Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Nina Agustina Bachtiar Mendadak Pindah ke PSI, Pengamat: Sah-sah Saja, Itu Hak Pribadi

   INDRAMAYU, Radius102.com – Berbagai tanggapan muncul dari sejumlah elemen masyarakat menyusul kabar kepindahan mantan Bupati ...

Postingan Populer

Kamis, 26 Februari 2026

Nina Agustina Bachtiar Mendadak Pindah ke PSI, Pengamat: Sah-sah Saja, Itu Hak Pribadi


  
INDRAMAYU, Radius102.com – Berbagai tanggapan muncul dari sejumlah elemen masyarakat menyusul kabar kepindahan mantan Bupati Indramayu, Nina Agustina Bachtiar, ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Akademisi asal Indramayu, Dr. Maulana Martono, S.H., M.H., menilai fenomena tersebut sebagai cerminan dinamika politik yang kerap memunculkan perdebatan. Ia menyebut, perpindahan Nina dapat dipandang sebagai bentuk ketidakloyalan kader terhadap partai sebelumnya dan berpotensi menimbulkan label “kutu loncat”.

Dalam lanskap politik, kata Maulana, perpindahan partai bukan persoalan sederhana. Ia meyakini setiap langkah politik tentu memiliki latar belakang dan tujuan tertentu. Menurutnya, terdapat dua sudut pandang utama dalam melihat fenomena ini, yakni etika politik dan pragmatisme politik.

Dari sisi etika dan loyalitas, perpindahan kader kerap dipersepsikan negatif. Kader yang berpindah partai sering dianggap kurang memiliki integritas serta mencederai kepercayaan konstituen yang memilihnya melalui partai sebelumnya. “Bagaimanapun, Bu Nina pernah diantarkan menjadi Bupati melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” ujar Maulana.
Ia juga menilai, perpindahan kader dapat menjadi indikator lemahnya proses kaderisasi internal partai. Kondisi tersebut berpotensi melahirkan politisi instan yang kurang berakar pada ideologi partai. Namun demikian, Maulana menegaskan bahwa tidak sepenuhnya perpindahan kader harus dimaknai negatif.

Menurutnya, perpindahan partai bisa saja merupakan respons atas ketidakcocokan dengan garis perjuangan partai, kurangnya apresiasi di internal, atau adanya tekanan tertentu. “Perbedaan perlakuan, seperti merasa diabaikan, dapat memicu kader untuk pindah partai,” ungkapnya.

Dari sudut pandang pragmatisme politik, Maulana menambahkan, perpindahan partai merupakan bagian dari hak politik setiap individu. “Dalam demokrasi, setiap orang berhak mencari wadah yang dianggap paling sesuai untuk berkontribusi,” tegasnya. Ia menilai, politisi kerap berpindah karena merasa tidak memiliki masa depan atau kurang dihargai di partai lama, lalu mencari rumah politik baru yang menawarkan peluang lebih jelas.

Pandangan berbeda disampaikan analis politik dan keagamaan, Adzlan Dai. Ia menilai langkah Nina sebagai hal yang wajar. “Itu hak pribadi Ibu Nina untuk berlabuh ke partai mana pun, termasuk PSI. Tidak melanggar hukum pidana, perdata, maupun peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Sementara itu, Taufik, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon, berpendapat bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merupakan partai ideologis yang telah teruji dalam sejarah panjang dinamika politik nasional. Ia meyakini partai tersebut tidak akan terpengaruh oleh kepindahan seorang mantan kepala daerah. “Perpindahan adalah hal lumrah dalam politik. Yang paling mendasar adalah kinerja dan dedikasi. Kita lihat saja apakah Bu Nina mampu membawa perubahan dan mendongkrak suara PSI di Indramayu maupun Jawa Barat,” katanya.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan kemunculan Nina di kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah. Momen tersebut menjadi penanda babak baru perjalanan politiknya setelah resmi bergabung dengan PSI.

Nina selama ini dikenal sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, partai yang mengusungnya hingga menjabat Bupati Indramayu. Namun, dinamika politik membawa arah berbeda. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Nina menyebut pertemuannya dengan Joko Widodo sebagai ajang silaturahmi dan berharap Indramayu dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik.

Keputusan tersebut juga terjadi tidak lama setelah kontestasi Pilkada Indramayu, di mana Nina harus mengakui kemenangan Lucky Hakim yang diusung Partai NasDem. Kekalahan itu sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinannya di Indramayu dan membuka fase baru dalam perjalanan politiknya.

Kini, kepindahan Nina ke PSI dinilai sebagai sinyal reposisi peta politik di Jawa Barat. Dengan pengalaman sebagai mantan kepala daerah serta jaringan politik yang dimilikinya, kehadiran Nina diyakini dapat menjadi tambahan kekuatan bagi PSI dalam memperluas pengaruh di provinsi tersebut.

