Radius 102

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

ROHUL / RIAU. Sontang Bonai Darussalam.Zulfahrianto,SE.( Kepala Desa Sontang )

"Saya Zulfahrianto SE.Dan Sekeluarga":    ***MENGUCAPKAN*** Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Kurban adalah...

Postingan Populer

Selasa, 26 Mei 2026

ROHUL / RIAU. Sontang Bonai Darussalam.Zulfahrianto,SE.( Kepala Desa Sontang )



"Saya Zulfahrianto SE.Dan Sekeluarga":

   ***MENGUCAPKAN***

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Kurban adalah : Wujud Cinta dan Ketaatan kepada Sang Pencipta. Selamat merayakan hari yang penuh berkah !!!.


      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Sapi Kurban dari Kapolri Tiba di Kebonbaru, Kapolres Cirebon Kota Datang Langsung Melakukan Pengecekan

Cirebon Kota - Bantuan sapi kurban dari Kapolri untuk masyarakat Kota Cirebon tiba pada hari Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kediaman Ibu Nunung dan Bapak Deni yang berada di Kelurahan Kebonbaru Kota Cirebon, kemudian langsung dilakukan pengecekan oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres serta pejabat utama Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan setelah sapi kurban tiba di lokasi untuk memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan siap dipersiapkan menjelang pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada hari Rabu, (27/05/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kedatangan sapi kurban tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar karena bantuan hewan kurban dari Kapolri dinilai sebagai bentuk kepedulian kepada warga menjelang Hari Raya Idul Adha sekaligus mempererat hubungan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan pengecekan tersebut, Kapolres bersama jajaran melihat langsung kondisi fisik sapi kurban serta memastikan penempatan hewan dilakukan dengan baik agar tetap terjaga kesehatannya sebelum proses penyembelihan dilaksanakan.

Momentum penyaluran hewan kurban tersebut juga menjadi simbol semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada masyarakat, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha yang identik dengan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan gotong royong antarwarga.

Warga Kelurahan Kebonbaru menyambut baik kedatangan sapi kurban tersebut karena dinilai membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat sekitar yang nantinya akan menerima manfaat dari pembagian daging kurban bersama keluarga mereka.

Selain melakukan pengecekan, kehadiran Kapolres Cirebon Kota bersama jajaran juga menjadi bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. berharap pelaksanaan pemotongan dan distribusi daging kurban nantinya dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekitar.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa bantuan sapi kurban dari Kapolri merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha. “Momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial antar sesama sehingga diharapkan kehadiran bantuan hewan kurban ini dapat membawa manfaat serta kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

(Agus Hermawan)

DPC Laskar RMRB Rohul Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi di Hari Raya Idul Adha 1447 H

 


ROKAN HULU – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rokan Hulu untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Melalui semangat kebersamaan dan nilai pengorbanan yang terkandung dalam Hari Raya Kurban, jajaran DPC Laskar RMRB Rokan Hulu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, kekompakan, serta saling berbagi kepada sesama yang membutuhkan.


Ketua DPC Laskar RMRB Rokan Hulu Achiruddin S.Psi menyampaikan bahwa Idul Adha bukan hanya menjadi perayaan keagamaan semata, namun juga menjadi momen penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan antarwarga.


“Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Kami dari keluarga besar RMRB Rokan Hulu mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Semoga kebersamaan dan persaudaraan tetap terjaga,” ujarnya, Selasa (26/5/26).


Ketua DPC Laskar RMRB Rohul Achiruddin S.Psi didampingi Sekretaris DPC S Pujianto, Kabid Humas Elisman, Ketua PAC Rambah Samo M. Imron S.Sy, Ketua PAC Bangun Purba Rio Julianto SE, Ketua PAC Kabun Asmadi, Ketua PAC Ujungbatu Hobbi, Ketua PAC Tandun Erwinsyah, Ketua PAC Rambah Darmansyah dan Ketua PAC Kepenuhan Basripal serta seluruh  pengurus Laskar RMRB Rohul dan di Kecamatan mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, terutama selama perayaan Idul Adha berlangsung.


Selain itu, Laskar RMRB berharap momentum kurban dapat menjadi sarana memperkuat rasa empati sosial, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.


“Kami ingin Idul Adha tahun ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kekuatan utama dalam membangun daerah yang harmonis dan maju,” tambahnya.


Dengan semangat Hari Raya Idul Adha 2026, Laskar RMRB Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang mendukung persatuan, sosial kemasyarakatan, dan nilai-nilai kebersamaan di Negeri Seribu Suluk.

***Ismail Marpaung***

Dukung Program Ketahanan Pangan Menuju Swasembada Pangan Nasional, Polres Rokan Hulu Pantau Perkembangan Jagung Hibrida


ROHUL / RIAU.
Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.
       "Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, Polres Rokan Hulu terus melakukan pemantauan terhadap lahan pertanian produktif yang dikelola di lingkungan kepolisian. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis hibrida yang ditanam di lahan belakang Mapolres Rokan Hulu.

       "Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Rokan Hulu, AKP Ulik Iwanto, S.H., M.H. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

       "Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam pada 16 Maret 2026 tersebut telah berusia 71 hari dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 170 sentimeter. Kondisi tanaman secara umum terlihat sehat dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.

