Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Jum’at Berkah, Babinsa Kepatihan Wetan Berikan Bingkisan Kepada Warga Binaan

Surakarta - Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735...

Postingan Populer

Jumat, 13 Maret 2026

Jum’at Berkah, Babinsa Kepatihan Wetan Berikan Bingkisan Kepada Warga Binaan

Surakarta - Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono membagikan bingkisan sembako kepada warga kurang mampu di Kampung Kradenayon Jl. Sangihe Rt 02 Rw 1 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres, Jum'at ( 13/03/2026 ).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini.

Sertu Budiono menyampaikan bahwa berbagi dengan sesama adalah bentuk ibadah dan diharapkan dapat membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerimanya.

"Di bulan penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Dengan sedikit rejeki ini semoga dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi yang menerimanya,"ujar Sertu Budiono

Sementara itu Supriyono selalu Warga yang menerima bingkisan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Bapak Babinsa.

"Kami berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut sehingga dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan."tuturnya.

Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Penulis : Arda 72

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Danramil 02/Banjarsari Gelar Buka puasa Bersama Anggota & Keluarga

Surakarta  - Danramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Ska Kapten Inf Mulyono menggelar kegiatan Buka puasa Bersama keluarga Besar Koramil dan Warakawuri beserta pelapasan anggota yang purna tugas bertempat di Aula Koramil ,02/Banjarsari Jln.Ahmad Yani no 273 Kelurahan Manahan Kecamatan Banjarsari, Jum'at (13/03/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Danramil 02/Banjarsari  Kapten Inf Mulyono

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar tradisi tahunan, namun menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara keluarga besar Koramil serta meningkatkan kepedulian antar sesama. 

"Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara prajurit, keluarga besar Koramil, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 3 Banjarsari."tegasnya.

Dalam Kegiatan buka Puasa Danramil memberikan bantuan dan Santunan kepda Warakawuri (Istri dari Almarhum Serda Enfri) 
serta acara pelepasan purna tugas yaitu Serka Ruben. S. yang memasuki pensiun dilanjutkan Buka Puasa.

 "Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kita ingin menumbuhkan rasa kekeluargaan yang lebih erat antara anggota, Persit, serta putra-putri prajurit. Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi kita semua dalam menjalankan tugas sekaligus membangun keharmonisan dalam keluarga."pungkas Danramil.

Penulis : Arda 72

Pergerakan Kendaraan Dipantau Ketat, Jalur Pantura hingga Tol Palikanci Jadi Fokus Ops Ketupat di Cirebon Kota

Cirebon Kota - Pergerakan kendaraan di jalur utama yang melintasi wilayah Cirebon Kota terus dipantau dalam rangka pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026, termasuk di jalur arteri Pantura dan ruas Tol Palikanci pada Jumat sore (13/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pemantauan arus kendaraan dilakukan untuk mengetahui perkembangan volume kendaraan yang melintas di jalur utama sekaligus memastikan aktivitas lalu lintas masyarakat yang melintasi wilayah Cirebon Kota dapat terpantau dengan baik.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana, S.H., M.M., C.PHR menjelaskan bahwa pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara berkala pada sejumlah jalur utama yang menjadi perlintasan kendaraan masyarakat baik dari arah Jakarta menuju Cirebon maupun dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Berdasarkan hasil pemantauan pada jalur arteri Pantura dari arah Jakarta menuju Cirebon terlihat pergerakan kendaraan yang didominasi oleh kendaraan masyarakat lokal dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 20 hingga 40 kilometer per jam dengan kondisi cuaca cerah berawan.

Hal serupa juga terlihat pada jalur arteri Pantura dari arah Cirebon menuju Jakarta yang menunjukkan aktivitas kendaraan masyarakat yang masih didominasi kendaraan lokal dengan pergerakan kendaraan berada pada kisaran kecepatan antara 20 hingga 40 kilometer per jam.

Selain jalur arteri Pantura, pemantauan juga dilakukan pada ruas Tol Palikanci khususnya pada kilometer 204 hingga kilometer 211 baik pada jalur A maupun jalur B yang merupakan jalur utama penghubung wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pada ruas Tol Palikanci jalur A yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah, kendaraan yang melintas terpantau bergerak dengan kecepatan berkisar antara 80 hingga 100 kilometer per jam dengan kondisi cuaca cerah berawan serta belum terlihat adanya peningkatan kendaraan perjalanan jauh.

Sementara itu pada jalur B yang mengarah dari Jawa Tengah menuju Jakarta juga terlihat aktivitas kendaraan yang bergerak dengan kecepatan berkisar antara 80 hingga 100 kilometer per jam dengan volume kendaraan yang masih didominasi kendaraan perjalanan reguler.

Pemantauan juga dilakukan pada area istirahat atau rest area yang berada di kilometer 207 jalur A dan kilometer 208 jalur B dimana kendaraan yang memasuki area istirahat masih berada pada jumlah yang relatif rendah dengan kapasitas area parkir yang masih tersedia luas serta tingkat keterisian sekitar 20 persen.

Selain pada jalur utama, pemantauan arus kendaraan juga dilakukan di kawasan dalam kota yang meliputi area pusat perbelanjaan, kawasan wisata kuliner serta beberapa titik keramaian masyarakat dengan pergerakan kendaraan berada pada kisaran 20 hingga 40 kilometer per jam.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar selalu memperhatikan kondisi kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas guna menjaga keselamatan selama perjalanan, serta apabila membutuhkan bantuan kepolisian di jalan dapat menghubungi Layanan Polisi 110 sehingga petugas dapat segera memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(Agus Hermawan)

Komplotan Curanmor Lintas Daerah Dibongkar, Empat Pelaku Ditangkap Usai Kejar-kejaran Tengah Malam


Cirebon Kota - Aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor terjadi setelah Unit Buser Sat Reskrim Polres Cirebon Kota berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang selama ini diduga beraksi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota pada Kamis malam (12/03/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tim yang dipimpin Iptu Deny Arisandy, S.H., M.H., C.PHR kemudian melakukan pengejaran terhadap tiga kelompok pelaku yang berjumlah enam orang yang diduga merupakan komplotan pencurian kendaraan bermotor roda dua yang beroperasi di beberapa wilayah.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, dua orang pelaku berhasil diamankan di wilayah Pangenan Kabupaten Cirebon, sementara dua pelaku lainnya berhasil ditangkap pada Jumat pagi (13/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan pertigaan Gedung Negara Krucuk Kota Cirebon.