Meski belum menguraikan alasan detail meninggalkan partai lama, Nina menyatakan bahwa setiap fase politik memiliki makna tersendiri. “Semua adalah yang terbaik. Saya pernah bergabung dan mendapat banyak kebaikan. Saat ini saya bersama PSI untuk Jawa Barat,” ujarnya diplomatis.

Langkah politik Nina pun memunculkan beragam tafsir di tengah masyarakat. Apakah sekadar perpindahan biasa dalam dinamika demokrasi, atau bagian dari strategi politik jangka panjang? Waktu yang akan menjawab arah dan dampaknya terhadap konstelasi politik di Indramayu maupun Jawa Barat. 

(MHR)

Respon Cepat Satlantas Polres Cirebon Kota Tangani Kecelakaan Dua Truk di Jalan Diponegoro

Kota Cirebon – Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota menunjukkan respon cepat dalam menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon pada Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, dengan segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit Dump Truk Mitsubishi nomor polisi E-9092-VA dan satu unit Truk Tronton Gandengan Hino nomor polisi E-9098-AE yang bertabrakan di ruas jalan kota dengan lebar sekitar tujuh meter dan kondisi aspal dalam keadaan baik pada siang hari dengan cuaca cerah.

Berdasarkan keterangan awal di lokasi kejadian, Dump Truk Mitsubishi yang dikemudikan Jamil (49), warga Kota Cirebon, melaju dari arah timur ke barat atau dari Jalan Samadikun menuju Jalan Diponegoro, sementara Truk Tronton Hino yang dikemudikan Suherman (30), warga Kabupaten Cirebon, bergerak dari arah berlawanan.
Diduga saat melintas di tempat kejadian perkara, pengemudi Dump Truk Mitsubishi tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga oleng ke kanan dan memasuki jalur berlawanan, kemudian bertabrakan dengan Truk Tronton Gandengan Hino yang datang dari arah barat ke timur.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi Dump Truk Mitsubishi mengalami luka ringan dan segera dievakuasi ke RS Pelabuhan Cirebon untuk mendapatkan penanganan medis, sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5.000.000.

Petugas Satlantas yang dipimpin Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Sandhi Maulana, S.H., M.M., C.PHR. bersama jajaran Unit Gakkum langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti kendaraan, memeriksa kelengkapan surat-surat pengemudi, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa faktor manusia menjadi dugaan utama penyebab kecelakaan, sementara dari aspek kendaraan kedua unit truk dalam kondisi laik jalan dan faktor cuaca maupun kondisi jalan tidak ditemukan kendala yang signifikan.
Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian tidak hanya bertujuan untuk mengevakuasi korban dan mengurai arus lalu lintas, tetapi juga untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang serta potensi kecelakaan susulan di kawasan perkantoran dan permukiman yang memiliki mobilitas cukup tinggi pada jam tersebut.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kondisi fisik dan konsentrasi sebelum berkendara, menjaga jarak aman, serta mengendalikan kecepatan terutama di jalur dua arah yang padat aktivitas, dan apabila terjadi kecelakaan atau menemukan potensi gangguan lalu lintas agar segera melaporkan melalui Layanan Polisi 110 yang aktif selama 24 jam sehingga petugas dapat memberikan respon cepat dan penanganan secara profesional.

(Agus Hermawan)

Berikan Contoh Yang Baik, Babinsa Purwosari Bersama Warga Kerja Bakti di Wilayah Binaan

Surakarta - Bertempat di Jl. Satrio Wibowo Barat Kp.Purwotomo Kelurahan Purwosari Kecamatan Laweyan, Babinsa Kelurahan Purwosari Koramil 01 Laweyan Kodim Surakarta Serka Murdianto bersama dengan warga masyarakat tergerak hatinya memberikan contoh yang baik dengan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan rumah kosong yang atapnya roboh dan ditumbuhi rumput liar, Kamis (26/02/2026).

Ditegaskan Serka Murdianto kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan contoh kepada warga dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya.

"Karena kondisi rumah kosong atapnya sudah roboh dan ditumbuhi rumput liar membuat pemandangan kotor menjadi kelihatan kurang terpelihara kebersihannya."ujarnya.

"Dengan adanya kondisi rumah kosong dan pinggir jalan Satrio Wibowo yang kotor di takutkan banyak hewan melata dan berbisa akan membuat masyarakat takut melewati rumah kosong dan jalan tersebut."terangnya.

"Semoga dengan kegiatan kerja bakti ini diharapkan lingkungan sekitar jalan Satrio Wibowo Barat menjadi lebih bersih rapi dan aman bagi pengguna jalan selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan warga masyarakat."pungkas Serka Murdianto.

Penulis : Arda 72

Dengan Bincang Santai, Babinsa Jebres Komsos Dengan Guru BK, Selipkan Pesan Tingkatkan Kwalitas Pendidikan

Surakarta - Komunikasi Sosial (Komsos) yang merupakan salah satu dari metode Binter yang bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan dan kerjasama yang baik dengan segenap komponen yang ada dimasyarakat di wilayah binaan. Sehingga dapat mendukung terciptanya Kondusifitas di wilayah binaan dan mempererat hubungan TNI dengan Rakyat.