       "Dalam kegiatan tersebut, personel Bag SDM melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman sekaligus melakukan pengukuran tinggi tanaman guna mengetahui perkembangan pertumbuhan jagung hingga memasuki masa panen.

       "Program penanaman jagung hibrida yang dilaksanakan Polres Rokan Hulu merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas jagung, sehingga mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

       "Selain berkontribusi terhadap sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Kehadiran Polri dalam program-program produktif di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan, membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, serta membangun opini positif terhadap institusi kepolisian.

       "Polres Rokan Hulu juga berharap tanaman jagung yang dibudidayakan dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

       "Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 34 Tersangka Diamankan


CIREBON – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Cirebon, jajaran Satres Narkoba berhasil mengungkap sebanyak 33 kasus dengan total 34 tersangka yang diamankan.

Dari total kasus tersebut, terdiri dari 6 laporan kasus narkotika jenis sabu, 1 kasus tembakau sintetis, serta 26 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin atau obat keras tertentu (OK). Seluruh tersangka yang diamankan merupakan laki-laki dengan berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari karyawan swasta, wiraswasta, buruh harian lepas hingga pengangguran.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras Satres Narkoba dalam melakukan penyelidikan dan pengembangan jaringan peredaran narkoba serta obat keras ilegal di wilayah hukum Polresta Cirebon.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Kabupaten Cirebon. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak generasi muda melalui penyalahgunaan narkoba maupun obat keras ilegal,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. 

Ia menjelaskan, dari hasil pengungkapan tersebut petugas berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya narkotika jenis sabu seberat 14,31 gram, tembakau sintetis 21,12 gram, trihexyphenidyl sebanyak 7.166 butir, tramadol 10.717 butir, hexymer 48 butir, uang tunai Rp8,4 juta, serta sejumlah barang pendukung lainnya seperti timbangan digital, alat hisap, telepon genggam, plastik klip, kendaraan bermotor hingga perlengkapan pengemasan.

Kasus-kasus tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon, di antaranya Kecamatan Weru, Pangenan, Ciledug, Gebang, Klangenan, Susukan, Pabedilan, Astanajapura, Dukupuntang, Greged, Sumber, Beber, Palimanan, Losari hingga Lemahabang.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan berbagai modus operandi, mulai dari transaksi langsung, sistem cash on delivery (COD), hingga sistem tempel menggunakan titik peta tertentu untuk menghindari pantauan petugas.

Kapolresta Cirebon menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan intensitas pemberantasan narkoba dan obat keras ilegal melalui operasi rutin maupun pengembangan jaringan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungannya melalui Hotline 110. Peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang harus kita lawan bersama demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda,” tegasnya.
Para tersangka kasus narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dijerat Pasal 114 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 112 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara tersangka kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

(Agus Hermawan)

WhatsApp Ririn Log Out, Prof. Youngky: Penyidik dan Jaksa Bisa Kena Pidana



Indramayu —Radius102.Com.. Pernyataan mengejutkan disampaikan saksi ahli pidana Prof. Dr. Youngky Fernando dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Selasa (26/5/2026).

Guru Besar Hukum Pidana dan pakar Tindak Pidana Korupsi dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta itu menyoroti persoalan log out-nya akun WhatsApp milik Ririn, yang disebut menjadi salah satu barang bukti penting komunikasi antara Ririn dan Aman Yani sebelum maupun sesudah peristiwa pembunuhan di Paoman.

Di hadapan majelis hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri Indramayu, Prof. Youngky menegaskan bahwa barang bukti dalam perkara pidana, terlebih kasus menonjol, wajib diamankan secara ketat dan tidak boleh disentuh sembarangan.

“Sejogyanya berkait dengan barang bukti itu harus benar-benar diamankan. Kalau sampai terjadi seperti itu faktanya, itu tindak pidana. Tidak boleh ada kelemahan-kelemahan apapun terhadap peristiwa pidana,” tegas Prof. Youngky.

Menurutnya, prosedur penanganan barang bukti elektronik harus dilakukan secara profesional, steril, dan sesuai ketentuan hukum acara pidana. Barang bukti, kata dia, semestinya disegel dan hanya dibuka di hadapan hakim dalam persidangan.
“Bahkan dalam pidana menonjol seperti peristiwa yang sekarang, barang itu harus dikemas dalam plastik dan disegel, tidak boleh disentuh, kecuali pada persidangan dibuka di hadapan hakim,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut sontak menyita perhatian pengunjung sidang. Sebab, apabila benar terjadi kelalaian atau adanya tindakan yang menyebabkan barang bukti elektronik berubah, hilang akses, atau terganggu keasliannya, maka hal itu berpotensi menimbulkan konsekuensi pidana bagi pihak yang menangani barang bukti tersebut, termasuk penyidik maupun jaksa.

Sidang kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman sendiri hingga kini masih terus bergulir dan menyita perhatian publik Kabupaten Indramayu. (MHR/Fonny Kabiro)

Polsek Tambusai Utara Bersama Petani jagung,Cek Perkembangan Ketahanan Pangan di Desa Mekar Jaya



RIHUL / RIAU.
Tambusai Utara.
Media Radius 102 Com.
       "Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Polsek Tambusai Utara terus menunjukkan komitmennya melalui pendampingan langsung kepada para petani sebagai wujud nyata Polisi Cinta Petani.