Dua pelaku yang pertama kali diamankan diketahui berinisial E.R. (22) dan R.A. (22) yang berasal dari wilayah Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu, setelah petugas melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.

Dari tangan kedua pelaku tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat buah anak kunci letter T, satu buah gagang kunci letter T serta satu buah magnet yang diduga digunakan untuk membuka tutup kunci kendaraan bermotor saat melakukan aksinya.

Sementara itu dua pelaku lainnya yang berhasil ditangkap beberapa jam kemudian diketahui berinisial W.K. (40) dan M.I. (23) yang juga berasal dari wilayah Kabupaten Indramayu dan diduga turut terlibat dalam sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di berbagai wilayah.

Dari kedua pelaku tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam tanpa tanda nomor kendaraan bermotor, tiga buah gagang kunci letter T serta tiga belas mata kunci letter T yang diduga merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah wilayah Klayan Kecamatan Gunungjati Kabupaten Cirebon, namun dalam proses pengejaran petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik para pelaku berupa satu pucuk pistol mainan serta satu bilah senjata tajam jenis golok yang ditinggalkan di lokasi pelarian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa komplotan tersebut diduga tidak hanya beraksi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, namun juga di sejumlah wilayah lain seperti Kabupaten Kuningan serta Kabupaten Brebes di Provinsi Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pelaku serta memburu dua orang pelaku yang melarikan diri, sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

(Agus Hermawan)

Polres Cirebon Kota Gelar Bazaar Pangan Murah, Beras hingga Minyak Dijual di Bawah Harga Pasar

Cirebon Kota - Upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelaksanaan Bazaar Gerakan Pangan Murah yang digelar di depan Mako Polres Cirebon Kota pada Jumat pagi (13/03/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak yang terhubung melalui zoom meeting nasional dan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si., dengan tujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota Kompol Sudarsono, S.H. menjelaskan bahwa pelaksanaan Bazaar Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di tingkat masyarakat sekaligus membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, di antaranya beras SPHP kemasan lima kilogram yang dijual dengan harga Rp58.000 per paket sehingga masyarakat memiliki kesempatan memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh minyak goreng merek Minyakita dengan harga Rp15.000 per liter serta telur ayam yang dijual dengan harga Rp28.000 per kilogram sehingga memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Program Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program stabilisasi harga pangan yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah dengan melibatkan berbagai pihak termasuk Perum Bulog sebagai penyedia komoditas pangan.

Gerakan Pangan Murah juga menjadi langkah konkret untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di tingkat masyarakat sehingga gejolak harga kebutuhan pokok dapat diminimalisir terutama pada momentum menjelang hari besar keagamaan.

Selain membantu masyarakat dalam memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui stabilisasi harga di tingkat konsumen.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan kegiatan bazaar pangan murah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, serta mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan tersebut.

(Agus Hermawan)

Pergerakan Kendaraan Dipantau Ketat, Jalur Pantura hingga Tol Palikanci Jadi Fokus Ops Ketupat di Cirebon Kota


Cirebon Kota - Pergerakan kendaraan di jalur utama yang melintasi wilayah Cirebon Kota terus dipantau dalam rangka pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026, termasuk di jalur arteri Pantura dan ruas Tol Palikanci pada Jumat sore (13/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pemantauan arus kendaraan dilakukan untuk mengetahui perkembangan volume kendaraan yang melintas di jalur utama sekaligus memastikan aktivitas lalu lintas masyarakat yang melintasi wilayah Cirebon Kota dapat terpantau dengan baik.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana, S.H., M.M., C.PHR menjelaskan bahwa pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara berkala pada sejumlah jalur utama yang menjadi perlintasan kendaraan masyarakat baik dari arah Jakarta menuju Cirebon maupun dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.

Berdasarkan hasil pemantauan pada jalur arteri Pantura dari arah Jakarta menuju Cirebon terlihat pergerakan kendaraan yang didominasi oleh kendaraan masyarakat lokal dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 20 hingga 40 kilometer per jam dengan kondisi cuaca cerah berawan.
Hal serupa juga terlihat pada jalur arteri Pantura dari arah Cirebon menuju Jakarta yang menunjukkan aktivitas kendaraan masyarakat yang masih didominasi kendaraan lokal dengan pergerakan kendaraan berada pada kisaran kecepatan antara 20 hingga 40 kilometer per jam.

Selain jalur arteri Pantura, pemantauan juga dilakukan pada ruas Tol Palikanci khususnya pada kilometer 204 hingga kilometer 211 baik pada jalur A maupun jalur B yang merupakan jalur utama penghubung wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pada ruas Tol Palikanci jalur A yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah, kendaraan yang melintas terpantau bergerak dengan kecepatan berkisar antara 80 hingga 100 kilometer per jam dengan kondisi cuaca cerah berawan serta belum terlihat adanya peningkatan kendaraan perjalanan jauh.

Sementara itu pada jalur B yang mengarah dari Jawa Tengah menuju Jakarta juga terlihat aktivitas kendaraan yang bergerak dengan kecepatan berkisar antara 80 hingga 100 kilometer per jam dengan volume kendaraan yang masih didominasi kendaraan perjalanan reguler.

Pemantauan juga dilakukan pada area istirahat atau rest area yang berada di kilometer 207 jalur A dan kilometer 208 jalur B dimana kendaraan yang memasuki area istirahat masih berada pada jumlah yang relatif rendah dengan kapasitas area parkir yang masih tersedia luas serta tingkat keterisian sekitar 20 persen.

Selain pada jalur utama, pemantauan arus kendaraan juga dilakukan di kawasan dalam kota yang meliputi area pusat perbelanjaan, kawasan wisata kuliner serta beberapa titik keramaian masyarakat dengan pergerakan kendaraan berada pada kisaran 20 hingga 40 kilometer per jam.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar selalu memperhatikan kondisi kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas guna menjaga keselamatan selama perjalanan, serta apabila membutuhkan bantuan kepolisian di jalan dapat menghubungi Layanan Polisi 110 sehingga petugas dapat segera memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(Agus Hermawan)

Polresta Cirebon Gelar Gerakan Pangan Murah Polri Untuk Indonesia

Polresta Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Untuk Indonesia), Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut bertempat di halaman Mapolresta Cirebon termasuk Jl.Raden Dewi Sartika No.1 Sumber Kab.Cirebon.