Hal inilah yang dilakukan Babinsa Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Winarno, ditengah kegiatannya tetap melaksanakan Komsos dengan Ibu Satiti selaku Guru BK SMP Muhammadiyah 7 Surakarta di Rw.35 Kandangsapi Kel. Jebres Kec. Jebres, Kamis (26/02/2026).

Serda Winarno mengatakan, "Komsos selain metode memperat hubungan dengan seluruh komponen masyarakat juga bertujuan untuk saling bertukar informasi dan juga untuk menyampaikan informasi terbaru serta kesulitan atau kendala yang timbul di warga binaan." 

"Pada kesempatan ini kami menyampaikan kepada Guru BK SMP Muhammadiyah 7 Surakarta dalam hal ini Ibu Satiti "Apabila ada kegiatan yang sekiranya membutuhkan kita, kita bisa membantu untuk berkolaborasi terutama pada pemberian materi Disiplin dan materi Wawasan Kebangsaan untuk seluruh siswa."

"Tidak lupa kami juga berpesan untuk meningkatkan kwalitas pendidikan agar lebih maju."tutur Serda Winarno.

Sementara itu dari Pihak SMP Muhammadiyah 7 Surakarta yang diwakili Ibu Satiti selaku guru BK akan mempertimbangkan dan akan menyampaikan kepada Kepala Sekolah hasil dari koordinasi dengan Babinsa Jebres.

Penulis : Arda 72

Polsek Cirebon Selatan Timur Intensifkan Operasi Pekat, Amankan Puluhan Botol Miras di Bulan Ramadhan

Kota Cirebon – Dalam rangka menjaga ketertiban dan menghormati kekhusyukan ibadah masyarakat di bulan suci Ramadhan, Polsek Cirebon Selatan Timur melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan fokus pada peredaran minuman keras di wilayah hukumnya pada Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Operasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan imbangan Operasi Pekat I Lodaya 2026 yang menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras, obat-obatan terlarang, hingga kepemilikan senjata tajam yang berpotensi mengganggu ketertiban sosial.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dan penindakan secara hunting system ke sejumlah titik yang dianggap memiliki potensi pelanggaran, khususnya warung-warung yang diduga menjual minuman keras secara ilegal di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani Bypass, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Dari hasil penertiban tersebut, petugas mengamankan sebanyak 40 botol minuman keras jenis ciu dari seorang penjual berinisial S (35), warga Kelurahan Larangan, yang kedapatan menyimpan dan memperjualbelikan minuman keras tanpa izin sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penindakan terhadap peredaran miras di bulan Ramadhan memiliki urgensi yang tinggi, mengingat konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu terjadinya gangguan ketertiban, perkelahian, kekerasan, serta tindak pidana lainnya yang dapat mencederai nilai-nilai kesucian bulan puasa.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menggencarkan operasi pekat sepanjang Ramadhan sebagai langkah tegas dalam menekan peredaran miras dan berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya.

Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan harus dijaga sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan ketenangan sosial, sehingga segala bentuk aktivitas yang berpotensi merusak ketertiban akan ditindak sesuai prosedur hukum.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan pembinaan kepada penjual agar tidak lagi memperjualbelikan minuman keras, terutama di bulan Ramadhan, serta mengingatkan dampak negatif miras terhadap keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa masyarakat diimbau untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya peredaran miras, premanisme, atau gangguan kamtibmas lainnya melalui Bhabinkamtibmas setempat maupun Layanan Polisi 110 yang aktif selama 24 jam, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

(Agus Hermawan)

Laksanakan Patroli Keamanan, Babinsa Kepatihan Wetan Sempatkan Diri Sambangi Warga Diwilayah Binaan

Surakarta - Menjaga hubungan baik bersama masyarakat diwilayah binaan. Sertu Budiono Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Patroli dan sambang berkunjung ke rumah Bapak Novianto profesi sebagai buruh lepas yang berada di Kampung Jogodikaran RT 9 RW 1 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Kamis ( 26/02/2026 ).

Babinsa sebagai ujung tombak satuan TNI - AD yang selalu berperan aktif dan hadir di tengah - tengah rakyat. Oleh karena tidak dipungkiri Babinsa selalu menjalin komunikasi secara rutin dengan semua elemen masyarakat disela - sela aktifitas kegiatan rutin dikantor.

"Kami seperti keluarga sendiri apabila  bertemu dengan warga. inilah kedekatan kami saling bersilaturahmi dan kehadiran kami bisa menyakinkan Kondusifitas lingkungan tetap nyaman dan aman," jelas Sertu Budiono.

"Dengan keakraban yang terjalin dengan baik Warga pun tidak malu malu bercerita tentang apa yang mereka hadapi permasalahan sehari hari,"tuturnya.