       "Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis monokultur di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

       "Kegiatan berlangsung di RT 01 RW 01 Dusun I pada lahan seluas 1,5 hektar dengan titik koordinat 1.227027°N 100.232064°E. Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mekar Jaya, BRIGPOL Christian Sirait, sebagai bentuk pendampingan Polri kepada petani jagung dalam mendukung produktivitas sektor pertanian.

       "Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengukuran pertumbuhan tunas jagung yang telah ditanam sejak 07 Maret 2026, serta memantau kondisi tanaman guna mengantisipasi serangan hama seperti wereng. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman belum merata.

       "Kondisi tersebut dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup tinggi sehingga sebagian tanaman terendam air, serta kualitas tanah yang kurang subur. Meski demikian, upaya perawatan dan pemantauan terus dilakukan agar produktivitas lahan tetap terjaga.

       "Kapolsek Tambusai Utara, AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional.

       “Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat. Ini adalah wujud Polisi Cinta Petani dalam mendukung ketahanan pangan agar para petani tetap produktif,” ujarnya.

       "Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pertanian.

       “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan kerja sama yang baik, kita optimistis hasil pertanian akan meningkat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

       "Selain itu, Bhabinkamtibmas turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Ketahanan Pangan Desa Mekar Jaya, Afrizal, atas peran aktif petani dalam mengelola lahan pertanian.

       "Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat dalam program strategis nasional.

       "Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman,lancar Tertip dan kondusif.


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Ciptakan Kedekatan Dengan Warga, Babinsa Sewu Laksanakan Komsos

Surakarta - Kegiatan Komunikasi Sosial (komsos) merupakan salah satu media babinsa untuk mengenal warganya lebih dekat lagi dan sebagai sarana silaturahmi kepada warga binaannya agar warga menjadi lebih dekat dan akrab dengan aparat teritorial khususnya anggota koramil (Babinsa). Selain itu,kegiatan komsos ini bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.

Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto bersama Bpk Tri Hanggo Herujito SH. (Kasi Pembangunan Kel.Sewu) melaksanakan komsos dengan pedagang mainan Bertempat di Depan SD N Beton 183 Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres kota Surakarta. Selasa (26/05/2026 ) Pkl 09.00 Wib

Koptu Sanda menjelaskan kegiatan komsos ini dilakukan karena sudah menjadi tugas pokok sebagai seorang Babinsa yang senantiasa melaksanakan Komsos untuk mencari informasi dan sebagai sarana bersilahturahmi kepada warga supaya lebih dekat dan bisa menjalin kebersamaan,” Terangnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Truk Bertutup Terpal Keluar Masuk, Gudang Tertutup di Beluluk Diduga Milik Mafia Timah


BANGKA TENGAH — Aktivitas mencurigakan di sebuah gudang tertutup rapat di kawasan Dusun Sip Sam Fun, Desa Beluluk, Kabupaten Bangka Tengah, memicu keresahan warga sekitar. Gudang yang berdiri di tengah permukiman padat penduduk itu diduga kuat menjadi lokasi aktivitas penggorengan biji timah ilegal yang beroperasi hingga larut malam.

Berdasarkan laporan warga Gang Naga RT 004, gudang tersebut dipagari panel beton setinggi kurang lebih lima meter dan tidak memiliki papan nama perusahaan maupun identitas usaha yang jelas. Kondisi itu membuat aktivitas di dalam gudang semakin menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Tim investigasi awak media yang turun langsung ke lokasi pada siang hari mendapati adanya aktivitas mencolok di area gudang. Sejumlah mobil truk tertutup terpal terlihat keluar masuk lokasi. Selain itu, beberapa kendaraan mewah juga tampak terparkir di sekitar gudang. Dari celah-celah bangunan, terlihat asap pekat mengepul keluar disertai aroma menyengat menyerupai belerang.
Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan aktivitas yang berlangsung hampir setiap malam tersebut.

“Kalau malam suara musik dari dalam gudang sangat keras, aktivitasnya juga sampai tengah malam. Kami yang tinggal di sebelah gudang sangat terganggu,” ungkap seorang warga yang rumah kontrakannya hanya dipisahkan panel beton dari lokasi gudang.

Tak hanya kebisingan, warga juga mengkhawatirkan dampak kesehatan akibat asap pekat yang terus keluar dari dalam gudang. Aroma menyengat diduga berasal dari proses pembakaran atau penggorengan biji timah ilegal yang dilakukan secara tertutup.

Tim investigasi kemudian melakukan konfirmasi kepada Ketua RT 004, Heru, yang rumahnya hanya berjarak sekitar 15 meter dari gudang tersebut. Heru mengaku aktivitas itu sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini tidak pernah ada laporan resmi mengenai keberadaan maupun legalitas usaha tersebut kepada pihak RT setempat.

“Saya sendiri tidak tahu itu gudang milik siapa karena tidak pernah ada yang melapor. Tapi memang setiap hari sering keluar masuk truk tertutup terpal. Sore hari juga sering masuk mobil Triton. Soal suara musik dan aktivitas di dalam gudang, memang warga sudah ada yang mengadu kepada saya,” ujar Heru.