Kegiatan dilaksanakan melalui sarana zoom meeting dipimpin  Wakapolri KOMJEN POL Prof. Dr. DEDY PRASETYO, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dan diikuti oleh seluruh Polda/Polres/Ta/Tabes jajaran secara virtual di wilayah masing - masing.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA,S.H.,S.I.K.,M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP EKO MUNARIANTO, S.I.K.,M.H., dan lainnya.

Adapun Jenis Kepokmas dan harga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Polresta Cirebon tersebut antara lain Beras SPHP Berat 5 kg Harga Rp. 58.000, Minyak Goreng Harga Rp.15.000/Liter, Cabai Merah besar Rp.4.000/ons, Cabai Rawit Merah Rp.5.000/ons, Cabai Rawit Hijau Rp.4.500/ons, Cabai Merah Kriting Rp.3.500/ons, Daging Sapi Harga Rp. 45.000 s.d Rp.125.000/kg, Telur Ayam Harga Rp. 28.500, Bawang Putih Harga Rp. 3.000/ons, dan Bawang Merah Rp. 3.000/ons.

Adapun jumlah bahan pokok yang terdistribusi Telur 100 kg, Minyak kita 600 liter, Beras Sphp 8 Ton, Daging Sapi No.1 120 kg, Daging Sapi No. 2 60 Kg, Tulang Iga 50 Kg, Ati Sapi 18 Kg, Baso Kecil 37 Pcs, Baso Besar 37 Pcs, Cabe Rawit Merah 100 Kg, Cabe Merah Keriting 100 Kg, Bawang Merah 100 Kg, Bawang Putih 100 Kg, dan Dengan Total penerima manfaat 1567 orang.

"Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok," kata Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA,S.H.,S.I.K.,M.H.

Ia mengatakan, Program itunhadir sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta mendukung stabilitas harga di pasaran. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan program ini secara positif guna memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon," pungkasnya.

(Agus Hermawan)

Patroli Malam Piket Koramil 04/Jebres Pastikan Ronda Malam Tetap Berjalan Guna Tercipta Lingkungan Yang Aman

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka  Maryadi  melaksanakan Patroli malam bersama Linmas guna terciptanya rasa aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Kamis (12/03/2026) tadi malam.

Ditegaskan Serka Maryadi pelaksanaan patroli tersebut dilaksanakan bersama Linmas ke beberapa pos kamling di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta 

"Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali serta hal tersebut senantiasa dilaksanakan demi memastikan dan mengecek langsung kondisi wilayah di saat malam hari."pungkas Serka Maryadi.

Penulis : Arda 72

Kamis, 12 Maret 2026

Dari Zakat hingga Infrastruktur, Ini Program Andalan Lucky Hakim di Indramayu



INDRAMAYU – Menjelang periode krusial pembangunan daerah, Lucky Hakim memaparkan visi strategisnya untuk membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Indramayu. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Lucky menekankan keseimbangan antara penguatan spiritual-sosial melalui optimalisasi zakat dan pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa.

Dalam keterangannya di hadapan publik, Lucky Hakim menyoroti potensi besar zakat yang selama ini dianggap belum terkelola secara maksimal. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen ekonomi yang mampu mengentaskan kemiskinan di Indramayu.

"Kita ingin memastikan zakat dari ASN dan pengusaha tidak hanya terkumpul, tapi mengalir tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkan melalui program pemberdayaan," ujar Lucky Hakim Bupati Indramayu kepada awak media.

Ia pun berencana memperkuat peran BAZNAS daerah dengan integrasi data kemiskinan yang lebih akurat, sehingga penyaluran bantuan bisa digunakan untuk modal usaha mikro, bukan sekadar konsumtif.

Di sisi lain, sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. Lucky menyadari bahwa keluhan masyarakat Indramayu masih didominasi oleh kondisi jalan yang rusak di area persawahan dan akses desa. Dan langkah Betonisasi jalan Poros Desa dapat menghubungkan sentra pertanian dengan pusat kota untuk menekan biaya logistik petani.

Selain itu, program pembangunan dan perbaikan irigasi guna pun untuk menjamin ketersediaan air bagi para petani agar masa panen tetap stabil sepanjang tahun terus diupayakan.

Sebagai penunjang jalan, PJU (Penerangan Jalan Umum) juga diperhatikan sebagai langkah Pemda untuk memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas warga di malam hari guna menekan angka kriminalitas.

Lucky berpendapat bahwa membangun Indramayu tidak bisa dilakukan secara parsial. Infrastruktur yang megah akan terasa hampa jika kesenjangan sosial masih tinggi. Sebaliknya, bantuan sosial saja tidak cukup jika akses transportasi untuk berdagang terhambat.

"Membangun jalan itu penting untuk mobilitas, tapi membangun sistem zakat dan bantuan sosial adalah tentang menjaga martabat warga kita. Keduanya harus berjalan beriringan," tambahnya.

Program-program ini diharapkan dapat menjadi fondasi baru bagi kemajuan Bumi Wiralodra, membawa harapan bagi para petani, nelayan, dan pelaku UMKM untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak. (Fonny MHR)

Silaturahmi Nasional AKPERSI dan LIRA: Bangun Jaringan Pengawasan Publik hingga Daerah



     DPP AKPERSI dan Presiden DPP LIRA Perkuat Sinergi Strategis Kawal Demokrasi dan Kebebasan Pers

     Ciputat — Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI) menggelar pertemuan silaturahmi strategis bersama Presiden Dewan Pimpinan Pusat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Andi Syafrani, pada Rabu, 11 Maret 2026.

     Pertemuan yang berlangsung di Surabi Teras Ciputat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum AKPERSI, Bang Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., bersama jajaran pengurus pusat AKPERSI dan Presiden DPP LIRA. 

     Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi, konsolidasi, serta sinergi antara organisasi pers dan organisasi kontrol sosial dalam menjaga nilai demokrasi, transparansi, dan kepentingan publik.