Penulis : Arda 72

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Sosialisasi Beasiswa LPDP, Kalapas Dorong Jajaran Manfaatkan Kesempatan Studi Lanjut



ROHUL / Pasir Pengaraian.
Media Radius 102 Com.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir
 Pangarayan mengikuti kegiatan Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Sekretariat Jenderal, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid dan terpusat di Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tersebut diikuti oleh jajaran Lapas Pasir Pangarayan secara virtual bersama unit pelaksana teknis lainnya di lingkungan kementerian.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memaparkan mekanisme serta skema pendaftaran beasiswa. Dijelaskan bahwa LPDP memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mendaftar melalui dua jalur, yakni dengan Letter of Acceptance (LoA) maupun tanpa LoA. Selain itu, pendaftaran beasiswa dibuka sebanyak dua kali dalam satu tahun.

Perwakilan LPDP, Agam Bayu, turut menyampaikan informasi terkait tahapan seleksi dan proses pendaftaran. Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi dari Biro Hukum dan Kerja Sama (Hukerma).

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, dalam arahannya menyampaikan dukungan kepada jajaran yang berminat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ayo silakan bagi yang berminat. Ini kesempatan yang baik untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas diri,” ujar Kalapas.

Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi ini, Lapas Pasir Pangarayan berpartisipasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com. ( Ismail Marpaung ).

Tiga Pemuda Pelaku Pencurian Bobol Gudang Bangunan, Berhasil di amankan Polres Rohul


ROKAN HULU / RIAU.
Media Radius 102 Com.
Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar sebuah gudang bangunan di Jalan Lingkar Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pencurian.

Kasus ini terungkap setelah korban bernama Geri melaporkan kejadian pencurian yang terjadi pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Gudang bangunan milik korban diketahui dibobol dengan cara merusak pintu bagian depan serta membuka dinding belakang yang terbuat dari papan.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material cukup besar. Sejumlah besi potongan berukuran sekitar 120 sentimeter dengan jumlah kurang lebih 800 batang dilaporkan hilang. Selain itu, satu unit gerinda tangan dan satu buah pisau potong sorong juga raib dibawa pelaku.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Resmob dan Tim Raga Polres Rokan Hulu melakukan penyelidikan. Dari hasil pengumpulan informasi, polisi mengidentifikasi para pelaku.

Pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, dua pelaku berinisial S.R.S. (18) dan F.N. (19) diamankan di Kampung Bukit, Kelurahan Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah. Selanjutnya, sekitar pukul 16.30 WIB, polisi kembali mengamankan satu pelaku lainnya berinisial M.H. di Kampung Padang, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah.

Dalam pemeriksaan awal, ketiga pelaku mengakui perbuatannya di gudang bangunan tersebut secara bersama-sama.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Vario yang digunakan pelaku, dua karung berisi besi begol, serta 16 ikat potongan besi.

Saat ini, ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga telah memeriksa saksi-saksi dan melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya.

Polres Rokan Hulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : ( Ismail Marpaung ).

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Lapas Kuningan Gelar Kunjungan dan Buka Puasa Bersama Warga Binaan

Kuningan – Perkuat pembinaan kepribadian dan hubungan kekeluargaan Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan kunjungan sekaligus buka puasa bersama bagi Warga Binaan Blok Atas, Rabu (25/02). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Lapas Kuningan dalam menghadirkan pembinaan yang humanis serta mendukung proses reintegrasi sosial.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi ruang silaturahmi antara Warga Binaan dan keluarga dalam nuansa Ramadhan yang penuh makna.
Dalam keterangannya, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan menjaga dan mempererat hubungan emosional antara Warga Binaan dengan keluarga.
“Momentum buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat dukungan moral dan psikologis bagi Warga Binaan. Hubungan keluarga yang harmonis menjadi bekal penting dalam proses reintegrasi sosial,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif sesuai ketentuan yang berlaku. Selain menjadi ajang silaturahmi, momen ini juga diharapkan dapat memberikan hiburan, mengurangi rasa stres, serta meningkatkan motivasi Warga Binaan untuk lebih aktif mengikuti seluruh program pembinaan di dalam lapas.

Perwakilan keluarga Warga Binaan turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan guna menjaga kedekatan emosional dan memberikan semangat bagi anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan, serta mendukung terciptanya suasana pemasyarakatan yang harmonis, aman, dan kondusif.

(Agus Hermawan)

Rabu, 25 Februari 2026

Cegah Banjir, Babinsa Keprabon Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Resik-resik Kali Pepe

Surakarta - Babinsa Kelurahan Keprabon Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Daniel Kaputing dan Sertu Sugiyanto bersama dengan warg melaksanakan kegiatan kerja bakti resik - resik Kali Pepe kampung Kusumodiningratan kelurahan Keprabon kecamatan Banjarsari, Rabu (25/02/2026).

Serma Daniel Kaputing menegaskan dengan adanya kegiatan kerja bakti resik - resik (bersih - bersih ) kali (sungai) Pepe tersebut menjadikan aliran air sungai menjadi lancar serta dapat mencegah terjadinya banjir.