Keberadaan gudang misterius di tengah kawasan pemukiman itu kini menjadi sorotan serius. Selain diduga merugikan negara dari sektor pajak dan tata niaga timah, aktivitas tersebut juga dianggap berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Polusi udara dari asap berbau belerang dikhawatirkan memicu gangguan pernapasan seperti ISPA, terutama bagi anak-anak dan lansia yang tinggal di sekitar lokasi.

Atas temuan tersebut, tim investigasi awak media mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, serta Satgas Tri Cakti untuk segera turun langsung melakukan penyelidikan terhadap aktivitas di gudang tersebut.

Masyarakat berharap aparat tidak tutup mata terhadap dugaan aktivitas ilegal yang berlangsung terang-terangan di tengah permukiman warga. Jika terbukti melanggar hukum, warga meminta pelaku segera ditindak tegas demi menjaga keselamatan lingkungan dan ketenangan masyarakat sekitar.

(HR/TIM) 

Senin, 25 Mei 2026

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Gelar Rapat Dinas Penguatan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan


ROHUL / RIAU.
Pasir Pangaraian.
Media Radius 102 Com.
       "Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan rapat dinas dalam rangka penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Senin (25/05).

       "Kegiatan rapat dinas ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan, koordinasi, serta profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan pemasyarakatan. Dalam rapat tersebut turut dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan tugas sehari-hari, peningkatan pelayanan, keamanan dan ketertiban, serta evaluasi pelaksanaan kinerja jajaran.

       "Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam arahannya menekankan pentingnya integritas, kekompakan, serta komitmen seluruh pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Seluruh jajaran diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal, menjaga profesionalisme dan integritas, serta memberikan pelayanan yang humanis sesuai prinsip pemasyarakatan.

       "Selain itu, rapat dinas ini juga menjadi sarana komunikasi dan evaluasi internal guna memperkuat sinergi antarpegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang efektif dan profesional.

       "Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta kualitas pelaksanaan tugas seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.

       "Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta sejalan dengan arah kebijakan yang berlaku di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
          ( Ismail Marpaung ).

Polsek Rambah Samo Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Desa Teluk Aur



ROHUL / RIAU.
Media Radius 102 Com.
       "Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Rambah Samo melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil hibrida pioner P32 singa di RT 06 RW 03 Dusun Aur Kuning, Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

      "Dalam Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Polsek Rambah Samo terhadap program swasembada pangan yang telah digalakkan pemerintah Republik Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan itu Bhabinkamtibmas Desa Teluk Aur Aipda Gondo Wahyu Utomo SH, Direktur BUMDes Aur Sejahtera Zuhairi, serta masyarakat Dusun Aur Kuning.

       "Dalam pengecekan di lapangan, petugas menemukan adanya serangan hama ulat pada sebagian tanaman jagung yang dinilai dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

       "Selain itu, cuaca panas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir juga dikhawatirkan berdampak terhadap proses penyerbukan jagung.

       “Cuaca panas yang terjadi akhir-akhir ini dapat menyebabkan penyerbukan gagal dan tongkol jagung tidak terisi penuh,” ungkap petugas saat kegiatan berlangsung

       "Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra SH mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan kepada masyarakat guna memastikan tanaman jagung tetap berkembang dengan baik."Ungkapnya.

       "Pengukuran pertumbuhan tanaman dilakukan sebagai bahan evaluasi agar hasil pertanian masyarakat ke depan semakin maksimal.

       “Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk menggelorakan semangat swasembada pangan sebagai bagian pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.

       "Melalui kegiatan tersebut, Polsek Rambah Samo berharap terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik bersama masyarakat dalam mengatasi berbagai kendala pertanian.

       "Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan Aman,Lancar, Tertib dan Kondusif.

       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
            ( Ismail Marpaung ).

Gerak Cepat Polsek Kunto Darussalam Ungkap Pembobolan Rumah di Muara Dilam, Dua Pelaku Ditangkap Usai Emas dan Uang Rp135 Juta Raib



ROHUL / RIAU.
Kunto Darussalam. Media Radius 102 Com.
       "Kepolisian Sektor (Polsek) Kunto Darussalam bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Kurang dari sepekan setelah kejadian, dua orang pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti berupa perhiasan emas hasil curian.

       "Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban, Niarni alias Nia, warga Desa Muara Dilam, yang mendapati rumahnya dibobol saat ditinggalkan. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai sekitar Rp135,2 juta, terdiri dari perhiasan emas dan uang tunai.

       "Kapolsek Kunto Darussalam menjelaskan bahwa peristiwa pencurian diketahui saat korban pulang ke rumahnya pada Minggu (18/5/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Saat tiba di rumah, korban mendapati pintu kamar dalam keadaan rusak. Selain itu, jendela dapur terbuka dan teralis jendela telah terlepas dari kusennya.

       "Merasa curiga, korban kemudian memeriksa lemari tempat menyimpan barang berharga. Korban mendapati gelang dan cincin emas seberat 32 emas beserta surat-surat kepemilikannya telah hilang. Tak hanya itu, uang tunai sebesar Rp1,2 juta yang disimpan dalam celengan kaleng juga raib.

       "Atas kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kunto Darussalam. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

       "Titik terang pengungkapan kasus ini diperoleh pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai seorang perempuan yang hendak menjual sejumlah perhiasan emas di salah satu toko emas di Kecamatan Ujung Batu.

