Cipta Kondisi Kamtibmas Ramadhan dan Idul Fitri, Polres Majalengka Gelar Latihan Pra Operasi Pekat Lodaya 2025

Media Buser Polkrim

Media Buser Polkrim
Membangun Bangsa Melalui Informasi

Berita Terkini

Kapolri Harap Pusdiklat KSPSI Kabupaten Purwakarta Hasilkan Gagasan Perjuangan Kaum Buruh

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi KSPSI atas pembangunan Pusdiklat di Kec. Jatiluhur, Kab. Purwaka...

Postingan Populer

Rabu, 26 Februari 2025

Cipta Kondisi Kamtibmas Ramadhan dan Idul Fitri, Polres Majalengka Gelar Latihan Pra Operasi Pekat Lodaya 2025

Majalengka, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K.,M.H.,M.Si.,CPHR memimpin pembukaan Latihan Pra Operasi Pekat Lodaya 2025 dengan tema "Cipta Kondisi Kamtibmas Saat Pelaksanaan Ramadhan dan Menjelang Idul Fitri 1446 H Tahun 2025", di Aula Kanya wasistha Polres Majalengka, Rabu (26/2/2025).

Kegiatan tersebut diikuti Pejabat Utama Polres Majalengka, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasat Binmas, Kasi Propam, Kasi Dokkes, Kasi Humas dan Kasi Tipol Jajaran Polres Majalengka.

"Pelatihan Pra Operasi Pekat Lodaya-2025 Polres Majalengka dilaksanakan 10 hari mulai 27 Februari sampai 8 Maret 2025," ujar Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto.

Pelatihan digelar dalam rangka cipta kondisi kamtibmas yang kondusif saat pelaksanaan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 H 2025 dengan mengedepankan penegakan hukum yang didukung giat intelijen, preemtif, preventif dan Banops.

Masih dikatakan Kapolres, latihan ini merupakan salah satu tahapan penting dan sangat strategis dalam manajemen operasi, khususnya bidang perencanaan yaitu dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia Polri yang akan melaksanakan tugas Operasi Pekat Lodaya-2025 sebagai kebutuhan mendasar setiap operasi kepolisian.

"Latihan Pra Operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan Polri yang terintegrasi, akuntabel, transparan, efektif dan efisien sehingga mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, serta penegakkan hukum dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, baik saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri," paparnya.

Pelatihan pun diharapkan dapat meningkatkan kinerja Polri agar mampu menampilkan performa yang responsif dan adaptif. Termasuk dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan tugas secara profesional, proporsional dan akuntabel.

Untuk itu diperlukan pelatihan pra operasi sebagai salah satu cara mengantisipasi serta bentuk keseriusan Polri menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang timbul, maupun menjadi gangguan kamtibmas nyata, khususnya saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Kapolres mengingatkan peserta agar melaksanakan pelatihan yang singkat ini dengan serius, dan dengan penuh tanggung jawab, sehingga dapat diimplementasikan saat pelaksanaan operasi.

"Tingkatkan terus kemampuan teknis dan taktis agar pelaksanaan tugas di lapangan sesuai SOP dan perundang-undangan serta tingkatkan dan mantapkan sinergitas fungsi operasional Polri pada Operasi Pekat Lodaya-2025 sehingga mempermudah dalam pelaksanaan tugas." katanya.