"Disamping itu juga kegiatan ini bisa membuat pemandangan di sekitar sungai menjadi bersih , rapi dan indah."imbuhnya.

"Kegiatan kerja bakti resik - resik kali  (sungai) secara bahu - membahu dan gotong - royong antara Babinsa dengan warga masyarakat tersebut meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan serta mewujudkan Kemanunggalan TNI edengan rakyat.
Karena bersama rakyat , TNI menjadi kuat.

Penulis : Arda 72

Babinsa & Bhabinkamtibmas Pajang Bagikan Alquran & Sajadah di Masjid Dalam Momentum Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Surakarta - Babinsa Kelurahan Pajang Koramil 01 Laweyan Kodim 0735/Surakarta Sertu Yuli Sih Murdiyanto bersama dengan Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan anjang sana silaturahmi ke Takmir Mesjid dan tokoh agama sekalian membagikan Alquran dan Sajadah dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di jl.sidomukti utara 1,No,7, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan,Rabu (25/02/2026).

Dalam upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat sinergi Babinsa dan Babinkamtibmas terasa begitu kuat dalam meningkatkan silaturahmi Diwilayah binaan,pada momentum bulan suci ramadhan.

"Tak luput dari kegiatan ini kami selalu Babinsa Kelurahan Pajang bersama dengan Bhabinkamtibmas Aiptu Slamet Widodo melaksanakan pemberian Al-Qur'an  dan sajadah di beberapa masjid yang berada dilokasi kelurahan pajang,diantara lain Masjid idola dengan ketua Takmir masjid Trimulyo,mesjid Sidodadi dengan ketua  takmir bp.Agus Samiadji, mesjid Sabilul Huda dengan ketua Takmir mesjid bp.joko sarono,masjid Al-Ikhlas dengan ketua Takmir mesjid bp.suparjo."tegas Sertu Yuli Sih Murdiyanto.

Sementara itu dalam suasana yang penuh kebersamaan antara Babinsa dan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berada di wilayah Kelurahan Pajang ketua Ta'mir Masjid memberikan apresiasi dan mengucapkan banyak-banyak trimakasih dengan kegiatan ini suatu wujud sinergitas antara Babinsa dan Babinkabtimas dengan tokoh agama bukti sebagai implementasi menjalin komunikasi sosial dan silaturahmi kepada Takmir mesjid diwilayah binaan pada momentum bulan suci Ramadhan ini.

Penulis : Arda 72

Satlantas Polres Kuningan Bagikan Takjil di Jalan Siliwangi



Kuningan - Suasana menjelang berbuka puasa di kawasan Jalan Siliwangi, Kuningan, mendadak ramai pada Selasa sore (24/2/2026). Puluhan personel Satlantas Polres Kuningan turun ke jalan bukan untuk menggelar razia, melainkan untuk membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan.

Aksi sosial yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terpantau, ratusan paket takjil yang disiapkan ludes terjual—atau tepatnya habis dibagikan—hanya dalam hitungan menit. Pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki tampak antusias menerima bingkisan untuk membatalkan puasa tersebut.

Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program "Polantas Berbagi" di bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

"Hari ini kami membagikan ratusan paket takjil sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di Jalan Siliwangi. Luar biasa sekali antusiasmenya, ratusan paket habis dalam hitungan menit saja," ujar AKP Aktuin Moniharapon di lokasi kegiatan.



Meski fokus pada kegiatan sosial, personel Satlantas tetap menyelipkan pesan-pesan edukasi terkait keselamatan berlalu lintas (Safety Riding). Petugas dengan ramah mengingatkan pengendara untuk tetap tertib, menggunakan helm, dan tidak terburu-buru saat mengejar waktu berbuka di rumah.

"Sambil membagikan takjil, kami juga terus mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya. Jangan sampai karena ingin cepat sampai rumah untuk berbuka, mengabaikan aturan lalu lintas yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuh Kasat.



Salah seorang pengendara ojek online yang melintas, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil ini.
"Sangat terbantu, apalagi kalau masih ada orderan pas jam buka. Terima kasih buat Satlantas Polres Kuningan, semoga jadi berkah buat semua," tuturnya.

Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif selama bulan Ramadan di wilayah hukum Polres Kuningan

Kompi Tolak Pematokan 2.200 Hektar Program Revitalisasi Tambak Pantura Di Kawasan Perhutani

INDRAMAYU, Radius102.com, Sikap penolakan terhadap program revitalisasi Tambak Pantura budidaya ikan nila di kawasan Perhutani, ramainya informasi proyek strategis nasional pemerintah yang ada di kecamatan Pasekan membuat masyarakat petani penggarap resah dan mempertanyakan atas ketidak transparan adanya pematokan lahan.
Koalisi masyarakat pesisir Indramayu (kompi) yang merupakan wadah perjuangan masyarakat pesisir para pembudidaya ikan dan penggarap lahan Tambak kawasan Perhutani di kawasan Indramayu dengan ini mengatakan :
1. Menolak pelaksanaan program revitalisasi Tambak Pantura dengan skema budidaya ikan nila sistem intensif di kawasan Perhutani penolakan ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan mendasar tidak berkeadilan bagi petambak penggarap.
2. Persoalan legalitas dan AMDAL
3. Potensi pencemaran lingkungan
4. Pengelolaan diserahkan kepada perusahaan BUMN
5. Berpotensi menguntungkan korporasi dan meminggirkan masyarakat