     Dalam kesempatan tersebut, Bang Rino menegaskan bahwa kolaborasi antara insan pers dan elemen masyarakat sipil merupakan bagian penting dari sistem demokrasi yang sehat. 

     Pers memiliki fungsi strategis sebagai penyampai informasi yang kredibel sekaligus pengawal kebijakan publik agar tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan keterbukaan.

     “Pers dan masyarakat sipil adalah dua pilar penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi. Ketika keduanya bersinergi, maka kontrol terhadap kebijakan publik akan berjalan lebih sehat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Bang Rino.

     Sementara itu, Presiden DPP LIRA, Andi Syafrani, menyampaikan bahwa pihaknya merasa sangat beruntung dapat menjalin silaturahmi dengan AKPERSI yang dinilai sebagai salah satu organisasi pers yang memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa.

     Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan gagasan serta memperkuat kerja sama antara kedua organisasi dalam berbagai isu kebangsaan.

     “LIRA sangat beruntung bisa bersilaturahmi dengan salah satu organisasi penting dan besar yaitu DPP AKPERSI. Ini adalah momen yang luar biasa karena kita bertemu untuk menyatukan pokok-pokok pikiran dalam membangun negeri ini dengan kapasitas dan jaringan organisasi masing-masing,” ujar Andi Syafrani.

     Ia juga menegaskan bahwa ke depan LIRA dan AKPERSI memiliki peluang besar untuk bekerja sama dalam berbagai agenda strategis yang menyangkut kepentingan publik.

     “Kami berharap ke depan dapat terbangun kerja sama dalam mengawal proses demokrasi, penegakan hukum, perlindungan terhadap kebebasan pers, serta kebebasan masyarakat. Kolaborasi antara LIRA dan AKPERSI diharapkan dapat saling menguatkan dan saling menguntungkan, yang pada akhirnya bermuara pada kepentingan rakyat Indonesia,” lanjutnya.

    BLebih lanjut, Andi Syafrani berharap silaturahmi di tingkat pusat ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas hingga ke tingkat daerah.

     “Kami berharap komunikasi dan kerja sama ini tidak hanya berhenti di tingkat DPP, tetapi juga berlanjut hingga ke tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, kedua organisasi dapat saling membangun kepercayaan, memperkuat kerja sama, serta bersama-sama membesarkan organisasi demi kepentingan umum,” tambahnya.

     Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di bulan suci Ramadhan, sekaligus menjadi ruang diskusi strategis mengenai berbagai isu kebangsaan, penguatan peran organisasi masyarakat, serta kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial dan demokrasi di Indonesia.

     Melalui pertemuan ini, DPP AKPERSI dan DPP LIRA sepakat untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang, sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat fungsi kontrol sosial, meningkatkan literasi informasi masyarakat, serta menjaga marwah demokrasi di Indonesia.


     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.
     Tim AKPERSl : ( Ismail Marpaung ).

Dinilai Lamban, PKSPD Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Barjas Perumdam TDA Rp39 Miliar ke Kejati Jabar


INDRAMAYU, Radius102.com-

Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD) Oushj Dialambaqa akhirnya melaporkan dugaan korupsi dan mark up pengadaan barang dan jasa (Barjas) di tubuh Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA) Indramayu ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

Hal ini ia lakukan karena penanganan pelaporan PKSPD di Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu dinilai lamban, bahkan tak ada perkembangan dan terkesan mandek.

Pelaporan PKSPD yang menyerat nama Direktur Teknik, Jojo Sutarjo ini sudah dilakukan pada awal Pebruari 2026. Bahkan, suami dari Manajer Cabang Pelayanan Sindang Perumdam TDA, Lina Aryani ini diadukan sebagai dalang utama terjadinya dugaan mark up dan jual beli proyek terkait pengadaan Barjas tahun 2025 terebut.

"Jujur kami tak puas dengan penanganan dugaan korupsi di Kejari Indramayu. Kami nilai tidak ada perkembangan. Kami sudah laporkan ke Kejati Jabar pada awal Pebruari 2026," kata Direktur PKSPD, Oush Dialambaqa, Kamis (12/3/2026).

Dalam keterangannya, Oushj juga menyebut jika pihak Kejati Jabar melalui Asisten Pidana Khusus Kepala Seksi Pengendalian Operasi, Pahmi S.H. M.H., sudah mengirimkan surat balasan per tanggal 22 Pebruari 2026.

Namun, dalam surat pemberitahuan tindak lanjut laporan dugaan korupsi (mark up dan jual beli proyek) bernomor B.1518/M.2.5.4./Fo.2/02/2026 yang diterima dirinya awal Maret ini dijelaskan bahwa penanganan kasus dugaan korupsi tersebut, penangannya diserahkan ke Kejaksaan Negeri Indramayu.

"Kita tunggu saja perkembangannya. Jika tetap tidak jalan, kami akan melaporkan kasus ini ke Kejagung, bila perlu ke KPK," tegas lelaki kurus yang biasa dipanggil Oo.

Oo yang merupakan pelapor dugaan KKN pengadaan barang dan jasa di Perumdam TDA senilai 39 miliar lebih menolak kompromi.

Oo bertekad akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas.

Ia menilai kasus pengadaan Barjas diduga terdapat unsur pidana korupsi, dan pelaporannya merupakan bentuk penyelamatan uang rakyat yang dikelola perusahaan plat merah bukan persoalan sepele.

“Kasus mark up pengadaan Barjas ini layak untuk ditindaklanjuti. Kami minta pihak Kejaksaan Negeri Indramayu serius untuk mengusut masalah dugaan korupsi yang jelas merugikan keuangan negara,”kata Oo.

Oo menyatakan perkara tersebut merupakan kepentingan umum yang harus diproses melalui mekanisme hukum pidana. Ia juga menolak kompromi apapun karena hal itu merupakan tindakan pidana yang layak diproses hukum.

Menurut dia, jika proses pelaporannya diseriusi oleh pihak aparatur hukum, maka pertanggungjawaban semua pihak yang terlibat dapat terjawab dan terlegitimasi kebenarannya.

“Urusan salah dan benar, terbukti atau tidak kita lihat dalam fakta persidangan. Kami siap bawa bukti-bukti pendukung jika dibutuhkan,” ujarnya.