       "Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Kunto Darussalam memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggotanya untuk berkoordinasi dengan Polsek Ujung Batu guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

       "Sekitar pukul 14.40 WIB, personel Unit Reskrim Polsek Ujung Batu berhasil mengamankan seorang perempuan inisial L (37 tahun) yang diduga akan menjual emas tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah perhiasan emas beserta enam lembar kwitansi pembelian yang disimpan dalam sebuah dompet berwarna cokelat.

       "Dari hasil interogasi awal, perempuan tersebut mengaku bahwa emas yang dibawanya merupakan hasil pencurian dan dirinya diminta oleh seorang pria berinisial K (33 Tahun) untuk menjual perhiasan tersebut.

       "Berbekal informasi itu, tim gabungan langsung melakukan pengembangan. Sekitar pukul 15.10 WIB, petugas memperoleh informasi bahwa inisial K sedang berada di sebuah warung sarapan di Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu.

       "Tanpa membuang waktu, tim gabungan Unit Reskrim Polsek Kunto Darussalam dan Polsek Ujung Batu bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 16.15 WIB, petugas berhasil mengamankan inisial K tanpa perlawanan.

       "Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua orang sebagai pelaku dalam kasus tersebut, inisial K (33 Tahun), warga Desa Muara Dilam, dan inisial L (37 Tahun), warga Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu.

       "Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa perhiasan emas seberat 32 emas yang terdiri dari gelang dan cincin, enam lembar kwitansi pembelian emas, satu dompet warna cokelat, satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR tanpa nomor polisi, serta dua unit telepon genggam.

       "Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Kunto Darussalam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara.

       "Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal tentang pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti respons cepat jajaran Polsek Kunto Darussalam dalam menindaklanjuti laporan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. *(Humas Polres Rohul)*


       Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
        ( Ismail Marpaung ).

IKAPMI DIY periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Bupati Indramayu Minta Bersinergi


Indramayu, Sergaptarget. com
Pelantikan dan Rapat Kerja Ikatan Keluarga Alumni Pelajar dan Mahasiswa Indramayu (IKAPMI) D.I. Yogyakarta periode 2026-2030 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi alumni sekaligus merumuskan arah gerak organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan pengembangan sumber daya manusia asal Indramayu di berbagai sektor.

Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik beserta  pengurus resmi dilantik oleh tokoh senior alumni Yogyakarta, Drs. H. Ahmad Djahidin. Pelantikan ditandai dengan pembacaan surat keputusan kepengurusan, pengucapan ikrar, serta penyerahan amanah organisasi kepada pengurus baru. Kegiatan digelar di taman kampus Polindra, Indramayu, Minggu (24/5/2026).

 Abdul Kholik dalam sambutanya menyatakan komitmennya  menjadikan IKAPMI DIY sebagai wadah silaturahmi, pengembangan kapasitas, serta ruang kolaborasi lintas profesi bagi para alumni pelajar dan mahasiswa asal Indramayu yang pernah menempuh pendidikan di Yogyakarta.

Menurutnya, IKAPMI memiliki potensi besar sebagai kekuatan intelektual dan sosial yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Indramayu. Karena itu, kepengurusan baru akan fokus pada penguatan jaringan alumni, pengembangan program pemberdayaan, serta peningkatan peran organisasi dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan pendidikan.

“IKAPMI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni Jogja asal Indramayu. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, kami ingin menghadirkan program-program yang bermanfaat, baik bagi anggota maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. H. Djahidin dalam arahannya berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi serta memperkuat tradisi intelektual dan pengabdian yang selama ini menjadi ciri khas alumni Yogyakarta. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai kekeluargaan dan semangat gotong royong dalam menjalankan roda organisasi.

“Kita harus menjadi pelopor sebagai manusia yang bermanfaat untuk orang lain, kuncinya adalah ikhlas,” tuturnya.

Acara  dihadiri Bupati Indramayu yang diwakilkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, S.Sos., M.Si, yang dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas eksistensi IKAPMI DIY yang dinilai memiliki kontribusi strategis dalam pembangunan daerah melalui gagasan, jejaring, dan sumber daya manusia yang dimiliki para alumni.

Pemerintah Kabupaten Indramayu,  membuka ruang sinergi dengan berbagai organisasi alumni dan kepemudaan untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah.

“Kami berharap dan minta kepada IKAPMI agar memberikan kontribusi membantu kami dan bersinergi dalam memajukan daerah terutama soal IPM Indramayu,” jelasnya.

Kegiatan  juga dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi alumni daerah, di antaranya IKA-IDA Bandung, IKA PERMAI Jakarta, dan sejumlah organisasi lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi antaralumni dalam membangun jejaring yang produktif dan berkelanjutan.

 prosesi pelantikan, dilanjutkan dengan rapat kerja organisasi yang membahas program strategis IKAPMI DIY selama masa khidmat 2026-2030.

Berbagai program yang dirumuskan diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indramayu maupun alumni yang berada di berbagai daerah tutupnya. 

(Nana. S)

Sidang Kasus Pembunuhan Paoman Memanas, Toni RM Siapkan Ahli IT dan Pidana Kupas Rekaman Priyo dan Ririn


 

INDRAMAYU, Radius102.com - Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan yang menyeret nama Ririn kembali memanas.