Ketua Kompi H. Darsam menyampaikan, bahwa program ini berpotensi hanya menguntungkan perusahaan pengelola sementara bertambah lokal kehilangan hak darat dan sumber penghidupan jika hal ini terjadi maka akan muncul dampak sosial berupa pengangguran, konflik Agraria dan meningkatnya kemiskinan di wilayah pesisir.
Sikap mendesak KOMPI stop pematokan lahan tambak.
A. Kompi dengan tegas menyatakan stop pematokan lahan tambak sampai terdapat kejelasan dan kesepakatan bersama terkait besaran nilai ganti rugi atau uang ke Rohiman yang adil dan layak
B. Kejelasan status hukum dan hak-hak petambak penggarap transparansi dokumen perizinan dan AMDAL lanjut haji darsam kami menilai tindakan pematokan lahan yang dilakukan sebelum adanya
C. Kejelasan dan kesepakatan bersama telah memicu keresahan di tengah masyarakat dan berpotensi menimbulkan gesekan massa dengan pihak keamanan.

Situasi ini sangat tidak kondusif dan dapat memicu konflik sosial yang tidak diinginkan oleh semua pihak. Kami mengingatkan bahwa pendekatan Represif bukanlah solusi dialog terbuka, transparasi, dan keadilan sosial adalah jalan terbaik untuk mencegah konflik serta menjaga stabilitas wilayah pesisir Indramayu.

Tuntutan dan sikap kompi :
1. Menolak pelaksanaan program revitalisasi Tambak Pantura budidaya ikan nila di kawasan Perhutani sebelum seluruh persoalan keadilan sosial legalitas lingkungan dan pola kemitraan diselesaikan secara transparan
2. Mendesak penghentian sementara dalam kurung moratorium pematokan lahan Tambak sampai tercapai kesepakatan yang adil
3. Mendesak dilakukan dialog terbuka antara pemerintah Perhutani, Perusahaan pengelola dan Perwakilan petambak penggarap.
4. Menuntut adanya kejelasan ganti rugi atau kerohiman yang adil dan layak bagi petambak yang terdampak
5. Menuntut pelibatan aktif petambak lokal dalam skema pengelolaan berbasis kemitraan yang adil dan berkelanjutan
6. Mendesak audit lingkungan secara independen sebelum program dijalankan. Terangnya. 

(MHR)

Satlantas Polres Kuningan Bagikan Takjil di Jalan Siliwangi

Kuningan - Suasana menjelang berbuka puasa di kawasan Jalan Siliwangi, Kuningan, mendadak ramai pada Selasa sore  (24/2/2026). Puluhan personel Satlantas Polres Kuningan turun ke jalan bukan untuk menggelar razia, melainkan untuk membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan.

Aksi sosial yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terpantau, ratusan paket takjil yang disiapkan ludes terjual—atau tepatnya habis dibagikan—hanya dalam hitungan menit. Pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki tampak antusias menerima bingkisan untuk membatalkan puasa tersebut.

Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program "Polantas Berbagi" di bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

"Hari ini kami membagikan ratusan paket takjil sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di Jalan Siliwangi. Luar biasa sekali antusiasmenya, ratusan paket habis dalam hitungan menit saja," ujar AKP Aktuin Moniharapon di lokasi kegiatan.
Meski fokus pada kegiatan sosial, personel Satlantas tetap menyelipkan pesan-pesan edukasi terkait keselamatan berlalu lintas (Safety Riding). Petugas dengan ramah mengingatkan pengendara untuk tetap tertib, menggunakan helm, dan tidak terburu-buru saat mengejar waktu berbuka di rumah.

"Sambil membagikan takjil, kami juga terus mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya. Jangan sampai karena ingin cepat sampai rumah untuk berbuka, mengabaikan aturan lalu lintas yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuh Kasat.
Salah seorang pengendara ojek online yang melintas, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil ini.
"Sangat terbantu, apalagi kalau masih ada orderan pas jam buka. Terima kasih buat Satlantas Polres Kuningan, semoga jadi berkah buat semua," tuturnya.
Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif selama bulan Ramadan di wilayah hukum Polres Kuningan

(Agus Hermawan)


Wujudkan Wilayah Aman & Kondusif Babinsa Mojosongo Laksanakan Patroli Dan Sambang Warga Wilayah Binaan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Mojosongo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Aswan & Serka Maryadi bersama dengan Bhabinkamtibmas Aiptu Carsun melaksanakan patroli dan anjangsana dipabrik pengolahan plastik yang  beralamt di RT 03/09 Mertoudan Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres, Rabu (25/02/2026).