Oo secara tegas meminta aparat penegak hukum menjunjung asas equality before the law atau kesetaraan di hadapan hukum. Menurut dia, tidak ada alasan dugaan mark up yang dilaporkan pihak Kejari berhenti perkaranya ditengah jalan, ini bisa berpotensi mencederai wibawa hukum dan rasa keadilan publik.

“Perkembangan terkini data yang kami pegang, ada 4 nama penting dalam dugaan perkorupsian itu, yaitu 2 dari pihak internal PDAM yakni JS, Plt Dirut PDAM yang sekarang masih menjabat di direksi dan MY. 2 orang lainnya dari pihak eksternal yaitu HB dan IDN sebagai kontraktor yang diduga telah dikondisikan oleh pihak internal PDAM sebagai pemenang Barjas,” beber Oo.

Berdasarkan data yang dihimpun Intijayakoran.com, pada Selasa, 9 Desember 2025—bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia)—Direktur Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah (PKSPD), Oushj Dialambaqa, melaporkan dugaan korupsi senilai Rp39 miliar di tubuh Perumdam TDA Indramayu ke Kejaksaan Negeri Indramayu.

PKSPD melaporkan dugaan pengondisian proyek pengadaan barang dan jasa serta praktik mark up yang diduga melibatkan mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumdam TDA berinisial JS. Laporan tersebut tercatat dengan nomor 000.17.9.12.2025.PKSPD25 dan ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus). Saat ini, laporan tersebut dikabarkan masih dalam tahap pendalaman.

Surat laporan tersebut juga ditembuskan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kejaksaan Agung RI, Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI, KPK RI, Komisi Yudisial RI, Ombudsman RI, serta Presiden RI.

Dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan mark up pengadaan barang dan jasa senilai Rp39.682.381.531. Adapun rincian pengadaan yang dilaporkan PKSPD meliputi pengadaan bahan kimia senilai Rp26.446.694.877, pompa Rp1.584.699.200, alat ukur Rp3.145.602.310, rangkaian sambungan Rp1.309.966.944, perpipaan Rp2.524.203.270, pipa HDPE Rp1.977.765.255, serta pengadaan pipa GIP senilai Rp7.195.463.201.

Dalam laporannya, Oo juga menyebut ada dugaan penerimaan fee sebesar 10 hingga 15 persen dari nilai proyek, termasuk praktik jual beli paket barjas kepada rekanan kontraktor.

Menurut Oushj, PKSPD turut melampirkan dokumentasi foto peristiwa pada 30 Juni 2025 sekitar pukul 15.20 WIB yang memperlihatkan HB, IDN sebagai calon pemenang tender tengah mengondisikan paket proyek senilai Rp39 miliar tersebut dengan oknum perusahaan plat merah tersebut, termasuk mendoring dugaan TPPU senilai Rp2 miliar terksit transfer gelap dana dari Perumdam TDA ke sebuah perusahaan swasta, PT Berkah Ramadhan Sejahtera (BRS).

Oo menilai transaksi tersebut janggal dan bertentangan dengan penjelasan Direktur Utama Perumdam TDA, Nurpan, yang menyebut dana tersebut sebagai pembayaran tagihan air curah.

Perumdam Indramayu bekerja sama soal air curah dengan PDAM Tirta Kemuning Kuningan, bukan dengan PT BRS. Selain itu, PT BRS bergerak di bidang penyediaan daging sapi dan unggas, bukan air minum.

Ia juga menyebut bahwa berdasarkan penelusurannya, PT BRS sudah lama tidak beroperasi. “Bagaimana mungkin perusahaan yang vakum memiliki tagihan air curah hingga Rp2 miliar?” katanya.

Kasus ini memantik reaksi kelompok masyarakat sipil dan pegiat antikorupsi. Mereka melakukan aksi unjuk rasa secara bergantian ke kantor kejaksaan, DPRD, dan Perumdam TDA Indramayu dengan tujuan agar kasus dugaan korupsi di BUMD tersebut diproses secara adil, tanpa pandang bulu hingga tuntas.

Praktisi hukum asal Cikedung-Indramayu, Dr. Maulana Martono, S.H., M.H. mendesak agar persoalan dugaan korupsi yang dilaporkan PKSPD segera dituntaskan dan penetapan tersangka segera dilakukan. 

Dia menilai penundaan berpotensi menimbulkan spekulasi publik terkait independensi penegakan hukum.

Selain itu, dirinya juga mendorong agar penyidik segera melakukan penahanan terhadap terlapor jika sudah memenuhi unsur alat bukti yang ada

Menurut dia, langkah itu diperlukan untuk mencegah potensi pengulangan perbuatan dan dapat menjadi efek jera bagi semua yang terlibat.

“Uang rakyat wajib diselamatkan, kita dukung kejaksaan Indramayu untuk menindaklanjuti kasus ini,”jelas Maulana Martono tegas.

Menurutnya, sebaiknya pihak kejaksaan segera umumkan perkembangan hasil penyelidikannya. Kemudian, segera naikkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Dan jika sudah cukup alat bukti, umumkan tersangka secara terbuka ke publik agar masyarakat percaya dan puas atas kinerja aparatur penegak hukum atas pelaporan PKSPD.

“Sudah seharusnya kejaksaan Indramayu melakukan penyelidikan setiap adanya laporan dari masyarakat, terlebih ini laporannya valid dan datanya lengkap. Jangan sampai kejaksaan malah melakukan pembiaran dan menjadi bias sehingga akan ada opini oknum yang patut diduga ikut menikmati,” kritik Maulana.

Direktur Teknik Perumdam TDA, Jojo Sutarjo, yang dihubungi awak media terkesan memilih bungkam. Beberapa kali dihubungi Intijayakoran.com, termasuk melalui pesan WhatsApp pada Kamis siang (12/3/2026), tidak memberikan respons.