Dalam persidangan hari ini, tim kuasa hukum terdakwa menghadirkan sejumlah alat bukti baru berupa rekaman suara dan rekaman jalannya sidang yang diklaim mengungkap kronologi sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Kamis (21/5/2026).
Kuasa hukum terdakwa menjelaskan, bukti pertama yang diajukan adalah rekaman suara percakapan antara Prio Bagus Diawan dan Ririn Rifanto saat pertama kali ditemui sebelum dirinya resmi menjadi pengacara mereka.

Menurut Toni RM .Dalam rekaman tersebut Prio dan Ririn secara terbuka menyampaikan kronologi kejadian yang sebenarnya dan menyebutkan dengan gamblang Tampa ada rekayasa ataupun tekanan yang menyeret keterlibatannya empat nama yang diduga ikut serta pada pembunuhan, satu keluarga di paoman, yakni Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko.Ririn dan Prio ikut terlibat juga dalam peristiwa pembunuhan satu keluarga paoman. namun di akuinya bukan sebagai pelaku utama.

“Pernyataan itu disampaikan Prio tepat setelah sidang pertama pada 25 Februari 2026. Karena sudah ramai muncul informasi baru, saya ingin memastikan langsung apakah benar dia pernah menyampaikan hal tersebut. Akhirnya kami datangi dan ada rekaman suaranya,” ujar Toni RM. Usai sidang.

Ia menegaskan, pengakuan tersebut disampaikan tampa tekanan maupun ancaman dari pihak mana pun. Hal itu, nanti akan terbukti jelas dalam rekaman yang nantinya akan diperdengarkan di persidangan.

“Mereka bicara dengan lugas dan blak-blakan. Jadi kalau ada yang bilang mereka ditakut-takuti atau ditekan, itu tidak benar. Itu murni inisiatif mereka sendiri sesuai apa yang mereka alami,” katanya.

Bukti rekaman wawancara dengan Prio dan Ririn di lapas ada berdurasi 57 menit, pihak kuasa hukum juga mengajukan rekaman pada sidang yang pertama berdurasi 24 menit saat Prio membacakan tulisan tangannya mengenai kronologi kejadian.

Dalam rekaman sidang tersebut, Prio kembali menyebut nama Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko sebagai pihak yang ikut terlibat.

Toni RM. Menyebut bukti rekaman itu sengaja diajukan untuk membantah pernyataan Prio sebelumnya yang menyebutkan bahwa ke empat nama tersebut yaitu, aman Yani, Hardi,yoga dan Joko di akui Prio hanyalah karangan belakang.

“Makanya kami ajukan rekaman ini. Biarlah nanti hakim yang menilai apakah itu rekayasa atau fakta sebenarnya. Yang jelas, saat saya tanya langsung apakah ini benar atau hanya karangan, Prio menjawab bahwa itu adalah kejadian sebenarnya,” ungkapn Toni RM.

Pada sidang berikutnya, tim kuasa hukum berencana menghadirkan ahli IT dan ahli pidana guna menguji alat bukti yang dihadirkan kepada hakim dan Jaksa Penuntut Umum.

“Nanti ahli pidana akan menjelaskan apakah perkara ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan berencana atau tidak. Jika fakta yang muncul, sebagai bukti pembunuhan berencana atau tidak, maka motif itu akan terbantahkan dengan sendirinya. tegasnya. Toni RM”.

Bukti rekaman dari wawancara dengan Prio dan Ririn akan di hadirkan, pada persidangan Selasa, 26/05/2026 mendatang.

( Fonny/Mahurudin Kabiro )

Gubuk Tempat Tongkrongan di Tanggul Cimanuk Diduga Jadi Sarang Transaksi Obat Keras Daftar G, Warga Dorong Penggerebekan


 

INDRAMAYU, Radius102.com - Dugaan Praktik peredaran obat keras golongan daftar G (Gevaarlijk) secara ilegal kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Indramayu. Kali ini, sebuah gubuk yang sehari-harinya tampak seperti tempat tongkrongan biasa di kawasan tanggul Kali Cimanuk, Desa Terusan, Kecamatan Indramayu, diduga kuat beralih fungsi menjadi kedok tempat transaksi gelap penjualan obat-obatan terlarang tanpa izin edar yang sah.

Aktivitas dugaan di gubuk tersebut dinilai sudah sangat mengkhawatirkan karena kerap didatangi oleh usia remaja dan pelajar secara silih berganti. Modus operandi yang rapi di pinggir sungai ini memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat dan aktivis kemandirian publik.

Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Karo Konvergensi Indonesia AMKI, Tomi Susanto, angkat bicara. Ia mengkritik keras sekaligus mengecam lemahnya pengawasan di kawasan tersebut yang terkesan membiarkan bisnis haram perusak generasi muda tumbuh subur.

"Kami dari AMKI mengecam keras praktik kotor ini! Menjadikan gubuk tanggul Kali Cimanuk sebagai kedok peredaran obat keras tipe G adalah tindakan yang sangat mencederai moral lingkungan. Ini tidak bisa dibiarkan berlindung di balik status 'tempat nongkrong biasa'. Aparat penegak hukum jangan sampai kalah atau kecolongan oleh mafia obat-obatan yang merusak masa depan anak-anak di Indramayu," tegas Tomi Susanto.