Dikatakan Serka Aswan Patroli dan anjangsana merupakan bagian dari pembinaan ketahanan wilayah (Bintahwil) yang harus dilaksanakan setiap Babinsa di satuan kewilayahan, 

"Kami memanfaatkannya untuk ngobrol dan serambi bercanda bersama dengan warga guna mempererat hubungan antara Babinnsa dan Masyarakat, serta meyakinkan situasi tetap aman dan kondusif."ujarnya.

"Dalam kesempatan ini kami juga menghimbau dan mengajak Masyarakat di wilayah binaannya untuk tetap menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban lingkungan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Dandim 0735/Surakarta Sidak Lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Kelurahan Joyotakan

Surakarta – Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman S.H., meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA. 2026 Kodim 0735/Surakarta di Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan, Selasa (24/02/2026).

Kehadiran Dandim disambut oleh Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo S.Sos, Camat Serengan Tri Widada Eka P, S.E., M.Si beserta jajaran dan Lurah Joyotakan Bambang Kristianto, S.T. dan jajaran serta warga masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.

Letkol Inf Arief Handoko Usman,S.H. menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi TMMD tersebut bertujuan untuk memastikan dan melihat langsung sejauh mana proses dan perkembangan pengerjaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2026 Kodim 0735/Surakarta di Kelurahan Joyotakan tersebut.

Selain pengecekan perkembangan pencapaian hasil kegiatan sasaran fisik beberapa perbaikan saluran air Dandim juga menyambangi sekaligus memberi motivasi kepada para Satgas TMMD yang sedang bekerja di lokasi.

"Kegiatan peninjauan langsung ke lokasi, sangatlah penting untuk memastikan kelancaran dan sejauh mana perkembangan pencapaian hasil yang telah dikerjakan di lapangan," tuturnya.

"Diharapkan TMMD ini tidak hanya bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan percepatan pembangunan, akan tetapi momen ini juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk membangun hubungan emosional antara TNI dan Masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan Rakyat semakin kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan."pungkas Dandim.

Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini merupakan langkah nyata Kodim 0735/Surakarta dalam membantu pemerintah dalam meningkatkan percepatan pembangunan di tingkat daerah khususnya di wilayah kota Surakarta.

Penulis : Arda 72

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Kodim 0735/Surakarta & Masyarakat Gelar Karya Bakti Serentak Bersihkan Lingkungan

Surakarta - Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, jajaran Babinsa Kodim 0735/Surakarta menggelar aksi massal karya bakti secara serentak diwilayah binaan. Selasa ( 24/02/2026 ).

Kerja bakti bersama yang difokuskan dengan pembersihan titik-titik tumpukan sampah liar ini melibatkan personel gabungan TNI-Polri, Forkopimcam, pemerintah desa dan elemen masyarakat. Mereka bahu-membahu, bergotong-royong membersihkan daun yang jatuh dan tumpukan sampah yang dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

Seperti diwilayah Kecamatan Jebres tepatnya di Taman Jayawijaya Mojosongo, karya bakti ini dipimpin langsung oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman. S.H Kegiatan tersebut menyasar fasilitas umum yakni Taman Jayawijaya, Kecamatan Jebres.

Disampaikan oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman. S.H kolaborasi lintas sektor pada kegiatan karya bakti ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam, sekaligus dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat diwilayah binaan.

"Mari terus konsisten menjaga lingkungan, karena sinergitas yang solid antara TNI-Polri, Pemdes dan masyarakat adalah kunci untuk ketahanan suatu wilayah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Lurah Mojosongo, Ibu Katrina turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri dan warga masyarakat atas terselenggaranya kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan, terlebih di Bulan Suci Ramadhan.

"Melalui kerja bakti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat khususnya warga Mojosongo. Sehingga, tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan di lahan-lahan kosong atau fasilitas umum lainnya," pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Sasaran Non Fisik TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0735/Surakarta Gelar Penyuluhan Koperasi Merah Putih & Bahaya Narkoba

Surakarta - Sasaran Non Fisik dalam program TMMD Sengkuyung tahap I Kodim 0735/Surakarta menggelar Kagiatan penyuluhan bahaya Narkoba oleh Ibu Farida dari Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Surakarta dan Penyuluhan Koperasi Merah Putih oleh Lurah Joyotakan Bambang Kristiyanto, S.T bertempat di Balai RW 05 Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, (23/02/2026) tadi malam.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, serta stabilitas sosial di lingkungan. 

Narasumber menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan dini, termasuk mengenali ciri-ciri pengguna dan langkah pelaporan yang tepat.

Materi yang diberikan mencakup jenis-jenis narkoba yang beredar, dampak hukum bagi pelaku penyalahgunaan, serta upaya rehabilitasi bagi korban ketergantungan. 

Peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan dan aktif dalam sesi tanya jawab. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin waspada dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba.

Selanjutnya, Lurah Joyotakan Bambang Kristiyanto, S.T memberikan penyuluhan mengenai penguatan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa koperasi merupakan wadah ekonomi kerakyatan yang berlandaskan asas gotong royong dan kekeluargaan. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama serta memperkuat perekonomian di tingkat kelurahan.