Hal serupa dilakukan Direktur Utama Perumdam TDA, H. Nurpan. Ia diduga menghindari konfirmasi dan bahkan memblokir nomer (MHR)

Jalin Kemitraan Dengan Masyarakat, Babinsa Kepatihan Wetan Hadiri Kegiatan Rembug Warga Dan Buka Puasa Bersama

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono menjalin kemitraan dengan warga masyarakat dengan menghadiri pertemuan dalam rangka Rembug Warga dan buka puasa bersama di Pendopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Kamis ( 12/03/2026 ) Pkl 16.00 Wib

Pertemuan dalam rangka Rembug Warga Kepatihan Wetan yang dihadiri oleh Camat Jebres Daryono, SE, Enny Susilowati. SH,MH selaku Lurah dan Aridius Dwi Haryanto,SPd.SH ketua LPMK, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan pembahasan Keamanan lingkungan jelang Lebaran, Pilah sampah, Kesehatan, Kebersihan Lingkungan Dimusim Penghujan di wilayah Kepatihan Wetan.

Dalam sambutannya Kepala Lurah menyampaikan,"ucapan terimakasih kepada Camat Jabres, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPMK, Ketua RW dan RT, Toga, Tomas, Ketua Pokdarwis, Ketua KTI yang telah hadir memenuhi undangan malam ini, kami berharap acara Rembug warga bisa berjalan dengan tertib dan lancar,"kata lurah.

Babinsa Sertu Budiono mengatakan," pihaknya senantiasa aktif jalin kemitraan bersama dalam kegiatan warga melalui pertemuan rutin yang ada di wilayah Kelurahan binaannya. 

"Tidak lupa dalam kesempatan menghadiri rapat Babinsa juga menyampaikan pesan tentang Kondusifitas Wilayah kepada warga yang hadir pada pertemuan ini serta Kami himbau kepada seluruh warga agar senatiasa mengatifkan kembali Siskamling Jelang Lebaran karena keamanan lingkungan tanggung jawab bersama,"tegasnya 

Lebih lanjut Babinsa juga menyampaikan,"agar kita menjaga kerukunan antar sesama warga, apabila ada permasalahan agar diselesaikan dengan mediasi yang akan di fasilitasi oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Kelurahan, tidak lupa untuk mejaga suasana yang kondusif serta tidak mudah terpengaruh berita hoax, aktif menjaga lingkungan masing masing dengan mengaktifkan kembali siskamling,"pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Babinsa Jebres Berikan Wawasan Kebangsaan & Anti Buliying di SMP Muhamadiyah 7 Surakarta

Surakarta - Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Taufik Muklis dan Serda Winarno memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Anti Buliying kepada siswa-siswi SMP Muhamadiyah 7 Surakarta , Jl. Tentara Pelajar 01 Jebres, Kamis (12/03/2026).

Di depan para siswa SMP tersebut, Serka Taufik menjelaskan betapa pentingnya meningkatkan Wawasan Kebangsaan dan pemahaman anti Buliying bagi generasi muda dengan menanamkan jiwa bela negara, rasa cinta tanah air, menjaga Persatuan dan Kesatuan, semangat gotong royong, saling menghormati satu sama lain, dan terus memupuk semangat nasionalisme. Sebab di masa kini, kebanyakan para siswa-siswi banyak yang kurang paham dengan pengetahuan tentang bangsa dan negara sendiri serta dampak bahaya dari tindakan Buliying.

"Siswa-siswi SMP Muhamadiyah 7 Surakarta harus dapat menjaga nama baik sekolah, dan selalu taat kepada guru. Karena kita bisa berhasil, semuanya dari didikan orang tua dan khususnya guru di sekolah."ujarnya .

"Untuk itu saya mengajak adik-adik harus bisa tanamkan jati diri sebagai seorang pelajar yang mempunyai cita-cita ke depan nanti. Karena harapan besar dari orang tua adalah melihat anaknya bisa berhasil," pesan Babinsa jebres.

"Selaku Babinsa, kami akan terus berkordinasi dengan para guru untuk memberikan motivasi bagi siswa-siswi untuk selalu giat belajar, karena masa depan bangsa ada di pundak mereka sendiri."imbuhnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah 7 Surakarta Ibu Winarni Spd sangat berterima kasih kepada Babinsa yang sudah menyampaikan wawasan kebangsaan serta motivasi kepada siswa-siswi SMP Muhamadiyah 7 Surakarta.

Penulis : Arda 72

Peran Aktif Babinsa Serengan Dalam Kegiatan Makan Bergizi Gratis Untuk Balita, Bumil, Dan Ibu Menyusui

Surakarta - Babinsa kelurahan Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Djoko Riyadi mendampingi dan membagikan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di serambi Kelurahan ,Serengan, Kamis (12/03/2026)

Ditegaskan Serda Djoko program layanan gizi ini ditujukan bagi balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui) sebagai upaya meningkatkan kecukupan gizi serta mendukung kesehatan ibu dan anak.

"Pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB. Bersama kader kesehatan desa melakukan pendataan peserta dengan mencocokkan nama dan kategori berdasarkan daftar MBG yang tersedia. Peserta sebelumnya telah diimbau untuk membawa tempat makan sendiri guna mendukung pelaksanaan yang lebih tertib, higienis, dan ramah lingkungan."terangnya.

"Berbeda dari kegiatan posyandu, MBG tidak mencakup layanan penimbangan, pengukuran tinggi badan, atau pemeriksaan kesehatan. Fokus kegiatan adalah pemberian makanan bergizi yang telah disiapkan oleh kader kesehatan. Setelah proses verifikasi data, peserta diarahkan mengambil jatah makanan di meja yang telah ditata di dalam Aula Kelurahan."ujarnya.

"Selaku Babinsa kami bertugas mendampingi dan mengatur alur agar proses berjalan tertib dan tidak terjadi penumpukan."tegasnya.

"Menu yang disajikan disesuaikan dengan prinsip gizi seimbang dan aman dikonsumsi oleh balita, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Dan tentunya kami juga memastikan setiap peserta menerima makanan sesuai kategori."imbuhnya.

"Selain pembagian makanan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan dan pertumbuhan anak."pungkas Serda Djoko.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Mayoritas peserta hadir tepat waktu dan membawa tempat makan sesuai imbauan.Babinsa turut melakukan dokumentasi serta pencatatan kehadiran sebagai bahan laporan kepada komando atas dan perangkat desa.