Keresahan yang mendalam juga disuarakan oleh Sugeng, salah seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, kesabaran warga sudah habis melihat aktivitas mencurigakan yang mengancam keselamatan moral lingkungan mereka. Jika tidak ada tindakan nyata dari otoritas berwenang, warga siap mengambil langkah tegas.

"Kami warga sekitar sudah sangat resah dan tidak tahan lagi melihat pemandangan ini setiap hari. Kalau tempat ini terus-terusan dibiarkan beroperasi tanpa ada tindakan, jangan salahkan kami jika warga habis kesabaran. Dalam waktu dekat, saya bersama warga lainnya akan mendatangi langsung gubuk tersebut untuk meminta pertanggungjawaban dan membubarkan aktivitas ilegal di sana!" cetus Sugeng dengan nada geram.

Melihat situasi di Desa Terusan yang kian memanas dan berpotensi memicu aksi main hakim sendiri akibat lambatnya respons di lapangan, Polres Indramayu kini didesak untuk segera mengambil langkah taktis.
Masyarakat meminta Polres Indramayu segera pemerintahkan Kasat Narkoba untuk segera menerjunkan anggotanya ke kawasan tanggul Kali Cimanuk, melakukan penyelidikan mendalam, dan menindak tegas oknum di balik gubuk pengedar obat tipe G tersebut. Penindakan cepat sangat diperlukan guna mengantisipasi konflik sosial sekaligus menegakkan hukum berdasarkan Undang-Undang Kesehatan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga dan memantau pergerakan di sekitar lokasi gubuk peredaran obat ilegal tersebut.

( Fonny/Maharudin Kabiro)

Minggu, 24 Mei 2026

Selamat Malam Rekan rekan sy Malam ini yg ada di FB atau yg ada di grup


       "Apabila ada nomor 081266217075 sy ini mengunggah photo sy yg melanggar asusila,itu bkn sy rekan rekan.dan itu adalah yg mengunggah org yg membawa hp sy TDK ada permisih,dan hingga sampai saat ini TDK tau entah kemana di bawa hp sy dibawa.
      "Ijin rekan rekan,yg membawa hp sy sampai saat ini,Dan orgnya ada photonya perempuan itu di Atas.

Kapolsek Ujung Batu Motivasi Pelajar Di Ajang GSI Ajak Jauhi Narkoba Dan Raih Cita-Cita



ROKAN HULU RIAU.
Ujungbatu Rokan.
Media Radius 102 Com.
      "Tak hanya giat dalam program ketahanan pangan danv pemeliharaan keamanan, Kapolsek Ujung Batu Kompol Yusup Purba, S.H., M.H., juga terus bergerak membangkitkan semangat dan membimbing generasi muda di wilayahnya.

      "Hal itu tampak jelas saat beliau hadir langsung dan memberikan semangat serta motivasi kepada para pelajar tingkat SMP yang bertanding dalam ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) cabang olahraga sepak bola. Kegiatan berlangsung di Stadion Mini M. Djamin, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (23/05/2026).

      “Upayakan menjadi generasi yang bersih dari hal-hal negatif; jauhkan diri dari narkoba, balap liar, dan perbuatan buruk lainnya. Namun kejarlah cita-cita kalian setinggi bintang di langit dan sedalam mutiara di dasar lautan,” ujarnya dengan tegas dan penuh harap. 

      "Kapolsek Yusup Purba berpesan agar seluruh siswa dan siswi bisa menjadi generasi yang bersih dari narkoba serta terhindar dari kenakalan remaja seperti balap liar dan segala hal buruk lainnya. 

      "Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan pertandingan sepak bola ini, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat nasional, merupakan wadah yang sangat tepat bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat, kemampuan, dan potensi yang mereka miliki. 

      "Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan bukan hanya bisa diraih dengan menjadi pejabat atau pengusaha semata. Menjadi atlet dan pesepakbola yang berprestasi pun adalah jalan mulia yang bisa membawa nama harum diri sendiri, keluarga, daerah, bahkan bangsa dan negara. 

      "Ia terus menanamkan jiwa semangat berjuang untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan; namun tidak lupa selalu menjunjung tinggi sikap sportivitas dan budi pekerti yang baik di atas maupun di luar lapangan.

      "Pertandingan sepak bola tingkat SMP ini diikuti oleh empat sekolah, yaitu SMP Negeri 1 Ujung Batu, SMP Negeri 2 Ujung Batu, SMP Negeri 3 Ujung Batu, dan SMP Riaddul Ulum.

      "Lewat kegiatan ini, Kapolsek berharap semangat juang dan nilai-nilai positif bisa terus tertanam kuat dalam diri setiap generasi muda; sehingga kelak mereka bis TVa menjadi penerus bangsa yang hebat, berkarakter, dan membawa kemajuan bagi daerah masing-masing.

      Jurnalis : Kabiro Radius 102 Com, Rohul.
      ( Ismail Marpaung ).

Badan perencanaan Riset dan Inovasi Indramayu (Baperinda) Terima Kunjungan Tim BRIN Dan PNJ



Indramau,Sergaptarget com Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indramayu menerima kunjungan tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) rabu 20/5/2026, kunjungan  tersebut terkait kajian penguatan produk unggulan daerah melalui hilirisasi sektor pertanian di Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan  tersebut dihadiri oleh perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan Dan Perindustrian, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu. 

