligus meminimalisir potensi hambatan sosial dalam pelaksanaannya di lapangan.

Penulis : Arda 72

Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana, Babinsa Sangkrah Kawal Proyek Pembangunan KDKMP

Surakarta - Sertu Eko Personel Babinsa (Bintara Pembina Desa) Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon kodim Surakarta terus menunjukkan dedikasinya aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. 

Selasa,(31/3/2026). Babinsa turun langsung mengawal yaitu mendampingi dan memantau proyek pembangunan fisik  gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon.

"Dalam kesempatan ini kami membaur bersama warga dan pekerja konstruksi untuk memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan tepat waktu."ujarnya.

" Kehadiran kami di lokasi proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat gotong royong bagi warga."tegasnya.

*Pengawalan yang kami lakukan  ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Program Pemerintah dan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam mempercepat pembangunan fasilitas ekonomi desa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat."imbuhnya.

"Proyek pembangunan fisik gedung Koperasi Desa ini sangat penting bagi kesejahteraan warga Desa masyarakat Gunturharjo. Melalui koperasi ini, diharapkan ekonomi kerakyatan dapat berputar dengan lebih baik. Sebagai Babinsa, sudah menjadi kewajiban saya untuk mengawal dan membantu setiap program pembangunan di desa ini agar berjalan lancar," ujar Babinsa.

Penulis : Arda 72

Patroli Keamanan & Sambang Warga, Cara Jitu Babinsa Sewu Pelihara Kondusifitas Wilayah Binaan

Surakarta -  Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto  melaksanakan Patroli keamanan dan komunikasi sosial (Komsos) dengan Staf Kelurahan, bersama Bpk Budi Rahmadi SE.MM Sekertaris Kelurahan dan Bpk Anton Setyo Wibowo A.Md. ( Kasi Pemerintahan Sewu) bertempat di Kantor Kelurahan Sewu Kec.Jebres, Senin (30/03/2026).

Ditegaskan Koptu Sanda Kegiatan paska Libur lebaran akan membuat ekskalasi kegiatan dimasyarakat akan meningkat.

"oleh karna itu kami perangkat kelurahan membahas beberapa strategi agar kegiatan dimasyarakat dapat berjalan dengan lancar seperti biasanya."ujarnya.

"Keamanan dan ketertiban harus lebih di tingkatkan setelah aktifitas warga kembali Normal setelah Libur Lebaran agar masyarakat dapat beraktifitas dengan lancar dan tanpa hambatan"tegasnya.

Penulis : Arda 72

Babinsa Gelar Halal Bihalal Tiga Pilar, Perkuat Sinergitas dan Kondusifitas Wilayah Kepatihan Wetan

Surakarta - Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak mewarnai Kantor Lurah Kepatihan Wetan. Dalam momentum pasca hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas serta Tokoh Pemuda menggelar kegiatan komunikasi sosial ( Komsos ) yang dirangkai dengan halal bihalal bersama Lurah Enny Susilowati, SH, MH dan Staf Kelurahan Kepatihan Wetan bertempat di kantor kelurahan Kepatihan Wetan Jebres Surakarta. Senin ( 30/03/2026 ).

Kegiatan yang berlangsung secara sederhana namun penuh makna ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan serta meningkatkan koordinasi antar unsur TNI, Polri dan pemerintah kelurahan serta Tokoh Pemuda Bp. Marten Anggar Pamungkas sebagai bagian dari Sinergitas tiga pilar diwilayah.

Dalam suasana santai Babinsa tampak akrab berbincang selain saling bermaafan, pertemuan tersebut juga di manfaatkan untuk membahas berbagai hal terkait situasi keamaan dan pelayanan masyarakat setelah masa libur panjang Idul fitri.

Sertu Budiono menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga Kekompakkan dan kelancaran komunikasi antar instansi.

"Melalui halal bihalal dan Komsos ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat koordinasi agar pelaksanaan tugas di lapangan tetap berjalan optimal,"ujarnya 

"Kegiatan Komsos sendiri merupakan sarana efektif untuk menyerap informasi serta aspirasi dari perangkat kelurahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Dengan komunikasi yang terjalin baik, setiap potensi permasalahan dapat dideteksi sejak dini dan diselesaikan secara cepat serta tepat."Imbuhnya.

"Melalui sinergi yang solid antara tiga pilar. Diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah kepatihan Wetan terus terjaga. Serta pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat."pungkasnya.

Kegiatan bersama ini sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus menjaga kerjasama dalam menciptakan lingkungan yang aman nyaman dan kondusif bagi seluruh warga

Penulis : Arda 72

Babinsa Sambi Turun Tangan, Pembangunan Koperasi Merah Putih Dipercepat

Boyolali – Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali terus digenjot guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sektor ekonomi berbasis desa.

Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali, Serma Kuat Kholib, aktif memantau sekaligus membantu langsung proses pembangunan di lapangan, Senin (30/3/2026). Kehadirannya tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pekerjaan fisik bersama para tukang.

Dalam kesehariannya, Serma Kuat turut membantu pekerjaan seperti plamir dan perapian dinding bangunan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberhasilan program di wilayah binaannya, sekaligus mempercepat proses penyelesaian pembangunan.

"Kami terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP agar berjalan sesuai rencana. Jika dibutuhkan, kami juga turut membantu pekerjaan di lapangan untuk mempercepat proses penyelesaian," ujarnya.

 Kehadiran Babinsa pun memberikan semangat bagi warga, serta memperkuat sinergi dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Penulis : Arda 72

Babinsa Desa Nguneng Aktif Dampingi Pembangunan KDKMP

Wonogiri - Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Koramil 24/Puhpelem Kodim 0728/Wonigiri, Pelda Dadang, melaksanakan pendampingan pembangunan Gedung KDKMP Desa Nguneng, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (31/3/2026).

Wujud Sinergi di Lapangan
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas kalurahan berjalan dengan lancar dan sesuai target. Serka Muhadi terjun langsung memantau sekaligus membantu proses pengerjaan bersama warga dan petugas di lapangan.

Pemasangan keramik ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana dan prasarana di Desa Nguneng agar lebih layak dan nyaman digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Pendampingan ini adalah bagian dari tugas teritorial kami. Selain memastikan pembangunan berjalan aman, kehadiran Babinsa diharapkan dapat memotivasi warga agar terus semangat dalam bergotong-royong membangun desanya," ujar Pelda Dadang di sela-sela kegiatannya.

Terpisah, Danramil 24/Pugpelem Letda Inf Wagiyo menyampaikan bahwa peran Babinsa dalam setiap pembangunan di wilayah merupakan komitmen Kodim 0728/Wonogiri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial maupun pembangunan fisik.

Dengan adanya pendampingan  pembangunan ini, di harapkan Gedung KDKMP Desa Nguneng dapat segera di gunakan secara optimal untuk menunjang berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah Karangmojo.

Penulis : Arda 72

Senin, 30 Maret 2026

Kabupaten Cirebon Kebanjiran Wisatawan Selama Libur Lebaran

KABUPATEN CIREBON — Libur Lebaran 2026 membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Dalam rentang 13 hingga 25 Maret 2026, ribuan wisatawan memadati berbagai destinasi, menciptakan suasana yang kembali hidup setelah masa-masa sepi.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon mencatat total 11.510 kunjungan wisatawan selama periode tersebut.

Angka ini didominasi wisatawan domestik sebanyak 11.492 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat hanya 18 orang.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, menyebut lonjakan ini sebagai sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata daerah.

“Mayoritas pengunjung masih berasal dari dalam negeri. Ini menunjukkan bahwa wisata lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat selama libur Lebaran,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Salah satu magnet utama yang tak pernah kehilangan daya tarik adalah kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati.

Setiap musim Lebaran, lokasi ini selalu dipadati peziarah dari berbagai daerah yang datang untuk berdoa sekaligus berwisata spiritual.

Namun, denyut wisata Cirebon tak hanya bertumpu pada religi. Beragam pilihan destinasi mulai dari kolam renang, wisata alam, hingga wisata buatan menjadi alternatif yang menyebar di berbagai wilayah. Kondisi ini membuat arus kunjungan tidak terpusat di satu titik, melainkan merata.

Fenomena menarik terlihat di objek wisata kolam renang Cikomboy yang menjadi destinasi paling ramai selama libur Lebaran, dengan total 4.639 pengunjung.
Suasana riuh tawa keluarga dan anak-anak yang menikmati liburan menjadi gambaran kuat bahwa wisata rekreasi tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

Tak hanya sektor wisata yang merasakan dampaknya, geliat ekonomi lokal pun ikut terdongkrak. Pusat-pusat kuliner di sekitar destinasi wisata dipadati pengunjung, menghadirkan peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk meraup keuntungan lebih.

Di sisi lain, tingkat hunian hotel juga menunjukkan tren menggembirakan. Pada periode puncak libur, yakni 21 hingga 24 Maret 2026, okupansi hotel di Cirebon berkisar antara 45 persen hingga mencapai 100 persen di sejumlah penginapan.
Saat ini, Kabupaten Cirebon memiliki 41 objek wisata aktif, dengan 16 di antaranya masuk kategori unggulan yang dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ragam pilihan ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menarik minat wisatawan dari berbagai segmen.

Fajar optimistis tren positif ini tidak hanya bersifat musiman. Ia berharap momentum libur Lebaran dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor pariwisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif di daerah.