Kegiatan MBG ditutup sekitar pukul 11.00 WIB setelah seluruh peserta menerima jatah makanan. Melalui program ini, kebutuhan gizi kelompok rentan di kelurahan Serengan diharapkan dapat terus terpenuhi guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat

Penulis : Arda 72

Lapas Pasir Pengaraian Resmi Mulai Program Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.

   PASIR PENGARAIAN Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian dalam mencerdaskan warga binaan memasuki babak baru. Mulai Rabu (11/3/2026), program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C resmi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

     Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan yang pendidikannya sempat terputus agar bisa meraih ijazah formal dan meningkatkan kualitas diri.

     Program ini terselenggara berkat kerja sama strategis antara Lapas Pasir Pengaraian dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelita Riau. Proses belajar mengajar juga diperkuat dengan kehadiran tenaga pendidik dari peserta Magang Nasional yang sedang bertugas di Lapas tersebut.

     BACA JUGA:
Lapas Pasir Pengaraian Latih Warga Binaan Membaca dan Berhitung, Bekal Hidup Baru Pasca Bebas
Cetak Generasi Berakhlak, Diskominfo Rohul Gelar Lomba Semarak Ramadan di Islamic Center
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari kebijakan pusat.

     "Mulai minggu ini, program pendidikan kesetaraan sudah berjalan. Ini adalah bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan pembinaan di sini benar-benar menyentuh aspek fundamental, yakni pendidikan," ujar Sunu.

     Meski masih dalam tahap awal dan dilaksanakan secara sederhana, antusiasme warga binaan terlihat sangat tinggi. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan bekal mental dan administrasi (ijazah) yang berguna saat mereka bebas nanti.

     "Diharapkan warga binaan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar melalui pendidikan formal ini, sehingga menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat nanti," tutupnya.***

     Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com.
     ( Ismail Marpaung )

Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 1447 H


Cirebon Kota. – Polres Cirebon Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Mako Polres Cirebon Kota pada Kamis (12/3/26).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk kesiapan seluruh personel dan instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode arus mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Kesehatan (Dinkes) yang bersama-sama mendukung pelaksanaan pengamanan di wilayah Kota Cirebon.
Apel gelar pasukan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas antarinstansi dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan bahwa Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia guna memberikan pengamanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan dengan optimal,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai unsur pengamanan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 Maret sampai dengan 25 Maret 2026. Kami mengedepankan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, fokus pengamanan meliputi jalur arus mudik dan arus balik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, stasiun, serta lokasi keramaian lainnya yang diprediksi akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mematuhi aturan lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

“Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.
Apel gelar pasukan tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat, sekaligus menjadi simbol kesiapan aparat keamanan dan instansi terkait dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

(Agus Hermawan)

Polresta Cirebon Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat KETUPAT LODAYA 2026

Polresta Cirebon menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat KETUPAT LODAYA 2026 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Stadion Ranggajati, Kec. Sumber, Kab. Cirebon.

Apel tersebut dipimpin Bupati Cirebon Drs. H. IMRON ROSYADI, M.Ag., didampingi Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0620 Kab. Cirebon LETKOL INF NIZAR BACHTIAR, S.H., M.I.P., dan Wakapolresta Cirebon AKBP EKO MUNARIANTO, S.I.K.,M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda Kab. Cirebon.

Kegiatan tersebut disertai pengecekan kelengkapan perorangan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang meliputi tas/ransel, baju PDL twotone, kaos Polisi, senter Lantas, borgol, jas hujan, HT/Alkom, peluit, alat tulis, buku saku/catatan, sepatu PDL, kopel, rompi, field cap/baret, perlengkapan mandi, bekal kesehatan, serta underwear.

"Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polresta Cirebon, telah didirikan sejumlah pos yang tersebar di berbagai titik, terdiri dari 11 Pos Pengamanan (Pos Pam), 3 Pos Pelayanan (Pos Yan), 1 Pos Terpadu, dan 1 Posko Utama. Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik serta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," kata Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H.

Ia mengatakan, dukungan respon cepat terhadap berbagai situasi di lapangan juga menjadi bagian penting dalam pelayanan Operasi Ketupat. Dalam hal ini, layanan Kepolisian 110 dan Pelayanan Informasi serta pengaduan Polresta Cirebon di nomor WhatsApp 08112497497, diharapkan dapat menjadi sarana utama dalam menerima laporan serta permintaan bantuan masyarakat, untuk ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan tuntas.
"Operasi Ketupat Lodaya 2026 di gelar Selama 13 Hari dimulai dari tanggal 12 Maret 2026 - 25 Maret 2026. Kami berharap, seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal dan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik," ujarnya.

(Agus Hermawan)

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Hasil KRYD dan Operasi Pekat Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026

Polresta Cirebon memusnahkan ribuan barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan Operasi Pekat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 serta pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan pemusnahan tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) di Lapangan Stadion Ranggajati Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.IP., Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH. Zam Zami Amien, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumber, perwakilan Pengadilan Negeri Sumber, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, unsur perangkat daerah Kabupaten Cirebon, serta awak media.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan dari Operasi Pekat dan KRYD yang dilaksanakan sejak Januari hingga Maret 2026. Pemusnahan dilakukan berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Sumber.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari Operasi Pekat yang dilaksanakan sejak Januari hingga Maret 2026. Seluruh barang bukti dimusnahkan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Sumber sebagai bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran miras serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujar Kapolresta Cirebon.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Cirebon untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan dari peredaran miras maupun penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi langkah Polresta Cirebon dalam memberantas peredaran minuman keras dan knalpot brong yang dinilai sering menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat.

Ia menilai masih banyak permasalahan sosial yang dipicu oleh konsumsi minuman keras sehingga diperlukan upaya bersama untuk menekan peredarannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon yang telah bekerja keras melakukan razia miras dan knalpot brong. Diharapkan upaya ini dapat menekan peredarannya sehingga situasi di Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang dimusnahkan di antaranya minuman keras pabrikan berbagai merek sebanyak 2.673 botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak 7.010 botol, minuman keras tradisional jenis tuak sebanyak 469 liter, serta knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebanyak 2.633 buah.
Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan Polresta Cirebon dan jajaran dalam pelaksanaan KRYD serta Operasi Pekat yang digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polresta Cirebon.