Lurah Joyotakan juga mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif menjadi anggota koperasi dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara produktif. Dengan sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat di wilayah Joyotakan.

Penulis : Arda 72

Selasa, 24 Februari 2026

Safari Ramadan di Pabedilan, Bupati Imron Ajak Sinergi dan Jaga Lingkungan


KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Safari Ramadan di Masjid Baeturrahmah, Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah pembangunan daerah kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Imron hadir bersama Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, beserta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah.

Rombongan berbuka puasa dan melaksanakan salat tarawih bersama masyarakat Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan.

Dalam sambutannya, Bupati Imron menegaskan, bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kesuksesan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan sinergi antara pemerintah serta dukungan penuh masyarakat sebagai satu kesatuan,” ujar Imron.

Imron juga menyoroti dampak perubahan iklim global yang memicu bencana banjir di berbagai belahan dunia. Ia mengajak masyarakat untuk berikhtiar bersama membenahi diri dan lingkungan.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kedisiplinan dalam menjaga kebersihan, terutama dalam mengelola sampah rumah tangga agar tidak dibuang sembarangan.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan lingkungan dan meminimalkan risiko bencana.

“Mari kita bersama-sama menjaga alam dan kebersihannya juga, karena Allah sendiri tidak menyukai orang-orang yang merusak alam,” lanjutnya.

Selain isu lingkungan, Imron menyampaikan rencana pengembangan wilayah. Kecamatan Pabedilan diarahkan menjadi kawasan industri guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan, khususnya di wilayah Cirebon Timur.

Pemerintah daerah melalui Tim Percepatan Investasi terus berupaya mempermudah masuknya investor ke Kabupaten Cirebon.

Langkah ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah penyampaian program strategis Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memperkuat pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat. (DISKOMINFO)

Momen Haru Kapolres Kuningan di SDN 3 Sukadana Sekolah Kecil, Semangat Besar

KUNINGAN – Di tengah kesibukannya menjaga kondusivitas wilayah, Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar didampingi PJU Polres Kuningan melakukan kunjungan yang menyentuh sisi kemanusiaan ke SDN 3 Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026). 

Kunjungan ini menjadi momen penuh haru saat Kapolres Kuningan melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan yang masih jauh dari kata memadai.
Dalam kunjungannya, AKBP Muhammad Ali Akbar tampak prihatin mengetahui sekolah tersebut hanya memiliki total 28 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Selain jumlah siswa yang sangat minim, sarana prasarana sekolah juga membutuhkan perhatian khusus untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Tak hanya datang berkunjung, Kapolres Kuningan memberikan tali asih perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SDN 3 Sukadana, cat untuk bangunan sekolah serta sembako untuk para gurunya.

"Hati saya terenyuh melihat kondisi di sini. Meskipun jumlah siswanya hanya 28 anak, semangat mereka untuk belajar tidak boleh padam. Jarak dan keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Kami hadir membawa sedikit bantuan perlengkapan sekolah dan cat ini dengan harapan anak-anak bisa belajar di lingkungan yang lebih ceria dan layak. Polri ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang merasa sendirian dalam perjuangannya menuntut ilmu," ujar Kapolres dengan nada haru.

Kapolres juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para guru dan menyapa para siswa di dalam kelas. Beliau memberikan motivasi agar keterbatasan jumlah siswa tidak mengurangi kualitas semangat mengajar maupun belajar.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Kuningan juga memberikan edukasi tentang bullying dan tertib di jalan raya. Suasana semakin meriah ketika hadir boneka polisi yang diberi nama Linggar. Kehadiran Linggar mampu membawa suasana ceria bagi siswa-siswi SDN 3 Sukadana.

Langkah Kapolres Kuningan ini mendapat apresiasi luar biasa dari pihak sekolah. Kepala SDN 3 Sukadana, Haerul Ibad,  menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian spontan dan tulus dari orang nomor satu di Polres Kuningan tersebut.
 "Kami sangat terkejut sekaligus terharu atas kunjungan Bapak Kapolres. Jujur saja, selama ini kami merasa sedikit terlupakan karena kondisi sekolah yang kecil dan murid yang sedikit. Bantuan perlengkapan sekolah, sembako, hingga cat ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran Bapak Kapolres hari ini memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi para guru dan siswa untuk terus bertahan dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan di desa ini," ungkap Haerul.
Bantuan cat yang diberikan rencananya akan segera digunakan untuk melakukan revitalisasi ringan pada dinding-dinding kelas agar suasana belajar menjadi lebih segar dan nyaman bagi para siswa.
Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama yang penuh kehangatan.

 Aksi AKBP Muhammad Ali Akbar ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat melampaui tugas penegakan hukum, yakni hadir sebagai pelindung dan pengayom yang peduli terhadap masa depan generasi bangsa,pungkasnya.

(Agus Hermawan)