“Harapannya, kunjungan wisata ini bisa terus berlanjut, tidak hanya saat libur panjang, tetapi juga di hari-hari biasa,” katanya. (DISKOMINFO)

Malam Hari Disisir Polisi, Penjual Miras di Kapetakan Tak Berkutik


Cirebon Kota – Upaya pemberantasan peredaran minuman keras terus digencarkan jajaran Polsek Kapetakan, pada Senin (30/03/2026) sekitar pukul 20.00 WIB petugas melakukan operasi pekat di wilayah Desa Pegagan Lor yang menyasar langsung penjual miras berdasarkan laporan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah tegas kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras yang kerap menjadi pemicu berbagai potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat, khususnya pada malam hari yang rawan aktivitas ilegal.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.PHR menjelaskan bahwa operasi pekat ini dilaksanakan sebagai respons cepat terhadap informasi warga terkait adanya aktivitas penjualan miras di wilayah hukum Polsek Kapetakan, sekaligus bentuk komitmen menjaga ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian.

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman keras dari berbagai jenis yang disimpan oleh seorang penjual berinisial A, warga Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon.

Jumlah barang bukti yang diamankan terdiri dari beberapa botol minuman keras jenis kawa-kawa dan anggur merah, yang selanjutnya dibawa ke Mapolsek Kapetakan untuk dilakukan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Operasi pekat tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, namun juga sebagai bentuk pencegahan terhadap dampak negatif konsumsi miras yang dapat memicu tindak kriminalitas maupun gangguan ketertiban di masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata kepolisian dalam menjaga lingkungan agar tetap kondusif, terutama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian, termasuk Call Center 110 yang dapat diakses kapan saja saat membutuhkan kehadiran petugas.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan operasi serupa guna menekan peredaran miras ilegal, serta mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui layanan 110 apabila menemukan adanya pelanggaran hukum di lingkungan sekitar.

(Agus Hermawan)

Pimpin Apel Pagi, Kalapas Pasir Pangarayan Berikan Penguatan Agenda Kedinasan kepada Seluruh Pegawai



ROHUL / PASIR PANGARAIAN.
     Media Radius 102 Com.
     " Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, memimpin apel pagi pegawai pada Senin (30/03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rutinitas kedinasan dalam rangka penyampaian arahan, evaluasi, serta koordinasi pelaksanaan tugas.

     "Dalam amanatnya, Kalapas menyampaikan apresiasi kepada jajaran petugas atas pelaksanaan layanan kunjungan keluarga warga binaan yang telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kualitas pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

     "Terima kasih atas pelaksanaan tugas yang telah berjalan dengan baik. Hal-hal yang masih perlu perbaikan agar menjadi perhatian bersama untuk peningkatan layanan ke depan,” ujar Efendi.

     "Terkait rencana peringatan ibadah Paskah bagi warga binaan Nasrani, Kalapas menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan persiapan secara terencana, termasuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Pelaksanaan ibadah direncanakan berlangsung di Gereja Lapas dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

     "Selain itu, dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Kalapas mengingatkan seluruh jajaran untuk mempelajari dan menyesuaikan rencana kegiatan dengan pedoman yang telah ditetapkan. Setiap bagian diminta melakukan persiapan secara proporsional sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

     "Selanjutnya, jajaran pegawai Lapas Pasir Pangarayan dijadwalkan mengikuti kegiatan Halalbihalal secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bagian dari penguatan koordinasi internal.

     jurnalis ; Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
     ( Ismail Marpaung ).

GEPLAK Indramayu Gas Pol Usai Lebaran: Evaluasi Kinerja hingga Perkuat Barisan



INDRAMAYU — Forum Wartawan GEPLAK (Gerakan Pers Lurus, Akurat, dan Kritis) Kabupaten Indramayu langsung tancap gas pasca-Lebaran melalui rangkaian kegiatan yang menitikberatkan pada evaluasi kinerja dan penguatan solidaritas anggota.

Ketua GEPLAK Indramayu, Ali Zaidan, mengatakan kegiatan usai Idulfitri 1447 Hijriah ini difokuskan pada evaluasi kinerja serta upaya menjaga kualitas kerja jurnalistik di lapangan.

“Kami melakukan evaluasi langsung terhadap kualitas liputan, termasuk isu pelayanan publik hingga dinamika yang berkembang di lapangan,” ujarnya.

Berbagai catatan kritis mengemuka, mulai dari kecepatan penyajian berita hingga pentingnya menjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus digital.

Selain evaluasi, forum juga tetap menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial dengan menyasar panti asuhan dan warga lanjut usia di wilayah Indramayu.

Di sisi lain, GEPLAK terus membuka sinergi dengan berbagai mitra kerja guna membangun koordinasi informasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pemberitaan tetap berimbang serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Forum Wartawan GEPLAK menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan dalam menyajikan informasi yang lurus, akurat, dan kritis sesuai Kode Etik Jurnalistik.