(Agus Hermawan)

Program Sosial hingga Digitalisasi Jadi Warna Kepemimpinan Lucky Hakim

INDRAMAYU – Satu tahun sudah Lucky Hakim menakhodai Kabupaten Indramayu sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Mengusung visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), periode pertama kepemimpinan bupati Lucky Hakim dan wakil bupati Syaefudin ditandai dengan gerak cepat melalui 14 Program Percepatan. Program-program ini dirancang bukan sekadar sebagai slogan, melainkan instrumen konkret untuk menjawab jeritan masyarakat di akar rumput. 

Menanam Nilai Religius melalui Indramayu Mengaji dan Berzakat 

Di bawah komando Lucky Hakim, aspek spiritualitas menjadi fondasi pembangunan. Melalui program Indramayu Mengaji, Pemkab menggalakkan kegiatan Hafidz Quran, Khataman 30 Juz, hingga pembangunan Rumah Tahfidz.
Tak hanya itu, program Indramayu Berzakat yang diinisiasi hanya sebulan setelah menjabat, kini telah membuahkan hasil nyata. Dana zakat yang terkumpul disalurkan secara transparan untuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan beasiswa pendidikan bagi keluarga tidak mampu. 

Revolusi Pendidikan dan Kesehatan: Investasi Sumber Daya Manusia 

Sektor pendidikan mendapatkan nafas baru melalui Indramayu Belajar. Kehadiran "Sekolah Rakyat" dan program "Sanggar Seni Masuk Sekolah (SSMS)" bertujuan menyeimbangkan kemampuan akademik dengan pelestarian budaya lokal.
Di sisi kesehatan, terobosan besar dilakukan dengan rencana pengaktifan kembali eks bangunan RS Reysa di Cikedung Lor menjadi RSUD. Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi pasien di pusat kota dan mendekatkan layanan kesehatan kepada warga di wilayah Indramayu Barat. Selain itu, optimalisasi layanan BPJS, penurunan angka stunting, dan cek kesehatan gratis menjadi agenda rutin yang menyentuh ribuan warga. 

Sektor Agraria: Upaya Mewujudkan Petani Sejahtera 

Sebagai lumbung pangan nasional, Lucky Hakim memberikan perhatian khusus pada stabilitas harga gabah. Pemkab membangun 31 demplot pertanian di seluruh kecamatan sebagai pusat edukasi dan percontohan. Menariknya, pendekatan alami juga ditempuh dengan pelepasan predator alami seperti ular dan burung hantu untuk membasmi hama tikus, didukung dengan penguatan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi petani dari gagal panen. 

"Jalan Mulus dan Aman": Menjawab Keluhan Infrastruktur 

Infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat mulai menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun 2025, realisasi perbaikan mencakup:
•Pemeliharaan Rutin: 74 ruas jalan sepanjang 270 kilometer.
•Rekonstruksi Jalan: 32 ruas jalan kabupaten sepanjang 28 kilometer.
•Rehabilitasi Jalan Desa: 349 titik sepanjang 75 kilometer.
Beberapa proyek strategis seperti jalan beton sepanjang 2,6 km di Situraja–Kiarapayung dan perbaikan ruas jalan Pondoh telah rampung, memberikan dampak langsung pada kelancaran ekonomi warga. 

Transformasi Digital dan Respons Cepat "Wong Reang Wadul" 

Di era keterbukaan informasi, Lucky Hakim meluncurkan Super Apps Wong Reang dan kanal aduan Wong Reang Wadul. Komitmen ini bukan sekadar formalitas; data Diskominfo menunjukkan bahwa dalam 100 hari pertama, dari 929 aduan yang masuk, sebanyak 871 aduan (93 persen) berhasil diselesaikan oleh perangkat daerah terkait.
Transparansi ini dibarengi dengan reformasi birokrasi, termasuk penandatanganan 1.000 izin usaha secara cepat dan pengisian kekosongan jabatan direksi di BUMD (PT. BWI dan Perumda Tirta Darma Ayu) melalui seleksi terbuka untuk memastikan profesionalisme. 

Pembangunan Berbasis Kepedulian Sosial dan Lingkungan 

Program "REANG EMAN NING SEMA" (Sayangi Ibu) hadir sebagai sentuhan humanis kepemimpinan Lucky Hakim. Program ini melibatkan ASN sebagai pendamping lansia, memastikan tidak ada orang tua yang terabaikan di Indramayu.
Di bidang lingkungan dan pemukiman, Pemkab telah membangun:
1.SPAM (Sumur Bor): Di 16 desa untuk akses air bersih.
2.SPALD (MCK): 184 unit di 9 desa untuk sanitasi layak.
3.Normalisasi Sungai: Pengerukan di 13 muara sungai untuk mencegah banjir dan membantu akses nelayan. 
Tantangan Menuju Tahun Kedua 

Satu tahun kepemimpinan Lucky Hakim telah meletakkan batu pertama pembangunan yang inklusif di Indramayu. Meski banyak target jalan dan jembatan yang telah terealisasi, tantangan ke depan tetaplah besar, terutama dalam menjaga konsistensi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan infrastruktur di pelosok desa. Dengan semangat "Reang", pemerintah optimis Indramayu akan terus bersolek menjadi daerah yang lebih maju.

((Agus Hermawan))

‎Koramil 25/Paranggupito dan Polsek Patroli Cipta Kondisi, Ingatkan Pentingnya Siskamling

Wonogiri - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan aparat di wilayah Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri. Melalui patroli cipta kondisi, anggota Koramil 25/Paranggupito yang diwakili oleh Serda Eko Purwanto bersama jajaran Polsek Paranggupito menyambangi sejumlah poskamling di wilayah desa. Kehadiran aparat ini disambut hangat oleh warga dan para anggota Linmas yang tengah berjaga.Rabu Malam(11/3/2026) 
Dalam kegiatan tersebut, Serda Eko Purwanto bersama petugas kepolisian memberikan sosialisasi kepada para Linmas dan warga tentang pentingnya sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Mereka menegaskan bahwa siskamling merupakan salah satu bentuk peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan desa. Dengan adanya ronda malam yang rutin dan terkoordinasi, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
‎Melalui patroli dialogis ini, aparat berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara TNI, Polri, Linmas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Paranggupito. Warga pun diimbau untuk terus menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai benteng pertama menjaga keamanan kampung.

Penulis : Arda 72