Agenda koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan BRIN.

 Tim Bapperida dipimpin oleh Titan Listiani selaku Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA), Tim BRIN dipimpin oleh Robbi Prayudha, Analis Kebijakan Ahli Muda yang menyampaikan hasil analisis menggunakan metode Location Quotient (LQ), Shift Share, dan Klassen yang menunjukkan bahwa produk unggulan Kabupaten Indramayu meliputi komoditas beras, mangga, dan ikan. 

Ketiga komoditas tersebut, kata Robbi,  dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui penguatan hilirisasi dan inovasi daerah.

Pada  kunjungan lapangan hari pertama, tim BRIN bersama Bapperida  mengunjungi Desa Krasak yang dikenal sebagai sentra mangga gedong gincu. Selain itu, rombongan juga mengunjungi desa ekonomi kreatif (ekraf), pelaku usaha nastar mangga Mimide, serta sentra olahan mangga Hj. Kasturi guna melihat langsung potensi pengembangan dan hilirisasi produk berbasis mangga di Kabupaten Indramayu.

 Pada hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Dusun Kerupuk Desa Kenanga, sentra produksi lele, serta pabrik pakan ikan milik H. Dodi. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung potensi sektor perikanan dan pengolahan hasil perikanan sebagai bagian dari penguatan produk unggulan daerah Kabupaten Indramayu.

Hasil koordinasi dan kunjungan lapangan ini nantinya akan ditindaklanjuti melalui kerja sama riset dan inovasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, BRIN, dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).Dan diharapkan dapat mendukung pengembangan hilirisasi produk unggulan daerah melalui penguatan riset, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, BRIN, dan PNJ dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi daerah, sekaligus mendorong peningkatan nilai dan daya saing produk unggulan Kabupaten Indramayu di tingkat regional maupun nasional.

(Nana. S)

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Gandeng Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta, Sabtu 23/05/2026 pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan

Serka Priyanto menegaskan Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegas Serka Priyanto.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kapolres Cirebon Kota Kawal Euforia Bobotoh, Rayakan Gelar Persib Tanpa Aksi Anarkis

Cirebon Kota – Euforia kemenangan Persib Bandung sebagai juara kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia musim 2025–2026 terlihat di sejumlah ruas jalan pada Sabtu malam (23/05/2026), ketika ribuan suporter turun merayakan keberhasilan Maung Bandung mengunci gelar juara usai pertandingan melawan Persijap Jepara berakhir imbang 0-0, dengan pengamanan ketat dilakukan jajaran Polres Cirebon Kota sejak sore hingga malam hari untuk memastikan perayaan berjalan tertib dan tidak mengganggu masyarakat.

Persib Bandung dipastikan menjadi juara musim 2025–2026 setelah mengoleksi 79 poin di klasemen akhir, unggul atas Borneo FC dengan 79 poin dan Persija Jakarta dengan 71 poin, sehingga hasil imbang pada laga terakhir tetap memastikan trofi kompetisi musim ini dibawa pulang ke Kota Bandung dan disambut penuh antusias oleh para Bobotoh di berbagai daerah termasuk Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan pihaknya hadir untuk mengawal masyarakat yang merayakan kemenangan Persib agar seluruh kegiatan berjalan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun tindakan yang merugikan masyarakat lainnya.

Menurut AKBP Eko Iskandar, pihak kepolisian memahami antusiasme para Bobotoh dan Viking yang ingin merayakan keberhasilan tim kebanggaannya, sehingga pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang melaksanakan konvoi maupun nonton bersama pertandingan.

“Kami malam ini mengawal saudara-saudara kita dari Bobotoh dan Viking yang merayakan kemenangan musim ini. Silakan melaksanakan konvoi dan merayakan kemenangan, namun jangan ada kegiatan kriminal ataupun tindakan anarkis karena kami ingin semuanya bisa sama-sama menikmati kemenangan Persib dengan aman,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Kapolres juga mengingatkan bahwa perayaan kemenangan sepak bola seharusnya menjadi momentum kebersamaan dan hiburan masyarakat, bukan justru berubah menjadi aksi yang membahayakan pengguna jalan lain maupun memicu gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Sejumlah personel kepolisian disiagakan di titik-titik keramaian, jalur konvoi, kawasan pusat kota, hingga lokasi nonton bersama guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan aktivitas masyarakat lainnya tidak terganggu akibat euforia pertandingan sepak bola tersebut.

Petugas kepolisian juga terus memberikan imbauan secara langsung kepada para suporter agar tidak melakukan konvoi secara berlebihan, tidak menggunakan knalpot bising, tidak membawa minuman keras, serta menghindari aksi sweeping maupun provokasi yang berpotensi memicu gesekan antarpendukung.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau seluruh suporter Persib maupun masyarakat yang ikut merayakan kemenangan agar tetap menjaga keamanan, menghormati pengguna jalan lain, dan segera kembali ke rumah masing-masing setelah selesai merayakan kemenangan tim kebanggaannya. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan kriminal, perusakan fasilitas umum, maupun aksi anarkis akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku serta meminta masyarakat segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan gangguan keamanan di wilayah Kota Cirebon.

(Agus Hermawan)